cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 662 Documents
Hubungan Pembelajaran Humanistik dengan Kemandirian Belajar Peserta Didik di Kampoeng Sinaoe, Buduran Kabupaten Sidoarjo Atika Sabrina; Wiwin Yulianingsih
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan mendasar akan kemandirian belajar dari peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan yang lebih kompleks, terutama dalam pendidikan nonformal. Kampoeng Sinaoe sebagai lembaga pendidikan nonformal menerapkan pembelajaran humanistik melalui berbagai program pembentukan karakter dan kepemimpinan. Program yang diterapkan meliputi Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat, mentoring personal dan coaching, serta kegiatan Cafe Sinau (Karya Nyata Kader) yang dikelola langsung oleh peserta didik. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan tutor berperan sebagai fasilitator sehingga peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional untuk menganalisis hubungan pembelajaran humanistik dengan kemandirian belajar peserta didik. Sampel berjumlah 40 siswa (anak kader) dengan dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuisioner skala likert yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi Spearman Rank adalah 0,875 dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < 0,05. Nilai tersebut berada pada kategori sangat kuat dan menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara pembelajaran humanistik dengan kemandirian belajar peserta didik. Artinya, semakin baik penerapan prinsip-prinsip pembelajaran humanistik seperti empati, penerimaan tanpa syarat, kebebasan berekspresi, dan pengalaman belajar yang bermakna, maka semakin tinggi tingkat kemandirian belajar peserta didik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran humanistik memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan kemandirian belajar para peserta didik di Kampoeng Sinaoe. Metode pembelajaran yang fokus pada peserta didik terbukti membantu menciptakan individu yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu mengelola proses belajarnya secara optimal.
Strategi Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Bantaran Sungai Surabaya Oktavia, Elvira Tri; I Ketut Atmaja Johny Artha
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan di wilayah bantaran sungai Surabaya masih menjadi isu serius yang menuntut adanya upaya edukatif yang berkelanjutan melalui pendekatan pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat bantaran sungai Surabaya serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan wilayah bantaran sungai Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan menggunakan analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa startegi komunikasi LSM KLH dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan dialogis yang diwujudkan dalam kegiatan edukasi lingkungan, pendampingan berkelanjutan, serta kolaborasi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan LSM KLH efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat bantaran sungai Surabaya. Disarankan agar strategi komunikasi partisipatif ini terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat.