cover
Contact Name
Muhammad Muzakki
Contact Email
kangzaky92@gmail.com
Phone
+6281259428689
Journal Mail Official
kangzaky92@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perkutut RT 002 RW 011
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 29628172     DOI : DOI PREFIKS 10.36232
Core Subject : Education,
PAIDA: Jurnal Pendidikan Agama Islam diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Pendidikan Agama Islam (PAI) . Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi Pendidikan Agama Islam (PAI). Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Quba Kota Sorong Tahun Ajaran 2024/2025 Riswan, Muhammad; Zulkifli, Zulkifli; Muzakki, Muhammad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.3888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta faktor pendukung maupun kendala yang dihadapi di SMP Quba Kota Sorong. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali secara mendalam bagaimana Kurikulum Merdeka diterapkan dalam konteks pembelajaran PAI, mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi, serta mengungkap faktor-faktor yang mendukung proses implementasi tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru mata pelajaran PAI, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah membawa perubahan dalam praktik pembelajaran PAI, termasuk peningkatan fleksibilitas guru dalam metode pengajaran dan materi, serta upaya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa. Kendala yang teridentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya pembelajaran yang kontekstual dan tantangan dalam mengakomodasi keberagaman siswa. Sementara itu, dukungan dari pihak sekolah dan kolaborasi antar guru menjadi elemen penting yang memfasilitasi implementasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP Quba Kota Sorong menunjukkan adanya adaptasi dan perubahan dalam proses pembelajaran, dengan potensi untuk terus berkembang meskipun perlu mengatasi berbagai tantangan yang ada.
Strategi Madrasah Aliyah Muhammadiyah Aimas Dalam Menanggulangi Kenakalan Peserta Didik Nur Alim, Hijrah; Arif Pramana Aji; Ambo Tang
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.3998

Abstract

Kenakalan peserta didik merupakan salah satu masalah signifikan yang dapat menghambat proses pendidikan dan perkembangan karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pihak sekolah dan orang tua/wali peserta didik untuk mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tenaga pendidik/kependidikan, peserta didik, orang tua/wali peserta didik, serta observasi langsung terhadap kegiatan sekolah. Minimnya dukungan dan keterlibatan orang tua/wali peserta didik dalam kegiatan sekolah berdampak pada rendahnya efektivitas upaya penanggulangan kenakalan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Aimas. Selain itu, ditemukan bahwa kurangnya sinergi antara tenaga pendidik/kependidikan dalam mengedukasi peserta didik juga menjadi faktor penghambat. Implementasi program pendidikan karakter seperti mengaji, dan kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathon masih belum optimal dalam membentuk karakter positif peserta didik. Untuk menanggulangi kenakalan peserta didik secara efektif, diperlukan peningkatan sinergi antara pihak sekolah dan orang tua/wali peserta didik, penguatan peran serta tenaga pendidik/kependidikan dalam pendidikan karakter, serta optimalisasi program-program yang sudah ada. Dengan demikian, diharapkan Madrasah Aliyah Muhammadiyah Aimas dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pertumbuhan holistik peserta didik yang mencakup pada segi akademik dan karakter, dalam rangka menanggulangi fenomena kenakalan yang terjadi.
Pengaruh Spirit Guru PAI Terhadap Keberhasilan Pembelajaran Berdiferensiasi di SMA Negeri 1 Raja Ampat Kaimudin, Wiwin; Muzakki, Muhammad; Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.4051

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh spirit guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi di SMA Negeri 1 Raja Ampat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Subjek penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Raja Ampat dengan instrumen berupa angket. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, uji Rank Spearman, dan uji t. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh butir instrumen dinyatakan valid (rhitung > rtabel = 0,195; sig < 0,05). Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,933 untuk variabel X (spirit guru PAI) dan 0,892 untuk variabel Y (keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi), sehingga keduanya reliabel. Uji Rank Spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,812 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat hubungan sangat kuat antara spirit guru PAI dan keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi. Selanjutnya, hasil uji t menunjukkan nilai thitung sebesar 13,063 lebih besar daripada ttabel 1,660 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,1, sehingga terdapat pengaruh signifikan spirit guru PAI terhadap keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi. Dengan demikian, semakin tinggi spirit guru, semakin tinggi pula keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa spirit guru merupakan faktor penting yang perlu terus ditingkatkan. Saran dari penelitian ini adalah agar sekolah memberikan dukungan berupa pelatihan, penguatan motivasi, serta menciptakan lingkungan yang kondusif, sehingga spirit guru dapat terjaga dan berdampak positif pada keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi. Kata Kunci: Spirit Guru PAI, Pembelajaran Berdiferensiasi, Keberhasilan Pembelajaran Abstract: This study investigates the influence of teachers’ spirit on the success of differentiated learning at State Senior High School 1 Raja Ampat. Employing a quantitative approach with a descriptive correlational design, the research involved students as respondents and utilized a questionnaire as the primary instrument. Data analysis was conducted through validity tests, reliability tests, Spearman’s Rank correlation, and t-test. The validity test confirmed that all instrument items were valid (rcount > rtable = 0.195; sig < 0.05). The reliability test yielded Cronbach’s Alpha values of 0.933 for the X variable (teachers’ spirit) and 0.892 for the Y variable (success of differentiated learning), indicating a high level of reliability. Spearman’s Rank correlation produced a coefficient of 0.812 with a significance value of 0.000 < 0.05, demonstrating a very strong relationship between teachers’ spirit and the success of differentiated learning. Moreover, the t-test result showed that the t-count value of 13.063 exceeded the t-table value of 1.660 with a significance level of 0.000 < 0.1, confirming a significant effect of teachers’ spirit on differentiated learning success. These findings suggest that the greater the teachers’ spirit, the higher the level of success achieved in differentiated learning. The study concludes that teachers’ spirit is a crucial factor that must be continuously fostered. It is recommended that schools provide sustained support through professional training, motivation enhancement, and the creation of a conducive environment to maintain teachers’ spirit and strengthen the effectiveness of differentiated learning. Keywords: Islamic Education Teachers’ Spirit, Differentiated Learning, Learning Success
Konsep Pendidikan Akhlak Perspektif Pemikiran Ibnu Miskawaih dalam Kitab Tahdzib al-Akhlak Wa Tathir al-A’raq fahim izzul haq; Saiful Anwar
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.4059

Abstract

Penelitian ini menawarkan wawasan tentang konsep pendidikan moral sebagaimana dikemukakan oleh Ibn Miskawaih, dengan penekanan khusus pada berbagai sudut pandang terkait subjek ini. Lebih lanjut, penelitian ini mengkaji bagaimana prinsip-prinsip pendidikan Ibn Miskawaih dapat diterapkan di zaman modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang filosofi pendidikan Ibn Miskawaih. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan menggunakan metodologi kualitatif yang melibatkan pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber pustaka, termasuk buku, artikel, dan jurnal, dengan fokus pada artikel dan jurnal. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Ibn Miskawaih menekankan pentingnya individu membersihkan hati agar sifat-sifat luhur dapat berkembang dalam diri mereka. Karyanya, Tahdzib al-Akhlak wa Tathir al-A'raq, tetap relevan hingga saat ini, karena selaras dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu menumbuhkan generasi yang berkarakter nilai-nilai luhur.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Demonstrasi Pada Mata Pelajaran Fikih Materi Praktik Wudhu di SMA Al-Hasbi Cianjur Delia Nur Aulia; Erni Susilawati; Tijanul Arifin; Cecep Hilman; Diansyah Permana
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.4232

Abstract

Fiqh learning is one of the important efforts in instilling understanding and practice of Islamic teachings in students. However, in practice, some students still face difficulties in correctly understanding the procedures of wudu according to Islamic law. This study aims to determine the implementation of demonstration-based learning in Fiqh subjects on wudu practice material at Al-Hasbi Senior High School, Cilaku Cianjur. This research employs a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation studies. The results show that the application of the demonstration method makes students more active, enthusiastic, and able to understand the steps of wudu correctly. In addition, teachers can more easily assess students’ practical abilities directly and correct mistakes in performing wudu. In conclusion, demonstration-based learning is effective in improving students’ understanding and skills in wudu practice in the Fiqh subject at Al-Hasbi Senior High School, Cilaku Cianjur.
Strategi Guru PAI Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Peroyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Raja Ampat Kurnia, Adeh; Abdul Gani; Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.4393

Abstract

Abstrak : Pendidikan di Indonesia telah melewati berbagai proses perkembangan, termasuk perkembangan kurikulum pembelajaran. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter pancasilais siswa Indonesia dengan 6 elemen diantaranya siswa yang berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif serta bernalar kritis. Untuk mewujudkan ke-enam elemen tersebut tentunya membutuhkan peran dari guru Pendidikan Agama Islam sebagai fasilitator maupun mediator sehingga guru Pendidikan Agama Islam dituntut untuk memiliki strategi yang tepat dalam pengaplikasian P5 pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahiu bagaimana strategi guru PAI dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan bagaimana hasil yang dicapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis komponensial yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Strategi yang digunakan Guru PAI untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) baik dalam intrakulikuler maupun kokulikuler yaitu: Strategi Inquiry Learning, Strategi Problem Based Learning, Strategi Project Bsed Learning, Strategi Discovery learning, Strategi Saintifik Learning. 2)Hasil yang dicapai dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yaitu: Meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa, Meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik, Membangun jiwa sosial, Meningkatan kepercayaan diri siswa dan Membangun karakter kislaman pada diri siswa. Kata Kunci: Pendidikan, Strategi, Berpikir Kritis, P5 Abstract: Education in Indonesia has undergone various developmental processes, including curriculum development. The Pancasila Student Profile Strengthening Project(P5) represents a new educational orientation aimed at enhancing the Pancasila character among Indonesian students, emphasizing six elements including noble character, global diversity, mutual cooperation, independence, creativity, and critical reasoning. Achieving these elements necessitates the role of Islamic Education teachers as facilitators and mediators, requiring them to employ appropriate strategies in applying P5 to students. This research aims to explore the strategies employed by Islamic Education teachers to enhance critical thinking skills and examine the outcomes achieved. The study utilizes a qualitative approach with a descriptive research design, collecting data through observations, interviews, and documentation. Data analysis employs componential analysis techniques encompassing data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that: 1) Strategies employed by Islamic Education teachers to enhance students' critical thinking skills through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), both within and beyond the curriculum, include Inquiry Learning Strategy, Problem Based Learning Strategy, Project Based Learning Strategy, Discovery Learning Strategy, and Scientific Learning Strategy. 2) Outcomes achieved in enhancing critical thinking skills through the Pancasila Student Profile Strengthening Project include increased student engagement and creativity, improved academic and non-academic achievements, development of social consciousness, enhanced student self- confidence, and cultivation of Islamic character. Keywords: Education, Strategy, Critical Thinking, P5
Peran Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an Nurul Islam Aimas Wulan Mafrihatul Umamah Wulan; Zulkifli Zulkifli; Abdul Gani Abdul Gani
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.3665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Taman Pendidikan Al-Qur’an dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an Nurul Islam Aimas, Kabupaten Sorong. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan terdiri atas 4 guru, 5 santri, dan 2 orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Taman Pendidikan Al-Qur’an memiliki peran sebagai pengajar, pembimbing, motivator, dan teladan dalam proses pembelajaran. Strategi yang diterapkan antara lain metode Iqra’, talaqqi, dan pengelompokan berdasarkan kemampuan santri. Faktor pendukung mencakup komitmen guru, metode variatif, dukungan orang tua, fasilitas yang memadai, dan kondisi psikologis santri yang stabil. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya motivasi belajar, perbedaan kemampuan awal, keterbatasan waktu dan sarana, serta lingkungan keluarga yang kurang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat menentukan keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an secara teknis maupun spiritual.
Implementasi Model Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah Aimas Rafida Syarief; Muhammad Muzakki; Zulkifli
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar setiap siswa, dengan mempertimbangkan kesiapan belajar, minat, dan gaya belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VII di SMP Muhammadiyah Aimas serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya di dalam pelaksanaannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta pemilihan sampel secara purposive sampling. Analisis data mengikuti teknik Robert K. Yin meliputi penjodohan pola, pembuatan penjelasan, dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan hasil belajar belajar siswa, ditemukan beberapa hambatan seperti, keterbatasan kesiapan guru dalam memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi, keterbatasan sarana pendukung, motivasi belajar siswa yang masih rendah, serta minimnya dukungan dari orang tua. Faktor pendukung meliputi adanya kebijakan Kurikulum Merdeka yang mendorong diferensiasi pembelajaran, tersedianya modul ajar yang fleksibel, dukungan dari sekolah, serta peningkatan kompetensi guru melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) dan pelatihan IHT (In House Training). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam, namun memerlukan pemahaman guru yang baik, sarana pendukung memadai, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Saran yang diajukan adalah perlunya pelatihan intensif bagi guru, penyediaan fasilitas yang memadai, dan peningkatan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : Penerapan, Model Pembelajaran berdiferensiasi, Pendidikan Agama Islam, Kurikulum Merdeka.
Persepsi Guru dan Siswa Terhadap Waktu Istirahat dalam Mendukung Proses Belajar di MI AL Mubarokah Kabupaten Sorong Wahyu Ambali; Muhammad Muzakki; Jumadi Jumadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu istirahat memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran, terutama bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada pada tahap perkembangan kognitif dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap waktu istirahat dalam kaitannya dengan kesiapan belajar di MI Al-Mubarokah Kabupaten Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari enam guru kelas dan sepuluh siswa kelas atas. Data dianalisis secara tematik dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Analisis didasarkan pada teori persepsi sosial, teori perkembangan anak (Piaget dan Vygotsky), dan prinsip istirahat dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu istirahat dipandang sebagai sarana pemulihan energi, peningkatan konsentrasi, dan penguatan interaksi sosial. Guru melihat siswa lebih fokus dan tenang setelah istirahat, sementara siswa merasa lebih segar dan siap belajar. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan waktu istirahat secara terstruktur dan edukatif sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang berkelanjutan. Kesimpulannya, waktu istirahat memiliki kontribusi signifikan terhadap kesiapan belajar siswa secara fisik dan psikologis. Rekomendasi dari penelitian ini adalah pengembangan kebijakan waktu istirahat yang adaptif dan relevan serta perlunya penelitian lanjutan secara kuantitatif.
Konsep Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Perspektif Kitab Ta'lim Muta'allim Dalam Pembentukan Karakter Chaerul Umma; Muhammad Muzakki; Ambo Tang
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpai.v5i1.3735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam membentuk karakter peserat didik ditinjau dari perspektif kitab Ta’lim Muta’allim karya Syaikh Az-Zarnuji. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi moral dikalangan generasi muda yang mengindikasikan perlunya penguatan pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila seperti religiusitas, kemandirian, gotong royong, berpikir kritis, kreatif, dan berkebhinekaan global dangat relevan dengan nilai-nilai karakter yang diajarkan dalam kitab Ta’lim Muta’allim. Nilai-nilai seperti ikhlas, sabar, disiplin, hormat kepada guru, dan tanggung jawab dalam kitab tersebut mendukung tujuan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam membentuk karkater peserta didik yang berakhlak mulia dan berintegrasi tinggi. dengan demikian, integrasi nilai-nilai kitab Ta’lim Muta’allim kedalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat memperkuat efektivitas pendidikan karakter pada peserta didik.