cover
Contact Name
Kamus
Contact Email
kamusmustamin@stainmajene.ac.id
Phone
+6282296117009
Journal Mail Official
ejournal@stainmajene.ac.id
Editorial Address
Jl. BLK Tolitoli, Kabupaten Majene
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Journal of Arabic Studies
ISSN : -     EISSN : 2828562X     DOI : https://doi.org/10.46870/jurnalbsa.v4i1
المعلقات: المجلة العلمية لدراسات اللغة العربية هي مجلة أكاديمية يصدرها شعبة اللغة العربية وآدابها (Proram Studi Bahasa dan sastra Arab) الجامعة الإسلامية الحكومية بماجيني. المعلقات: المجلة العلمية لدراسات اللغة العربية تحتوي على دراسات اللغوية العربية, النحو, والصرف, والبلاغة, والثقافة اللغوية العربية وغيرها في شكل نتائج البحوث والأفكار المفاهيمية ومراجعة الأدبيات/الدراسات السابقة والتجارب العملية. AL-MUALLAQAT: Journal of Arabic Studies is an academic journal published by the Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene. AL-MUALLAQAT: Journal of Arabic Studies contains Arabic studies on the Nahwu, Saraf, Balagah, and others in the form of research results, conceptual ideas, literature studies, and practical experience.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
BAHASA ARAB ANALISIS SAJ’U PADA AL-QURAN SURAH AL-BURUJ (KAJIAN ILMU BADI’) Muhlis, Muh. Akbar fitrah
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 1 (2024): Tata Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jurnalbsa.v4i1.1057

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep Saja’ dalam Ilmu Badi’ dan contoh penggunaannya dalam Surah Al-Buruj. Saja’ merupakan bagian dari ilmu badi’ yang membahas kesamaan huruf akhir pada dua fashilah atau susunan kalimat. Saja’ terbagi menjadi empat jenis: saja’ mutharraf, saja’ mutawazin, saja’ mutawazi, dan saja’ murashsha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan saja’ dalam Surah Al-Buruj, memahami fungsinya dalam konteks surah tersebut, dan mengeksplorasi makna tersirat dan eksplisit dari penggunaannya. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam memahami keindahan dan kefasihan bahasa Arab dalam Al-Qur'an, serta meningkatkan apresiasi terhadap nilai sastra tinggi dalam kitab suci ini.
Bahasa Arab Muballaghah Dalam Qasidah Imru Al-Qays (فهي هي وهي): Muballaghah Dalam Qasidah Imru Al-Qays (فهي هي وهي) Firah, Musfirah Bakir,; Fikriyah
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 1 (2024): Tata Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jurnalbsa.v4i1.1059

Abstract

Qosidah فهي هي وهي merupakan qosidah yang berisi tentang cinta dan kerinduan Imru al-Qays kepada Salma. Syair ini diungkapkan dengan gaya bahasa yang rumit serta mengandung muballaghah (kalimat yang melebih-lebihkan) baik muballaghah tabligh, ighraq, maupun ghulwu. Dari bait-bait syair tersebut mengandung setiap jenis muballaghah yang seimbang. Artinya tidak ada jenis muballaghah yang lebih menonjol dibanding jenis muballaghah yang lain.
Bahasa Arab Al-Mubalaghah Dalam Al-Qur'an Surah Yusuf (Kajian Ilmu Badi') : Al-Mubalaghah Dalam Al-Qur'an Surah Yusuf (Kajian Ilmu Badi') Rusdiman, Rusdiman B
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 1 (2024): Tata Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jurnalbsa.v4i1.1061

Abstract

Artikel ini membahas tentang salah satu topik pembahasan ilmu balaghah dalam kajian ilmu badi yaitu uslub mubalaghah yang terdapat pada salah satu surah dalam Al-Qur’an yaitu surah Yusuf. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka yang dilakukan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tema penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa uslub mubalaghah yang terdapat dalam Al-Qur’an surah Yusuf, dimana semua itu terdiri atas mubalaghah tabligh , Ighraq dan Ghuluw. Dengan gaya bahasa Al mubalagah yang terdapat pada Al-Qur’an surah Yusuf, maka dapat dibuktikan bahwa ayat tersebut memiliki keistimewaan dari segi maknanya.
BAHASA ARAB ANALISIS AL-JAM’U WA TAQSIM PADA SURAH AL-JATSIYAH ABD. Rahman, M. Tasrif
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 1 (2024): Tata Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jurnalbsa.v4i1.1062

Abstract

Salah satu anugrah yang indah yang dirasakan oleh seseorang adalah ketika mampu mengungkapkan pikiran atau perasaan dengan bahasa yang dimengerti. Dalam pembahasan ilmu balaghah terdapat tiga pembagian, yaitu ilmu ma’ani, ilmu bayan dan ilmu badi’. Namun dalam penelitian ini peneliti membahas tentang ilmu badi’. Dalam ilmu badi’ tidak hanya memperhatikan pada aspek pemahamannya saja, namun juga memperhatikan dari aspek kecantikan atau keindahan bahasanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis al-jam’u wa taqsim yang ada dalam Al-Qur’an khususnya dalam surah Muhammad. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sehingga mendalam proses analisis al-jam’u wa taqsim ini.
THIBAQ DAN MUQABALAH DALAM SURAH AN-NAJM DAN DAN AL-WAQIAH: THIBAQ DAN MUQABALAH DALAM SURAH AN-NAJM DAN DAN AL-WAQIAH Aqila, Siti Aqila Maysarah; Kamus
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 1 (2024): Tata Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jurnalbsa.v4i1.1063

Abstract

Abstrak : Al-Qur’an adalah keindahan bahasa yang tidak akan puas dan tak akan selesai untuk dikaji dan dihayati, itulah kitab suci Allah yang terdapat kesenian dan kesusasteraan yang tinggi. Nilai sastra yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat dikaji melalui ilmu balaghah. Pokok ilmu balaghah terbagi menjadi tiga, yaitu ilmu ma’ani, ilmu bayan, ilmu badi’. Dari ketiga pokok ilmu balaghah, kami akan mengambil fokus penelitian dalam ilmu badi’ yaitu Thibaq dan Muqabalah. Thibaq ialah mengumpulkan dua makna yang saling bertentangan, thibaq terbagi menjadi dua, yaitu thibaq ijab dan thibaq salab. Muqabalah adalah didatangkannya dua makna atau lebih di bagian awal kalimat, lalu didatangkan makna-makna yang berlawanan dengannya secara tertib pada bagian akhir dari kalimat tersebut. Thibaq dan muqabalah itu sendiri merupakan bagian dari muhassinat ma’nawiyah. Berdasarkan penelitian kami dalam surah an-Najm dan surah al-Waqiah, terdapat 11 ayat yang mengandung thibaq, 7 ayat yang mengandung thibaq ijab di surah An-Najm, 3 ayat di surah Al-Waqiah, dan satu ayat di surah An-Najm mengandung thibaq salab. Manakala Muqabalah pula terdapat dalam 2 ayat di surah Al-Waqiah.
STRUKTUR BAHASA DAN GAYA BALAGHAH DALAM QASIDAT AL-BURDA Murdiono; Hadi Nur Taufik
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 2 (2025): Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Arab klasik memiliki kekayaan struktur dan retorika yang luar biasa, sebagaimana tercermin dalam karya Qasidat al-Burda oleh Imam al-Busiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur bahasa dan gaya balaghah yang membangun kekuatan estetik dan spiritual puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks, berfokus pada identifikasi elemen tasybīh, istiʿārah, dan jinās dalam qasidah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam al-Busiri menggunakan struktur kalimat paralel, pilihan kata penuh makna, serta imaji metaforis untuk memperkaya ekspresi keagamaan. Teknik balaghah yang diterapkan tidak hanya memperindah bahasa, tetapi juga memperkuat pesan spiritual dan emosional tentang keagungan Nabi Muhammad SAW. Kesimpulannya, Qasidat al-Burda merupakan model unggul perpaduan antara estetika bahasa dan kedalaman makna religius, serta tetap relevan sebagai bahan ajar sastra Arab klasik di era modern.
DERIVASI KATA TASBIH DALAM AL-QUR’AN (STUDY ANALISIS LINGUISTIK DAN MAKNA) Rahmat. R; Muhamamd Yusuf; Mardan
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 2 (2025): Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis morfologi ayat tasbih dalam Al-Quran merujuk pada struktur kata dan kalimat yang mengandung makna tasbih, metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif kepustakaan. Tasbih dalam Al-Qur’an digunakan dalam beragam bentuk dan konteks. Lafaz tasbih beserta derivasinya disebutkan sebanyak 92 kali dalam 87 ayat di 49 surat,  derivasi kata tersebut berdasarkan kaidah linguistic terbagi menjadi empat bagian yaitu isim mashdar, fill Madhi, fiil mudhari dan fiil amr. Meskipun demikian, namun semuanya memiliki makna dasar yang sama yaitu mengagungkan dan menyucikan Allah SWT.   
ألفاظ الاستفهام الخارجة عن غرضها الأصلي في الجزء الثلاثين من القرآن (دراسة بلاغية) Muhammad Syahran; Abd. Raziq
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 2 (2025): Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

لهذا البحث هدفان، وهما: 1) ذكر ألفاظ الاستفهام الخارجة عن غرضها الأصلي في الجزء الثلاثين من القرآن. 2) وبيان أسباب تخرجها عن غرضها الأصلي إلى أغراض أخرى. وقد سلك منهج تحليل المحتوى (Metode Analisis Konten) من خلال كتب التفاسير البلاغية بمقاربة تفسيرية بلاغية (Pendekatan Interpretatif Sastrawi)، وقد تم جمع البيانات من خلال القراءة الفاحصة في كتب التفسير اللغوية لمعرفة ألفاظ الاستفهام الخارجة عن غرضها الأصلي ثم عرضها في صورة وصفية ثم تحليلها تحليلا توضيحيا مقارنا (Analisis Eksplanatori Komparatif) لمعرفة الأسباب التي تخرجها عن غرضها الأصلي. وللبحث نتيجتان، وهما: 1) وجود عشرة (10) ألفاظ الاستفهام الخارجة عن غرضها الأصلي في الجزء الثلاثين من القرآن بداية من سورة الشرح ونهاية إلى سورة الماعون. 2) ووجود ثلاثة أسباب أخرجت ألفاظ الاستفهام عن غرضها الأصلي إلى أغراض أخرى، وهي: السياق، والتأويل البياني، والمجاز. ووسع مساهمتهما كامن في إثراء الدراسات البلاغية وبالأدق في علم المعاني، ومثل ذلك في إثراء الدراسات التفسيرية والقرآنية وبالأخص التفسير البلاغي.
INTERFERENSI BAHASA INDONESIA DALAM MAHARAH KALAM: STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN SYEKH HASAN YAMANI POLEWALI MANDAR Mahyaddin, Fikriyah; Burhanuddin; Zulkiflih
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 2 (2025): Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk interferensi bahasa Indonesia dalam penggunaan bahasa Arab, khususnya dalam keterampilan berbicara (maharah kalam) di pondok pesantren Syekh Hasan Yamani. Interferensi terjadi ketika unsur-unsur bahasa ibu (B1), dalam hal ini bahasa Indonesia, memengaruhi produksi bahasa kedua (B2), yaitu bahasa Arab. Fenomena ini kerap dijumpai dalam komunikasi lisan para santriwati, baik dalam kegiatan formal seperti muhādatsah di kelas, maupun dalam praktik percakapan sehari-hari di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara di pondok pesantren Syekh Hasan Yamani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk interferensi yang paling dominan meliputi interferensi fonologis (pelafalan huruf-huruf Arab yang tidak tepat), serta sintaksis (struktur kalimat Arab yang terpengaruh tata bahasa Indonesia) dan juga semantik (penggunaan kosakata yang tidak tepat). Faktor-faktor penyebab interferensi meliputi pengaruh bahasa Indonesia, serta kurangnya praktik berbicara secara intensif, keterbatasan penguasaan kosakata bahasa Arab. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengajar bahasa Arab di pondok pesantren Syekh Hasan Yamani dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih komunikatif dan menciptakan lingkungan yang kondusif, serta terus menerus mengoreksi kesalahan bahasa santriwati
الفعل المضارع في سورة ال عمران (دراسة تحليلية صرفية) Darwis, Hasdawati
AL MUALLAQAT Vol. 4 No. 2 (2025): Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

الهدف هذا البحث هو معرفة أنواع الفعل المضارع ومعانيها في سورة آل عمران. وأما نوع هذا البحث هو بحث مكتبي باستخدام أساليب وصفية نوعية. والبيانات الأولية تأتي من سورة آل عمران ويتم جمع البيانات من خلال توثيق وإعادة فحص البيانات التي تم الحصول عليها. أما نتائج هذا البحث، فقد وجدت الباحثة أوزان الفعل المضارع 133 آية فيها. وجدت الباحثة أن الفعل الصحيح يحتوي على 220 كلمة بينما في الفعل المعتل عددها 89 كلمة، يمكن رؤيتها في الآيات: 7، 9، 27، 32، 39، 58، 130، 139. وأما الوزان الفعل الثلاثي المجرد، فيمكن رؤيته في الآيات: 21، 72، 176، و29. وفي أوزان الفعل الثلاثي المزيد الرباعي يمكن رؤيتها في الآيات: 117، 141، 176. وفي أوزان الفعل الثلا ثي المزيد الخماسي يمكن رؤيتها في الآيات: 127، 55، 152، 122. وكذلك في أوزان الفعل الثلاثي المزيد السداسي موجود في الآية: 170. وجدت الباحثة الفعل المضارع  بمعنى المستقبل في 9 آيات، وهي: 12، 73، 78، 80، 81، 92، 141، 144، 180. والفعل المضارع بمعنى الفعل  الماض في الآية 47. والفعل المضارع بمعنى الحال يمكن رؤيتها في الآية 180 في كلمة ﴿يبْخَلُون﴾.