cover
Contact Name
Yohanes Octovianus Awololon
Contact Email
octhoviandryawololon@gmail.com
Phone
+6282146551280
Journal Mail Official
mediaedukasi@undhirabali.ac.id
Editorial Address
JL. Raya Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
MEDIA EDUKASI: JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : 30640431     DOI : https://doi.org/10.36002/jmk
Core Subject : Education,
Media Edukasi, Jurnal Ilmu Pendidikan terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil kajian ilmiah dan hasil penelitian di bidang pendidikan dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN SIKLUS LESSON STUDY Sujana, I Wayan
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2017): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v1i2.305

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan kemampuan berpikir kritis; 2) meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah metode pengembangan intelektual PAUD melalui model problem based learning (PBL) dalam siklus lesson study. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester II PG PAUD UPP Denpasar dengan jumlah 18 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam siklus lesson study. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pada tahap pra siklus persentase kemampuan berpikir kritis mahasiswa hanya 53,05% dikategorikan rendah; pada siklus I persentasenya meningkat menjadi 66,11% dikategorikan sedang; dan pada siklus II persentase mencapai 85,11% dikategorikan tinggi. Hasil belajar pun meningkat dari tahap pra siklus yang rerata hasil belajar mahasiswa 55 dengan ketuntasan belajarnya hanya 5,56% dikategorikan rendah; pada siklus I mengalami peningkatan rerata menjadi 65,28 serta ketuntasannya belajarnya menjadi 44,44% dengan kategori sedang, dan rerata hasil belajar pada siklus II menjadi 85,56 dengan persentase hasil belajar meningkat secara signifikan menjadi 100% dengan kategori tinggi. Dari hasil persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa model problem based learning (PBL) dalam siklus lesson study secara positif signifikan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah metode pengembangan intelektual anak mahasiswa semester II PGPAUD FIP Undiksha.Kata kunci : PBL, lesson study, berpikir kritis, hasil belajar.AbstractThis study aims to 1) improve the ability of critical thinking; 2) to improve student learning outcomes in PAUD intellectual development method course through problem based learning model (PBL) in lesson study cycle. Subjects in this study were students of second semester PG PAUD UPP Denpasar with the number of 18 people. This type of research is a classroom action research conducted in a lesson study cycle. Data collection techniques used observation and test techniques. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis technique. Based on the results of the research, in the pre-cycle stage the percentage of students' critical thinking ability is only 53.05% is categorized as low; in cycle I the percentage increased to 66.11% is categorized as being; and in cycle II the percentage reached 85.11% is categorized as high. Learning outcomes also increased from the pre-cycle stage that the average learning outcomes 55 students with learning completeness only 5.56% is categorized as low; in the first cycle had an average increase to 65.28 and the completeness of the study to 44.44% with the medium category, and the average learning outcomes in cycle II to 85.56 with the percentage of learning achievement increased significantly to 100% with high category. From the result of the percentage, it can be concluded that the model of problem based learning (PBL) in the lesson study cycle is positively significant can improve the ability of critical thinking and student learning outcomes in the course of intellectual development method of second semester students PG-PAUDKey words : PBL, lesson study, critical thinking, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN BOGA DASAR UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X Okta Cahyani, Made Ari; Ordani Astuti, Ni Made Erpia; Suryanto, I Wayan
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2017): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v1i2.307

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui peningkatan kreativitas siswa kelas X pada mata pelajaran boga dasar melalui penerapan model pembelajaran make a match; 2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran boga dasar melalui penerapan model pembelajaran make a match. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terjadinya peningkatan kreativitas belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran make a match pada siswa kelas X Resto 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya. Hal ini dapat dilihat dari kreativitas belajar siswa pada siklus I dengan menerapkan model pembelajaran make a match memperoleh persentase rata-rata 58,09% sedangkan pada siklus II dengan menerapkan model pembelajaran make a match memperoleh rata-rata 81,42%. 2) Terjadinya peningkatan hasil belajar siswa kelas X Resto 2 SMK Pariwisata Triatma Jaya setelah diterapkan model pembelajaran make a match. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I dengan menerapkan model pembelajaran make a match memperoleh persentase rata-rata 75,11% sedangkan pada siklus II dengan menerapkan model pembelajaran make a match memperoleh persentase rata-rata 84,88%.Kata kunci: Model Pembelajaran Make A Match, Kreativitas Belajar, Hasil BelajarAbstractThe purpose of this study were: 1) to determine the creativity improvement of the tenth grade on basic culinary subjects through the application of make a match learning model; 2) to determine the student learning improvement of tge tenth grade on basic culinary subjects through the application of Make A Match learning model.The results showed: 1) occur an increase in student creativity after applied of make a match model in X Resto 2 class at SMK Pariwisata Triatma Jaya. It can be seen from the students creativity in the first cycle by application of make a match model gained 58,09% while in the second cycle by implementing of make a match model gained 81,42%. 2) occur an increase in student learning outcomes after applied of make a match model in X Resto 2 class at SMK Pariwisata Triatma Jaya. It can be seen from the results of student learning outcomes in the first cycle by implementing of make a match model gained 75,11% while in the second cycle implementing of make a match model gained 84,88%.Keywords: Make A Match Model, Learning Creativity, Learning Outcomes
IMPLEMENTASI METODE EXPERIENTIAL LEARNING DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA PG-PAUD Suryaningsih, Ni Made Ayu; Rimpiati, Ni Luh
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2017): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v1i2.308

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa PG-PAUD melalui metode experiential learning. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa PG-PAUD Universitas Dhyana Pura, pada semester VII dan V tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) dengan prosedur empat-tahap, yaitu: 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pengambilan tindakan, 3) Tahap pengembangan, 4) Tahap refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi. Instrumennya adalah lembar observasi yang dilengkapi scoring rubric untuk merekam data kreativitas mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif, yaitu mempaparkan hasil analisis kritis terhadap observasi aktivitas yang dilakukan mahasiswa selama proses pembelajaran. Hasil yang diperoleh pada pengukuran kreativitas mahasiswa pada observasi awal menunjukan ketuntasan sebesar 27,7%. Setelah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode experiential learning terjadi peningkatan ketuntasan kreativitas mahasiswa pada siklus I menjadi 55,5% dan kembali meningkat di siklus II menjadi 83,3%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode experiential learning dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa PG-PAUD.Kata Kunci : mahasiswa PG-PAUD, metode experiential learning, kreativitasAbstractThis study aims to improve the creativity of PG-PAUD students through experiential learning method. This research was conducted on PG-PAUD students of Dhyana Pura University, in semester VII and V of academic year 2017/2018. This type of research is action research with four-stage procedure, that is: 1) planning stage, 2) stage of action taking, 3) development stage, 4) reflection stage. The study was conducted in two cycles. Data collection in this research using observation technique. The instrument is an observation sheet equipped with scoring rubric to record student's creativity data in following the learning process. Data analyzed descriptively, that is expose result of critical analysis to observation activity conducted by student during learning process. The results obtained on the measurement of student creativity on the initial observation showed a mastery of 27.7%. After the implementation of learning by using experiential learning method, there is an increase of students creativity completeness in cycle I to 55,5% and again increase in cycle II to 83,3%. It can be concluded that through the application of experiential learning method can improve the creativity of PG-PAUD students.Keywords: PG-PAUD student, experiential learning method, creativity
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA DENGAN PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE MELALUI SETTING LESSON STUDY PADA ANAK KELOMPOK B TK LAB UNDIKSHA DENPASAR Ganing, Ni Nyoman; Kristiantari, Mg Rini
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2017): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v1i2.309

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kemampuan bahasa dengan pendekatan whole language melalui lesson study pada anak kelompok B TK Lab Undiksha Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 22 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi. Indikator keberhasilan yang ingin dicapai dalam penelitian ini jika persentase rerata perkembangan bahasa anak mencapai 76% atau berada pada kategori berkembang sangat baik. Hasil penelitian yang didapat terjadi peningkatan kemampuan berbahasa untuk semua indikator, yaitu kemampuan memahami bahasa pada pre siklus sebesar 63,64% (kategori berkembang sesuai harapan), meningkat menjadi 75% (kategori berkembang sesuai harapan) pada siklus I dan 88, 63% (kategori berkembang sangat baik) pada siklus II. Kemampuan mengungkapkan bahasa pada pre siklus sebesar 64,77% (kategori berkembang sesuai harapan), meningkat menjadi 75% (kategori berkembang sesuai harapan) pada siklus I dan 84,09% (kategori berkembang sangat baik) pada siklus II.Kata kunci: perkembangan bahasa, whole language, lesson studyAbstractThe purpose of this study is to determine the development of language skills with the whole language approach through lesson study in children group B TK Lab Undiksha Denpasar. This research is a classroom action research with 22 research subjects. Data collection in this research using observation technique. The indicator of success to be achieved in this study if the percentage average child language development reaches 76% or is in the category of developing very well. The result of the research is the improvement of language ability for all indicators, that is the ability to understand the language in the pre cycle of 63.64% (the category develops as expected), increased to 75% (categorized as expected) in cycle I and 88, 63% category developed very well) in cycle II. The ability to disclose the language in the pre cycle is 64.77% (the category evolves as expected), increases to 75% (categorized as expected) in cycle I and 84.09% (category develops very well) in cycle II.Keywords: language development, whole language, lesson study
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN KETUA PROGRAM STUDI XYZ DENGAN SUDUT PANDANG MANAJERIAL DAN KEPRIBADIAN YANG BERKARAKTER Sentosa, I Putu Pranatha; Astuti, Ni Made Erpia Ordani; Darmayasa, I Made
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.413

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan fenomenologi. Responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh didasarkan atas karakteristik populasi yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah: Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam merumuskan dan menjalankan visi-misi organisasi adalah 74.44% dalam kategori baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dari cara menggerakkan bawahan adalah 81.94% dalam kategori sangat baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam mendorong semangat kerja bawahan adalah 80.12% dalam kategori sangat baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam memberi pengaruh terhadap bawahan adalah 78.22% dalam kategori baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam memberikan pujian dan hukuman (rewards and punishment) adalah 76.88% dalam kategori baik. Efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ jika dilihat dalam berkepribadian yang dapat diteladani berdasarkan 7(tujuh) karakter universitas Dhyana Pura adalah 76.84% dalam kategori baik. Secara keseluruhan nilai efektivitas kepemimpinan ketua program studi XYZ adalah 78.08% dalam kategori baik.Kata Kunci : Kepemimpinan, Efektivitas Kepemimpinan, 7 Karakter Universitas Dhyana Pura.ABSTRACTThis study aims to determine the value of leadership effectiveness of the head of XYZ study program. This study was designed as a descriptive study using a phenomenological approach. Respondents selected using saturated sampling techniques are based on the characteristics of the population sampled in this study. The results of this study are: The effectiveness of the leadership of the XYZ study program leader when viewed in formulating and running the organization's vision and mission is 74.44 in good category. Leadership effectiveness of the head of XYZ study program when viewed from how to move subordinates is 81.94% in very good category. The effectiveness of the leadership of the XYZ study program leader when viewed in encouraging subordinate morale is 80.12 in very good category. The effectiveness of the leadership of the head of XYZ study program when viewed in giving influence to subordinates is 78.22% in good category. The effectiveness of the leadership of the head of XYZ study program when viewed in giving rewards and punishment is 76.88 in good category. The effectiveness of the leadership of the XYZ study program leader when viewed in exemplary personality based on 7 characters of Dhyana Pura University is 76.84% in good category. Overall value of leadership effectiveness of the head of XYZ study program is 78.08% in good category.Keywords: Leadership, Leadership Effectiveness, 7 Characters Dhyana Pura University.
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENCETAK DATAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK TIARA KASIH KEROBOKAN Artini, Komang Ari; Poerwati, Christiani Endah; Lestari, Putu Indah
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.414

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak pada Kelompok B TK Tiara Kasih Kerobokan melalui kegiatan mencetak datar. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B yang berjumlah 21 anak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan menggunakan 2 siklus. Tiap siklus terdiri atas tahapan-tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pemantauan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang menggunakan instrumen berupa lembar observasi dan dokumentasi. Hasil observasi awal sebelum tindakan menunjukkan bahwa anak yang memiliki ketuntasan kemampuan kreativitas adalah 14,3%. Pada Siklus I meningkat menjadi 28,6% dan pada Siklus II telah melampaui indikator keberhasilan yaitu 90,5%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan mencetak datar dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini pada Kelompok B TK Tiara Kasih Kerobokan.Kata Kunci : Anak Usia Dini, Kreativitas, Kegiatan Mencetak Datar.ABSTRACTThis study aims to determine the improvement of children creativityin Group B TK Tiara Kasih Kerobokan through monoprint activities. The subjects of this study taken from children of Group B, which amounted to 21 children. The type of research is Classroom Action Research which is implemented by 2 cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. Technique of collecting data using instrument in the form of observation sheet and documentation. The results of preliminary observations before the action showed that children who have mastery creativity ability is 14.3%. In the first cycle increased to 28.6% and in the second cycle has exceeded the success indicator of 90.5%. Based on these results can be concluded that monoprint activities can improve the creativity of early childhood in Group B TK Tiara Kasih Kerobokan.Keywords: early childhood, creativity, monoprint.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MERONCE BERBANTUAN BAHAN ALAM Krisna, Mrs; Suryaningsih, Ni Made Ayu; Prima, Elizabeth
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.415

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kegiatan meronce berbantuan bahan alam dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Subjek penelitian adalah anak-anak Kelompok B1 TK Tiara Kasih Kerobokan yang berjumlah 26 anak. Pelaksanaan penelitian berlangsung pada siklus I dan berakhir pada siklus II. Empat tahap yang dilalui pada setiap siklus, yakni: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil observasi awal sebelum dilakukannya tindakan menunjukkan anak yang memiliki ketuntasan kemampuan kognitif yakni 11,54%. Pada penerapan kegiatan meronce berbantuan bahan alam pada Siklus I mengalami peningkatan menjadi 53,85% dan Siklus II telah mencapai indikator keberhasilan, yaitu 84,62%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce berbantuan bahan alam dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak Kelompok B TK Tiara Kasih Kerobokan.Kata Kunci: Kemampuan Kognitif, Anak Usia Dini, Meronce Berbantuan Bahan AlamAbstractThis study aims to determine the effectiveness of the natural materials meronce activities in improving children cognitive abilities. The subjects of this study were children of group B1 TK Tiara Kasih Kerobokan which amounted to 26 children. The implementation of the research took place in cycle I and ended in cycle II. The 4 stages of each cycle are planning, execution, observation and reflection. Data collection techniques were using observation sheets and documentation. Descriptive data analysis method with quantitative approach were applied in this research. The results of preliminary observations before the action shows that children who have mastery cognitive ability are 11.54%. In the implementation of the activities in thet cycle I has increased to 53.85% and cycle II has reached the success indicator of 84.62%. Based on these results it can be concluded that the natural materials meronce activities could improve the cognitive abilities of children in group B TK Tiara Kasih Kerobokan.Keywords: cognitive ability, early chilhood, natural materials meronce
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PENGETAHUAN BAHAN MAKANAN KELAS X JASA BOGA Cahyani, Made Ari Okta; Astuti, Erpia Ordani; Suartana, I Ketut
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.416

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017 dengan metode pengumpulan data: observasi, tes, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X Jasa Boga pada pelajaran pengetahuan bahan makanan di SMK Wira Harapan, menggunakan model pembelajaran snowball throwing. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) terjadi peningkatkan hasil belajar siswa kelas X Jasa Boga di SMK Wira Harapan setelah diterapkannya model pembelajaran snowball throwing pada mata pelajaran pengetahuan bahan makanan tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 69,59% berada pada kategori ‘cukup’ sedangkan pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,29% berada pada kategori ‘baik’. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 11,7%; 2) terjadi peningkatkan ketuntasan klasikal siswa kelas X jasa boga 3 di SMK Wira Harapan setelah diterapkan model pembelajaran snowball throwing pada mata pelajaran pengetahuan bahan makanan tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan klasikal siswa pada siklus I memperoleh rata-rata 40,54% berada pada kategori ‘kurang’ sedangkan pada siklus II rata-rata ketuntasan klasikal siswa 100% berada pada kategori ‘baik’. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan ketuntasan klasikal siswa dari siklus I ke siklus II dengan peningkatan rata-rata sebesar 59,46%.Kata kunci: Snowball Throwing, Hasil Belajar, Ketuntasan Klasikal.ABSTRACTThis research is a type of class action research conducted in even-numbered years lesson semester 2016/2017 procedures for research on two cycles with the data collection methods are used observation, tests, and documentation. The purpose of this research study is to know the increase in student learning outcomes grade X Food Service knowledge lesson on food ingredients in SMK Wira Harapan learning model with snowball throwing. Data analysis using quantitative descriptive analysis. The results showed: 1) increased student learning outcomes occur class X Food Service at SMK Wira Harapan after learning model applied to snowball throwing on subjects of knowledge lesson 2016/2017 year of food ingredients. It can be seen from the results of student learning on a cycle I gained an average 69.59% are in the category of ‘enough’ while on cycle II average 81.29% student learning outcomes are on the ‘good’ category. This indicates an increase in the results study have been students from cycle I to cycle II of 11.7%; 2) occurred increased completeness of classical grade X food service 3 at SMK Wira Harapan after learning model applied to snowball throwing on subjects of knowledge lesson 2016/2017 year of food ingredients. It can be seen from the classical completeness students in cycle I gained an average 40.54% are in the category of ‘low’ while on cycle II average to be 100% students of classical completeness residing at the "good" category. This shows an increase has occurred completeness of classical students from cycle I to cycle II, increased an average of 59.46%.Keywords: Throwing Snowball, Completeness Classical.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN ANAK MELALUI METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA KELOMPOK B1 TK DHARMA KUMARA I TIBUBENENG Runtin, Ni Wayan; Poerwati, Christiani Endah
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.417

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak melalui metode bercerita berbantuan media gambar. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B1 TK Dharma Kumara I Tibubeneng yang berjumlah 25 orang anak. Objek penelitian adalah Kemampuan Berbahasa Lisan. Jenis penelitian ini adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanaknan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II, dimana setiap tahapan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan observasi sebelum tindakan anak memiliki kemampuan berbahasa lisan 36%. Pada siklus I meningkat menjadi 88%. Pada siklus II kriteria ketuntasan mencapai 100%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berbantuan media gambar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B1 TK Dharma Kumara I Tibubeneng.Kata Kunci : Kemampuan berbahasa lisan, metode bercerita, media gambar.ABSTRACTThe aim of the study is to determine the improvement of children’s oral language ability by telling figures method. The research subject is 25 students of group B1 in TK Dharma Kumara I Tibubeneng and the research object is the oral language ability. The type of this research is Classroom Action Research method which held in 2 cycles as 1st cycle and 2nd cycle. Each cycle has their own steps which consist of planning, implementation, observation and reflection. The technique of collecting data is observation, documentation and interview. Data analysis method used is quantitative descriptive analysis. Based on the observation before the implementation found that the oral language ability of the students is 36%. On the 1st cycle increasing into 88% and on the 2nd cycle the implementation indicator increasing until 100%. Based on those result, the conclusion of this study is the telling figure method able to improving oral language ability of students in group B1 of TK Dharma Kumara I Tibubeneng.Keywords: oral language ability, telling method, figures.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMK PARIWISATA HARAPAN Odikoyama, Putu; Suartana, I Ketut
MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): MEDIA EDUKASI : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jmk.v2i1.418

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan nilai post-test pada siswa kelas X JB SMK Pariwisata Harapan Denpasar dalam mata pelajaran boga dasar yang menggunakan model pembelajaran cooperative script dengan yang tidak menggunakan. Penelitian yang digunakan adalah dengan rancangan penelitian quasi eksperimental design dan non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tidak terdapat perbedaan antara nilai pre-test pada siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol, karena P-value (Sig. 2-tailed) = 0,691 yang lebih dari α = 0,05, 2) terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan nilai post-test pada siswa kelas kontrol, karena hasil uji-t pada kolom Sig.(2 tailed) = 0.000 yang kurang dari α = 0.05, 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan nilai post-test pada siswa kelas eksperimen, karena hasil uji-t pada kolom Sig.(2 tailed) = 0.000 yang kurang dari α = 0.05, dan 4) terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai post-test pada siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol karena P-value (Sig. 2-tailed) = 0,000 yang kurang dari α = 0,05.Kata Kunci : model pembelajaran cooperative script, hasil belajarABSTRACTThis study aim to determine the significant difference between the pre-test and post-test value in the students of class X JB SMK Pariwisata Harapan Denpasar in basic culinary subjects by using the cooperative script learning model and the class which is not using that model. The research is used a kind of quantitative experimental research by applying non-equivalent control group design that is included in quasi experimental design as a form of experimental design in this research. The results showed that 1) there is no difference between the pre-test value in the experimental class and control class, because P-value (Sig. 2-tailed) = 0.691 more than α = 0.05, 2) there is a significant difference Between the pre-test value and the post-test value in the control class students, because the t-test results in the Sig. (2 tailed) = 0,000 column that is less than α = 0.05, 3) there is a significant difference between the pre-test value and the value (2 tailed) = 0.000 less than α = 0.05, and 4) there is a significant difference between the post-test value of the experimental class and the control class because the P-value (Sig. 2-tailed) = 0,000 which is less than α = 0.05.Keywords: cooperative script learning model, learning outcomes

Page 2 of 10 | Total Record : 93