cover
Contact Name
Ikrar Hanggara
Contact Email
i.hanggara@polinema.ac.id
Phone
081252694699
Journal Mail Official
josmrk@polinema.ac.id
Editorial Address
Gedung Graha Polinema Lt.3 Jalan Soekarno - Hatta No. 9 Malang, 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK)
ISSN : -     EISSN : 27229203     DOI : https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.5891
Core Subject : Engineering,
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) adalah Jurnal Online untuk publikasi karya ilmiah dan Tugas Akhir mahasiswa (Skripsi) pada bidang ilmu teknik sipil yang dikelola oleh Politeknik Negeri Malang. Jurnal ini terbit 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan, MARET, JUNI, SEPTEMBER, DESEMBER. Penerbit: Politeknik Negeri Malang. Focus and Scope: Seluruh ruang lingkup bidang teknik sipil meliputi: Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi. Setiap artikel akan melalui review dari reviewer yang masuk dalam kategori bidang (Struktur, Geoteknik, Transportasi, Keairan, Manajemen Konstruksi). Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) menyiapkan terbitan untuk setiap edisi sampai 50 artikel untuk sekali terbitan.
Articles 991 Documents
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK RUSUN SAMESTA MAHATA SERPONG Pramesti, Putri Kartika Candra; Riskiyah, Indah Ria
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8292

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam kegiatan konstruksi, dimana tujuan dari K3 adalah untuk melindungi tenaga kerja dan lingkungan kerja dari potensi bahaya. Oleh karena itu untuk memaksimalkan pelaksanaan K3 tersebut maka diperlukan yaitu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai upaya perlindungan dari potensi bahaya. Dalam penelitian ini penulis memilih objek yaitu Proyek Rusun Samesta Mahata Serpong, dimana proyek ini termasuk dalam kategori proyek dengan risiko bahaya tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis capaian penerapan SMK3, hambatan yang dihadapi dalam penerapan SMK3, identifikasi resiko bahaya, dan anggaran biaya K3 proyek. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kuesioner yang disebarkan kepada 40 responden yang hasilnya akan diolah dengan menggunakan SPSS 27, perhitungan nilai persentase. Sedangkan untuk identifikasi bahaya akan digunakan metode IBPRP. Berdasarkan hasil penelitian, pencapaian penerapan SMK3 proyek sebesar 84,85% dimana nilai tersebut dapat dikategorikan dalam penerapan baik berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012. Untuk hambatan penerapan tertinggi pada proyek adalah pemahaman dan kesasdaran K3 yang kurang pada tenaga kerja. Selanjutnya, hasil identifikasi bahaya dengan IBPRP menunjukkan bahwa pekerjaan dengan resiko tertinggi terdapat pada pekerjaan struktur bawah, struktur atas, dan pekerjaan MEP. Sedangkan untuk rencana kebutuhan biaya K3 pada proyek tersebut adalah sebesar Rp 1.919.631.295,36 atau 1,49% dari nilai kontrak.
OPTIMASI ALAT BERAT PADA JALAN AKSES BANDARA VVIP IBU KOTA NUSANTARA RAMP AKSES STA 0+000-1+750 Efendi, Zakiy Fatkurrahman; Riskiyah, Indah Ria
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8312

Abstract

Proyek pembangunan Jalan Akses menuju Bandara VVIP di Ibu Kota Nusantara (IKN) termasuk dalam agenda Proyek Strategis Nasional yang berfungsi sebagai penghubung antara bandara, Kota Balikpapan, dan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan. Skala pekerjaan yang besar menuntut efisiensi tinggi dalam penggunaan alat berat untuk menekan biaya dan waktu pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kombinasi alat berat pada pekerjaan galian, timbunan, lapis pondasi agregat, lean concrete, dan rigid pavement dengan metode program linier pendekatan simpleks menggunakan aplikasi LINDO. Volume pekerjaan meliputi galian sebesar 873.591,19 m³, timbunan 294.156,03 m³, lapis pondasi agregat 10.943,20 m³, lean concrete 3.118,05 m³, dan rigid pavement 9.760,16 m³. Biaya operasional per jam alat berat berkisar dari Rp 312.719,71 (Dump Truck Hino 130HD) hingga Rp 1.172.866,62 (Slipform Paver SF1700). Hasil optimasi menunjukkan bahwa konfigurasi paling efektif meliputi, yaitu: (1) pekerjaan galian dengan 6 excavator Caterpillar 320D dan 18 dump truck Hino 130HD (Rp 6.915.239,72/jam); (2) timbunan dengan 2 excavator, 11 dump truck, 6 vibro roller, 7 motor grader, 5 sheep foot roller, dan 7 water tank truck (Rp 7.912.208.766,70); (3) lapis pondasi agregat menggunakan alternatif 3 (Rp 744.839.389,68); serta (4) lean concrete dan rigid pavement dengan alternatif 2, masing-masing Rp 187.639.760,66 dan Rp 849.203.366,66. Pendekatan optimasi ini efektif diterapkan dalam proyek skala besar untuk menghasilkan perencanaan alat berat yang efisien secara teknis dan ekonomis.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI BORED PILE PADA OVERPASS PROBOWANGI PAKET 2 Oktaviana, Tri Mulyani; Anggraini, Novita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8316

Abstract

Overpass Simpang Susun Paiton merupakan bagian dari Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket 2. Kondisi eksisting jembatan ini menggunakan struktur fondasi bored pile. Pada Pilar 2 dan 3 dengan kedalaman eksisting masing-masing yaitu 28 m dan 24 m. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung tiang tunggal, daya dukung kelompok, penurunan total, penulangan fondasi bored pile, metode pelaksanaan serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan data SPT dan data laboratorium. Analisis dilakukan dengan variasi kedalaman tiang yaitu 18 m; 20 m; 24 m dan variasi diameter 0,6 m; 0,8 m; 1,0 m. Perhitungan pembebanan struktur atas dilakukan menggunakan software STAAD.Pro CONNECT Edition V22, mengacu pada SNI 1725:2016 untuk pembebanan jembatan dan SNI 2833:2016 untuk pembebanan gempa. Metode perhitungan daya dukung tiang tunggal dengan metode Mayerhof (1976) dan Vesic (1977). Hasil analisis pada Pilar 2 lebih efisien dan efektif dengan desain menggunakan diameter 0,8 m di kedalaman 24 m dengan nilai daya dukung kelompok sebesar Qall(g) = 48711,72 kN serta jumlah tiang sebanyak 24 buah. Sementara analisis pada Pilar 3 lebih efisien dan efektif dengan desain menggunakan diameter 0,8 m di kedalaman 20 m dengan nilai daya dukung kelompok sebesar Qall(g) = 42618,71 kN. serta jumlah tiang sebanyak 32 buah. Penurunan yang terjadi memenuhi syarat izin dengan Sg(e) < Sg(izin) dengan nilai pada Pilar 2 sebesar 0,057 m dan Pilar 3 sebesar 0,119 m. Total Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan pada Pilar 2 sebesar Rp. 2.771.345.263,84 dan pada Pilar 3 sebesar Rp. 3.501.815.580,71.
BEARING CAPACITY AND SETTLEMENT ANALYSIS OF BOREPILE USING MAYERHOF AND VESIC METHODS FOR LRT JAKARTA PROJECT PHASE 1B Krispriyanto, Pius Favian; Cupasindy, Dyah Ayu Rahmawati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8318

Abstract

This study presents a comprehensive analysis of the bearing capacity and settlement behavior of bored pile foundations for the Jakarta LRT Phase 1B project, specifically at Pier P64B. Given the challenging soil conditions characterized by soft to stiff clay, silty clay, and sandy silt layers with variable Standard Penetration Test (SPT) values, a deep foundation system using bored piles was adopted to ensure structural stability and minimize excessive settlements. The investigation employs both Mayerhof’s and Vesic’s empirical methods to evaluate pile bearing capacity, integrating site-specific soil parameters and load combinations modeled in SAP2000 in accordance with Indonesian National Standards (SNI) and American Concrete Institute (ACI) regulations. The analysis includes assessments of single pile and group pile capacities, elastic and consolidation settlements, and pile cap design. Results reveal that while Vesic’s method predicts slightly higher pile capacity than Mayerhof’s, both methods confirm the adequacy of bored piles with a 0.6 m diameter and 23 m depth for safely supporting the applied loads, with settlements maintained below the allowable limit of 0.16 m. Group pile efficiency and load distribution were also optimized, suggesting 20 piles as the most cost-effective and structurally sound configuration. Construction methodology and reinforcement detailing were developed accordingly. The total estimated foundation cost is approximately IDR 580 million, reflecting improved efficiency over prior designs. This study contributes practical insights for foundation design under similar geotechnical contexts and serves as a reference for ensuring foundation safety and cost-effectiveness in heavy infrastructure projects.
STUDY OF HANDLING LAND ACQUISITION PROBLEMS ON THE YOGYAKARTA – BAWEN TOLL ROAD PROJECT SECTION 1 Primadhani, Anggun; Suhariyanto, Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8320

Abstract

The Yogyakarta–Bawen Toll Road Project Package 1, Section 1, is a government-initiated infrastructure development project aimed at enhancing regional economic growth and connectivity in the southern part of Java. However, the construction progress of the toll road, particularly at the at-grade section STA 75+150 – 75+250, has been delayed due to unresolved land acquisition issues. Therefore, a study on handling land acquisition problems for the Yogyakarta–Bawen Toll Road Project Section 1 is essential to ensure the project proceeds as planned. This study aims to address the land acquisition issue by proposing alternatives, such as realigning the road (trace) or constructing a bridge. The research involves designing basic alternatives for both the new road alignment and the bridge, followed by an analysis to determine the most effective and optimal solution. The steps taken include proposing a new road alignment, designing a bridge, estimating the construction time and cost for each alternative, and selecting the most efficient option. The study’s result show that the proposed new road alignment is located to the south of the current toll road construction, while the bridge design remains on the original alignment with a specific elevation adjustment. The estimated implementation time and cost for the new road alignment are 228.5 working days and IDR 87,907,195,901.12, respectively, whereas for the bridge, they are 249.5 working days and IDR 84,694,979,884.13. Based on these findings, it can be concluded that road realignment is the more effective and optimal solution.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA WILAYAH PASAR GADANG KOTA MALANG Nurfadhil, Muhammad Farhansya Aiman; Hanggara, Ikrar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8347

Abstract

Banjir di Pasar Gadang Kota Malang disebabkan oleh adanya kondisi saluran drainase yang tersumbat karena banyaknya sedimentasi pada saluran, serta pengendalian air limpasan yang dianggap kurang efektif. Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dilakukan perencanaan kembali pada sistem saluran drainase pada wilayah tersebut dengan menerapkan sistem drainase berwawasan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis skema jaringan drainase pada wilayah Pasar Gadang Kota Malang, menghitung nilai debit banjir rancangan dengan kala ulang 5 tahun dan kapasitas salurannya, mengetahui besar dimensi saluran yang telah di desain kembali, merencanakan kebutuhan biopori, serta memperkirakan biaya konstruksi. Pada penelitian ini menggunakan data dimensi eksisting yang didapatkan melalui survei secara langsung, data curah hujan dari tiga stasiun hujan terdekat dari tahun 2015-2024, peta topografi dengan skala 1:1000, dan harga satuan pekerjaan Kota Malang tahun 2024. Data curah hujan dalam penelitian ini dianalisa menggunakan metode Gumbel serta menggunakan kala ulang 5 tahun. Hasil dari penelitian ini yaitu, didapatkan nilai curah hujan rancangan dengan kala ulang 5 tahun sebesar 81,949 mm/hari; debit banjir rencana 0,73473 m³/detik; penambahan 8 saluran baru menggunakan U-Ditch dengan penampang persegi, dimensi U-Ditch untuk yang terkecil 50 x 50 cm dan terbesar 200 x 200 cm, kebutuhan biopori diperoleh 1024 biopori dengan diameter 10 cm dan tinggi 100 cm, dan biaya konstruksi sebesar Rp6.468.434.691,58. Penambahan biopori pada penelitian ini dapat membantu mengurangi debit air limpasan sebanyak 5% serta dapat mengurangi terjadinya endapan pada saluran drainase. Penerapan dari drainase yang berwawasan lingkungan sangat disarankan dalam penelitian berikutnya.
PENGARUH SHEAR WALL TERHADAP KEKUATAN STRUKTUR GEDUNG ARGIBISNIS POLIJE DALAM MENAHAN GEMPA Az-zahra, Arinca Putri; Yoganata, Yehezkiel Septian
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8352

Abstract

Gedung tinggi rentan terhadap gempa, sehingga shear wall menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kekakuan dan kekuatan struktur. Penelitian ini menganalisis kinerja struktur Gedung Agribisnis Politeknik Negeri Jember (5 lantai + 1 lantai atap) dengan dan tanpa shear wall dalam menahan gempa, mengingat karakteristik pembebanan gedung khusus yang berbeda. Tujuannya adalah membandingkan periode struktur (T), simpangan antar lantai (Δ), dan gaya geser (V). Metodologi penelitian ini deskriptif dan analitis, menggunakan studi literatur serta standar SNI 2847:2019, SNI 1726:2019, dan SNI 1727:2020. Analisis dilakukan dengan perangkat lunak ETABS 2021. Hasil menunjukkan bahwa penambahan shear wall dengan ketebalan 30 cm secara signifikan mengurangi periode struktur dan simpangan antar lantai, serta meningkatkan gaya geser. Model dengan penambahan shear wall terbukti paling optimal, menurunkan periode struktur hingga 69,021% pada arah X dan 69,295% pada arah Y. Simpangan antar lantai maksimum sebesar 15,050 mm pada arah X dan 12,077 mm pada arah Y, dibandingkan dengan gedung existing . Peningkatan gaya geser mencapai 30,591% pada arah X dan Y. Tulangan pada tiap model dinding geser mengggunakan 2D22-100 untuk tulangan longitudinal dan 2D16-200 untuk tulangan transversal. Dalam segi biaya struktur bangunan, model 2 (shear wall) memiliki biaya sebesar Rp12.816.875.196,70.
ACCELERATION ANALYSIS USING THE CRASHING METHOD ON THE PROBOLINGGO-BANYUWANGI TOLL ROAD PACKAGE 1 PROJECT Madina, Sandy Lovely; Rahmawan, Fauzi Akbar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8353

Abstract

Probolinggo-Banyuwangi Toll Road Package 1 is one of the government projects to complete the Trans Java Toll Road. Based on the plant schedule, it must be finished in 2024, but because of many factors, this project has some delays. Because of those problems, this research aims to find an effective approach to accelerate based on time and cost. One of the effective ways to solve this problem is by using the crashing method, which only accelerates the critical activity using the Microsoft Project. After determining the critical path, five scenarios will be created with different activity options, each scenario targeted to accelerate 4 weeks or 1 month. All scenarios will be compared to find the most effective scenario based on the cost. The analysis results are as follows: 1) Scenario 1 requires an acceleration cost of IDR 6.548.955.840,05; 2) Scenario 2 requires an acceleration cost of IDR 6.549.764.555,46; 3) Scenario 3 requires an acceleration cost of IDR 6.895.340.767,67; 4) Scenario 4 requires an acceleration cost of IDR 7.368.457.309,22; 5) Scenario 5 requires an acceleration cost of IDR 6.371.649.065,18. From those five scenarios, the most effective is scenario 5, which only requires IDR 6.371.649.065,18, and the activity that has been accelerated is Common Borrow Material; U Channel Type DS-6A; U Ditch 1×1,5; U Channel Type DS-8A; Rigid Pavement Concrete; Structural Concrete Class C-1; Vehicle Guardrail Type A; and Concrete Berries Type B, allowing the project finish earlier by 4 weeks or 1 month.
PERENCANAAN FONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG TOWER 3 ITS SURABAYA Dewi, Larisa Laksita; Cupasindy, Dyah Ayu Rahmawati
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8364

Abstract

Pembangunan fondasi tiang pancang pada Proyek Gedung Tower 3 ITS Surabaya menghadapi tantangan akibat kondisi lahan bekas rawa dengan tanah lunak dan berkadar air tinggi, yang memengaruhi daya dukung tanah dan meningkatkan risiko penurunan fondasi. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merancang fondasi tiang bor sebagai solusi alternatif dengan analisis terhadap beban struktur atas, daya dukung, daya dukung kelompok tiang dan penurunan yang terjadi. Penelitian ini juga bertujuan mengkaji metode pelaksanaan fondasi tiang bor dan menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan fondasi. Perencanaan fondasi menggunakan data Standart Penetration Test (SPT) dengan metode Mayerhof untuk daya dukung tanah serta Vesic dan Meyerhof untuk penurunan. Beban struktur atas dianalisis menggunakan software Tekla Structural Designer mengacu pada SNI 1726:2019 dan SNI 1727:2020. Hasil analisis menghasilkan desain fondasi tiang bor yang paling ekonomis dengan diameter 0,5 m, panjang 30 m, dan penurunan total sebesar 0,328 m. Desain ini dipilih berdasarkan efisiensi teknis dan biaya, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan estimasi total biaya sebesar Rp 8.836.301.232,771. Fondasi tiang bor terbukti efektif sebagai solusi alternatif untuk pembangunan di lahan bekas rawa. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan penggunaan fondasi tiang bor sebagai sistem fondasi yang dapat memberikan kekuatan, efisiensi teknis, dan efektivitas biaya pada proyek serupa.
PERENCANAAN JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN PASEAN KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR Safitri, Nur; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8382

Abstract

Kecamatan Pasean merupakan salah satu kecamatan besar di Kabupaten Pamekasan yang masih mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih karena jaringan distribusi PDAM belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah, dan sumur-sumur cenderung mengering saat musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut, dengan fokus pada proyeksi jumlah penduduk, kebutuhan debit air, perencanaan anggaran biaya, dan desain jaringan perpipaan. Metode kuantitatif digunakan dengan pendekatan perhitungan aritmetika, geometrika, dan eksponensial. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan proyeksi penduduk pada tahun 2029 sebesar 46.320 jiwa, dengan kebutuhan air sebesar 71,449 liter/detik. Sistem yang dirancang menggunakan pipa HDPE dengan diameter 5 hingga 8 inci, dan estimasi biaya sebesar Rp9.453.990.000,00. Kesimpulannya, penelitian ini menghasilkan desain rinci dan estimasi biaya berdasarkan kebutuhan penduduk di masa mendatang. Saran, perencanaan ini dapat menjadi acuan bagi pihak terkait untuk meningkatkan layanan air dan diterapkan di wilayah lain dengan permasalahan serupa.

Page 96 of 100 | Total Record : 991