cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,451 Documents
Komposisi Musik Husipan Ni Tulila Hanna Br Manurung; Ferry Herdianto; Hadaci Sidik; Weldi Syaputra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1320

Abstract

Komposisi Musik Husipan Ni Tulila merupakan karya orkestra dua bagian yang berangkat dari melodi khas instrumen tradisional Batak Toba, yaitu tulila, dan dikembangkan dalam bentuk musik fantasia. Bagian pertama bertema panyombaon tu debata (penyembahan kepada Tuhan), menggunakan nada dasar C mayor dengan perpaduan tulila, paduan suara, tiup kayu, dan string section untuk menghadirkan nuansa sakral. Sementara itu, bagian kedua bertema tabas-tabas (jimat mistis), menggunakan nada dasar A minor dengan perubahan tempo dari largo (50 bpm) ke moderato (90 bpm), sehingga menampilkan kontras dramatik antara spiritualitas dan mistisisme. Keseluruhan karya ini menjadi bentuk eksplorasi musikal yang memadukan tradisi Batak Toba dengan media musik modern, menghadirkan perjalanan artistik dari penyembahan hingga dunia mistis.
Perancangan Media Interaktif Untuk Meningkatkan Ikatan Emosional Antara Orang Tua Dan Anak Anindya Ardine; Aryoni Ananta
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1321

Abstract

Hubungan antara orang tua dan anak remaja kerap menghadapi tantangan seiring terjadinya perubahan fisik, emosional, dan sosial pada masa remaja. Pada fase ini, remaja cenderung lebih terbuka kepada teman sebaya dibandingkan orang tua, sementara minimnya interaksi yang bermakna dalam keluarga semakin memperlemah ikatan emosional di antara keduanya. Menyikapi kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan merancang media interaktif berbasis board game sebagai upaya memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak remaja melalui pendekatan Desain Komunikasi Visual dengan metode kualitatif berbasis penciptaan karya. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, wawancara, serta penyebaran kuesioner kepada 141 responden di Padang, Bukittinggi, dan Payakumbuh. Hasil perancangan berupa board game bertajuk Langkah Pulang, yang memadukan pertanyaan reflektif, tantangan interaktif, dan misi keseharian untuk mendorong komunikasi dua arah, keterbukaan, serta kerja sama antara orang tua dan anak dalam suasana yang menyenangkan dan bermakna. Melalui pendekatan ini, diharapkan ikatan emosional dalam keluarga dapat terbentuk secara alami dan terus diperkuat dalam kehidupan sehari-hari.
Perancangan Analisis dan Evaluasi Jabatan dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Sumber Daya Manusia: Studi Kasus pada Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Marshanda Candela Maulidya; Gurawan Dayona Ismail
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1322

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan organisasi, baik pada sektor publik maupun sektor swasta. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan SDM adalah melalui penerapan analisis dan evaluasi jabatan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran analisis jabatan dan evaluasi jabatan dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari modul Analisis dan Evaluasi Jabatan, buku manajemen sumber daya manusia, artikel jurnal nasional dan internasional terbit tahun 2020–2025, serta regulasi pemerintah yang berkaitan dengan analisis jabatan dan analisis beban kerja. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis jabatan menghasilkan informasi mengenai tugas, tanggung jawab, wewenang, kompetensi, serta indikator kinerja yang menjadi dasar dalam penyusunan deskripsi jabatan, spesifikasi jabatan, evaluasi jabatan, dan analisis beban kerja. Penerapan analisis dan evaluasi jabatan secara terpadu mampu meningkatkan objektivitas pengelolaan SDM, memperjelas pembagian tugas, mendukung pengembangan kompetensi pegawai, serta meningkatkan efektivitas organisasi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi organisasi dalam mengembangkan sistem manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Perawatan Luka Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Puspita Sari; Widiastuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1323

Abstract

Pendahuluan: Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya ulkus diabetik yang dapat berkembang menjadi infeksi, seperti selulitis. Menurut dara International Diabetes Federation (IDF), Indonesia menjadi negara peringkat kelima dalam jumlah penderita diabetes mellitus dengan angka kejadian 19,5 juta. Hal ini dikarenakan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia. Proses penyembuhan luka pada pasien DM tipe 2 sering terhambat akibat hiperglikemia kronis yang memicu gangguan imun, infeksi, hingga inflamasi berkepanjangan. Selain itu, penatalaksanaan debridemen dapat menimbulkan nyeri yang mengganggu kenyamanan pasien dan memperlambat proses penyembuhan. Oleh karena itu, perlunya penatalaksanaan nyeri yang efektif, baik secara farmakologi maupun nonfarmakologi. Salah satunya intervensi nonfarmakologi yaitu teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi relaksasi napas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien DM tipe 2 post perawatan luka di Bangsal Raudhah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan cros study askep dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, analisis data, intervensi, implementasi, hingga evaluasi. Subjek penelitiannya yaitu pasien DM tipe 2 post perawatan luka yang mengalami nyeri dengan skala 5. Penilaian tingkat nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi teknik relaksasi napas dalam yang dilakukan selama 10 menit dalam tiga hari mulai dari tanggal 15-17 November 2025. Hasil: Setelah pemberian intervensi, terjadi penurunan tingkat nyeri pada pasien yang awalnya skala 5 menjadi skala 1 dan memberikan rasa nyaman. Simpulan: Dengan demikian, teknik relaksasi napas dalam efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien DM tipe 2 post perawatan luka.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Pasien BPH Post Operasi TURP Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Indah Pramesti; Widiastuti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1324

Abstract

Pendahuluan: Beningn Prostatic Hyperplasia (BPH) atau sering dikenal dengan pembesaran prostat jinak adalah penyakit yang terjadi di saluran kemih bagian bawah. Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan jumlah sel epitel dan stroma di transisi prostat. Berdasarkan data WHO 2022, penyakit di Indonesia terbanyak kedua setelah batu saluran kemih yaitu BPH. Prevalensi di Inondesia sebanyak 50%, dimana terjadi pada pria berusia di atas 50 tahun dengan angka kematian berkisar 0,5-1,5 per 100.000 kasus. Penatalaksanaan BPH yaitu melalui watchful waiting, terapi medis, dan operasi TURP. Setelah tindakan operasi akan membuat seseorang mengeluhkan nyeri pada area operasi TURP. Hal ini akan muncul masalah keperawatan nyeri akut. Penatalaksanaan nyeri yang dapat dilakukan yaitu melalui pemberian obat analgetik sebagai terapi farmakologi dan terapi nonfarmakologi salah satunya terapi relaksasi benson. Pemberian terapi ini diharapkan mampu menurunkan intensitas nyeri yang dirasakan pasien post operasi TURP. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi relaksasi benson terhadap penurunan nyeri pada pasien BPH post operasi TURP di Bangsal Raudhah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Laporan kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, pemeriksaan fisik, wawancara, serta rekam medis. Penilaian tingkat nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Intervensi yang diberikan berupa teknik relaksasi benson yang dilakukan selama 10 menit dalam tiga hari mulai dari tanggal 15-17 November 2025. Hasil: Setelah pemberian intervensi, terjadi penurunan tingkat nyeri pada pasien yang awalnya skala 8 menjadi skala 3. Simpulan: Dengan demikian, teknik relaksasi benson efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien BPH post operasi TURP.
Analisis Persepsi Masyarakat Desa Karanganyar Terhadap Pengobatan Tradisional dalam Perspektif Biaya Dan Manfaat Salsabila Andini Putri; Fauziah Achmad; Rindi Kartika Putri; Fitria Wina Anggraini
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1325

Abstract

Pengobatan tradisional masih menjadi salah satu alternatif pelayanan kesehatan yang dipilih oleh masyarakat Desa Karanganyar. Kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional dipengaruhi oleh pengalaman, lingkungan sosial, serta penilaian terhadap biaya dan manfaat kesehatan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat Desa Karanganyar terhadap pengobatan tradisional dalam perspektif biaya dan manfaat kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi positif terhadap pengobatan tradisional yang terbentuk dari pengalaman pribadi, pengalaman keluarga, budaya yang diwariskan secara turun-temurun, serta pengaruh lingkungan sekitar. Keputusan masyarakat dalam memilih pengobatan tradisional dipengaruhi oleh pengalaman, kondisi ekonomi, kemudahan akses, pengaruh keluarga dan lingkungan sosial, serta kepercayaan terhadap manfaat yang dirasakan. Selain itu, masyarakat menilai bahwa pengobatan tradisional memiliki biaya yang lebih terjangkau dengan manfaat kesehatan yang dianggap sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Oleh karena itu, pengobatan tradisional masih dipandang sebagai salah satu alternatif pelayanan kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat Desa Karanganyar.
Strategi Masyarakat Mempertahankan Tradisi Kenduri di Tengah Kenaikan Harga Bahan Pokok Cantika Aura Naza Ayu; Keiyla Banah Azzahra; Nisfil Lailatur Rahman
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1326

Abstract

Tradisi kenduri merupakan praktik sosial-budaya yang terus dipertahankan oleh masyarakat Jawa meskipun harga bahan pokok mengalami kenaikan signifikan, seperti bawang merah yang naik 51,35 persen dan cabai merah besar yang melonjak 72,47 persen. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi masyarakat terhadap tradisi kenduri, persepsi terhadap kenaikan harga bahan pokok, serta strategi masyarakat dalam mempertahankan tradisi tersebut di Dusun Selolembu, Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh informan memandang kenduri sebagai wujud syukur dan pelestarian nilai leluhur yang tetap penting untuk dipertahankan. Kenaikan harga bahan pokok dirasakan membebani, terutama oleh pihak penyelenggara, sehingga jumlah undangan berkurang hingga sekitar 50 persen. Masyarakat mempertahankan tradisi melalui pengurangan porsi hidangan, sistem sumbangan bersama, serta gotong royong (rewang), tanpa menghilangkan esensi kenduri sebagai pengikat solidaritas sosial dan spiritual.
Palestinian Issues in Contemporary Fashion Suci Arma Wahyu Nasution; Desra Imelda; Mega Kencana; Mirda Aryadi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1327

Abstract

Penciptaan karya ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menghadirkan isu kemanusiaan Palestina melalui media fashion yang komunikatif, estetis, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Karya ini bertujuan menciptakan busana kontemporer yang mengolah simbol khas Palestina, meliputi keffiyeh, kawat berduri, peta Palestina, warna bendera, figur demonstran, kebakaran, reruntuhan, dan kaligrafi sebagai representasi perjuangan, ketahanan, serta harapan. Proses penciptaan dilakukan melalui studi pustaka, analisis framing, dan eksplorasi bentuk, bahan, serta teknik hias berupa lekapan, tumpuk benang, sulaman manik-manik, burn manipulation, dan bordir. Hasil penciptaan terdiri atas tiga kategori busana, yaitu Ready-to-Wear, Ready-to-Wear Deluxe, dan Haute Couture, yang ditampilkan melalui pergelaran busana dengan karakter desain kuat serta memuat pesan syiar dan dukungan terhadap Palestina. Karya ini menunjukkan bahwa fashion dapat berfungsi sebagai media ekspresi artistik sekaligus bahasa visual untuk menyampaikan kepedulian, nilai kemanusiaan, dan harapan bagi masyarakat Palestina.
Pacu Jawi Sebagai Ide Penciptaan Kriya Kayu Heru Mahendra; Rhamadhani Kurniawan; Hendra; Ferawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Menulis - Juli
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i7.1328

Abstract

Karya ini mengangkat tema Pacu Jawi sebagai ide penciptaan karya relief kayu, dimana tradisi balapan sapi khas masyarakat Minangkabau di Tanah Datar ini menjadi inspirasi bagi pengkarya dalam membuat karya seni relief kayu. Atraksi Pacu Jawi melambangkan semangat, tenaga dan kebersamaan petani untuk merayakan panen dan juga menjadi simbol hubungan manusia dengan alam. Proses penciptaan karya dikerjakan melalui tiga tahap, yaitu dimulai dari tahap eksplorasi, tahap perancangan dan tahap perwujudan. Tahap eksplorasi dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung ke tempat diselenggarakannya tradisi Pacu Jawi untuk mendapatkan karakteristik dari visual yang terdapat dalam atraksi Pacu Jawi. Selanjutnya pada tahap perancangan, ide dan gagasan dituangkan dalam sketsa alternatif kemudian dipilih sebagai desain yang akan diwujudkan dalam bentuk karya relief kayu. Selanjutnya tahap perwujudan yang dimulai dari penempelan desain terpilih ke media kayu surian yan digunakan sebagai bahan utama. Teknik yang digunakan adalah ukir relief sedang (mezzo relief). Sedangkan pada proses finishing dilakukan dengan mengaplikasikan cat impra pada karya yang dilapisi dengan Natural Oil yang bertujuan untuk melindungi kayu agar tetap awet dan tahan lama.karya yang akan diwujudkan berjumlah tujuh buah dan memiliki fungsi utama sebagai hiasan ruangan.
Musik Gong Kecitang Sebagai Pengiring Tari Kejei Curup, Rejang Lebong: Kajian Musikologis Terhadap Fungsi Dan Peran Musikal Anindita Oriana; Wilma Sriwulan; Irwan; Yon Hendri; Vindo Alhamda Putra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1330

Abstract

Abstrak Musik Gong Kecitang merupakan ansambel tradisional yang menjadi bagian integral pertunjukan Tari Kejei masyarakat Rejang di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Keberadaannya berfungsi sebagai pengiring tari dan memiliki struktur musikal, fungsi, serta peran yang membentuk kesatuan pertunjukan. Penelitian ini bertujuan mengkaji struktur musikal, fungsi, dan peran Gong Kecitang dalam pengiring Tari Kejei. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dalam perspektif musikologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi audio-visual, dan studi pustaka. Analisis dilakukan terhadap unsur struktur penyajian, ritme, tempo, dinamika, fungsi instrumen, dan hubungan musik dengan gerak tari. Hasil penelitian menunjukkan struktur musikal Gong Kecitang terdiri atas empat bagian: Sambei Pangela, Ombak Laut, Burung Lanting, dan Siamang di Balik Bukit. Setiap bagian memiliki karakter musikal berbeda dan membentuk kesatuan pertunjukan. Ansambel terdiri atas kelintang, gong, redap, dan krilu. Kelintang sebagai pembawa ritme utama dan pengatur tempo, gong sebagai penanda struktur, redap sebagai penguat ritme, dan krilu sebagai pengiring vokal pembuka. Bagian Sambei Pangela dimainkan pada tempo lambat sekitar 60 bpm, sedangkan bagian inti menggunakan tempo sekitar 110 bpm secara stabil.Kajian fungsi menunjukkan Gong Kecitang memiliki fungsi ritual-sosial budaya, pengiring-komunikasi simbolik, serta hiburan-estetika. Perannya tampak dalam mengatur tempo dan pola gerak tari, menandai perpindahan bagian, membangun suasana ekspresif, serta menjembatani interaksi pemusik dan penari. Temuan juga menunjukkan musik ini mengandung nilai kebersamaan, kerja sama, dan identitas budaya Rejang yang diwariskan turun-temurun. Dengan demikian, Gong Kecitang tidak hanya sebagai pengiring Tari Kejei, tetapi juga representasi budaya yang memperkuat keberlangsungan tradisi masyarakat Rejang di Kabupaten Rejang Lebong.