cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,037 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Vidio Animasi Berbantuan Sparkol Videoscribe Materi Norma Dalam Masyarakat Kelas IV Sekolah Dasar Alvan Dwi Saputra; Della Okta Rinanda; Khoirunisa Zahrani
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.398

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pengembangan media pembelajaran video animasi, mengetahui kelayakan media pembelajaran video animasi dan untuk mengetahui respon siswa pada media pembelajaran video animasi berbasis Sparkol VideoScribe. Media video animasi berbasis Sparkol VideoScribe ialah media yang berwujud video Mp4, di mana video itu sendiri berisi tentang materi yang saling berhubungan dengan gambar-gambar animasi, bagan, dan suara. Penelitian berikut, menggunakan jenis penelitian pengembangan model pembelajaran 4 dimensi dari Thiagarajan. Model 4 dimensi mencakup Define, Design, Development dan Diseminate. Akan tetapi, penelitian ini hanya sampai dalam tahap pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli materi diperoleh 97,5%, ahli media 97,5%, sehingga video animasi berbasis Sparkol VideoScribe pada kompetensi dasar menerapkan prosedur perawatan produk yang akan didisplay memperoleh nilai keseluruhan 83,5% dengan kriteria sangat layak. Hasil uji coba kelas kecil didapatkan nilai persentase berjumlah 87,37% sedangkan uji coba kelas besar 93,83%.
Transformasi Paradigma Filsafat Dakwah: Dari Tradisional Ke Digital Zihan Annafsa; M Alawy Farhan; Reva Intan Zakiah; Ali Hasan Siswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.399

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi telah mengubah metode dakwah Islam, dengan platform media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram menjadi sarana baru menjangkau audiens luas. Penelitian Nashoihul Ibad (2025) menekankan pentingnya literasi digital bagi dai untuk memanfaatkan TikTok secara efektif, sementara Fauzi (2023) menyoroti peran teknologi dalam menembus batas geografis dakwah. Namun, kajian khusus tentang efektivitas TikTok dan strategi literasi digital bagi dai masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi dakwah dari tradisional ke digital, menganalisis strategi komunikasi, literasi digital, serta integrasi nilai lokal dalam konten dakwah agar lebih adaptif dan relevan di era teknologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode dakwah tradisional seperti ceramah di mimbar, majelis taklim, dan media cetak telah lama efektif dalam menyebarkan ajaran Islam, namun memiliki keterbatasan dalam jangkauan, interaksi, dan fleksibilitas. Di era digital, pemanfaatan media sosial dan konten digital seperti video, podcast, dan infografis membuka peluang besar untuk menjangkau audiens lebih luas, terutama generasi muda, dengan komunikasi yang lebih interaktif dan kreatif. Namun, tantangan dakwah digital meliputi risiko misinformasi, kesenjangan literasi digital, serta kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai dan kearifan lokal agar pesan dakwah tetap relevan dan diterima dengan baik. Integrasi kearifan lokal dalam dakwah digital sangat penting untuk menjadikan pesan dakwah lebih relevan, mudah diterima, dan kontekstual bagi masyarakat. Pemanfaatan media dan seni tradisional, seperti bahasa daerah dan kesenian lokal, menjadi media kreatif yang efektif, terutama jika didukung kolaborasi dengan tokoh budaya. Platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok berhasil menjangkau generasi muda dengan konten yang interaktif dan variatif, seperti yang ditunjukkan oleh Al-Bahjah TV. Namun, tantangan seperti perbedaan tafsir budaya, kesenjangan akses teknologi, dan kebutuhan kompetensi dai dalam budaya lokal dan literasi digital harus diatasi. Secara filosofis, dakwah digital menggeser paradigma dari monolog menjadi dialog interaktif yang menuntut etika tinggi.
Dakwah Sebagai Mekanisme Transformasi Sosial Berbasis Nilai Islam Rofiqotul Nikmatil Uliyah; Fatimatus Zahra; Rizky Hidayatullah; Ali Hasan Siswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.400

Abstract

Dakwah tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penyebaran ajaran Islam secara individual dan spiritual, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk perubahan sosial yang berkeadilan. Dalam konteks transformasi sosial, dakwah berbasis nilai Islam mampu merespons berbagai tantangan global, seperti ketimpangan ekonomi, ketidakadilan sosial, dan degradasi moral. Penelitian ini menyoroti peran dakwah dalam membangun kesadaran sosial, meningkatkan literasi keislaman, serta mendorong partisipasi aktif umat dalam gerakan advokasi keadilan dan hak asasi manusia. Dengan pendekatan berbasis epistemologi Islam dan integrasi multidisipliner, dakwah dapat menjadi sarana untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadaban. Selain itu, penguatan dakwah melalui teknologi digital dan metode berbasis data memungkinkan pesan Islam tersampaikan lebih efektif dan solutif. Meskipun telah banyak kajian yang membahas peran dakwah dalam perubahan sosial, masih terdapat kesenjangan dalam integrasi strategi dakwah dengan kebijakan sosial dan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan model dakwah yang lebih adaptif, berbasis solusi konkret, serta mampu bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat proses transformasi sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Transformasi Metodologi Dakwah Dalam Era Teknologi Informasi Faiz Ichwanul Rizky; Nakhlah Faridah Ash Sholichah; Ainun Naya; Ali Hasan Siswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.401

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan umat Islam, termasuk dalam praktik dakwah. Transformasi ini tidak hanya menyangkut media penyampaian, tetapi juga memengaruhi bentuk, isi pesan, hingga otoritas keagamaan yang selama ini bersifat hierarkis dan institusional. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana kemajuan teknologi, khususnya media sosial, merekonstruksi metodologi dakwah Islam di era digital. Dengan pendekatan kualitatif melalui metode netnografi dan analisis wacana digital, studi ini menganalisis konten dakwah pada berbagai platform daring seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital ditandai oleh personalisasi pesan, interaktivitas tinggi, serta munculnya aktor-aktor baru yang menantang otoritas tradisional, seperti ustaz selebgram dan konten kreator Muslim. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap studi dakwah kontemporer, menyoroti pergeseran otoritas keagamaan serta perlunya redefinisi kerangka dakwah di era informasi. Studi ini merekomendasikan peningkatan literasi digital bagi para pendakwah guna menjaga integritas dakwah dan mengoptimalkan potensi media digital untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang inklusif dan kontekstual.
Pengembangan Media Board Game Eduassocia Pada Kemampuan Nilai-Nilai Pancasila Sila Ke-3 Siswa Sekolah Dasar Amalia Ainaya Salsabilla; Ajeng Dwi Psupitasari; Miftahul Khasanah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.402

Abstract

Pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ke-3 "Persatuan Indonesia", merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan sikap kebangsaan siswa sejak dini. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat teoritis dan kurang interaktif menyebabkan siswa kesulitan memahami makna persatuan dalam konteks kehidupan sehari-hari. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya pemahaman siswa terhadap nilai persatuan akibat metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan papan (board game) bernama Eduassocia sebagai sarana edukatif yang menyenangkan dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Proses pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan dan karakteristik siswa, perancangan komponen board game (papan permainan, kartu, peraturan, dan pos permainan), pembuatan prototipe, validasi oleh ahli materi dan media, hingga tahap implementasi dan evaluasi dalam bentuk uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 07 Negerikaton. Media Board game ini hadir dan dirancang untuk menciptakan proses belajar yang menyenangkan, mendorong partisipasi aktif siswa, serta membantu mereka memahami konsep persatuan secara konkret melalui pengalaman bermain.
Membangun Kepemimpinan Efektif Berbasis Kepercayaan Dalam Organisasi Modern Diki Hendrianto; Fadhillah Amaliah; Da’i Bachtiar
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.403

Abstract

Di tengah kompleksitas era digital dan transformasi organisasi, kepercayaan menjadi fondasi utama dalam membangun kepemimpinan yang efektif dan berkelanjutan. Studi ini menganalisis berbagai literatur akademik mengenai peran kepercayaan dalam membentuk budaya organisasi, meningkatkan perilaku kewarganegaraan organisasi (OCB), serta efektivitas model kepemimpinan transformasional dibandingkan transaksional. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepercayaan yang dibangun melalui integritas, transparansi, dan konsistensi pemimpin dapat menciptakan iklim kerja yang aman secara psikologis, mendorong loyalitas, dan memperkuat semangat kolektif tim. Di era kerja hybrid dan digital, strategi komunikasi adaptif dan nilai etika digital menjadi penting untuk mempertahankan digital trust. Penelitian ini juga merumuskan strategi praktis seperti pelibatan karyawan dalam pengambilan keputusan dan pemberian umpan balik positif sebagai langkah nyata membangun kepercayaan organisasi. Dengan demikian, kepemimpinan berbasis kepercayaan menjadi strategi kunci dalam menciptakan organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi.
Rekonstruksi Epistimologi, Dakwah Dalam Konteks Digitalisasi Dan Era Disrupsi Muhammad Rizky Azizi; Tisya Dwi Nuraini; Syafah Audina; Ali Hasan Siswanto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.404

Abstract

Digitalisasi dan era disrupsi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dakwah Islam. Transformasi ini menuntut rekonstruksi epistemologi dakwah agar tetap relevan dalam ekosistem digital yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi wahyu, akal, dan teknologi dapat membentuk model dakwah yang adaptif di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis fenomenologi, penelitian ini mengkaji sumber-sumber akademik, laporan penelitian, serta wawancara dengan praktisi dakwah digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah digital menghadirkan peluang besar dalam penyebaran Islam, tetapi juga menimbulkan tantangan seperti otoritas keagamaan yang terdesentralisasi dan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi. Kontribusi penelitian ini terletak pada model rekonstruksi epistemologi dakwah berbasis literasi digital dan moderasi beragama, yang mengedepankan interaksi partisipatif serta pendekatan berbasis data dalam menyampaikan nilai-nilai Islam secara efektif di era digital.
Strategi Perencanaan Usaha Pabrik Air untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi di Pesantren; Study Kasus PP Syalafiyah Syafi'iyah Sukorejo Muhammad Delvino Wardiyanto; Miftahul Adifah; Afifa Syeda Wingga; Siti Naylatur Rohmah; Vania Meilani Putri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.405

Abstract

ekonomi merupakan aspek krusial dalam pengembangan pesantren modern agar tidak terus-menerus bergantung pada bantuan eksternal. Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, sebagai salah satu pesantren terbesar di Indonesia, memiliki potensi besar dalam pengembangan unit usaha berbasis sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi perencanaan usaha pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) sebagai bagian dari upaya institusionalisasi ekonomi pesantren yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dengan pimpinan pesantren, pengurus koperasi, tenaga ahli pengelolaan air, serta observasi langsung dan dokumentasi kegiatan ekonomi pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memiliki sumber daya air yang memadai secara kualitas dan kuantitas, jaringan distribusi internal yang luas melalui unit-unit pendidikan, serta SDM internal (santri dan alumni) yang siap dilibatkan dalam operasional. Strategi perencanaan usaha mengacu pada analisis SWOT, dengan kekuatan utama pada basis sosial yang kuat dan infrastruktur internal, serta peluang pasar dari masyarakat sekitar dan jaringan alumni. Salah satu strategi kunci adalah pemanfaatan skema wakaf produktif dan dukungan koperasi pesantren sebagai badan usaha utama. Selain itu, perencanaan teknis seperti legalitas, standar kualitas produksi, serta strategi branding berbasis nilai keislaman juga diidentifikasi sebagai faktor keberhasilan. Usaha ini diproyeksikan mampu meningkatkan pendapatan institusi sebesar 15-25% per tahun, sekaligus menjadi laboratorium bisnis bagi santri. Penelitian ini menyarankan pentingnya integrasi antara aspek bisnis dan pendidikan dalam desain unit usaha pesantren agar tercipta model ekonomi Islam berbasis komunitas yang berdaya saing tinggi. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah pada perumusan strategi spesifik yang dapat direplikasi oleh pesantren lain yang memiliki kondisi serupa.
Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Berbasis Ular Tangga Pada Materi Nilai – Nilai Pancasila Lisa Indriani; Dina Bunga Lathifa; Merita Sari
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.406

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Media pembelajaran kini tidak terbatas pada buku teks dan papan tulis, tetapi juga mencakup berbagai alat digital interaktif seperti game edukasi. Game edukasi menawarkan pengalaman belajar yang menarik dan menyenangkan, serta efektif dalam menyampaikan materi pembelajaran. Penggunaan game edukasi ular tangga sebagai media pembelajaran sangat relevan dalam mengajarkan nilai-nilai Pancasila. Pancasila bukan hanya ideologi politik, tetapi juga panduan moral dan etika yang penting dalam pendidikan. Melalui game edukasi ular tangga, siswa dapat belajar tentang nilai-nilai luhur Pancasila dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran game edukasi berbasis ular tangga pada materi nilai-nilai Pancasila untuk siswa Sekolah Dasar. Media pembelajaran ini dikembangkan dengan menggunakan model R&D dan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk menghasilkan produk yang efektif dan efisien. Pengembangan media ini diharapkan dapat mengatasi kurangnya pemanfaatan media inovatif dalam pembelajaran PKN, sehingga materi nilai-nilai Pancasila dapat disampaikan dengan lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.
Meningkatkan Kesadaran Hak Dan Kewajiban Anak Melalui Poster Edukatif “Aku Cinta Indonesia” Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Khofifatul Fadilah; Putri Aulia Rahma; Sherliana Yulinti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 6 (2025): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i6.407

Abstract

Pendidikan karakter dan pemahaman nilai-nilai kebangsaan merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar. Salah satu bentuk pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak dini adalah pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, termasuk bagi anak-anak. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa perlu memiliki kesadaran akan hak-haknya agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, serta memahami kewajiban-kewajiban yang harus mereka jalankan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah. Namun, banyak siswa sekolah dasar yang belum memahami secara utuh tentang hak dan kewajiban mereka. Hal ini terlihat dari masih sering ditemukannya perilaku yang kurang mencerminkan kesadaran terhadap aturan dan tanggung jawab, seperti tidak disiplin, kurang menghargai teman, atau tidak menjalankan tugas yang diberikan guru dengan baik. Di sisi lain, beberapa anak juga belum menyadari hak-hak mereka, seperti hak untuk dihargai, didengar pendapatnya, atau memperoleh perlindungan dari kekerasan fisik maupun verbal.

Page 40 of 104 | Total Record : 1037