cover
Contact Name
Mohamad Reza Assidhiq
Contact Email
mohamadreza@staff.poltekkes-smg.ac.id
Phone
0895329402121
Journal Mail Official
jurnalrisetgizi@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Wolter Monginsidi No.115, Pedurungan Tengah, Kec. Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Gizi
ISSN : 2338154X     EISSN : 26571145     DOI : 10.31983/jrg.v12i2.11757
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Riset Gizi is a journal publishing original research papers, review articles and case studies focused on clinical nutrition, community nutrition, and food services.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024" : 8 Documents clear
Edukasi Melalui Brosur Berpengaruh Terhadap Peningkatan Pengetahun Ibu Balita Dan Hubungan MPASI Terhadap Wasting Fatin, Fairuz
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.10910

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh gizi, sehingga sangat penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemantauan dapat dilakukan di Posyandu, selain itu Posyandu juga berfungsi sebagai media promosi kesehatan. MPASI merupakan makanan yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan, namun pengenalan MPASI kepada bayi seringkali dilakukan sebelum usia 6 bulan, sehingga dilakukan penyuluhan terkait MPASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu balita sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan terkait MPASI, efektivitas penggunaan media brosur dalam penyuluhan, serta hubungan usia pemberian MPASI dengan status gizi balita. Populasi merupakan balita di Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel. Subjek merupakan balita di Posyandu Cempaka II IX. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan model one group pretest-posttest design. Hasil dan kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita sebelum dan setelah penyuluhan, namun media brosur dikatakan tidak efektif secara signifikan dengan p-value 0,225 (p0,05), sedangkan usia awal pemberian MPASI tidak memiliki korelasi terhadap status gizi (wasting) dengan p-value=0,757 (p0,05). 
Edukasi Diet Diabetes Puasa untuk Mengendalikan Gula Darah Saat Menjalankan Puasa Ramadhan Jaelani, Mohammad; Larasati, Meirina Dwi; Muninggar, Dian Luthfita Prasetya; Rosidi, Ali
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11470

Abstract

Background: Fasting during Ramadan could have negative effects on individuals with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM), as it would lead to hypoglycemia or hyperglycemia. Non-compliance with the recommended diet during fasting is one of the factors that can trigger these conditions. Knowledge about the appropriate diet plays a crucial role in successfully adhering to the diet.  Objective: The aim of this study is to assess the effect of providing T2DM education during Ramadan fasting on knowledge and fasting blood glucose levels.  Method: This study is an experimental research conducted using a randomized controlled trial design with a pretest-posttest control group design. The participants of this study were T2DM patients from Tlogosari Kulon Community Health Center and Kedungmundu Community Health Center who were enrolled in the Prolanis program and did not have any complications related to kidney failure or stroke. A total of 46 participants were divided into a treatment group and a control group. The treatment group received nutritional education on managing their diet while fasting during Ramadan. This education was provided one week prior to the start of Ramadan fasting. Data collection included assessing knowledge, food intake, nutritional status, and fasting blood glucose levels before and after Ramadan fasting. The collected data will be analyzed using univariate analysis to describe the research data and to test the impact of nutrition education on knowledge and fasting blood glucose levels levels. The independent t-test with a significance level of α=0.05 will be used for this analysis.Result: There was a significant difference before and after being given nutrition education in intervention group on increasing knowledge levels in the intervention group (p=0.029) also lowering the blood glucose levels                 (p = 0.000). Providing education to the intervention group increased the knowledge score from 68.56 +12.81 to 79.26+9.47. There was an increase in knowledge leves by 10.70+3.34 in the intervention group. Nutritioneducation also reduced fasting blood glucose levels in intervention gropus from 177.78 + 79.61 to 141.35 + 43.78. There was a lowering in the blood glucose levels by -36.43 + 71.89 in the intervention group.Conclusion: There is a relationship between fasting ramadhan diabetes education with knowledge and blood glucose levels.
Peran ASI Eksklusif Dalam Mendukung Status Gizi Bayi Usia 6 -12 Bulan Mulyani, Ani; Mulyani, Nunung; Patimah, Siti
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11000

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Status gizi pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang sangat dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita hidup penderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ) hingga 10%. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada hakikatnya gizi yang buruk atau kurang dapat berdampak pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Dampak paling buruk yang diterima adalah kematian pada umur yang sangat dini.1
Daya Terima Mix Kefir Buah dan Kefir Susu Buah Wijaningsih, Wiwik; Sunarto, Sunarto; Wulandari, Desi
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11414

Abstract

Latar belakang: Kefir adalah produk yang berbahan baku susu yang difermentasi dengan penambahan kefir grains yang merupakan hasil dari simbiosis dari bakteri asam laktat (BAL) dengan khamir. Kefir digolongkan sebagai pangan fungsional karena memiliki efek baik terhadap kesehatan, dan digolongkan makanan prebiotik karena pada kefir terdapat kandungan bakteri baik yang bermanfaat memperbaiki sistem mikroflora usus dan menghambat pertumbuhan patogen dalam usus. Tujuan: untuk mengetahui daya terima kefir buah pada mix kefir buah dan kefir susu buah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan rancangan percobaan yang digunakan merupakan  rancangan  acak  lengkap  (RAL).  Pembuatan produk kefir buah pada mix kefir buah dan kefir susu buah. Hasil: Terdapat perbedaan kesukaan aroma dari dua belas jenis kefir buah (p0.05). Skor kesukaan aroma terendah adalah Kefir susu naga 50 dan yang tertinggi adalah Kefir mangga 50. Selain itu, terdapat perbedaan Skor kesukaan viskositas (p0.05), skor kesukaan viskositas terendah kefir susu melon 30 dan tertinggi kefir mangga 50. Terdapat perbedaan Skor kesukaan rasa (p0.05), skor terendah kefir susu pisang 30 dan tertinggi kefir nanas 50. Ada perbedaan Skor kesukaan warna (p0.05). Skor kesukaan warna terendah kefir susu pisang 30 dan yang tertinggi kefir naga 50. Ada perbedaan Skor kesukaan secara umum (p0.05). Skor kesukaan terendah kefir susu pisang 30 dan yang tertinggi Kefir mangga 50. Kesimpulan: Ada perbedaan Skor kesukaan secara umum (p0.05). Skor kesukaan secara umum  bervariasi mulai dari 3.3-4.4, skor kesukaan secara umum terendah adalah Kefir susu pisang 30 dan yang paling tinggi Kefir mangga 50
Program “CERDIK” Meningkatkan Perilaku Pencegahan Hipertensi Pada Penderita Usia 45-54 Tahun Kamila, Adzkia Zahra; Vidyarini, Andra; Furqan, Mohammad
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11044

Abstract

Background: In Indonesia, there is an increasing prevalence of hypertension in the 45-54 age group. This degenerative disease has a significant impact with high morbidity and mortality rates, and affects the quality of life of sufferers. Hypertension can increase the risk of developing cardiovascular disease, coronary heart disease, stroke, kidney damage and diabetes mellitus. The "CERDIK" programme which includes regular health check-ups, smoking cessation, physical activity, a balanced diet, adequate rest, and stress management are good measures to prevent and control high blood pressure.Objective: To determine the relationship between knowledge and "CERDIK" behaviour with hypertension in 45-54 years old at UPTD Puskesmas Jatisampurna, Bekasi city.Methods: This study used a cross-sectional study design with purposive sampling technique. The population in this study were hypertensive patients aged 45-54 years at the UPTD Puskesmas Jatisampurna, Bekasi city. The sample in this study totalled 66 respondents. Data were analysed using the chi square test. Results: The results showed that there was no significant relationship between CERDIK knowledge (P value = 0.300 0.05) and hypertension and there was a significant relationship between CERDIK behaviour (P value = 0.007 0.05) and hypertension.Conclusion: The study shows that there is an association between CERDIK behaviour and hypertension
Edukasi Melalui Video Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI Eksklusif Ramadhani, Salsabila; Sitoayu, Laras; Fitri, Yuni Pradilla; Ismawati, Yuni; Ronitawati, Putri
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11257

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu program yang sedang gencar digalakkan oleh bidang kesehatan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Di Puskesmas Kedaung Wetan cakupan bayi usia 0 – 6 bulan yang memperoleh ASI eksklusif yaitu 22,1%, angka ini masih di bawah indikator capaian target yaitu 50%. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang.Metode: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without control group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Subjek pada penelitian ini yaitu ibu hamil sebanyak 40 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil dari 40 responden didapatkan bahwa 29 orang (72,5%) berumur 26 – 35 tahun, 39 orang (97,5%) sebagai ibu rumah tangga, 24 orang (60%) berpendidikan terakhir SD. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, didapatkan bahwa nilai p-value yaitu 0.0001 atau p 0.05 yaitu terdapat pengaruh pemberian media edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaung Wetan.Kesimpulan:  Edukasi menggunakan video tentang ASI eksklusif efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang
Hubungan Asupan Zat Gizi dan Emotional Eating dengan Kejadian Obesitas Khamidah, Adjeng Faricka; Iwaningsih, Sri; Ningtyas, Luthfiana Nurkusuma
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11064

Abstract

Background: Obesity is an imbalance between energy incoming and expended by the body is characterized by the accumulation of fat in adipose tissue. Obesity as an adult is at risk of suffering from degenerative diseases. The prevalence of obesity among Civil Servants (PNS) in DKI Jakarta Province is 24.70% (Ministry of Health, 2018).Objectives: To determine the relationship between nutrient intake and emotional eating with the incidence of obesity in employees at the South Jakarta Community Health Center Area.Methods: This type of quantitative research with a cross-sectional design. The population in this study was 160 employees, with a sample size of 105 respondents. The sampling technique uses stratified sampling. Analysis used chi-square and Fisher's exact tests.Results: Show’s that there is a relationship between energy intake, protein, fat, carbohydrates, and emotional eating with the incidence of obesity, and there is no relationship between fiber and the incidence of obesityConclusion: It was concluded that the incidence of obesity was influenced by energy intake (p = 0.003, PR = 2.182), protein (p = 0.000, PR = 2.197), fat (p = 0.00, PR = 0.000), KH (p = 0.006, PR = 2.156), emotional eating (p = 0.002, PR = 1,810), although not fiber intake (p = 1.000).
Analisis Dampak, Solusi serta Pencegahan Stunting: Literature Riview Dewi, Adjeng Permana; Rahmadini, Adinda; Setiawati, Julia; Wakhidah, Anisatu Zulkhistianingtias
JURNAL RISET GIZI Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.10943

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh terhambatnya penyerapan nutrisi. Permasalahan stunting pada anak berdampak pada buruknya perkembangan motorik, kognitif, dan sosial emosional. Gangguan ini dapat menyebabkan menurunnya prestasi di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi literatur. Semua literatur yang diterbitkan di atas tahun 2009 mengenai kejadian dan pencegahan stunting pada anak dikumpulkan dan dikaji. Sumber perpustakaan yang diteliti berasal dari artikel penelitian yang dipublikasikan dari web pencarian Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah gizi kompleks, dampak dan pencegahan stunting, data yang diambil dari literatur. Balita dengan panjang badan lahir 48cm dan berat badan lahir 2500 gram termasuk bayi stunting atau pendek. Stunting menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka panjang yang menyebabkan peningkatan angka kesakitan, kematian, dan penurunan kemampuan kognitif dan motorik. Memperhatikan jumlah nutrisi dapat menurunkan kejadian stunting. Pencegahan stunting pada ibu hamil dapat dilakukan dengan mengkonsumsi tablet suplemen darah , suplemen (energi, protein, kalsium, zat besi, vitamin A, zinc) dan memberikan ASI eksklusif pada balita. Jika anak sudah terlanjur mengalami stunting, maka harus melakukan pencegahan seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi sayuran seperti brokoli, bayam, wortel, kentang, dan kubis. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8