cover
Contact Name
Stevani Basuki Putri
Contact Email
jurnaljceh@gmail.com
Phone
082244164253
Journal Mail Official
jurnaljceh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manila No 37 Sumberece Kota Kediri Jawa Timur Indonesia Kode Pos 64133
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Community Engagement in Health
ISSN : 26203758     EISSN : 26203766     DOI : https://doi.org/10.30994/jceh
Core Subject : Health,
Journal of Community Engagement in Health Is a scientific journal published by Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia. The journal include : 1. Community of medical; 2. Community of nursing; 3. Community of midwifery; 4. Community of public health; 5. Community of pharmacy; 6. Community of hospital management and services; 7. Community of radiography;
Articles 468 Documents
Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat: Pendidikan Kesehatan tentang Peran Keluarga terhadap Perawatan Lansia dengan Berduka Kronis Akibat Kehilangan Pasangan I Ketut Andika Priastana; I Made Rio Dwijayanto; Ni Luh Ketut Dewi Aryasari
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.111

Abstract

Berduka kronis pada lansia menjadi masalah yang sering terabaikan dan bahkan megakibatkan penurunan kualitas hidup lansia. Salah satu upaya yang dapat meningkatkan adaptasi lansia adalah dengan dukungan keluarga. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan peran keluarga terhadap perawatan lansia dengan berduka kronis akibat kehilangan pasangan di Banjar Dauh Marga, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan dan pendampingan perawatan, dengan peserta adalah warga Banjar Dauh Marga sebanyak 21 keluarga dengan perwakilan keluarga sebanyak 2 orang. Setelah diberikan kegiatan pendidikan kesehatan, pengetahuan keluarga tentang perawatan berduka kronis lansia meningkat sebesar 80%, keluarga yang bersedia melakukan perawatan berduka kronis pada lansia adalah 100%, dan keluarga dapat melakukan perawatan berduka kronis pada lansia dalam dalam kriteria baik. Kegiatan pemberdayaan peran keluarga efektif untuk meningkatkan adaptasi lansia dalam masa berduka kronis
Resiko Seks Bebas dan Pernikahan Dini Bagi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Shanty Natalia; Indah Sekarsari; Fita Rahmayanti; Nely Febriani
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.113

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu tahapan dalam kehidupan manusia. Hal ini sering terjadi di belahan bumi manapun dan terjadi kapanpun. Pernikahan itu sendiri merupakan proses bersatunya dua orang insan manusia yang saling berkomitmen dan mengikat. UU NO.16 THN 2019 pengganti UU. NO. 1 THN 1974 Mengatur usia pernikahan yang dianjurkan 19 Tahun baik wanita maupun pria. Salah satu fenomena kehidupan remaja yang sangat menonjol adalah terjadinya peningkatan minat dan motivasi terhadap seksualitas. Hal ini dapat terjadi, karena remaja kompleks dengan permasalahan dan untuk melepaskan diri khususnya dari ketegangan seksual, remaja mencoba mengekspresikan dorongan seksualnya dalam berbagai bentuk tingkah laku seksual, mulai dari melakukan aktivitas berpacaran, berkencan, bercumbu, sampai dengan melakukan kontak seksual. Untuk pernikahan dini,remaja dapat mengetahui apa saja dampak dan upaya pencegahan dari pernikahan dini serta Remaja juga dapat mengetahui tentang HIV/AIDS dan perilaku seks bebas. Faktor penyebab pernikahan dini yaitu orang tua,pendidikan,ekonomi,agama dan pergaulan bebas dan faktor penyebab seks bebas yaitu ingin coba-coba, video porno, dan lemahnya iman. Dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini dan seks bebas yaitu Psikologis,sosial,kesehatan fisik,depresi setelah kelahiran,resiko kelainan pada bayi dan resiko penyakit alat reproduksi. Untuk itu remaja diharapkan menghindari seks bebas agar terhindar dari pernikahan dini. Hasil penelitian mengatakan bahwa remaja yang melakukan seks bebas dan menikah pada usia dini akan mengalami dampak psikologis dan sosial walaupun secara biologis remaja wanita sudah siap untuk hamil dan melahirkan. Secara psikologis, remaja belum mampu mengatasi dampak negatif dari seks bebas dan pernikahan dini.
Mengelola Stres di Masa Pandemi Covid-19 Dengan Hipnotis Lima Jari Galvani Volta Simanjuntak; Jek Amidos Pardede; Janno Sinaga; Marthalena Simamora
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.114

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi bencana di berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dampak pandemi covid-19 tidak hanya pada aspek kesehatan saja, perekonomian dan sosial juga ikut terdampak oleh covid-19. Masyarakat tidak hanya khawatir tertular covid-19, mereka juga resah masalah finansial, pekerjaan, masa depan, dan kondisi setelah pandemi. Mereka juga harus beradaptasi dengan kebiasaan sehari-hari yang baru yang jika kesulitan menghadapinya dapat meningkatkan stress. Ketika stres sudah menjadi kronis dan menimbulkan gejala-gejala seperti migrain, penyakit jantung dan stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, depresi, dan gangguan kecemasan akan sangat berpengaruh pada individu yang sudah memiliki riwayat penyakit kronis sebelumnya. Untuk itu, diperlukan suatu metode untuk mengelola stres sehingga stres tidak berlarut-larut. Salah satu cara pengelolaan stres adalah dengan terapi hipnotis lima jari. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan pelatihan terapi hipnotis lima jari pada 10 orang. Setelah dipandu dan dilakukan beberapa kali, peserta mampu melakukan terapi hipnotis lima jari secara mandiri. Setelah melakukan hipnotis 5 jari, peserta merasa rileks dan tenang.
Optimalisasi Pencegahan Stunting Melalui Kelompok Pendamping Siaga Risiko Stunting (KP-Skoring) berbasis Self Help Group Apriliani Yulianti Wuriningsih; Dyah Wiji Puspita Sari; Nopi Nur Khasanah; Hernandia Distinarista; Tutik Rahayu; Sri Wahyuni
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.115

Abstract

Stuntingmerupakan kondisi gizi buruk kronis dengan nilai z-scorekurang dari -2SD. Dampak jangka panjang dari stunting, yaitu dapat memengaruhi fungsi kognitif dimana tingkat kecerdasannya rendah. Intervensi secara berkesinambungan sangat dibutuhkan terutama pada masa-masa kritis, yaitu 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah peningkatan stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran dan keterampilan kader kesehatan dalam deteksi dini risiko stunting.Metode yang digunakan melalui proses sosialisasi, kegiatan peningkatan kompetensi, pendampingan melalui pelatihan ketrampilan, monitoring dan evaluasi. Hasil pendampinganmenunjukkan bahwa kemampuan dan keterampilan deteksi dini risiko stuntingkader kesehatan meningkat dari 35% menjadi 88%. Hasil pendampingan pada ibu dengan baduta menunjukkanpenurunan risiko stuntingpada Baduta dari 55% menjadi 83%. KP-Skoringberbasis self help groupmerupakan strategi yang tepat untuk memberdayakan masyarakat dalam pencegahan stunting. Program KP-Skoringberbasis self help groupdapat dikembangkan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak di bawah dua tahun (Baduta).
Pencegahan terjadi Injury : (Tuberkulosis) Serta Mengajarkan Menggunakan Masker dengan Benar Pada Anak Usia Dini (PAUD) di Mutiara Sejahtera Pontianak Timur Tri Wahyuni; Parliani Parliani; Prasetyo Aji Nugroho; Bebbie Aprianto; Edy Juniardi; Muhammad Iqbal; Dian Puspita; Roy Sandi
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.117

Abstract

Kesehatan oleh masyarakat masih dianggap penting setelah orang tersebut dalam keadaan sakit. Namun, tentu akan lebih baik untuk dapat melakukan pencegahan dengan menjaga kesehatan daripada mengobati. Pengabdian kepada masyarakat dengan cara penyuluhan tentang Pencegahan terjadi Injury: (Tuberkulosis) Serta Mengajarkan Menggunakan Masker dengan Benar Pada Anak Usia Dini (PAUD) di Mutiara Sejahtera Pontianak Timur. Metode ini adalah menggunakan teknik ceramah dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah anak PAUD di Mutiara Sejahtera Pontianak Timur. Tim pelaksana PKM adalah dosen dengan melibatkan tenaga pengajar, administrasi serta mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan respon peserta berperan aktif karena tema penyuluhan kesehatan belum pernah diketahui oleh anak PAUD Mutiara Sejahtera Pontianak Timur. Dari 33 peserta penkes 90% peserta dapat melakukan dengan benar dari 5 langkah pemasangan serta dilakukan evaluasi.
Optimalisasi Peran Satgas Remaja Anti Narkoba Sebagai Progam Pendamping Kelurahan Bersinar Ritanti Wahyudi; Diah Ratnawati; Tatiana Siregar
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.118

Abstract

Penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja merupakan masalah yang sangat kompleks dan memerlukan manajement penanganan yang komperhensif, berkelanjutan dan melibatkan peran serta aktif dari remaja dan masyarakat, Tujuan Pemberdayaan masyarakat ini adalah sebagai pendamping dan penguatan kelembagaan program kelurahan bersih narkoba (Bersinar) di wilayah Kelurahan Grogol Kecamatan Limo Depok. Populasi target pada pengabdian masyarakat semua remaja yang tinggal dikelurahan Grogol Depok. Kegiatan ini melibatkan 26 remaja karang taruna Metode yang digunakan melalui Pemberian pendidikan kesehatan, Pelatihan, Minilokakarya, pendampingan, sepervisi dan evaluasi. Hasil penilaian kuantitatif dengan analisis uji-t terdapat peningkatan yaitu pengetahuan 90%, sikap 100%, dan perilaku 94%.dengan p value 0,000 <0,005 (95% CI). Kesimpulan Pemberdayaan masyarakat Optimalisasi Peran Satgas remaja anti narkoba efektif dilaksanakan sebagai pendukung dan penguatan program kelurahan bersinar. Penulis merekomendasikan adanya Peran aktif pihak Puskesmas dan BNN dalam kegiatan pembinaan, pendampingan monitoring dan evaluasi secara kontinyu dan berkesinambungan.
Pemeriksaan Gizi Pada Anak Usia Sekolah dan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Dasar Terpadu Al-Farabi Pondok Terong Cipayung Depok Milla Evelianti Saputri; Susanti Widiastuti; Devieni Naulia Pamela
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.119

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh dosen dengan mengikutsertakan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan pemeriksaan status gizi anak usia sekolah sebagai pencegahan terjadinya gizi kurang atau buruk pada anak sekolah, mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mengajarkan cuci tangan enam langkah dan menerapkannya dilingkungan sekolah dan rumah, metode yang digunakan adalah Melakukan Pemeriksaan status gizi dengan Mengukur berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala kepada murid anak kelas 1 SDT Al-Farabi Cipayung Depok serta mengajarkan cuci tangan
Penyuluhan dan Pelatihan tentang Bahaya Pornografi serta Intervensi Penerapan Aplikasi Parental Control Screen Time di Majelis Taklim Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Triana Indrayani; Risza Choirunnisa
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.120

Abstract

Maraknya kasus penggunaan media online yang sudah merambah semua strata di masyarakat Indonesia, tidak hanya orang muda, bahkan anak-anak dan orang tua sekalipun. Oleh karena itu perlu pengarahan dan informasi yang tepat terkait penggunaan media online tersebut secara positif, agar masyarakat dalam bermedia sosial tidak salah. Mengingat dewasa ini banyak sekali penyalahgunaan media online berdampak negatif bagi penggunanya. Untuk itu perlu dilakukan penyuluhan serta pelatihan khususnya pada ibu-ibu yang memiliki anak supaya menjadi masyarakat yang “well informed” serta dapat membuat penilaian terhadap konten media berdasarkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap media yang bersangkutan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang bahaya Pornografi serta intervensi penerapan aplikasi parental kontrol screen time untuk melakukan pembatasan terhadap penggunaan smarthphone anak dari video pornografi. Metode yang digunakan adalah ceramah, praktik, tanya jawab dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini semua peserta sangat tertib mendengarkan paparan materi dan antusias saat bertanya maupun menjawab pertanyaan dan 80 % peserta mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang bahaya pornografi dan melakukan pembatasan terhadap penggunaan smarthphone anak dari video pornografi
Sosialisasi Pemanfaatan Pangan Hasil Laut dan Diversifikasi Olahannya Sebagai Usaha Menanggulangi Stunting Pada Anak Balita di Kalimantan Barat Mega Sari Juane Sofiana; Agus Yuliono; Warsidah Warsidah; Ikha Safitri
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.121

Abstract

Stunting pada balita merupakan masalah kesehatan nasional dengan angka prevalensi 38,6% di Provinsi Kalimantan Barat. Kasus stunded cukup tinggi terjadi di beberapa daerah pedalaman, termasuk pulau-pulau kecil di Kalimantan Barat. Virus Covid-19 yang muncul dalam setahun terakhir dapat menyerang dengan cepat anak berstatus gizi buruk karena sistem imunitas yang rendah. Oleh karena itu, pemerintah dan akademisi perlu mencegah terjadinya stunting, salah satunya adalah memberikan edukasi dan informasi ke masyarakat dengan memanfaatkan pangan hasil laut yang melimpah di Kalimantan Barat. Kandungan nutrisi yang tinggi seperti protein, vitamin, mineral dan asam amino banyak terdapat pada ikan, kerang dan rumput laut. Nutrisi ini sangat penting untuk ibu hamil, ibu menyusui dan pertumbuhan pada balita dan meningkatkan imunitas tubuh. Salah satu edukasi yang dilakukan oleh Universitas Tanjungpura adalah webinar “Sosialisasi Pemanfaatan Pangan Hasil Laut dan Diversifikasi Olahannya sebagai Usaha Menanggulangi Stunting pada Anak Balita di Kalimantan Barat”. Webinar dihadiri oleh 256 peserta yang terdiri dari perwakilan tenaga kesehatan, ahli gizi, siswa dan guru SMA, serta kader kesehatan dari masyarakat dari berbagai wilayah di Provinsi Kalimantan Barat. Evaluasi keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan membagikan angket kepada 150 responden yang mengikuti webinar. Pemahaman peserta terkait materi yang disampaikan terukur dengan indikator hasil kuisioner pre-test dan post-test meningkat dari 40-60% menjadi 90-100%. Peserta juga menunjukkan respon dan antusiasme dengan menyampaikan pertanyaan dan dan ketepatan menjawab pertanyaan.
Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Inspeksi Visual Asetat (IVA) pada Wanita Usia Subur Wita Asmalinda; Ibrahim Edy Sapada
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.122

Abstract

Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan diperkirakan 800 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Hal terpenting menghadapi penderita kanker serviks adalah menegakkan diagnosis sedini mungkin dan memberikan terapi yang efektif sekaligus prediksi prognosisnya. Kegiatan ini bertujuan untuk Mendeteksi secara dini kanker leher rahim mengunakan metode inspeksi visual asetat (IVA) pada wanita usia subur. Metode kegiatan adalah Praktek Pemeriksaan (IVA) secara langsung pada klien/ pasien. Waktu pelaksanaan selama 2 hari pada tanggal 29-30 Juni 2018 Lokasi pemeriksaan/ skrining dilaksanakan di Klinik Ibnu Sina di Jalan Kasnariansyah No 1627 RT 21 RW 07 Kelurahan 20 Ilir D IV Kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang. Hasil pemeriksaan IVA pada 29 peserta yang hadir adalah tidak ditemukan IVA positif. Hasil pemeriksaan IVA yang terbanyak adalah Lesi sedang yaitu sebanyak 14 orang (48,3%), sedangkan hasil pemeriksaan IVA negatif adalah sebanyak 4 orang (13,8%). Disarankan untuk ke depannya institusi dapat bekerja sama dengan BPJS dan perusahaan asuransi kesehatan lain, agar jumlah peserta yang terjaring lebih banyak lagi.