cover
Contact Name
Tetep
Contact Email
sahur@institutpendidikan.ac.id
Phone
082127586497
Journal Mail Official
sahur@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/sahur/about/editorialTeam
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Sahur Journal
ISSN : -     EISSN : 29877849     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The SAHUR Journal, published by Institut Pendidikan Indonesia, focuses on the fields of educational sciences, teacher training, and related interdisciplinary studies. It aims to disseminate quality research and innovative ideas to enhance educational practices. The journal follows a rigorous peer review process and adheres to high ethical standards in publication. For more information, including submission guidelines and access to past issues. Published 1 year 2 times in Mei and November. The scope of Sahur includes: 1. Education and Learning 2. Social Studies Learning Resources and Media 3. Social Science Studies
Articles 54 Documents
IMPLICATIONS OF DIFFERENTIATED INSTRUCTION STRATEGIES ON STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES IN CIVIC EDUCATION Adila Siti Maryam; Pat Kurniati; Prima Melati; Asep Anggi Dikarsa
SAHUR Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 No 2 Tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/sahur.v4i2.3456

Abstract

This study analyzes the implications of differentiated learning strategies on students’ learning outcomes in Civics Education (PPKn) for grade X at SMAN 2 Garut. Differentiated learning is understood as an approach that adjusts content, process, and product of learning to students’ readiness, interests, and learning profiles, so that each learner receives appropriate support and challenge. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design. The experimental class received differentiated learning, while the control class experienced conventional instruction. Data on learning outcomes were collected through pre-test and post-test instruments that had been validated, and analyzed using normality, homogeneity, and independent samples t-tests, complemented with N-gain scores to measure improvement. The results showed that the post-test mean score of the experimental class was higher than that of the control class, and the significance value of 0.017 indicated a statistically significant difference between both groups. The N-gain of the experimental class was categorized as moderately effective, while that of the control class was categorized as less effective. These findings indicate that differentiated learning strategies contribute positively to improving students’ learning outcomes in PPKn. The study suggests that teachers need to strengthen the implementation of differentiated learning by systematically mapping students’ characteristics and designing varied tasks, groupings, and assessments that align with Kurikulum Merdeka. The results are expected to become a reference for schools and teachers in developing learning practices that are more adaptive, inclusive, and oriented toward student needs. Future research can explore differentiated learning in other school subjects. Keywords: Differentiated Learning, Learning Outcomes, Civics Education
THE EFFECT OF SELF-DIRECTED LEARNING MODEL ON STUDENT LEARNING OUTCOMES AT SMPN 2 TAROGONG KIDUL : (Quasi Eksperimen Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas IX SMPN 2 Tarogong Kidul) Hilmi Julia; Ade Suherman; Supriadi; Triani Widyanti
SAHUR Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 No 2 Tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/sahur.v4i2.3487

Abstract

Hasil belajar peserta didik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan proses pembelajaran. Namun, berdasarkan observasi awal di kelas IX SMP Negeri 2 Tarogong Kidul, ditemukan bahwa hasil belajar peserta didik masih tergolong rendah. Rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara mandiri dan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Self Directed Learning terhadap hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen jenis Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IX, dengan sampel dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning, dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan uji statistik parametrik dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Self Directed Learning berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Selain itu, peserta didik dalam kelas eksperimen menunjukkan peningkatan dalam hal kemampuan berpikir kritis, kemandirian, dan inisiatif belajar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Self Directed Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IX SMP Negeri 2 Tarogong Kidul. Kata kunci : Self Directed Learning, Hasil Belajar, Model Pembelajaran, Quasi Eksperimen.
THE EFFECT OF IMPLEMENTING A JOYFUL LEARNING STRATEGY USING AUDIOVISUAL MEDIA ON IMPROVING STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES Anggita Nurhelmi; Jamillah; Arik Darojat; Hermansyah
SAHUR Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 No 2 Tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/sahur.v4i2.3488

Abstract

Strategi pembelajaran yang menyenangkan (Joyfull Learning) merupakan pendekatan inovatif yang bertujuan menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan sehingga peserta didik lebih termotivasi dan mudah memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi Joyfull Learning berbantuan media audiovisual terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII MIPA 3 yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen yang menggunakan strategi Joyfull Learning dengan media audiovisual dan XII MIPA 2 yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol dengan menggunakan strategi Joyfull Learning berbantuan media poster. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen meningkat secara signifikan dengan skor 80,6 dibandingkan dengan kelas kontrol yang memperoleh skor 65,1. Hal ini membuktikan bahwa strategi Joyfull Learning berbantuan media audiovisual lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, diperkuat dengan dilakukannya uji N-Gain ternormalisasi dengan rata-rata nilai yang diperoleh kelas eksperimen sebesar 0,7 dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata nilai sebesar 0,5 dengan kategori sedang. Digunakan pula analisis uji t-independent sample t-test menunjukkan sig.(2-tailed) yaitu < 0.001, nilai tersebut < 0.05, maka Ha diterima dan Ho ditolak, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan strategi Joyfull Learning dengan menggunakan media audiovisual dibandingkan dengan media poster terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik melalui hasil uji paired sample t-test diperoleh bahwa thitung > ttabel, yakni 10.195 > 1.690. Dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Joyfull Learning dengan media audiovisual lebih berpengaruh meningkatkan hasil belajar peserta didik dibandingkan dengan media poster. Kata Kunci: Joyfull Learning, Media Audiovisual, Hasil Belajar, PPKn
THE INFLUENCE OF DIGITAL LITERACY ON TEACHER’S TECHNOLOGY PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) WITH WORK MOTIVATION AS A MEDIATING VARIABLE: (Survey Pada Guru di SMP Sederajat di Kecamatan Hantara) Afifah Zayanah; Agie Hanggara; Atin Nuryatin
SAHUR Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Vol 5 No 1 Tahun 2026
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/z4znqc23

Abstract

This study is motivated by the low ability of teachers to integrate technology, pedagogy, and content knowledge (TPACK) in the digital era. The research is grounded in the theoretical framework of TPACK, digital literacy, and work motivation as a psychological factor influencing teacher performance. This study aims to analyze the effect of digital literacy on TPACK with work motivation as a mediating variable among SMP/MTs teachers in Hantara District. The research employs a quantitative descriptive method with a survey approach. Data were collected through questionnaires and analyzed using path analysis. The findings reveal that digital literacy has a positive and significant effect on teachers’ TPACK. In addition, digital literacy also influences work motivation, which in turn significantly mediates the relationship between digital literacy and TPACK. These results indicate that improving digital literacy not only directly enhances teachers’ technical competencies but also strengthens work motivation, which encourages innovation in teaching practices. Therefore, strengthening digital literacy and work motivation is essential to improve teacher professionalism and the quality of learning in the digital era.