cover
Contact Name
Sumarwati
Contact Email
watik_uns@ymail.com
Phone
+628164272262
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret, Gd. E lt. 1 Jl. Ir. Sutami 36 A Kentingan Surakarta 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
BASASTRA
ISSN : 23026405     EISSN : 27149765     DOI : -
Core Subject : Education,
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya is published twice a year in April and October (ISSN 2302-6405) contains scientific articles on language, literature, and its relation to teaching, about linguistics and applied linguistics studies, about the literary studies, and about the literary teaching and learning. The articles are written in both Indonesian and foreign languages. Articles that include the analysis, study, and application of theory, research results, and discussion of the literature.
Articles 155 Documents
PENGARUH METODE CIRC BERBASIS APLIKASI ROMAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA SMP Hanifah, Dwiana Nur Rizki; Sumarwati, Sumarwati; Suhita, Raheni
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.72629

Abstract

Kemampuan menulis cerita pendek siswa dipengaruhi oleh kurangnya minat siswa dalam belajar, minimnya penguasaan kosa kata, maupun kesulitan dalam memilih diksi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1)  pengaruh penerapan model pembelajaran CIRC terhadap kemampuan menulis cerpen, (2) pengaruh penggunaan aplikasi Roman terhadap kemampuan menulis cerpen, (3) mengetahui interaksi pengaruh penggunaan model CIRC dan aplikasi Roman terhadap kemampuan menulis cerpen siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran CIRC terhadap kemampuan menulis cerpen siswa. Kedua, tidak ada pengaruh penggunaan Aplikasi Roman terhadap kemampuan menulis cerpen siswa. Ketiga, tidak ada interaksi pengaruh penggunaan model CIRC dan Aplikasi Roman terhadap kemampuan menulis cerpen siswa.
BUDAYA EKOLOGI DALAM NOVEL HANIYAH DAN ALA DI RUMAH TETERUGA KARYA ERNI ALADJAI Sapta Arif Nur Wahyudin; Yeni Kartikasari; Sutejo Sutejo
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i1.94518

Abstract

Alam merupakan aspek vital dari kehidupan manusia. Adanya bentuk kecintaan manusia terhadap alam menjadi salah satu alasan keseimbangan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekologi sastra dalam novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga karya Erni Aladjai. Fokus penelitian ini terdapat pada bentuk kecintaan tokoh terhadap alam, hubungan kepercayaan/mitos dengan alam, dan isu sosial-ekonomi yang merubah perilaku manusia terhadap alam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu menfokuskan pada data ilmiah dan data yang berhubungan dengan konteks. Format yang dipilih dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik simak catat. Yaitu, peneliti membaca novel dengan cermat. Peneliti melakukan pencatatan pada data yang berkenaan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga karya Erni Aladjai sarat dengan budaya ekologi. Bentuk cinta kasih terhadap alam ditunjukkan lewat kebiasaan menaman, merawat, dan mengurus kebun cengkih. Kepercayaan/mitos terhadap alam digambarkan lewat keyakinan tokoh Haniyah yang tidak mau menyakiti makhluk hidup. Sementara, isu sosial-ekonomi dipaparkan lewat sejarah petani cengkih di masa kolonialisme dan orde baru.
RESISTENSI SUBALTERN DALAM NOVEL NIKA BARONTA: MEMPERJUANGKAN KEBEBASAN DAN MARTABAT MELAWAN KOLONIALISME Julianti, Santi; Juanda, Juanda; Saguni, Suarni Syam; Afandi, Iswan
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.84692

Abstract

Novel Nika Baronta berisi gambaran kehidupan masyarakat Bima pada abad ke-19 sampai abad ke-20 yang mengalami penderitaan akibat praktik kolonialisme yang dilakukan oleh bangsa penjajah. Pratik kolonialisme yang dilakukan bangsa penjajah membuat para penduduk Bima dikuasai dan ditindas dengan cara paksa dan kekerasan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan bentuk resistensi masyarakat Bima sebagai kaum subaltern dengan menggunakan teori poskolonial subaltern Gayatri C. Spivak. Spivak. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari data tertulis di dalam novel Nika Baronta karya Alan Malingi, berupa tuturan tokoh dan narasi pengarang yang menunjukkan bentuk Resistensi kaum terjajah dalam konteks poskolonial. Adapun hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah bahwa Masyarakat Bima melakukan perlawanan terhadap kaum penjajah yang bertindak sewenangwenang terhadap mereka subaltern. Usaha kaum subaltern melakukan perlawanan terhadap praktik kolonialisme, menghentikan segala bentuk penindasan baik kekerasan fisik maupun pelecehan seksual terhadap gadis pribumi masyarakat Bima dan demi mendapatkan hak kebebasan secara penuh. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana kelompok-kelompok yang terpinggirkan melawan dominasi kolonial atau kekuasaan lainnya melalui representasi sastra. Penelitian masa depan dapat mengeksplorasi dampak dan implikasi jangka panjang dari perlawanan subaltern terhadap praktik kolonialisme dalam novel Nika Baronta karya Alan Malingi. Salah satu pendekatan yang dapat diambil adalah melalui studi interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif sejarah, budaya, dan sosial untuk lebih memahami konteks sosial-politik di mana perlawanan tersebut terjadi.
KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA DALAM SINIAR TEMPO.CO BOCOR ALUS POLITIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERMBELAJARAN BAHASA INDONESIATIK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Salsabila Syifa; Erna Megawati; Endang Wiyanti
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.106862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memaknai ketidaksantunan berbahasa dalam siniar Tempo.co Bocor Alus Politik dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini berfokus pada ketidaksantunan berbahasa dalam siniar Tempo.co Bocor Alus Politik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 50 tuturan. Hasil penelitian menunjukkan data ketidaksantunan berbahasa yang ditemukan yaitu ketidaksantunan secara langsung dengan 39,62%, ketidaksantunan positif dengan 11,32%, ketidaksantunan negatif dengan 20,75%, dan sarkasme atau kesantunan semu dengan 28,30%. Ketidaksantunan berbahasa dalam siniar Tempo.co Bocor Alus Politik dipengaruhi oleh ketidaksetujuan terhadap kebijakan yang dilakukan pemerintah. Penutur ingin menunjukkan kepada masyarakat mengenai kondisi pemerintahan saat ini yang tidak berpihak kepada rakyat. Dalam konteks tuturan siniar Tempo.co Bocor Alus Politik, perilaku ketidaksantunan berbahasa terjadi ketika penutur menggunakan kata mencemooh atau mengejek, menghina, meremehkan, mengucilkan, sehingga membuat tidak nyaman pembicaraan.
NOVEL SULUH RINDU: KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA Labiba, Samara Inas; Rakhmawati, Ani; Mulyono, Slamet
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.91816

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan fenomena kepribadian dalam novel Suluh Rindu yang diungkapkan melalui perilaku tokoh yang diceritakan. Menarik untuk dapat mengkaji karya sastra dari perspektif pendekatan psikologi sastra dan teori analisis kepribadian. Hal tersebut sesuai dengan temuan Sigmund Freud 1923 (sebagaimana dikutip Alwisol, 2018, hlm. 15) bahwa, “Kepribadian manusia terbagi menjadi tiga sistem yang dinamakan id, ego, dan superego.” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: 1) Kepribadian tokoh utama dalam novel Suluh Rindu yang terdiri dari kepribadian id, kepribadian ego, dan kepribadian superego; 2) Nilai pendidikan karakter dalam novel Suluh Rindu terdiri dari religiusitas, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas; dan 3) Pemanfaatan novel Suluh Rindu sebagai bahan ajar Apresiasi Sastra di SMA Kelas XII sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) Elemen Membaca dan Memirsa Fase F Kurikulum Merdeka Belajar yang terdiri dari gambaran psikis dan resensi novel sesuai dengan isi atau materi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan novel. Teknik pengambilan sampel data adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah analisis dokumen berupa buku dan wawancara dengan informan. Teknik uji validitas data adalah triangulasi teori dan sumber data.
TUTURAN PERSUASI PODCAST SAPA BUDAYA DAN KAITANNYA DENGAN BAHAN AJAR TEKS PERSUASI Hidayati, Annisa Nur; Wijayanti, Dedi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.75267

Abstract

Alasan pemilihan objek penelitian ini adalah banyaknya penggunaan tuturan persuasi pada podcast Sapa Budaya menjadi salah satu konten yang memiliki informasi mengenai pembahasan wawasan kebudayaan yang ada di Kota Yogyakarta. Kanal youtube sekaligus website milik Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta memiliki tujuan untuk bertegur sapa satu dengan lainnya dalam pembahasan ekosistem ruang kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tuturan persuasi pada podcast Sapa Budaya yang hasilnya diterapkan pada pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia pada materi teks persuasi kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan metode kualitatif analisis isi dan teknik pengumpulan data metode simak. Siaran podcast yang diadakan dalam tiga episode memiliki rangkaian acara berkesinambungan antar satu dengan lainnya dalam pembahasan koridor kebudayaan. Menggunakan metode analisis isi Hasil penelitian menemukan lima jenis tuturan persuasi pada Podcast Sapa Budaya, yaitu tuturan asertif berjumlah 17, komisif berjumlah 3, ekspresif berjumlah 21, deklaratif berjumlah 1, dan tuturan direktif berjumlah 3. Ditemukan tiga fungsi tuturan persuasi pada podcast Sapa Budaya, yaitu aspek kognitif berjumlah 15, afektif berjumlah 26, dan konatif berjumlah 4.
SEMIOTIKA LIRIK LAGU “NANGI DANA TAMBORA” IHWAL LETUSAN GUNUNG TAMBORA Muhammad Nur; Misbahus Surur
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i1.100068

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya popularitas lagu-lagu daerah di tengah masyarakat, salah satunya lagu “Nangi Dana Tambora” yang berasal dari wilayah Bima-Dompu. Lagu ini tidak hanya menarik perhatian karena melodinya yang khas, tetapi juga karena kandungan pesannya yang menggambarkan peristiwa dahsyat letusan Gunung Tambora. Dengan lebih dari 2,6 juta penayangan di YouTube dan penyebaran luas di media sosial, lagu ini menjadi representasi budaya yang penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lirik lagu “Nangi Dana Tambora” melalui pendekatan semiotika Roland Barthes, guna mengungkap makna denotatif, konotatif, dan mitologis yang terkandung di dalamnya, serta menilai kesesuaiannya dengan realitas historis letusan Tambora. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi, melalui tahapan mendengarkan, mencatat, menerjemahkan, dan mengaitkan lirik dengan konteks sejarah. Proses analisis mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut tidak hanya merepresentasikan peristiwa fisik letusan, tetapi juga membentuk konstruksi ideologis yang membingkai bencana sebagai kehendak alam yang mutlak. Dalam lapisan mitologisnya, lagu ini cenderung mengabaikan dimensi sosial-politik dan menggiring pemahaman yang menormalisasi penderitaan. Temuan ini menegaskan pentingnya membaca representasi budaya secara kritis, terutama dalam konteks wacana populer yang membentuk cara pandang masyarakat terhadap sejarah dan bencana.
KULINER TUMPENG DI KABUPATEN BOYOLALI: TINJAUAN GASTRONOMI SASTRA Budiarni, Aprilia Dwi; Mulyawati, Ika Martanti
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.80872

Abstract

Semakin kuatnya arus globalisasi, bangsa Indonesia harus dapat mempertahankan kebaradaan kuliner legendaris Indonesia salah satunya ialah tumpeng. Kuliner tumpeng bukan hanya sekedar nasi dengan bentuk kerucut, namun didalamnya terkandung filosofi kehidupan manusia. Bentuk, warna, pemilihan bahan, serta lauk pauk didalam tumpeng menjadi simbol yang menarik untuk dibahas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ragam dan simbol kuliner tumpeng di Kabupaten Boyolali melalui ilmu gastronomi sastra serta mengidentifikasi relevansinya kedalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Madrasah Tsanawiyah. Data primer yang akan dianalisis diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada masyarakat Kabupaten Boyolali. Penelitian ini masuk dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan memaparkan kata kata secara menyeluruh berdasarkan sudut pandang tiap informan dari hasil wawancara yang telah diperoleh. Didapatkan 83 data dari 18 narasumber dan ditemukan 22 ragam kuliner tumpeng yang berada di Kabupaten Boyolali. Hasil dari penelitian ini dapat direlevansikan kedalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Tsanawiyah kelas VII semester 1 dengan materi teks deskriptif.
NILAI SOSIAL DAN FUNGSI SAGE KISAH SITI FATIMAH BINTI MAIMUN DI GRESIK DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT: TEORI FUNGSI BASCOM Gita, Tiara Ayu Berliana Ana
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.79126

Abstract

Seperti daerah lainnya, Gresik memiliki tradisi lisan yang hampir punah karena belum didokumentasikan sehingga tidak diketahui keberadaannya oleh masyarakat setempat, terutama generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempresentasikan nilai, fungsi, dan implementasi sage Siti Fatimah binti Maimun di Gresik yang masih bersifat tradisi lisan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yang menganalisis cerita berupa sage Siti Fatiman dengan teoti fungsi Bascom. Yang informan kuncinya adalah warga lokal di Desa Leran yang memahami kisah Siti Fatimah dan pemilihannya dilakukan dengan purposive sampling dan snow ball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang validitasnya diuji melalui triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis yang dilakukan berupa identifikasi data, klasifikasi data, tafsiran data, serta kesimpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sosial dalam sage Siti Fatimah binti Maimun terletak pada karakter positif yang dimiliki Nyai siti serta implementasi sikap dari Nyai Siti wajib diteladani oleh masyarakat karena mengandung banyak nilai moral, sosial, dan agama. Adapun fungsi sage Siti Fatimah adalah (1) sebagai alat hiburan karena kisahnya dapat dijadikan sebagai penarik perhatian bagi pendengar, (2) sebagai alat pengesahan pranata dan lembaga kebudayaan dalam rangka menjaga sikap sosial masyarakat, (3) sebagai alat pendidikan, digunakan untuk mengoreksi diri setiap harinya, dan (4) sebagai alat pemaksa dan pengawas digunakan sebagai penetapan tanggal peringatan haul di masyarakat Gresik dan sekitarnya.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS BERMUATAN KEARIFAN LOKAL TANIMBAR UNTUK SISWA KELAS XI Felisia Purnawanti; Dince Avia Kormasela; Cornelia Temorubun
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.109405

Abstract

Bahan ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang sangat penting bagi guru dalam menunjang proses pebelajaran di kelas dan disusun secara sistematis sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang disusun berisi pengetahuan, informasi, kenyataan, capaian pembelajaran fase F, elemen capaian pembelajaran serta tujuan pembelajaran. Bahan ajar yang disusun dalam penelitian ini adalah menulis teks prosedur kompleks bermuatan kearifan lokal Tanimbar siswa kelas XI dengan berlandaskan pada ketidaktersediaan bahan ajar sebagai penunjang pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model Research and Development (R&D). Model R&D terdiri dari sepuluh tahap namun diadaptasikan menjadi tujuh tahap sesuai dengan kebutuhan peneliti. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif untuk data verbal yang didapat dari hasil wawancara dan teknik analisis kuantitatif untuk data numerik yang didapat saat uji coba lapangan. Hasil uji lapangan diketahui nilai pretes dan posttes memiliki perbedaan yang signifikan, yakni mean pretes siswa kelas XI SMA Negeri 8 sebesar 64,92 dan pada SMA Negeri 10 sebesar 47,50 sedangkan posttes pada siswa kelas XI SMA Negeri 8 sebesar 87,85 dan pada SMA Negeri 10 sebesar 84,35, artinya terdapat selisih lebih antara nilai pretes dan posttes pada siswa kelas XI SMA Negeri 8 dan SMA Negeri 10.

Page 9 of 16 | Total Record : 155