cover
Contact Name
Sumarwati
Contact Email
watik_uns@ymail.com
Phone
+628164272262
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret, Gd. E lt. 1 Jl. Ir. Sutami 36 A Kentingan Surakarta 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
BASASTRA
ISSN : 23026405     EISSN : 27149765     DOI : -
Core Subject : Education,
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya is published twice a year in April and October (ISSN 2302-6405) contains scientific articles on language, literature, and its relation to teaching, about linguistics and applied linguistics studies, about the literary studies, and about the literary teaching and learning. The articles are written in both Indonesian and foreign languages. Articles that include the analysis, study, and application of theory, research results, and discussion of the literature.
Articles 155 Documents
BUDAYA PATRIARKI YANG MENGEKSPLOITASI PEREMPUAN DAN ALAM PAPUA DALAM NOVEL NAMAKU TEWERAUT: KAJIAN EKOFEMINISME Fika Riski Amalia; Sayyidah Lailatul Maghfiroh; Nur Hilda Salsabilah; Intan Reylita Febriyanti; Amna Fathi Lailiyah
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i1.95731

Abstract

Novel Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih mengungkapkan realitas kehidupan perempuan yang sering kali mengalami eksploitasi dan diskriminasi sebagai akibat adanya ideologi patriarki. Novel ini bercerita tentang perjuangan tokoh Teweraut, seorang perempuan Asmat yang menghadapi berbagai tantangan hidup dengan tetap setia pada identitas budaya dan nilai-nilai komunitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksploitasi perempuan dan alam akibat dominasi patriarki menggunakan teori ekofeminisme Vandana Shiva. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tekstual. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat serta studi pustaka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dari sudut pandang ekofeminis, dengan mengidentifikasi representasi eksploitasi perempuan dan alam, serta keterkaitan keduanya dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Papua dan alam sering kali dijadikan objek eksploitasi oleh pihak-pihak yang dianggap berkuasa. Tradisi blood taboo dan eksploitasi alam Papua yang dilakukan tanpa henti menjadi contoh nyata dominasi patriarki dan sistem kapitalisme. Rekomendasi penelitian ini adalah penelitian selanjutnya diharapkan dapat lebih mengeksplorasi peran perempuan dalam melawan patriarki dan kapitalisme, baik melalui pendekatan budaya lokal maupun advokasi modern.
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA CAPTION AKUN INSTAGRAM @JOKOWI Simamora, Naomi Chelsea; Siregar, Asrul; Kudadiri, Amhar
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.83076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi pada caption akun instagram @jokowi. Penelitian ini menggunakan teori klasifikasi ilokusi Searle untuk menentukan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi pada caption akun instagram @jokowi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan metode simak, kemudian menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) sebagai teknik lanjutan. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian ini disajikan secara informal. Hasil penelitian ini berupa jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi pada caption akun instagram @jokowi dalam berbagai variasi. Jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi yang ditemukan meliputi ilokusi asertif fungsi memberitahukan sebanyak 3 tuturan. Ilokusi direktif fungsi meminta dan merekomendasikan sebanyak 7 tuturan. Ilokusi ekspresif fungsi memuji, mengungkapkan rasa senang, dan mengucapkan terima kasih sebanyak 5 tuturan. Ilokusi komisif fungsi berjanji sebanyak 2 tuturan, serta ilokusi deklaratif fungsi mencabut larangan, melantik, dan melarang sebanyak 3 tuturan.
DINAMIKA KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA DAN PEMANFAATANNYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA Gandes Aulia Nurani; Muyassaroh Muyassaroh
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.108401

Abstract

Fenomena krisis kepribadian yang dialami generasi saat ini, terutama pelajar, menjadi persoalan penting dalam dunia pendidikan. Salah satu gejalanya terlihat dari meningkatnya kasus perundungan di sekolah, yang mencerminkan gangguan kepribadian akibat ketidakstabilan emosi dan lemahnya kontrol diri. Oleh karena itu, pemahaman tentang bentuk kepribadian perlu diajarkan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan dinamika kepribadian tokoh utama dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa; dan (2) menjelaskan pemanfaatannya dalam pembelajaran sastra di jenjang SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori dinamika kepribadian Sigmund Freud. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan teknik analisis teks. Data berupa dialog dan monolog dalam novel yang dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami dinamika kepribadian berupa: naluri hidup (bertahan hidup, kegiatan kreatif, kepuasan emosional, dan pengembangan diri); naluri mati (tindakan destruktif dan keinginan mati); kecemasan objektif (kekhawatiran terhadap orang lain); dan kecemasan neurotik (perasaan gugup, gelisah, dan bersalah). Temuan ini relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran sastra pada Fase F (kelas XII SMA) guna menumbuhkan apresiasi sastra serta pemahaman karakter secara lebih mendalam.
KESALAHAN PENGGUNAAN AFIKSASI DAN REDUPLIKASI DALAM KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA DI SDN ORO-ORO OMBO 3 BATU Zahrotul Hanifah; Susandi Susandi; Nurwakhid Muliono
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.84156

Abstract

Kesalahan berbahasa dapat mempengaruhi struktur seseorang dalam berbahasa, salah satunya kesalahan tatanan morfologi yang diakibatkan adanya penyimpangan kaidah bahasa, seperti kesalahan proses afiksasi, reduplikasi, peluluhan bunyi, penggantian morf. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan berbahasa aspek morfologis serta mendeskripsikan perbaikan dari kesalahan berbahasa aspek morfologis dalam diskusi di SDN Oro-Oro Ombo 3 Batu. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Respondennya adalah 20 siswa kelas V di SDN Oro-Oro Ombo 3 Batu. Sumber data yang digunakan adalah dialog dalam diskusi kelas pembelajaran Bahasa Indonesia. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data yaitu alat rekam data dan media zoom. Pengumpulan data dilakukan dengan merekam sumber data, menyimaknya secara seksama, sembari mencatat data yang diperoleh dalam lembar klasifikasi. Adapun analisis data yang dilakukan di antaranya peneliti mengumpulkan data penelitian, mereduksi ulang, menampilkan data-data tersebut dalam kolom bagan, kemudian menganalisis data temuan berdasarkan teori analisis morfologi. Hasil penelitian ini menemukan ada 26 kesalahan dalam aspek morfologi, beberapa kesalahan morfologi dalam keterampilan berbahasa siswa dalam diskusi di antaranya 15 kesalahan penghilangan afiks, 1 penggunaan afiks yang tidak tepat, 4 kesalahan peluluhan bunyi, 3 kesalahan penggantian morf, dan 3 kesalahan reduplikasi. 
TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 JAKEN, KABUPATEN PATI Lutfi, Muhammad
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.72422

Abstract

Jenis tindak tutur yang dominan dilakukan guru dalam melaksanakan pembelajaran dapat  mempengaruhi aktivitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memetakan jenis tindak tutur direktif guru dan siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Jaken..Penelitian dilakukan dengan pendekatan pragmatik. Sumber datanya adalah tuturan guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak, catat, rekam. Peneliti tidak terlibat dalam proses interaksi pembelajaran.Teknik uji validitas yang diterapkan adalah triangulasi teori dan metode. Adapun analisis data dilakukan teknik analisis mengalir yang meliputi kegiatan reduksi data, display data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan direktif yang sering digunakan oleh guru adalah menyuruh. Jenis tuturan direktif yang digunakan adalah tuturan langsung bermodus imperatif dan  efek yang ditimbulkan adalah efek positif mendorong.
REALISME MAGIS DALAM CERPEN BULAN KETUJUH KALENDER LUNAR KARYA SUNLIE THOMAS ALEXANDER Alhasanah Zahro; Dyan Rizal Anugrah
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2026): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v14i1.108492

Abstract

Realisme magis merupakan salah satu gaya penceritaan yang digunakan untuk merepresentasikan pertemuan antara realitas dan unsur supranatural dalam sastra kontemporer. Dalam konteks Indonesia, pendekatan ini sering digunakan untuk menggambarkan keberlanjutan tradisi dalam masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan karakteristik realisme magis dalam cerpen Bulan Ketujuh Kalender Lunar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori Wendy B. Faris. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Bulan Ketujuh Kalender Lunar karya Sunlie Thomas Alexander yang diterbitkan koran Kompas pada 20 November 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan cerpen Bulan Ketujuh Kalender Lunar memiliki lima karakteristik realisme magis yaitu elemen yang tidak tereduksi, dunia fenomenal, alam yang bercampur, keraguan yang meresahkan, dan gangguan terhadap waktu, ruang, dan identitas. Karakteristik realisme magis dalam cerpen menunjukkan bahwa tradisi dan adat Tionghoa dalam era modernitas saat ini masih terus eksis dan dilestarikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi kajian sastra selanjutnya dalam mengkaji realisme magis pada karya sastra Indonesia.
EKSPRESIF KOMENTAR WARGANET TERHADAP MINI SERIES PERJALANAN TERBAIK SEPANJANG MASA SEBAGAI ALTERNATIF MODUL TEKS ULASAN Irba Akifa Raihana; Meilan Arsanti; Oktarina Puspita Wardani; Turahmat Turahmat
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.78078

Abstract

Penayangan film mini series dapat mempengaruhi emosional atau perasaan penontonnya, sehingga menjadi alasan warganet untuk menanggapi hasil karya film mini series tersebut. Berbagai cara warganet menanggapi hasil karya film mini series seperti melalui kolom komentar, sehingga terbentuk berbagai tuturan salah satunya tuturan ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi tuturan ekspresif komentar warganet terhadap film mini series Perjalanan Terbaik Sepanjang Masa serta alternatif modul ajar teks ulasan. Selain itu, manfaat dari penelitian ini untuk menambah wawasan pengetahuan mengenai bentuk, makna, dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam komentar warganet serta alternatif modul ajar untuk membantu guru dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan data yang diperoleh peneliti berjumlah 41 data tuturan. Tuturan yang mengandung ekspresif memuji berjumlah 18 data, ekspresif menyindir berjumlah 2 data, ekspresif berterima kasih berjumlah 10 data, ekspresif mengkritik berjumlah 6 data, dan ekspresif mengeluh berjumlah 5 data. Bentuk ekspresif memuji lebih banyak ditemukan membuktikan bahwa film mini series tersebut menarik dan layak untuk ditonton. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan alternatif modul ajar pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII pada materi teks ulasan.
PERILAKU PSIKOPAT TOKOH UTAMA DALAM NOVEL THE BLOODY ROSE KARYA DARAS RESVIANDIRA Ardiyan, Novry; Bahardur, Iswadi; Septia, Emil
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.83921

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan perilaku psikopat yang ada pada tokoh utama di dalam novel The Bloody Rose karya Daras Resviandira. Berdasarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku psikopat tokoh utama dalam novel The Bloody Rose karya Daras Resviandira ditinjau dengan teori Martin Kantor dalam bukunya Psychopathy of Everyday Life. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Temuan hasil penelitian menunjukkan tujuh perilaku psikopat yang ada pada tokoh utama, yaitu: (1) pelanggaran hak orang lain, (2) perilaku impulsif, (3 perilaku kurangnya menunjukkan kecemasan, rasa bersalah, dan penyesalan. (4) perilaku kriminalitas, (5) perilaku kemunafikan, (6) perilaku manipulasi, dan (7) perilaku berbohong. Resviandira sebagai pengarang berhasil menggambarkan karakter psikopat yang cenderung suka melakukan tindak kriminalitas dan manipulatif serta pengarang berhasil menggambarkan sosok Bella sebagai maniak yang suka membunuh.
NOVEL SUCIDE KNOTS KARYA VIE ASANO: KONFLIK BATIN DAN PENDIDIKAN KARAKTER SERTA PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMK Amandha Tito Nursahid; Budhi Setiawan; Sumarwati Sumarwati
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2025): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v13i2.98398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi (1) konflik batin tokoh utama dalam novel Sucide Knots karya Vie Asano. (2) nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Sucide Knots karya Vie Asano dan (3) pemanfaatan konflik batin tokoh utama dan nilai pendidikankan karakter dalam novel Sucide Knots karya Vie Asano sebagai materi pembelajaran novel di kelas XI SMK. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi. Data yang digunakan dalam penelitian berupa kalimat dalam kutipan atau hasil telaah dokumen novel Sucide Knots karya Vie Asano dan hasil wawancara dengan guru Bahsasa Indondesia. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik uji validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. pertama konflik batin dalam teori Sigmund Freud (Id,Ego,Super ego) dalam novel Suicide Knots karya Vie Asano menunjukan Aspek Id Karen menunjukan Id Karen sangat dominan dalam mengarahkan tindakannya, Aspek Ego pada tokoh Karen dalam Suicide Knots tampak mendominasi dalam berbagai situasi konflik yang ia hadapi, Aspe Super Ego Super ego Karen dalam novel Suicide Knots memegang peran sentral dalam membentuk dinamika batinnya. Kedua hasil dari penelitian nilai pendidikan karakter dalam novel Suicide Knots karya Vie Asano menunjukan nilai taggung jawab lebih dominan dengan persentasi 15,6%. Ketiga novel Suicide Knots karya Vie Asano relevan dijadikan sebagai materi ajar pembelajaran Novel di SMK.
MASKULINITAS TOKOH ASRI DALAM NOVEL SALAH PILIH KARYA NUR ST. ISKANDAR Sari, Dinda; Bahadur, Iswadi; Samsiarni, Samsiarni
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.84803

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan maskulinitas tokoh Asri dalam novel Salah Pilih karya Nur st. Iskandar. Berdasarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek maskulinitas tokoh Asri dalam novel Salah Pilih ditinjau dengan teori Janet Saltzman Chafetz bukunya Handbook of the Sociology of Gender. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif  metode deskriptif analisis. Temuan hasil penelitian menunjukkan empat aspek maskulinitas yang ada pada tokoh Asri. Pertama, aspek fungsional, kedua aspek seksual, ketiga aspek emosional,  Keempat aspek intelektual, kelima aspek karakter personal.

Page 10 of 16 | Total Record : 155