cover
Contact Name
Muhammad Abdan Shadiqi
Contact Email
abdan.shadiqi@ulm.ac.id
Phone
081349558346
Journal Mail Official
kognisia@ulm.ac.id
Editorial Address
Unit Jurnal dan Publikasi, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani KM 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 70714
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kognisia
ISSN : 28096827     EISSN : 28096215     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Kognisia merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada riset Ilmu Psikologi, khususnya yang berkaitan dalam bidang psikologi kognitif dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif ataupun kualitatif. Jurnal Kognisia juga menerima artikel penelitian di bidang psikologi lain terkait topik kognitif atau perilaku secara umum. Jurnal Kognisia sebagai sarana komunikasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah di bidang psikologi kognitif. Adapun contoh topik penelitian yang relevan untuk jurnal kami: Kemampuan kognitif, Perkembangan kognitif, Terapi kognitif, Gaya kognitif, Proses belajar, Kognisi spasial, Persepsi, Berpikir, Penalaran, Memori, Perhatian, Pemecahan masalah, Pengolahan bahasa, Pengambilan keputusan dan lain-lain.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): April" : 25 Documents clear
KEMATANGAN EMOSI DAN PENYESUAIAN PERKAWINAN PADA PEREMPUAN PELAKU PERNIKAHAN DINI DI KOTA BANJARMASIN Hayatnnufus, Ria Setiani; Fauzia, Rahmi; Safitri, Jehan
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kematangan emosi dan penyesuaian perkawinan pada perempuan pelaku pernikahan dini di kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling pada dua orang subjek. Teknik penggalian data menggunakan metode wawancara, observasi, dan tes psikologi. Dari hasil penelitian didapatkan kematangan emosi pada subjek I tergambarkan di aspek kemandirian, kemampuan beradaptasi, dan kemampuan menguasai amarah dan pada subjek A tergambarkan pada aspek kemandirian, kemampuan menerima kenyataan, kemampuan merespon dengan tepat, merasa aman, kemampuan berempati dan kemampuan menguasai amarah. Pada variabel penyesuaian perkawinan, pada subjek I terlihat pada aspek kesepakatan, kedekatan dan kepuasan, dan pada subjek A terlihat pada aspek kesepakatan, kedekatan, kepuasan, dan ekspresi afeksi.
HUBUNGAN ANTARA HEALTH BELIEF DAN PERILAKU KEPATUHAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD BRIGJEND H. HASAN BASRY KANDANGAN Seftiana, Miranda; Rusli, Rusdi; Safitri, Jehan
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1610

Abstract

Health belief berkaitan dengan respon individu atas penyakit, di mana persepsi pasien tentang kerentanan dan kemujaraban pengobatan dapat mempengaruhi keputusan dalam perilaku terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku kepatuhan pasien gagal ginjal kronik berdasarkan jenis kelamin dan  hubungannya  dengan  health belief. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan antara health belief dan perilaku kepatuhan pasien serta ada perbedaan antara health belief dan perilaku kepatuhan pada pasien  gagal  ginjal  kronik  laki-laki  dan  perempuan.  Populasi  penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan dengan sampel sebanyak 30 pasien laki-laki dan 30 pasien perempuan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis multivariat dengan pengumpulan data menggunakan skala health belief dan skala perilaku kepatuhan pasien. Terdapat hubungan yang signifikan antara health belief dan perilaku kepatuhan pasien laki-laki maupun perempuan dengan nilai signifikansi pada pasien laki-laki sebesar (0,002 < 0,05) dan pasien perempuan (0,037<0,05). Health belief pasien laki-laki lebih baik daripada perempuan karena 73,3% berada dalam kategori sedang. Perilaku kepatuhan lebih baik perempuan karena 60% berada dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa health  belief  bukan  satu- satunya faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien.
PENGARUH KONFORMITAS KELOMPOK TERHADAP MINAT SISWA MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI MAN 2 BANJAR Humaida, Amaniya; Erlyani, Neka; Ekaputri, Faridya Khairina
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1594

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ekstrakurikuler pramuka di MAN 2 Banjar yang selalu sedikit peminatnya, padahal ekstrakurikuler pramuka adalah ekstrakurikuler yang wajib diikuti, hal ini disebabkan oleh siswa yang terpengaruh oleh teman-temannya untuk tidak mengikuti ekstrakurikuler pramuka sehingga minat untuk mengikuti ekstrakurikuler pramuka menjadi kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh konformitas kelompok terhadap minat siswa mengikuti ekstrakurikuler pramuka di MAN 2 Banjar. Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh konformitas kelompok terhadap minat siswa mengikuti ekstrakurikuler pramuka di MAN 2 Banjar. Subjek penelitian ini berjumlah 60 orang. Adapun teknik pengambila nsampel yang digunakan adalah teknik.purposive sampling. Skala penelitian ini menggunakan skala konformitas dan skala minat dan analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh konformitas terhadap minat sebagaimana ditunjukkan oleh nilai nilai -t hitung < -t tabel (-10,584 < -2,002) dengan taraf signifikansi 0,000 (<0,05). Artinya ada pengaruh negatif antara konformitas terhadap minat. Semakin tinggi konformitas, maka semakin rendah minat yang dimiliki siswa.. Berdasarkan hasil penelitian tersebut sumbangan efektif pengaruh konformitas  terhadap minat sebesar 65.9%, sedangkan 34.1% dipengaruhi oleh faktorrlain.
PERANAN KECERDASAN ADVERSITAS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MAHASISWA YANG AKTIF ORGANISASI DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Arman, Januar; Hidayatullah, Muhammad Syarif; Mayangsari, Marina Dwi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1622

Abstract

Salah satu modal penting yang harus dimiliki mahasiswa agar dapat menejlaskan roda organisasi dengan baik adalah memiliki kecerdasan adversitas dan kemampuan berpikir yang tinggi. Dimana invidu dapat mengendalikan diri, tahan dalam mneghadapi kesulitan yang dihadapi, tahan dalam mneghadapi tekanan dan mampu mengambil keputusan atau kebijaka yang baik ketika sedang dalam tekanan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peranan kecerdasan adervesitas terhadap kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa yang aktif organisasi di Fakultas Kedokteran Uniersitas Lambung Mangkurat. Subjek penelitia berjumlah 233 mahasiswa yang aktif organisasi dengan pengambilan sampel berupa teknik simple random sampling yaitu teknik pengambilan secara acak. Metode pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan adversitas dan skala berpikir kritis. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat peranan positif kecerdasan adversitas terhadap kemampuan berpikir mahasiswa yang aktif organisasi di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat. Adapun sumbangan peranan kecerdasan adversitas terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa sebesar 40,6%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi peranan kecerdasan adversitas semakin tinggi juga kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa yang aktif organisasi di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat.
HUBUNGAN PERSEPSI BEBAN KERJA DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN DIVISI PEMASARAN DI PT. WORLD INNOVATIVE TELECOMMUNICATION (OPPO) BANJARMASIN Ulfah, Khannys Dahliana; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan persepsi beban kerja dengan keterikatan kerja. Subjek penelitian ini yaitu karyawan divisi pemasaran Di PT. World Innovative Telecommunication (OPPO) Banjarmasin  berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan diambil berdasarkan atas kriteria yang ada yaitu lama bekerja minimal satu tahun. Instrumen yang digunakan penelitian  ini menggunakan  skala psikologi meliputi skala persepsi beban kerja dan skala keterikatan kerja. Hasil uji korelasi product  moment dari Karl Pearson menunjukan bahwa terdapat hubungan positif0antara persepsi beban kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan divisi pemasaran Di PT. World Innovative Telecommunication  (OPPO)  Banjarmasin.  Adapun sumbangan  efektif  persepsi beban kerja terhadap keterikatan kerja diketahui sebesar 63,8% dengan demikian 36,2% lainnya merupakan sumbangan faktor diluar persepsi beban kerja dan keterikatan kerja, faktor sumber pekerjaan seperti otonomi, dukungan sosial, bimbingan dar8atasan, dan kesempatan untuk berkembang secara profesional, dan sumber personal seperti efikasi diri, organizational-based self-esteem, optimisme, dan kepribadian, gaya kepimpinan, karakteristik pekerjaan, kepuasaan kerja, serta insentif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin  positif  persepsi beban kerja maka semakin tinggi keterikatan kerja.
HUBUNGAN ANTARA KEADILAN ORGANISASIONAL DENGAN KETIDAKAMANAN KERJA PADA PEGAWAI KONTRAK DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Gunawan, Riza; Istiqomah, Ermina; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keadilan organisasional dengan ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan. Subjek penelitian berjumlah 94 pegawai kontrak dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment. Metode pengumpulan data menggunakan skala keadilan organisasional dan skala ketidakamanan kerja. Hasil penelitian ini terdapat hubungan negatif antara keadilan organisasional dengan ketidakamanan kerja, semakin tinggi keadilan organisasional maka ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak akan semakin rendah, sebaliknya semakin rendah keadilan organisasional maka ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak akan semakin tinggi. Adapun sumbangan efektif yang berarti diberikan oleh variabel keadilan organisasional dengan ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan adalah 20,2% sedangkan 79,8% sisanya sumbangan dari faktor lain yang tidak diteliti dalam penlitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN ALIENASI TERHADAP NARAPIDANA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN Selviani, Nur Amalia; Rusli, Rusdi; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1611

Abstract

Penelitiain ini memiliki bertujuan untuk mengetahui hubungnan antara kebutuhan afiliasi dengan alienasi terhadap narapidana di Lembaga permasyarakatan perempuan klas IIA Martapura.nPada penelitian ini digunakan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Subjek pada penelitian ini berjumlah 64 narapidana  di lembaga  permasyarakatan perempuan klas IIA Martapura. Metode analisis data menggunakani korelasi product moment dari Karl Person. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala kebutuhan afiliasi dan skala alienasi. Hasil pada penelitian menunjukan korelasi sebesar 0,474 (p<0,05) artinya ada hubunan signifikan yang sedanag dan positif antara antara kebutuhan afiliasi dengan alienasi terhadap narapidana di Lembaga permasyarakatan perempuan klas IIA Martapura. Nilai korelasi positif dalam penelitian ini menunjukkan semakin tinggi kebutuhan afiliasi maka akan semakin tinggi alienasi, sebaliknya jika semakin rendah kebutuhan afiliasi maka akan semakin rendah alienasi .
HUBUNGAN PERSEPSI CO-PARENTING DENGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 MARTAPURA Ansyah, Ripyatul; Safitri, Jehan; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1600

Abstract

Co-parenting merupakah hal yang penting, karena gangguan dalam hubungan co-parenting memiliki dampak yang merugikan pada perkembangan sosial dan kognitif anak pada tahun-tahun pertama kehidupan hingga masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara persepsi co-parenting dengan interaksi teman sebaya pada siswa SMP Negeri 2 Martapura. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan positif antara persepsi co-parenting dengan interaksi teman sebaya. Semakin tinggi persepsi co-parenting maka semakin tinggi interaksi teman sebaya. Populasi pada penelitian ini berjumlah 131 yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Martapura. Pengambila sampel sebagai subjek dalam penelitian menggunakan purposive random sampling, yaitu teknik untuk menentukan sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan atau karakteristik tertentu. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 65 orang siswa, dengan karakteristik yaitu siswa yang diasuh secara langsung oleh ibu dan ayahnya. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisa korelasi product-moment dari Karls Pearson. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan rendah dengan arah kedua variabel adalah positif. Berdasarkan nilai r dapat diperoleh nilai r2 (0,369) = 0,136. Sumbangan efektif persepsi co-parenting dengan interaksi teman sebaya sebesar 13,6% sedangkan 86,4% merupakan sumbangan dari faktor lainnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa siswa dengan persepsi co-parenting tinggi, maka interaksi dengan teman sebaya juga tinggi, artinya siswa dapat memenuhi tugas perkembangan pada remaja untuk mencapai hubungan baru, lebih baik, dan yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PT PELINDO III (PERSERO) CABANG BANJARMASIN Pertiwi, Linda Dwi; istiqomah, Ermina; Zwagery, Rika Vira
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan  antara  persepsi  dukungan  organisasi  dengan  keterikatan kerja pada karyawan di PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 129 orang karyawan PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa skala persepsi dukungan organisasi dan skala keterikatan kerja. Metode analisis data menggunakan uji korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil uji korelasi didapatkan nilai r = 0,460 dengan tarafbsignifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang artinya terdapat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan kerja. Nilai korelasi (r) positif menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi dukungan  organisasi  maka  semakin  tinggi  keterikatan  kerja, dan sebaliknya semakin rendah persepsi dukungan organisasi maka semakin rendah keterikatan kerja. Hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan kerja adalah sebesar 21,2%, sedangkan 78,8%  sisanya adalah dari faktor-faktor lainnya yang tidak diteliti dalam  penelitian  ini.  Hasil  analisa  tersebut  membuktikan bahwa hipotesis yangbmenyatakan adanya hubungan  antara  persepsi  dukungan  organisasi  dengan  keterikatan kerja dapat diterima.
EFEKTIVITAS SENAM ZUMBA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES AKADEMIK PADA REMAJA DI SMP DARUL HIJRAH PUTRI Khairul, Riana; Mayangsari, Marina Dwi; Rusli, Rusdi
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1627

Abstract

Padatnya kegiatan di Pondok Pesantren bisa menjadi sumber tekanan atau stressor pada siswinya. Stres yang terjadi dilingkungan sekolah atau pendidikan disebut dengan stres akademik. Salah satu cara untuk mengatasi stres adalah dengan melakukan aktivitas fisik yaitu senam zumba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam zumba terhadap penurunan tingkat stres akademik pada siswi SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental kuasi dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design.  Instrumen  penelitian yang digunakan yaitu kuesioner stres akademik. Subjek penelitian merupakan siswi SMP di SMP Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri berjumlah 30 orang. Hasil analisis dari nilai uji t berpasangan menunjukkan adanya penurunan tingkat stres akademik sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan senam zumba pada penelitian ini. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa perlakuan senam zumba efektifUuntuk menurunkan tingkat stres akademik pada siswi di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri.

Page 1 of 3 | Total Record : 25