cover
Contact Name
Zulfikar Yusya Mubarak
Contact Email
jurnalsainsindonesiana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsainsindonesiana@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Gatot Subroto No.90, Wanasari, Sidanegara, Kec. Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53212
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Nusantara
Published by GAMMA MEDIKA
ISSN : 29643724     EISSN : 29643724     DOI : -
Sains Indonesiana: Jurnal Ilmiah Nusantara is a peer-reviewed, open-access scientific journal published bimonthly by CV. Gamma Medika. The journal serves as a platform for ongoing discussions on empirically examinable issues within its multidisciplinary focus. The journal publishes research articles across a broad spectrum of disciplines, including: • Humanities and Social Sciences • Contemporary Political Science • Educational Sciences • Religious Sciences and Philosophy • Economics • Engineering Sciences • Health Sciences • Medical Sciences • Design Arts Sciences and Media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
PENGARUH EFEKTIVITAS PEMBERIAN INFUSA EKSTRAK DAUN KEJIBELING (Strobilanthes crispus) SEBAGAI PENURUN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS JANTAN GALUR WISTAR Reja Rafli, Afan; Tajudin, Tatang; Farabi, Meka Faizal
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes merupakan sekelompok penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia). Pada kondisi ini kemampuan tubuh untuk merespon insulin menurun (resistensi insulin) atau pankreas memproduksi insulin lebih sedikit. Kondisi ini dapat menyebabkan hiperglikemia, yang dapat menyebabkan komplikasi metabolik akut seperti ketoasidosis diabetikum atau hiperglikemia nonketotik hiperosmolar (HHNK). Hiperglikemia kronis dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskuler kronis (penyakit ginjal dan mata) dan komplikasi neurologis. senyawa yang ada di daun kejibeling terutama flavonoid, Selain itu, flavonoid bertindak dengan menghambat glikosidase alfa yang digunakan untuk memecah karbohidrat. Penghambatan glukosidase alfa ini menyebabkan penyerapan glukosa tertunda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian infusa ekstrak daun kejibeling (Strobilan Diabetes merupakan sekelompok penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia). Pada kondisi ini kemampuan tubuh untuk merespon insulin menurun (resistensi insulin) atau pankreas memproduksi insulin lebih sedikit. Kondisi ini dapat menyebabkan hiperglikemia, yang dapat menyebabkan komplikasi metabolik akut seperti ketoasidosis diabetikum atau hiperglikemia nonketotik hiperosmolar (HHNK). Hiperglikemia kronis dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskuler kronis (penyakit ginjal dan mata) dan komplikasi neurologis. senyawa yang ada di daun kejibeling terutama flavonoid, Selain itu, flavonoid bertindak dengan menghambat glikosidase alfa yang digunakan untuk memecah karbohidrat. Penghambatan glukosidase alfa ini menyebabkan penyerapan glukosa tertunda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas pemberian infusa ekstrak daun kejibeling (Strobilanthes crispus) pada tikus jantan galur wistar. Ekstrak dibuat dengan metode infusa, Menggunakan 20 tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan Setiap tikus diinduksi dengan aloksan. Kelompok 1,2 dan 3 diberi 20g ekstrak infusa daun kejibeling dosis 2,52 g/KgBB, 30g ekstrak infusa daun kejibeling dosis 3,78 g/KgBB, 40g ekstrak infusa daun kejibeling dosis 5,04 g/KgBB, kelompok 3 diberi Na CMC 2 ml. Dan kelompok 5 diberi suspensi glibenklamid 0,09 mg/KgBB. Pengecekan kadar gula darah menggunkan alat glukometer. Analisis data dilakukan dengan One Way ANNOVA. Hasil infusa dosis 1, infusa dosis 2, dan infusa dosis 3 memiliki efektivitas penurunan kadar gula darah yang signifikan dilihat dengan nilai SPSS < 0,05 kesimpulan dari penelitian ini bahwa kelompok 2 dengan infusa dosis 30g memiliki efektivitas penurunan kadar gula darah yang paling efektif dengan nilai penurunan dari 249 mg/dl ke 139 mg/dl. thes crispus) pada tikus jantan galur wistar. Ekstrak dibuat dengan metode infusa, Menggunakan 20 tikus dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan Setiap tikus diinduksi dengan aloksan. Kelompok 1,2 dan 3 diberi 20g ekstrak infusa daun kejibeling dosis 2,52 g/KgBB, 30g ekstrak infusa daun kejibeling dosis 3,78 g/KgBB, 40g ekstrak infusa daun kejibeling dosis 5,04 g/KgBB, kelompok 3 diberi Na CMC 2 ml. Dan kelompok 5 diberi suspensi glibenklamid 0,09 mg/KgBB. Pengecekan kadar gula darah menggunkan alat glukometer. Analisis data dilakukan dengan One Way ANNOVA. Hasil infusa dosis 1, infusa dosis 2, dan infusa dosis 3 memiliki efektivitas penurunan kadar gula darah yang signifikan dilihat dengan nilai SPSS < 0,05 kesimpulan dari penelitian ini bahwa kelompok 2 dengan infusa dosis 30g memiliki efektivitas penurunan kadar gula darah yang paling efektif dengan nilai penurunan dari 249 mg/dl ke 139 mg/dl.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN INFUSA DAUN NIPAH (Nypa fruticans wurmb) DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS JANTAN PUTIH WISTAR Aryani, Feby Putri; Tajudin, Tatang; Setiyabudi , Lulu
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus adalah suatu gangguan kronis yang bercirikan hiperglikemia dan khususnya menyangkut metabolisme glukosa didalam tubuh. Penelitian ini untuk mengetahui apakah kandungan antioksidan sediaan infusa daun nipah (Nypa fruticans) mempunyai efek menurunkan kadar glukosa darah Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dimana hewan uji yang digunakan adalah 25 ekor tikus putih jantan yang terbagi dalam 5 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok T1 diberikan CMC 0,5%, kelompok T2 diberikan Suspensi Glibenklamid, kelompok T3 diberikan infusa daun nipah 5%, kelompok T4 diberi infusa daun nipah konsentrasi 10%, kelompok T5 diberikan infusa daun nipah 20% masing-masing sebanyak 2 ml, setelah 30 menit diberikan larutan glukosa. Diukur kadar glukosa darah masing-masing kelompok setiap 15 menit sekali. Diketahui cairan infusa daun nipah berpotensi sebagai antioksidan yang dapat menurunkan kadar gula darah karena berdasarkan uji skrining fitokima cairan infusa daun nipah positif memiliki kandungan flavonoid dan fenol. Berdasarkan analisis uji LSD cairan infusa daun nipah dengan konsentrasi 5% dan konsentrasi 20% memiliki nilaqi p< 0,5 hal ini menunjukan bahwa cairan konsentrasi 5% dan dan konsentrasi 20% memiliki perbedaan yang signifikan atau adanya perbedaan secara nyata antar setiap kelompok perlakuan.
FORMULASI SEDIAAN GEL NATRIUM DIKLOFENAK MENGGUNAKAN VISCOLAM SEBAGAI GELLING AGENT DENGAN VARIASI PROPILEN GLIKOL Anugraheni, Tika; Isusilaningtya, Elisa; Setiyabudi, Lulu
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natrium diklofenak merupakan golongan Anti Inflamasi Non Steroid (AINS) yang memiliki khasiat spesifik dalam menghambat enzim siklooksigenase penyebab inflamasi. Untuk menghindari efek samping natrium diklofenak secara oral yaitu iritasi pada saluran pencernaan seperti ulserasi mukosa lambung maka dibuat sediaan topikal. Dosis natrium diklofenak yang digunakan untuk sediaan topikal adalah 1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh propilen glikol dalam sediaan gel natrium diklofenak dengan viscolam sebagai gelling agent. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif true eksperiment. Natrium diklofenak memiliki sifat sukar larut dalam air, dilakukan optimasi formula mikroemulsi menggunakan surfaktan VCO dan kosurfaktan yaitu Etanol. Penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi Propilen glikol dengan viscolam sebagai gelling agent. Konsentrasi propilen glikol yang digunakan dalam formula yaitu 5%, 10% dan 15%. Dilakukan evaluasi fisik terhadap sediaan gel natrium diklofenak yang meliputi organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, dan uji daya sebar gel. Hasil evaluasi daya sebar dianalisis menggunakan uji one way Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa propilen glikol dan jenis gelling agent berpengaruh terhadap daya sebar dan viskositas gel mempunyai daya sebar terbaik yaitu 4,77 cm dan viskositas ±20300 Cps mendekati sediaan gel yang dipasaran.
FORMULASI SELF NANO EMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM (SNEDDS) EKSTRAK DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) SEBAGAI ANTIBAKTERI (Staphylococcus aureus) Hajrani, Lana; Indartmoko, Septiana; Isusilaningtyas, Elisa
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rhizophora mucronata mengandung senyawa boaktif berupa Flavonoid dan alkaloid serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Pengembangan formulasi bahan alam salah satunya adalah dengan teknik (SNEDDS). Pembuatan nano emulsi bertujuan untuk meningkatkan tingkat distribusi dan absorbsi obat sehingga penggunaan obat dapat lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada SNEDDS, menjadi bentuk sediaan SNEDDS. Ekstrak etanol daun mangrove (Rhizophora mucronata) diformulasi dengan surfaktan. Kemudian SNEDDS ekstrak daun mangrove diuji ukuran partikel, potensial zeta, drug loading, nilai turbiditas, emulsification time. Uji pH dan stabilitas SNEDDS. SNEDDS ekstrak etanol daun mangrove dapat dihasilkan dengan formula Tween 80, PEG 400 dan minyak ikan cucut dengan perbandingan 6:1:1. Ukuran droplet size dibuat dalam 3 replikasi 13,5 nm, 13,5 nm dan 13,8 nm. Potensial zeta -22,2 mV, -21,2 mV, 21,6 mV. Nilai turbiditas yg diperoleh 92,435%. Drug loading yaitu 50 mg/5ml. emulsification time 2,45 menit. pH yg didapat yaitu 6 dan stabil. SNEDDS ekstrak daun mangrove dapat memberikan aktivitas antibakteri lebih baik daripada ekstrak daun mangrove
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA LANSIA DENGAN PEMENUHAN ADL (ACTIVITY OF DAILY LIVING) LANSIA DI DESA OLORA GUNUNGSITOLI Laily, Eka Isranil; Aritonang, Murni
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini lansia kurang sekali mendapatkan perhatian serius ditengah keluarga dan masyarakat terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan aktifitas sehari-hari/ ADL. Hal ini disebabkan karena lansia mempunyai keterbatasan waktu, dana, tenaga dan kemampuan untuk merawat diri. sedangkan keluarga tidak mampu untuk membantu lansia. Untuk memenuhi kebutuhan lansia diperlukan pengetahuan atau kognitif dan sikap yang dapat mempengaruhi perilaku lansia dalam kemandirian pemenuhan kebutuhan ADL (Activity Of Daily Living). Penelitian ini menggunakan metode analitik, yang menggunakan kuesioner untuk memperoleh data. Subjek penelitian adalah keluarga lansia yang ada di Desa Olora Gunungsitoli Tahun 2013. Uji statistik dengan menggunakan Chi- Square untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan keluarga dengan pemenuhan ADL pada lansia di Desa Olora Gunungsitoli Tahun 2013 dan untuk mengetahui hubungan antara sikap keluarga dengan pemenuhan ADL di Desa Olora Gunungsitoli Tahun 2017. Dari hasil penelitian didapat hasil yang memiliki tingkat pengetahuan mayoritas cukup sebanyak 50 orang (62,50%) dan responden yang memiliki sikap mayoritas yang positif sebanyak 43 responden (53,75%). Berdasarkan hasil uji statistik yang dilakukan, tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga dengan pemenuhan ADL pada lansia yaitu dengan nilai (p value = 0,53;α > 0,05). Sedangkan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap keluarga dengan pemenuhan ADL pada lansia yaitu dengan nilai (p value = 0,038;α < 0,05). Sehingga diharapkan kepada keluarga agar lebih meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam pemenuhan ADL pada lansia, sehingga status kesehatan lansia lebih meningkat.
KARAKTERISTIK PADA IBU HAMIL DENGAN HIV DI KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2015 – 2020 Nurmala, Laifa; Yunadi, Frisca Dewi; Sohimah
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil memiliki faktor risiko penularan HIV dari ibu ke anak tetapi penularan HIV dari ibu ke anak dapat dicegah. Adanya peningkatan kasus di tahun 2018,2019 dan 2020. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran karakteristik pada ibu hamil dengan HIV di Kabupaten Purbalingga periode tahun 2015 – 2020. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dengan HIV di Kabupaten Purbalingga tahun 2015 – 2020. Karakteristik pada ibu hamil dengan HIV di Kabupaten Purbalingga mayoritas usia ibu hamil masuk kategori usia resiko tinggi, memiliki pendidikan dasar, tidak bekerja, ibu hamil memiliki katgori multipara, waktu terdeteksi HIV saat kehamilan, mulai mengkonsumsi ARV pada usia kehamilan < TM3. Dari hasil penelitian di dapatkan beberapa hasil karakteristik yang tidak sesuai dengann penelitian sebelumnya yaitu dalam kategori pendidikan. Perlu inovasi kegiatan, peran aktif dari dinas terkait agar memberikan sosialisai dan penyuluhan terkait upaya pencegahan dan penanganan HIV dalam kehamilan dapat berhasil.
PENGARUH PROGRAM EDUKASI PERAWATAN KAKI DIABETES MELITUS TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA rinawati
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) dikenal dengan penyakit kencing manis/penyakit gula merupakan penyakit kronis yang sering berujung pada komplikasi vaskular. Hal ini terjadi pada area distal paling sering terjadi ditandai dengan diabetic foot (kaki diabetes). Komplikasi kaki diabetes karena kurangnya informasi dan pemahaman dari pasien dan keluarga dalam mengenali tanda dan gejala yang dapat menyebabkan masalah kaki diabetes sehingga terjadi keterlambatan penanganan atau perawatan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh program edukasi perawatan kaki diabetes melitus terhadap pengetahuan keluarga. Jenis penelitian adalah quasi experiment design. Hasil uji statistik paired t-test pengetahuan keluarga tentang perawatan kaki diabetes melitus didapatkan bahwa nilai p = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan ada pengaruh program edukasi perawatan kaki diabetes melitus terhadap pengetahuan keluarga.
FORMULASI SEDIAAN TABLET EKSTRAK METANOL BUAH BAKAU HITAM (Rhizophora mucronata) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Lestanto, Irfan Fajar
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak buah bakau hitam (Rhizophora mucronata) memiliki kandungan senyawa flavonoid, hidroquinon, triterpenoid, tanin, dan saponin. Flavonoid diketahui memiliki aktivitas antioksidan, pengembangan pemanfaatan ekstrak buah bakau hitam (Rhizophora mucronata) diformulasikan menjadi sediaan tablet. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui formulasi yang tepat untuk sediaan tablet, mengetahui hasil evaluasi stabilitas sediaan tablet, mengetahui aktivitas antioksidan pada sediaan tablet ekstrak buah bakau rhizophora mucronata. Formulasi terbaik dihasilkan oleh formulasi 1 dengan komposisi bahan ekstrak metanol buah bakau rhizophora mucronata 10 mg, larutan PVP 5%, Mg stearat 1%, SSG 2%, avicel 10%, laktosa ad 500 mg. Hasil dari uji granul didapatkan waktu alir rata – rata selama 6.56 detik, uji sudut diam dengan nilai rata – rata 24,68o, uji indeks pemampatan dengan hasil 6,52%. Hasil dari uji fisik tablet menghasilkan keseragaman bobot dengan nilai CV 2,06%, uji kekerasan tablet dengan hasil rata – rata 7,36 kg/cm2, uji waktu hancur tablet dengan waktu 14.13 menit, uji kerapuhan tablet 0,71%. Hasil dari uji aktivitas antioksidan tablet menggunakan DPPH mendapatkan hasil nilai IC50 sebesar 150,52 μg/mL menyatakan bahwa aktivitas antioksidan bersifat lemah pada tablet ekstrak buah bakau yang dihasilkan.
PERTUMBUHAN BAYI DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA budiarti, tri; Kusumawati, , Dhiah Dwi; Rochmah, Nikmah Nuur
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indikator kesehatan untuk masa dewasa salah satunya adalah pertumbuhan seorang anak. Data Dinas Kesehatan Kabupaten tahun 2015, Cilacap mendudukiperingkat ke 2 se-Jawa Tengah untuk kasus gizi buruk pada balita sejumlah 77 kasus. Kasus gizi buruk di Cilacap menurun pada Tahun 2016 yaitu 47 kasus namun meningkat kembali Pada Tahun 2017 yaitu 48 kasus. Desa Slarang merupakan salah satu wilayah kerja Puskesmas Kesugihan II kabupaten Cilacap yang memiliki jumlah balita 1059 dimana 5% nya mengalami gizi kurang (48 kasus) pada Februari 2017 dan wilayah yang memiliki kasus gizi buruk terbanyak di Cilacap sejumlah 3 kasus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil pemantauan pertumbuhan bayi dilihat dari status gizi dan faktor yang mempengaruhinya. Metode Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik simple random sampling menggunakan data primer dan sekunder di posyandu desa slarang. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji chi square. Kesimpulan hasil pemantauan pertumbuhan bayi berupa status gizi bayi di desa slarang yaitu sebagian kecil bayi mengalami underweight sebanyak 3 bayi (9.1%) dan sebagian besar bayi tidak underweight sebanyak 30 bayi (90.9%). Hasil analisis menunjukan tidak ada hubungan riwayat berat lahir, riwayat gestasi, riwayat pemberian asi, jenis kelamin dengan status gizi bayi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG PENYAKIT HIV/AIDS Fitrianingsih, Rina Dwi; Septiyaningsih, Rochany; Susilawati
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 1 (2023): Vol. 1, No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kader kesehatan HIV/AIDS secara umum menjalankan fungsi perannya yang berpusat pada masyarakat untuk sosialisasi tentang HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit HIV/AIDS di Desa Brobot Kabupaten Purbalingga tahun 2022. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan cross sectional. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,001. Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,004. Tidak ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,422. Ada hubungan yang signifikan antara paparan informasi dengan tingkat pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,001. Ada hubungan yang signifikan antaralama menjadi kader dengan tingkat pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan nilai p-value sebesar 0,001.