cover
Contact Name
Zulfikar Yusya Mubarak
Contact Email
jurnalsainsindonesiana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsainsindonesiana@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. Gatot Subroto No.90, Wanasari, Sidanegara, Kec. Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53212
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Nusantara
Published by GAMMA MEDIKA
ISSN : 29643724     EISSN : 29643724     DOI : -
Sains Indonesiana: Jurnal Ilmiah Nusantara is a peer-reviewed, open-access scientific journal published bimonthly by CV. Gamma Medika. The journal serves as a platform for ongoing discussions on empirically examinable issues within its multidisciplinary focus. The journal publishes research articles across a broad spectrum of disciplines, including: • Humanities and Social Sciences • Contemporary Political Science • Educational Sciences • Religious Sciences and Philosophy • Economics • Engineering Sciences • Health Sciences • Medical Sciences • Design Arts Sciences and Media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMs (DRPs) PADA PASIEN HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FATIMAH CILACAP Sintya; Rochmah, Nikmah Nuur; Swandari, Mika Tri Kumala
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 5 (2023): Vol. 1, No. 5 Edisi Oktober 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular aterosklerotik, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal. DRPs adalah suatu kejadian atau keadaan yang berhubungan terhadap terapi obat yang bertentangan dengan kemampuan pasien untuk dapat mencapai tujuan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan terapi pengobatan dan menganalisis kejadian DRPs pada pasien hipertensi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien hipertensi yang berada di Instalasi Farmasi Rawat Inap Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Rumus slovin yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif yang dikerjakan dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan cara menguraikan data yang diperoleh dari catatan medik antara lain: nama pasien, lama rawat inap, pengobatan yang diberikan, dan kejadian DRPs (Drug Related Problems) yang terjadi pada rekam medik menggunakan Medscape dan Stockley’s Drug Interactions. Pengumpulan data dilakukan berdasarkan pada data rekam medis dan resep yang dilakukan dengan Teknik total sampling yaitu mengambil seluruh data yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 pasien. Dengan hasil penelitian menunjukan pola pengobatan untuk pasien hipertensi yang paling sering digunakan adalah golongan dihidropiridin CCB (Calcium channel blockers) yaitu amlodipine pada 229 pasien (69%). Adapun DRPs yang teridentifikasi yaitu interaksi obat (72%), indikasi yang tidak diobati (35%), reaksi obat yang merugikan (5%), penggunaan obat tanpa indikasi (4%), dosis subterapeutik (3%), overdosis (2%) dan pemilihan obat yang tidak tepat (1%). Terdapat hubungan yang bermakna antara usia terhadap dosis subterapeutik dengan nilai p<0,05 p-value yaitu 0,006 dan usia terhadap overdosis dengan p-value yaitu 0,042.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG SWAMEDIKASI DIARE PADA ANAK DI KELURAHAN GUMILIR Rahmaningtyas Nugraheni, Rahmaningtyas Nugraheni
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 3 (2023): Vol. 1, No. 3 Edisi Juni 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare jadi perkara pokok di negeri-negeri berkembang termasuk di Indonesia. Diare bisa diakibatkab sebab sejumlah unsur misalkan infeksi yang terlaksana dialiran pencernaan serta ialah pemicu pokok terlaksananya diare yang melingkupi infeksi kuman, infeksi virus serta parasite. Swamedikasi yakni usaha terapi sedniri, lazimnya dilaksanakan guna memberantas penyakit ringan misalkan deman, sakit, batuk, pusing, flue, diare serta penyakit kulit. Unsur sosiodemografi yang berdampak atas peristiwa diare artas anak yakni Pendidikan serta pekerjaan orang tuanya, beserta usia anak. Penelitiannya bermaksud guna mendapati hubungan antara wawasan ibu dengan swamadikasi diare atas anak. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Gumilir Kabupaten Cilacap daru bulan Maret- April 2023. Populasi pada penelitiannya yakni kelompok Dawis Kelurahan Gumilir Cilacap Utara. Pengutipan sampel pada penelitiannya memakai survei deskriptif kuantitatif melalui menyebarkan kuesioner. Analisis keterangan dilaksanakan melalui cara menggunakan SPSS yang meliputi Editing, Coding, Entry, Cleaning, Tabulating. Pengumpulan data melibatkan peneliti secara langsung terjun ke lapangan. Sampel yang diguanakn sebanyak 100 orang responden. Temuan pada penelitiannya Tautan tingkatan wawasan ibu mengenai Swamedikasi di Kelurahan Gumilir dengan tingkatan positif banyaknya 70 individu (70%), tingkatan cukup positif banyaknya 14 individu, serta tingkatan kurang positif banyaknya 16 individu srta pada ketegori perbuatan ibu terhadap swamedikasi diare pada anak yakni tergolong baik dengan jumlah 71 individu (100%), tingkat sikap kategori kurang baik berjumlah 18 orang (75%). Didapat tautan tingkatan wawasan dan swamedikasi diare atas anak melalui temuan p-value = 0,000 yang menunjukkan maka adanya tautan antara tingkat wawasan serta swamedikasi diare atas anak. Kesimpulannya didapat tautan signifikansi diantara tingkatan wawasan ibu terhadap swamedikasi diare atas anak di Kelurahan Gumilir.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, PERSEPSI HARGA, DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN COFFEENOMOUS CILACAP Wulansari, Nuni; Nur Wibowo, Fajar; Yuwono, Tri; Rahayu Pangesti, Annisa; Pramudya, Chanigia
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 3 (2023): Vol. 1, No. 3 Edisi Juni 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara kualitas produk, persepsi harga, dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian di kalangan generasi milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik analisis regresi sederhana, dan regresi berganda dan pengumpulan datanya dengan menyebarkan kuesioner kepada 90 responden dari pelanggan kedai kopi Coffeenomous Cilacap yang berasal dari kalangan milenial. Hasil penelitian akan membuktikan apakah hipotesis penelitian terbukti secara empiris atau tidak” Kata Kunci: Kualitas Produk, Persepsi harga, gaya Hidup dan keputusan Abstract This study aims to determine whether there is an influence between product quality, price perceptions, and lifestyle on purchasing decisions among millennials. This study uses a quantitative approach, using simple regression analysis techniques, and multiple regression and collecting data by distributing questionnaires to 90 respondents from millennial customers. The results of the research will prove whether the research hypothesis is proven empirically or not Keywords: Product Quality, Price Perceptions and Lifestyle Decisions
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK DAUN BAKAU HITAM (Rhizopora mucronata) aji, ajeng puspo; Isusilaningtyas, Elisa; Ratna Faoziah, Anita; Ratih Nugraheni, Devi
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 3 (2023): Vol. 1, No. 3 Edisi Juni 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun Bakau hitam (Rhizopora mucronata) merupakan salah satu jenis Bakau hitam yang berpotensi sebagai sumber pengobatan tradisional dan antioksidan alami. Daun tanaman ini mengandung senyawa metabolit sekunder seperti tanin, fenolat, klorofil, karotenoid dan alkaloid. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil randemen dari ekstrak daun Bakau hitam dengan metode perkolasi dan refluks, melakukan uji metabolit sekunder dari hasil ekstraksi dengan masing- masing metode. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni di laboratorium farmasi dengan melakukan penelitian terhadap rendemen hasil ekstraksi dengan variasi metode ekstraksi. Metode ekstrak yang akan digunakan adalah perkolasi dan refluks dengan pelarut yang digunakan adalah metanol. Uji untuk mendeteksi adanya metabolit sekunder pada bakau hitam (Rhizopora muchronata) dilakukan uji fitokimia yaitu uji alkaloid, uji flavonoid, uji tanin, uji saponin, uji steroid dan titerpenoid.
PENGARUH PEMBERIAN KAPSUL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) PADA PASIEN HIPERTENSI TERHADAP KADAR SGPT Santoso, Arif; Milenia Tasya, Syavira; Diyan Martha , Rahma
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 5 (2023): Vol. 1, No. 5 Edisi Oktober 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi di Indonesia yaitu sebesar 25,8% sesuai dengan data Riskesdas pada tahun 2013. Menurut American Heart Association (AHA) (2017) hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah tinggi persisten dimana tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg. Pasien hipertensi seringkali juga mengalami komplikasi seperti disfungsi hati. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kapsul daun kelor pada pasien hipertensi terhadap kadar SGPT. Metode penelitian eksperimetal ini menggunakan Randomized Controlled Trial (RCT). Pengacakan sampel menggunakan metode sample random sampling dan pasien dengan diagnosis hipertensi dan dibagi mejadi dua kelompok. Kelompok kontrol diberi terapi kapsul plasebo 2x2 sehari, sedangkan kelompok perlakuan diberi terapi kapsul daun kelor 500mg 2x2 sehari. Penelitian dilakukan selama 30 hari, dengan pengukuran kadar SGPT pada hari ke-0 dan dilanjutkan pada hari ke-31. Hasil analisis data sosiodemografi penderita hipertensi lebih banyak pada rentang usia 55-65 tahun, jenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SD, pekerjaan sebagai IRT, lama menderita < 2 tahun, penyakit penyerta terbanyak hiperkolesterolemia, lebih banyak tidak terdapat riwayat hipertensi, lebih banyak mengkonsumsi obat namun tidak rutin. Rata-rata kadar SGPT pada kelompok kontrol sebesar 0,6 U/L dengan P-value > 0,05 dimana tidak adanya penurunan yang signifikan dan rata-rata kadar SGPT pada kelompok perlakuan sebesar 1,15 U/L dimana terjadi penurunan secara signifikan dengan P-value < 0,05 Hal ini menunjukkan bahwa kapsul daun kelor memiliki efek hepatoprotektor. Uji Independent T-test antara kelompok kontrol dan perlakuan menunjukkan tidak adanya perbedaan pengaruh penggunaan kapsul daun kelor dengan P-value > 0,05 dan Kadar SGPT masih dalam rentang Normal hal ini membuktikan bahwa penggunaan kapsul daun kelor selama 30 hari memiliki keamanan dalam menjaga fungsi hati.
PENGARUH SELF DIAGNOSE MENTAL ILLNESS TERHADAP PERILAKU SOSIAL PARA REMAJA DI WILAYAH AKROBINUS (ADIPALA, KROYA, BINANGUN, NUSAWUNGU) Winarni
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 4 (2023): Vol. 1, No. 4 Edisi Agustus 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental adalah perkara penting dalam hidup seseorang. Akses akan informasi kesehatan dari internet membuat masyarakat biasanya melakukan self diagnose gangguan mental terhadap diri sendiri. Gangguan mental adalah suatu keadaan dimana seorang individu mengalami gangguan pada pemikiran, perasaan, mood, kemampuan berinteraksi dengan orang lain dan fungsi sehari-hari. Gangguan kesehatan mental ada beberapa macam yang meliputi : cemas, depresi, Gangguaan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas serta gangguan conduck (Lawrence D. et al, 2015). Remaja yang dianggap memiliki emosi labil dan sering terpapar isu kesehatan mental di internet beresiko tinggi melakukan self-diagnose kesehatan mental. Persepsi skesehatan mental akan berpengaruh kepada sikap sosial remaja, misalnya sikap empati, kepercayaan diri dan relasi antar teman. Tujuan penelitian adalah: 1) Mengetahui persentase remaja yang melakukan self diagnose 2) Mengetahui alasan remaja melakukan self diagnose mental illness, 3) Mengetahui gangguan mental apa yang banyak diderita remaja, 4) Mengetahui sikap sosial remaja yang melakukan self diagnose mental illness 5) Mengetahui keuntungan dan kerugian melakukan self diagnose khususnya di kalangan remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik triangulasi data antara wawancara dan angket tes SDQ. Penelitian ini menggunakan populasi di wilayah AKROBINUS, yakni para remaja di wilayah tersebut. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan kriteria yakni orang-orang yang masih dalam masa remaja (11-18 tahun) yang tinggal di wilayah AKROBINUS. Berdasarkan hasil self diagnose mental illness para remaja di wilayah Akrobinus didapatkan hasil 5% merasa mengalami gangguan mental, 41% merasa ragu ragu apakah dirinya mengalami gangguan mental. Sedangkan 40% lainnya merasa tidak mengalami gangguan mental dan 14% merasa tidak tertarik untuk mengetahuinya. Penyebab mental illness pada remaja adalah faktor hubungan dengan keluarga, hubungan pertemanan, percintaan dan faktor genetik. Jenis gangguan mental yang umumnya diketahui oleh remaja di wilayah Akrobinus antara lain depresi, kecemasan (axienty), dan gangguan makan. Hasil tes perilaku sosial para remaja yang melakukan self diagnose mental illness rata-rata hasil tes memiliki nilai normal kecuali gejala emosional.
PENGARUH METODE PENGERINGAN SIMPLISIA TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL DALAM EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale var rubrum) Ayu Kumala Dewi, Arswinda; Roni, Abdul
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 4 (2023): Vol. 1, No. 4 Edisi Agustus 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Jahe merah merupakan salah satu dari beberapa macam obat herbal yang banyak digunakan masyarakat karena memiliki kandungan zat aktif salah satunya yaitu flavonoid. Simplisia jahe merah dibuat dengan mengeringkan rimpang segar yang sudah dirajang dengan metode pengeringan yang berbeda. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kadar flavonoid total pada ekstrak jahe merah dan mengetahui metode pengeringan simplisia yang menghasilkan kadar flavonoid total paling tinggi. Metode: Sampel jahe merah berasal dari daerah Suruh, Kabupaten Semarang. Proses pengeringan dilakukan dengan metode pengeringan dibawah matahari secara langsung (PL), pengeringan dibawah sinar matahari tidak langsung dengan ditutup kain hitam (PH), pengeringan dengan cara diangin-anginkan (PA) dan pengeringan menggunakan alat oven suhu 50℃ (PO). Penyarian dilakukan dengan metode maserasi dilanjutkan remaserasi. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan pembanding kuersetin dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kadar flavonoid total ekstrak jahe merah dengan metode pengeringan (PL) sebesar 60,287±2,173 mg QE/g, metode pengeringan (PH) sebesar 21,219±1,353 mg QE/g, pengeringan (PA) sebesar 86,810±3,241 mg QE/g dan pengeringan (PO) sebesar 38,960±1,353 mg QE/g. Simpulan: Berdasarkan hasil uji SPSS menunjukkan bahwa metode pengeringan memberikan hasil pengaruh yang nyata terhadap hasil pengukuran kadar flavonoid total ekstrak jahe merah dan kadar flavonoid total paling tinggi dengan metode pengeringan diangin-anginkan. Kata Kunci: Jahe Merah, Metode Pengeringan, Flavonoid Total
KARAKTERISASI BODY LOTION DARI NANOKOLAGEN KULIT IKAN CUCUT LANJAMAN (Carcharhinus falciformis) Khotimah, Khusnul
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 4 (2023): Vol. 1, No. 4 Edisi Agustus 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body lotion merupakan kosmetik yang penggunaannya dioleskan pada kulit bagian tangan dan tubuh. Kulit ikan cucut merupakan salah satu bahan yang berpotensi sebagai sumber kolagen. Penelitian ini menggunakan kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis) karena jenis ikan ini banyak ditemukan di perairan Cilacap. Sejauh pengamatan peneliti, belum ada penelitian mengenai ekstraksi nanokolagen dari kulit ikan cucut lanjaman dan aplikasinya sebagai body lotion. Dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah, maka penelitian untuk mengungkap potensi sumber kolagen dari ikan cucut yang ada perairan Cilacap serta formulasinya sebagai ingredient body lotion menjadi sangat penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) karakteristik kolagen kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis), 2) formulasi sediaan body lotion dengan nanokolagen kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis), dan 3) karakteristik body lotion kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis). Metode ekstraksi kolagen dari kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis) diperoleh melalui proses perendaman kulit dalam larutan NaOH 0,1 M selama 24 jam dan perendaman kulit dalam asam asetat 0,5 M selama 144 jam. Rendemen kolagen dari kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis) yang hidup di perairan Cilacap adalah 11%. Nilai proksimat kolagen dari kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis) yang hidup di perairan Cilacap memiliki kadar air 6,87%, kadar abu 6,14%, lemak 3,74%, dan protein 60,47%. Karakteristik nanokolagen kulit ikan cucut lanjaman adalah memiliki nilai absorbansi 0,022 dan nilai transmitan 94,974%. Karakterisasi body lotion dengan nanokolagen dari kulit ikan cucut lanjaman (Carcharhinus falciformis) adalah, 1) uji organoleptis baik, 2) uji homogenitas baik, 3) rata-rata pH 6,25, 4) nilai viskositas, formulasi I menunjukkan nilai viskositas 7.013 mPa.S formulasi ke-II 4.919,67 mPa.S dan formulasi ke-III memiliki nilai viskositas 4.780 mPa.S, 5) daya sebar terbaik pada formula III.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS TERHADAP PENGETAHUAN KADER KESEHATAN Kusumawati, Dhiah Dwi; Septiyaningsih , Rochany
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 3 (2023): Vol. 1, No. 3 Edisi Juni 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena orang dengan HIV/AIDS jumlahnya cenderung meningkat. Total kasus HIV tahun 2021 di Kabupaten Cilacap 1.306 kasus dan AIDS 502 kasus. Penyebaran ODHA per Kecamatan tertinggi ketiga di Kecamatan Cilacap Tengah sebanyak 114 penderita. Upaya untuk menghindari penyebaran HIV/AIDS adalah meningkatkan pengetahuan HIV/AIDS dengan memberikan pendidikan kesehatan pada kader kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan mengenai HIV/AIDS terhadap pengetahuan kader kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Cilacap Tengah II. Pengambilan sampel di penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 30 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen metode one grup pretest posttest design. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p value sebesar 0,000, p lebih kecil dari 0,05, artinya pendidikan kesehatan mengenai HIV/AIDS berpengaruh terhadap pengetahuan kader kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Cilacap Tengah II. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari Pendidikan Kesehatan mengenai HIV/AIDS terhadap pengetahuan kader. Sehingga diharapkan kader lebih aktif mencari informasi mengenai HIV/AIDS serta berperan aktif dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait HIV/AIDS.
EFEKTIFITAS TERAPI LATIHAN PADA PASIEN DENGAN KONDISI STROKE DI KABUPATEN CILACAP Wahyu, Wahyu Wahid Muttaqin; Faizal Farabi, Meka
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 4 (2023): Vol. 1, No. 4 Edisi Agustus 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas terapi latihan mengunakan metode Bobath dan PNF pada pasien dengan kondisi Stroke di Kabupaten Cilacap. Metode Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian explanatory research. Desain penelitian ini merupakan cara agar penelitian dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. Desain yang di gunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional, yaitu mengumpulkan data 1 kali dan bermaksud memperoleh suatu cross sectional pada populasi, pada waktu yang disediakan dengan pengumpulan data saat ini (Notoatmodjo, 2010). yang bertujuan menemukan analisis efetifitas terapi latihan metode Bobath dan PNF terhadap perkembangan aktifitas fungsional pasien stroke di Kabupaten Cilacap.. Uji coba pertama adalah dengan menggunakan 20 pasien yang diberikan metode Bobath dan PNF dengan hasil 94,24 % dan dapat di interprestasikan bahwa terapi latihan dengan mengunkan Bobath dan PNF sangatlah efektif bagi pasien dengan kondisi stroke. Kelompok coba hasil uji efektifitas terapi latihan menggunakan metode bobath dan PNF yang memiliki nilai kekuatan otot 0-2 dengan alat ukur aktivitas fungsional indeks barthel diperoleh P=0.00<0,05 dengan taraf signifikasi 0,05 kesimpulannya signifikasi pada taraf 0,05. Kelompok kontrol hasil uji signifikasi dari latihan dengan menggunakan metode Bobath dan PNF dengan alat ukur aktifitas fungsional mengunakan Indeks Barthel diperoleh nilai p=0,112 (>0,05), kesimpulannya tidak signifikasi pada taraf 0,05. Dengan demikian terapi latihan dengan metode Bobath dan PNF sangat dibutuhkan pasien stroke untuk dapat meningkatkan aktifitas fungsionalnya kembali.