cover
Contact Name
Meta Rikandi
Contact Email
bppm2023@politasumbar.ac.id
Phone
+6281276019192
Journal Mail Official
meta.rikandi@gmail.com
Editorial Address
Jln Penjernihan III, Komplek Kesehatan Gunung Pangilun Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah
ISSN : -     EISSN : 26548445     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Lentera Aisyiyah fully open access journals, which means that all acticle available on the internet to all users immadeately upon publication. Non-commercial use and distribution in any medium is permitted, provided the author and the journal are properly credited FOCUS AND SCOPE Health Science Medical.
Articles 147 Documents
Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dengan Posisi Persalinan Terhadap Lama Kala I Fase Aktif Syaflindawati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mortalitas dan morbiditas ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas masih merupakan masalah besar terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia 5,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia dan 2,4 kali lebih tinggi dibanding dengan Thailand. Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) mencatat bahwa partus lama merupakan penyebab kesakitan dan kematian maternal dan perinatal utama disusul oleh perdarahan, panas tinggi dan eklampsia. Sebagai bentuk penerapan asuhan sayang ibu disarankan melakukan mobilisasi seperti berjalan, berdiri, dan merubah posisi saat persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan karekteristik ibu hamil dengan posisi persalinan terhadap lama persalinan kala I fase aktif . Metode penelitian observasional dengan desain cross sectional,dengan jumlah sampel 38 ibu hamil. Sampel kemudian diamati dan dihitung rata-rata lama persalinan kala I fase aktif. Uji statistik menggunakan uji t independent dengan hasil menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara karekteristik ibu hamil dengan lama persalinan kala I, dan terdapat perbedaan yang signifikan dengan posisi ibu saat proses persalinan kala I dengan nilai p < 0,05. Dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan karekteristik ibu hamil dengan lama proses persalinan kala I, namun terdapat perbedaan yang signifikan pada posisi ibu selama proses persalinan pada kala I.
Pengorganisasian Program Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar Tahun 2019 Nefi Asmareni; Kiswanto; Ahmad Hanafi; Yuyun Priwahyuni; Novita Rany; Trisna Jayati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengorganisasian adalah suatu proses penentuan, pengelompokan dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Salah satu program Dinas kesehatan adalah program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Puskesmas Tambang adalah salah satu dari 31 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar yang sudah memiliki pengorganisasian program penyakit tidak menular (PTM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengorganisasian program penyakit tidak menular (PTM) di Puskesmas Tambang. Penelitian ini dilaksanakan dibulan mei - Juni. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam ,observasi dan telaah dokumen. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 8 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa pembagian kerja sudah dilakukan. Pengelompokan pekerjaan sudah dilakukan berdasarkan jenis wilayah, jenis pelanggan dan jenis kegiata. Hubungan relasi sudah berjalan baik antara tim. Koordinasi belum berjalan secara optimal. Kepala puskesmas dapat melakukan pembagian kerja secara rinci berupa pedoman kerja, melakukan analisis beban petugas dan menetapkan kebutuhan SDM serta meningkatkan rapat antar lintas sektor agar masing-masing program bisa mencapai tujuannya.
Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Discharge Planning di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh Nentien Destri; Marlina Andriani; Engla Rati Pratama; Yona Fitri
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan discharge planning pasien di Rumah Sakit sangat menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning di ruang rawat Inap RSI Ibnu Sina Payakumbuh. Populasi dari penelitian ini adalah perawat yang bertugas di ruang rawat Inap RSI Ibnu Sina Payakumbuh. dengan jumlah sampel 50 orang dengan cara total sampling. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah chi square. Hasil analisa univariat menunjukkan separoh perawat belum melaksanakan discharge planning(50%). Hasil analisis bivariat didapatkan hasil komunikasi perawat berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning (p=0,000), waktu perawat berhubungan dengan pelaksanaan discharge palnning (p=0000), keterlibatan dan partisipasi tenaga kesehatan lainberhubungan dengan pelaksanaan discharge planning (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah semua faktor sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan discharge planning. Hal ini terjadi karena komunikasi sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan discharge planning karena komunikasi merupakan penghubung antara perawat dan pasien, waktu pelaksanaan discharge planning juga sangat berpengaruh terhadap pelasanaan discharge planning karena tanpa waktu yang cukup maka pelaksanan discharge planning tidak akan dapat dilakukan secara efektif begitu juga dengan keterlibatan dan partisipasi tenaga kesehatan lain yaitu Kolaborasi dengan dokter dan disiplin lain merupakan salah satu bentuk keterlibatan dan partisipasi dalam perencanaan pulang agar pelaksanaan discharge planning dapat dilakukan secara efektif.
Analisis Terapi Dzikir Terhadap Intensitas Nyeri Pada Penderita Hipertensi Bagi Lansia Di Palembang Rahmi Musaddas; Yofa Anggriani Utama
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi, sering disebut sebagai “the silent killer karena sering tanpa keluhan. Hipertensi rentan terjadi pada lansia akan tetapi para lansia banyak kurang peduli akan bahaya penyakit hipertensi tersebut. Sementara dalam Islam dzikir merupakan suatu perbuatan mengingat, menyebut, mengerti, menjaga dalam bentuk ucapan-ucapan lisan. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu ditemukan bahwa dengan diberikannya terapi dzikir juga merupakan salah satu aplikasi klinis dari relaksasi islam untuk mengurangi trauma psikologis, salah satunya mengatasi intensitas nyeri pada penderita hipertensi terutama bagi lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan eksperimen semu (Pre-Eksperimen). Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan one group pre test dan post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita penyakit hipertensi pada lansia di Posyandu Melati di RT.12 Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang sebanyak 40 orang. Sampel penelitian adalah total populasi sebanyak 40 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah checklist. Adapun lembar checklist yang digunakan dalam pengukuran mencakup tentang intensitas nyeri sebelum diberikan terapi zikir dan intensitas nyeri sesudah diberikan terapi zikir. Rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan terapi zikir adalah 6,25 dengan standar deviasi 1,006 dan intensitas nyeri setelah diberikan terapi zikir adalah 3,53 dengan standar deviasi 1,062. Terlihat nilai mean perbedaan antara intensitas nyeri sebelum dan setelah diberikan terapi zikir bagi penderita hipertensi adalah 2,725 standar deviasi 0,599. Hasil uji statisik didapatkan nilai 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum diberikan terapi zikir dan intensitas nyeri setelah diberikan terapi zikir.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMA PEMBANGUNAN KOTA BUKITTINGGI Media Fitri; Yellyta Ulsafitri; Alfiya Rambe
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO telah menetapkan burnout sebagai fenomena kelelahan bekerja dan mengklasifikasikannya ke dalam penyakit internasional terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin, masa kerja, komitmen organisasi, dan gaya kepemimpinan dengan kejadian Burnout pada perawat di RS P.P tahun 2019. Metode penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional untuk menganalisis hubungan jenis kelamin, masa kerja, komitmen organisasi, dan gaya kepemimpinan dengan kejadian burnout. Sampel terdiri dari 93 perawat yang diambil dengan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Penelitian berlangsung dari bulan November hingga Desember 2019. Hasil menunjukkan persentase perawat perempuan 86% dan laki-laki 14%, masa kerja ≥ 10 tahun 62,4% dan < 10 tahun 37,6%, komitmen organisasi tinggi 39,8% dan rendah 60,2%, gaya kepemimpinan baik 37,6% dan buruk 62,4%, dan kejadian burnout sebesar 50,5%. Jenis kelamin berhubungan signifikan dengan kejadian burnout (p = 0,04). Hasil telitian mendapatkan laki-laki berisiko 3,8 kali mengalami burnout dibandingkan rekan kerjanya yang wanita. Diduga sebagai penyebabnya yaitu laki-laki jarang menyalurkan rasa stres mereka dan sulit untuk berosialisasi atau terbuka ketika membicarakannya. Faktor psikososial hanya beban kerja berhubungan dengan burnout, di mana beban kerja berat sebagai faktor risiko.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK GUNA MENGURANGI RISIKO JATUH PADA LANSIA DI PANTI HARAPAN KITA PALEMBANG 2021 Abu Bakar Sidik
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resiko jatuh adalah suatu kejadian yang dilaporkan penderita atau keluarga yang melihat kejadian, yang mengakibatkan seseorang mendadak terbaring, terdudukdi lantai atau tempat yang lebih rendah dengan atautanpa kehilangan kesadaran atau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan “crosssectional study”. teknik sampling yang digunakan penelitian ini adaah total sampling (keseluruhan dari populasi) dengansampel penelitin 38 responden lansia yang di ukur menggunakan kuisioner.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 29 Mei - 07 Juni 2021. Hasil di dapatkan responden yang beresiko Jatuh dari 38 orang lansia di panti harapan kita yang menjadi responden, sebagian besar memiliki tingkat resiko jatuh yaitu 27 orang lansia (71,1%),Berdasarkan uji statistik dengan uji Chi Squaredidapatkan nilai p = 0,000 pada nilai α = 0,05 karena nilai p (0,008) < α (0,05) sehingga Ho ditolak. Berdasarkan uji statistik dengan uji Chi Squaredidapatkan nilai p = 0,000 pada nilai α = 0,05 karena nilai p (0,000)< α (0,05) sehingga Ho ditolak.
EFEKTIVITAS EARLY WARNING SYSTEM SCORE DALAM PENCEGAHAN PERBURUKAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Anita Mirawati; Desi Deswita; Zulharmaswita
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan petugas kesehatan dalam melakukan deteksi dini penurunan kondisi pasien merupakan indikasi kegagalan dalam mengetahui penurunan kondisi klinis pada pasien. Hal ini dapat menyebabkan meningkatnya angka mortalitas di rumah sakit. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mencegah keterlambatan deteksi dini adalah dengan penerapan early warning system (EWS) score. Tujuan penerapan EWS ini untuk menilai pasien dengan kondisi akut, mendeteksi sejak dini penurunan kondisi klinis pasien selama dalam perawatan di rumah sakit; dan dimulainya respon klinik yang tepat waktu secara kompeten. Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi Keefektifan dari penilaian Early Warning System Scoring dalam menilai kondisi pasien dalam upaya pencegahan perburukan kondisi pasien . Studi ini menelaah artikel yang direview pada jenis penelitian kuantitatif maupun kualitatif. Database yang digunakan adalah EBSCO host,proquest,google scholar,sciencedirect dan Cochrane Central Register of Trials Controlled. Jumlah literatur yang ditelaah 121 dan 15 artikel dipilih sebagai acuan. Berdasarkan data yang diperoleh, EWS dimulai dari 4 parameter penilaian kondisi pasien sehinggan berkembang menjadi 7 parameter yang lebih dikenal dengan NEWS. NEWS mencakup 7 parameter yaitu:tingkat kesadaran; respirasi/pernapasan; saturasi oksigen; oksigen tambahan (non-rebreathing mask, rebreathing mask, nasal kanula); suhu; denyut nadi; dan tekanan darah sistolik. Penggunaan EWS harus lebih luas lagi pada banyak rumah sakit, terutama pada ruang gawat darurat, ruang operasi, ruangan bedah dan ruangan lainnya. EWS sudah terbukti memiliki dampak yang sangat baik untuk pasien, tenaga kesehatan dan rumah sakit. Penggunaannyapun efektif, efisien, murah, mudah dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan.
PENERAPAN MANAJEMEN HALUSINASI: TEKNIK DISTRAKSI MEMBACA AL-QUR’AN TERHADAP PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PAKU KOTA SOLOK Yudistira Afconneri; Novi Herawati; Abd. Gafar
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang muncul dari skizofrenia adalah halusinasi yang ditandai dengan mendengarkan suara palsu. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Solok (2020) ada 51% pasien halusinasi dari jumlah kasus pasien skizofrenia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia menggunakan intervensi manajemen halusinasi melakukan aktivitas membaca Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 27 Juli 2021 dengan 1 partisipan pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori pendengaran di wilayah kerja Puskesmas Tanjuang Paku Kota Solok. Fokus studi yaitu manajemen halusinasi melakukan aktivitas membaca Al-Qur’an dilakukan selama 6 kali pertemuan. Setelah melakukan aktivitas membaca Al-Qur’an terjadinya penurunan mendengar suara-suara bisikan atau suara palsu yang biasa terjadi 2 kali dalam sehari menjadi 1 kali sehari, dari frekuensi 5-30 menit menurun menjadi 1-2 menit. Penelitian ini diharapkan sebagai informasi bagi perawat dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori pendengaran.
GAMBARAN STRATA USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN PADANG TIMUR TAHUN 2019 Frans Hardin; Jafliar
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai wiyatamandala perlu memiliki lingkungan kehidupan sekolah yang mencerminkan hidup sehat, menjamin berjalannya proses belajar mengajar serta menciptakan kondisi yang mendukung agar tercapainya kemampuan hidup sehat, khususnya bagi peserta didik. Program Usaha Kesehatan Sekolah di selenggarakan melalui tiga program pokok UKS (Trias UKS), yakni Pendidikan Kesehatan, Pelayanan kesehatan dan Pembinaan lingkungan sekolah sehat. Didalam Trias UKS, UKS tersebut dibagi dalam beberapa strata, mulai dari strata minimal sampai strata paripurna. Tujuan Penelitian Mengetahui Strata Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Padang Timur Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran strata pelaksanaan usaha kesehatan sekolah (UKS). Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Padang Timur yang berjumlah 34 sekolah. Hasil penelitian menggambarkan bahwa 82,4% sekolah telah memenuhi kriteria strata minimal, 61,8% sekolah telah memenuhi kriteria strata standar Pelayanan, 52,9% sekolah yang telah memenuhi kriteria strata optimal, 35,3% sekolah yang mencapai Strata Paripurna. Diharapkan pada Dinas Kesehatan Kota Padang bersama Tim Pembina UKS untuk lebih intensif malakukan pembinaan UKS pada semua sekolah melalui Puskesmas, ecara rutin setiap tahun mengadakan evaluasi terhadap pencapaian strata pelaksanaan UKS dan memberikan reward/ Penghargaan terhadap sekolah yang mencapai strata optimal dan paripurna dalam pelaksanaan UKS.
HUBUNGAN SUPERVISI DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM MENERAPKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS OTAK DR. Drs. M. HATTA BUKITTINGGI Sri Hayulita; Yulia Hidayati
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja seorang perawat salah satunya dipengaruhi oleh supervisi dan motivasi. Kurangnya motivasi perawat dalam menerapkan asuhan keperawatan karena merasa melakukan hal yang itu itu saja, dan membuat pencatatan asuhan keperawatan berdasarkan dari data yang didapat pada shift sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan supervisi dengan kinerja perawat dalam menerapkan asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RS Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 92 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner dengan 92 butir pernyataan. Data diolah secara komputerisasi dengan SPSS dengan uji statistik Spearman Rank. Hasil uji statistik didapatkan p=0,000 (p<0,05) dan nilai r = 0,748 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara supervisi dengan kinerja perawat dalam menerapkan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RS Otak DR. Drs. M Hatta Bukittinggi. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi dalam meningkatkan kinerja khususnya perawat

Page 8 of 15 | Total Record : 147