cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
PENGALAMAN PSIKOLOGIS SELF INJURY PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL Niva Fadhila; Muhammad Syafiq
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i03.36329

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi alasan melakukan non-suicidal self-injury dan bagaimana pengalaman psikologis terkait dengan pikiran, perasaan, dan tindakan pada perempuan dewasa awal. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Dua perempuan yang keduanya berusia 21 tahun dilibatkan sebagai subjek penelitian berdasarkan kriteria utama mereka telah melakukan self injury paling tidak selama 1 tahun. Data dikumpulkan menggunakan wawancara semiterstruktur dan dianalisis menggunakan teknik IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tujuh alasan utama subjek melakukan self injury, yaitu permasalahan yang timbul dari keluarga, putus dengan pacar, memiliki trauma akan pelecehan seksual, sebagai respon saat menghadapi permasalahan, mendapat pengaruh dari teman, dipicu munculnya ingatan negatif terkait masa lalu, dan juga sebagai pengalihan dari perasaan negatif. Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan kedua subjek selain menyiapkan benda tajam dan memilih tempat untuk menyendiri. Pikiran yang dominan ketika melakukan self injury adalah pikiran terkait bagaimana cara membuat sayatan namun tidak sampai fatal dan menyebabkan kematian. Subjek merasa seperti menumpahkan perasaannya melalui sayatan yang dibuat. Kedua subjek memiliki kecenderungan untuk mengulangi kembali tindakan self injury-nya apabila alasan-alasan yang memicunya muncul kembali. Kata Kunci: Pengalaman psikologis, self injury, perempuan dewasa awal Abstract This study was aimed to explore the reasons for non-suicidal self-injury and how psychological experiences relate to thoughts, feelings, and actions in young adult women.A qualitative approach with a phenomenology method was used in this study. Two young adult women were recruited purposively for this study based on predetermined criteria primarily they have been conducted self injury at least 1 year. Data were collected using semi-structured interviews and analyzed using IPA (Interpretative Phenomenological Analysis) techniques. The results showed that there were seven main reasons for the subject did self-injury, namely problems arising from family, breaking up with a boyfriend, having trauma of sexual harassment, as a response when facing problems, influenced by friends, triggered by the emergence of negative memories related to the past, and also as a diversion from negative feelings. There was no special preparation for both of subjects apart from preparing sharp objects and choosing a place to be alone. The dominant thought when doing self-injury is thoughts related to how to make an incision but it is not fatal and causes death. When the subjects cut, the subject feels like spilling her feelings through that cutting. Feelings of calm and relief are felt by the subject after self injury. However, these feelings only for a while and the subject continues to do self injury again and again when negative feelings are felt again. Keywords: Psychological experience, self injury, young-adult women
HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN KINERJA PADA KARYAWAN DI PERUSAHAAN X Alvira Diamond Triccia; . Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36342

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan kinerja karyawan pada perusahaan X. Penelitian ini melibatkan 70 karyawan kontrak dengan jumlah perempuan sebanyak 8 orang (11,4%) dan laki-laki sebanyak 62 orang (88,6%). Karyawan perusahaan berusia 27 hingga 45 tahun. Rata-rata karyawan berusia 35 tahun. Karyawan berasal dari berbagai divisi yaitu operasional, teknik, logistik dan peralatan, keuangan, dan sales. Karyawan dengan status karyawan tetap sebanyak 30 orang dan karyawan kontrak sebanyak 70 orang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuisioner. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan dua instrumen, yaitu skala kinerja karyawan yang disusun berdasarkan teori Bernardin (2003) dan skala psychological capital yang diadaptasi dari Luthans, Yousef, dan Avolio (2007). Data dianalisis menggunakan uji pearson product moment dengan bantuan SPSS 25 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara psychological capital dengan kinerja karyawan pada perusahaan X. Psychological capital karyawan yang tinggi dapat meningkatkan kinerja pada karyawan. Hal tersebut karena efikasi, harapan, optimisme dan resiliensi seseorang dapat mendorong kinerja menjadi lebih baik dan meningkatkan kepuasan kerja. Kata Kunci: Psychological Capital, Kinerja, Karyawan Abstract This study aims to determine the relationship between psychological capital with employee performance in X company. This study involved 70 contract employees with a total of 8 women (11.4%) and 62 men (88.6%). Company employees aged 27 to 45 years. The average employee is 35 years old. Employees come from various divisions, namely operational, engineering, logistics and equipment, finance, and sales. There are 30 permanent employees and 70 contract employees. This research method uses quantitative methods with data collection techniques in the form of questionnaires. The data of this study were collected using two instruments, namely employee performance scale compiled based on the theory of Bernardin (2003) and psychological capital scale adapted from Luthans, Yousef, and Avolio (2007). Data were analyzed using the pearson product moment test with the help of SPSS 25 for windows. The results showed that there was a positive and significant relationship between psychological capital and employee performance in X company. High employee psychological capital can improve employee performance. This is because efficacy, hope, optimism and resilience of a person can encourage better performance and increase job satisfaction. Keyword: Psychological Capital, Performance, Employees
HUBUNGAN ANTARA FANATISME DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA FANS JKT48 DI SURABAYA Gefanly Anno Damasta; Damajanti Kusuma Dewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36343

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan fanatisme dan perilaku konsumtif fans JKT48 di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Pada penelitian ini populasinya adalah anggota komunitas fans JKT48 Surabaya sebanyak 150 orang, sedangkan sampel penelitian ini sejumlah 36 orang dan data sampel yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dua skala yaitu fanatisme dan perilaku konsumtif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan SPSS 26.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan korelasi sebesar r = 0,195 dengan taraf signifikansi sebesar 0,017, sehingga terdapat hubungan antara fanatisme dengan perilaku konsumtif pada anggota fans JKT48 Surabaya. Korelasi antara fanatisme dan perilaku konsumtif pada anggota fans JKT48 Surabaya masuk kriteria sangat lemah. Kata Kunci: fanatisme, perilaku konsumtif, metode korelasional. Abstract The purpose of this study was to examine the relationship between fanaticism and consumptive behavior of JKT48 fans in Surabaya. This research uses a quantitative approach with a correlational method. In this study the population is a member of the JKT48 Surabaya fan community as many as 150 people, while the sample of this study was 36 people and the sample data was taken using saturated sampling technique. The research instrument used a two-scale questionnaire, namely fanaticism and consumptive behavior. The data analysis technique used in this study is the product moment correlation and the data obtained were analyzed using SPSS 26.0 for windows. The results of this study indicate a correlation of r = 0.195 with a significance level of 0.017, so there is a relationship between fanaticism and consumptive behavior among JKT48 Surabaya fans. The correlation between fanaticism and consumptive behavior among JKT48 Surabaya fans is very weak. Keywords: fanaticism, consumptive behavior, correlational method.
HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU DI SMK Ivan Ahmad; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36344

Abstract

HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN DISIPLIN KERJA PADA GURU SMK NEGERI X DI SURABAYA Nisa Ra'it; Hermien Laksmiwati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36368

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah untuk menguji hubungan antara kepuasan kerja dengan disiplin kerja dari guru SMK Negeri X di Surabaya. Guru kejuruan dan mata pelajaran yang berjumlah 141 adalah populasi pada penelitian. Pada penelitian ini sampel penelitian berjumlah 101. Kuisioner kepuasan kerja dan disiplin kerja digunakan sebagai alat pengumpulan data. Analisis product moment digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara kepuasan kerja yang dimiliki oleh guru dengan disiplin kerja pada guru di SMK Negeri X di Surabaya dengan hasil 0.774 dengan signifikansi sebesar 0.00 atau (p0.05). Hasil yang diperoleh diketahui memiliki arti hubungan yang berbanding lurus yaitu semakin tinggi kepuasan kerja yang dimiliki guru maka akan semakin tinggi pula disiplin kerja pada guru. Peningkatan disiplin kerja dapat dipengaruhi oleh kepuasan kera yang dimiliki oleh guru. Kata Kunci: Kepuasan Kerja, Disiplin Kerja, Guru SMK Abstract The purpose of this research is to examine the relationship between job satisfaction and work discipline of the SMK Negeri X teachers in Surabaya. Vocational teachers and subjects totaling 141 were the population in the study. In this study the research sample was 101. Job satisfaction questionnaires and work discipline were used as data collection tools.analysis is Product moment used to analyze the data obtained. The results of the research that have been done show that there is a relationship between job satisfaction possessed by teachers and work discipline of teachers at State Vocational School X in Surabaya with a result of 0.774 with a significance of 0.00 or (p. 05). The results obtained are known to have a direct proportional relationship meaning that the higher job satisfaction possessed by the teacher, the higher the work discipline of the teacher. Increased work discipline can be influenced by teacher satisfaction. Keyword: Job Satisfication, Work Discipline, VHS Teacher
HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN DISIPLIN KERJA PADA ANGGOTA ORGANISASI X Galih Indro Prahastho; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36413

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dengan disiplin kerja anggota organisasi X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Penentuan subjek didasarkan pada populasi penelitian yakni 30 subjek. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala iklim organisasi (25 aitem valid dengan ? : 0,877) dan skala disiplin kerja (17 aitem valid dengan ? : 0,758). Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif antara iklim organisasi dengan disiplin kerja anggota organisasi X dengan nilai signifikan 0,000 (Sig < 0,05) dan nilai korelasi sebesar 0,693. Hasil menunjukkan bahwa semakin baik iklim organisasi maka semakin tinggi pula tingkat disiplin kerja anggota organisasi, begitupun sebaliknya. Kata Kunci: iklim organisasi, disiplin kerja, anggota organisasi Abstract This study was aimed to determine the relationship between organizational climate with work discipline of organization member. This study used a correlational quantitative research method. Determination of the subject is based on the study population of 30 subjects. The technique of taking subject uses saturated sampling technique. The instruments in this study used an organizational climate scale (25 valid items with ?: 0,877) and a work discipline scale (17 valid items with ?: 0,758). The data analysis technique used is the Pearson Product Moment correlation. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there is a positive relationship between organizational climate and work discipline of organization member with a significant value of 0,000 (Sig. < 0.05) and a correlation value of 0.693. The results show that the better the organizational climate, the higher the level of work discipline of organization member, and vice versa. Keywords: organizational climate, work dicipline, organizational member
DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA PECANDU NARKOBA YANG MENJALANI REHABILITASI RAWAT INAP DI BNNK SURABAYA Yani Maya Pratiwi; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36533

Abstract

PENERIMAAN DIRI PADA PEREMPUAN KORBAN PELECEHAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN OLEH KELUARGA Virga Prameswari; Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36534

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri pada perempuan korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh keluarga dan faktor yang mempengaruhi penerimaan diri pada perempuan korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh keluarga. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan jumlah subjek tiga orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara semi-terstruktur. Hasil wawancara dianalisis menggunakan analisis tematik agar memudahkan peneliti dalam mengasosiasikan seberapa sering suatu tema muncul dengan keseluruhan data dan lebih sistematis. Penelitian ini mendapatkan tiga tema besar yaitu tahap penerimaan diri, ciri penerimaan diri dan faktor yang mempengaruhi penerimaan diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum ketiga subjek melalui kelima tahapan penerimaan diri, namun ciri dalam penerimaan diri pada tiap subjek berbeda karena faktor yang mempengaruhi penerimaan tiap subjek juga berbeda. Adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk semua pihak terutama bagi subjek penelitian agar lebih memahami penerimaan diri, sehingga subjek dapat menerima dirinya, menerima segala pengalaman negatif dan dapat menemukan hikmah dari pengalaman negatif yang dialaminya. Kata Kunci: penerimaan diri, pelecehan seksual, keluarga, perempuan Abstract This study aims to determine the description of self-acceptance in women victims of sexual harassment committed by family, and what factors influence self-acceptance in women victims of sexual harassment comitted by family. This study uses a qualitative method with a case study approach by using three subjects. Data collection was carried out using semi-structured interviews. The results of the interviews were analyzed using thematic analysis in order to make it easier for researchers to associate how often a theme appeared with the overall data and more systematically. This study gets three major themes, namely the stage of self-acceptance, characteristic of self-acceptance and factors that affect self-acceptance. The results of this study indicate that in general, all three subjects go through the same five stages of self-acceptance, but the characteristics in the subject's self-acceptance were different because the factors affecting the acceptance of each subject differed. The existence of this research is expected to provide benefits to all parties, especially for the research subjects to better understand self-acceptance, so that the subject can accept themself, accept all negative experiences and be able to find lessons from negative experiences that they have experienced. Keywords: self-aceeptance, sexual harassment, family, women
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI X PORONG Vega Shavira Triswanto; Hermien Laksmiwati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36535

Abstract

Abstrak Siswa seringkali mengalami kesulitan belajar pada proses pengerjaan tugasnya. Siswa pun mengalami beberapa kendala dalam memahami pelajaran terutama pada mata pelajaran Matematika. Tujuan peneliti dalam penelitian ini adalah menguji apakah terdapat hubungan antara self-efficacy (efikasi diri) dengan kesulitan belajar matematika pada siswa kelas XI di SMA Negeri X Porong. Subjek pada penelitian ini sebanyak 120 siswa kelas XI, peneliti menggunakan kelas XI karena merupakan fase adaptasi peralihan dari kelas X yang dimana pelajaran semakin bertambah sulit. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment dengan bantuan program computer SPSS 26.0 for windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan korelasi antara variabel efikasi diri dengan kesulitan belajar senilai 0.604. Oleh sebab itu, kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kesulitan belajar, sehingga keyakinan akan kemampuan diri sangat dibutuhkan pada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Kata Kunci: efikasi diri, kesulitan belajar. Abstract Students often experience learning difficulties in the process of working on some tasks. Students also experience several obstacles in understanding subjects, especially Mathematics. The aim of this study was to examine whether there was a correlation between self-efficacy and learning difficulties in Mathematics of the class XI students at SMA Negeri X Porong. The subjects in this study were 120 students of class XI. The researcher used class XI because it was a transitional adaptation phase from class X where lessons were getting more difficult. This study used a product moment correlation analysis with the help of the SPSS 26.0 for windows computer program. The results of this study indicate there is a correlation between self-efficacy and learning difficulties with the value of 0.604. Therefore, self-efficacy in the form of confidence is needed for students who experience learning difficulties. Keywords: self-efficacy, learning difficulties.
HUBUNGAN ANTARA EMPLOYEE ENGAGEMENT DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA ANGGOTA TNI AL DI KOARMADA II SURABAYA Yanna Murnika Sari; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v7i04.36879

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara employee engagement dengan organizational citizenship behavior pada anggota TNI AL di Koarmada II Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan menggunakan teknik korelasi Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 100 anggota TNI AL yang bertugas di Koarmada II Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala employee engagement dan skala organizational citizenship behavior. Data hasil penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 24.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara employee engagement dengan organizational citizenship behavior pada anggota TNI AL di Koarmada II Surabaya yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0.046 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0.240. Berdasarkan hasil analisis data tersebut bermakna bahwa terdapat hubungan antara employee engagement dengan organizational citizenship behavior pada anggota TNI AL di Koarmada II Surabaya dan hubungan kedua variabel terbukti searah. Hubungan searah ini dapat dikatakan bahwa semakin tinggi organizational citizenship behavior pada anggota TNI AL, maka akan semakin tinggi pula employee engagement pada anggota TNI AL. Sebaliknya, jika employee engagement pada anggota TNI AL semakin rendah, maka akan semakin rendah juga organizational citizenship behavior pada anggota TNI AL. Kata Kunci : employee engagement, organizational citizenship behavior, TNI Angkatan Laut Abstract This study aims to determine the relationship between employee engagement and organizational citizenship behavior among members of the Navy in Koarmada II Surabaya. The method used in this research is quantitative method and using correlation techniques. The number of respondents who participated in this study were 100 members of the Indonesian Navy who served in Koarmada II Surabaya. The instrument used in this study was the Likert scale. The data collection technique used in this study was a scale of employee engagement and a scale of organizational citizenship behavior. The data from this research were analyzed using the product moment correlation test with the help of SPSS 24.0 for windows. The results of the analysis showed that there was a significant relationship between employee engagement and organizational citizenship behavior among Indonesian Navy members in Koarmada II Surabaya as evidenced by a significance value of 0.046 (p <0.05) and a correlation coefficient value of 0.240. Based on the results of the data analysis, it means that there is a relationship between employee engagement and organizational citizenship behavior among members of the Indonesian Navy in Koarmada II Surabaya and the relationship between the two variables is unidirectional. This unidirectional relationship can be said that the higher organizational citizenship behavior among members of the Navy, the higher employee engagement will be for members of the Navy. Conversely, if employee engagement among members of the Indonesian Navy gets lower, the organizational citizenship behavior will also be lower for members of the Navy. Keywords: employee engagement, organizational citizenship behavior, Indonesian Navy

Page 30 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue