cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN OPERASIONAL DIVISI PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN PT PAL INDONESIA (PERSERO) Atik Yuniar Rachmawati; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i3.41292

Abstract

Abstrak Kepuasan kerja menjadi hal yang ingin dicapai oleh karyawan di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap lingkungan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan operasional Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero). Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah karyawan operasional Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero) yang berjumlah 68 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala persepsi terhadap lingkungan kerja dan skala kepuasan kerja. Teknik analisis data yang digunakan adalah Korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan software SPSS 24 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga terhadapat hubungan antara persepsi terhadap lingkungan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan operasional Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero). Kata Kunci: kepuasan kerja, lingkungan kerja, karyawan operasional Abstract Job satisfaction is an aspect that all employees want to achieve in the workplace. This study aims to determine the correlation between perseption of work environment and job satisfaction in operational employees of improvement and maintenance divition of PT PAL Indonesia (Persero). The research method used is quantitative. Subject in this study is 68 peoples of an operational employees in improvement and maintenance divition of PT PAL Indonesia (Persero). Sampling technique used in this study is saturated sampling. Measurement instrument used in this research were perception of work environment scale and job satisfaction scale. The data analysis performed by Pearson Product Moment technique with software SPSS 24 for windows.The result of this study that have been done show that H0 was rejected and H1 was accepted, that can be concluded there is a positive relationship between perception of work environment and job satisfaction in operational employees of improvement and maintenance divition of PT PAL Indonesia (Persero). Keywords: job satisfaction, work environment, operational employees
PENGALAMAN PEREMPUAN MUSLIM YANG MELEPAS JILBAB Kamilah Anggraeni Kusuma Firdaus; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i3.41293

Abstract

Abstrak Jilbab adalah sebuah simbol penting dalam Islam. Di negara berpenduduk mayoritas muslim seperti Indonesia, tidaklah mudah bagi para muslimah untuk berhenti berjilbab. Penelitian ini menggali dan menafsirkan pengalaman para muslimah yang melepaskan jilbab mereka dan strategi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan akibat tindakan itu. Dengan menerapkan pendekatan studi kasus, penelitian psikologi kualitatif ini menggunakan wawancara semi-terstruktur dengan tiga muslimah dewasa awal yang sudah dua tahun berhenti berjilbab. Dengan menggunakan teknik analisis naratif, riset ini menemukan bahwa asal-mula mereka berjilbab adalah faktor kunci yang memudahkan tindakan mereka meninggalkan jilbab. Ditemukan pula bahwa keputusan melepaskan jilbab membuahkan beberapa konsekuensi negatif, misalnya komentar negatif dan pertanyaan tak menyenangkan. Walaupun demikian, sebagian mereka mengalami juga konsekuensi positif, yaitu perasaan lega dan kemudahan memperoleh pekerjaan. Untuk menanggulangi konsekuensi negatif, mereka mengabaikan tanggapan negatif dan menjawab seperlunya saja berbagai pertanyaan tak menyenangkan. Konsep diri positif turut memudahkan adaptasi mereka pada penampilan baru setelah tak berjilbab. Kata Kunci: Jilbab, penyesuian diri, konsep diri Abstract Hijab is one of the key symbols among Muslim women. In Indonesia, a Muslim-majority country, giving up the hijab is a tough decision for them to make. This qualitative, psychological study describes and analyzes the experiences of Muslim women who have made this decision and the ways they manage its impact. Using the case-study approach, the researcher conducted semi-structured interviews with three young Muslim women who had stopped wearing the hijab for two years. Using the narrative analysis technique, this study found that the original decision to start donning the hijab played a vital role in facilitating or inhibiting the subsequent decision to give it up. Giving up the hijab brought about negative consequences, such as disapproving comments and irritating questions. But the same decision also led to positive consequences, including emotional relief and improved job opportunities. To cope with the unfavorable consequences, these women ignored negative comments and gave spare responses to irritating inquiries. Favorable self-concept appears to have helped them adapt to a new life without the hijab. Keywords: hijab, Muslim women, adjustment, self-concept
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN PT. X DI MASA PANDEMI COVID-19 Safira Dahlia Octareina; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i5.41307

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak perusahaan merugi dan tidak mampu memenuhi kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan PT.X di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 219 karyawan PT.X. Teknik sampling dalam penelitian menggunakan sampling kuota, dalam menentukan jumlah subjek penelitian digunakan perhitungan rumus Slovin dan didapatkan jumlah subjek sebanyak 69 karyawan. Analisis data penelitian yang diuji menggunakan uji Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 24 for windows. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien korelasi r=0,799 dan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kualitas kehidupan kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan PT. X di masa pandemi Covid-19. Nilai positif pada koefisien korelasi (r) memiliki arti ketika kualitas kehidupan kerja karyawan meningkat, maka kepuasan kerja karyawan juga meningkat. Sebaliknya, ketika kualitas kehidupan kerja karyawan menurun maka kepuasan kerja karyawan juga akan menurun. Kata Kunci: Kualitas Kehidupan Kerja, Kepuasan Kerja, Karyawan Abstract The Covid-19 pandemic caused many companies to lose money, and it was unable to fulfill employee job satisfaction. This study aims to determine the relationship between quality of work-life and job satisfaction of PT.X employees during the Covid-19 pandemic. This research used the quantitative correlational method. The population in this study consisted of 219 employees of PT.X. The sampling technique in this study used quota sampling. Determining the number of research subjects used the Slovin formula calculation, and it obtained the number of subjects as many as 69 employees. The research data analysis was tested using the Pearson Product Moment test, and it was supported by SPSS 24 for windows. The results of the hypothesis test showed that the correlation coefficient r=0.799 and a significance level of 0.000 (p<0.05). It showed a significant relationship between the quality of work-life and job satisfaction for the PT. X employees during the Covid-19 pandemic. A positive value on the correlation coefficient (r) means that when the quality of work-life employees increases, employees' job satisfaction also increases. On the other hand, when the quality of the work-life employees decreases, employees' job satisfaction will also decrease. Keywords: Quality of Work Life, Job Satisfaction, Employee
RESILIENSI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM HUBUNGAN PACARAN Vivin Faizatul Marita; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i5.41309

Abstract

Abstrak Kekerasan dalam hubungan pacaran dapat menimbulkan dampak negatif bagi para perempuan yang menjadi korbannya. Meskipun demikian, masih ada beberapa perempuan yang mampu menjadi pribadi yang resilien setelah mengalami kekerasan dalam hubungan pacaran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses dan sumber resiliensi perempuan korban kekerasan dalam hubungan pacaran. Tiga perempuan dengan latar belakang yang berbeda menjadi partisipan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik. Uji keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi sumber data dan member checking. Hasil dari penelitian ini ditemukan dua tema utama, yaitu tema proses resiliensi yang terdiri atas fase stres, fase rekontruksi dan penguatan diri, serta fase resilien. Tema selanjutnya merupakan sumber resiliensi yang menunjukkan hal-hal yang melatarbelakangi proses resiliensi yaitu dukungan eksternal, kekuatan dalam diri, dan kemampuan interpersonal. Kata Kunci: resiliensi, perempuan, kekerasan dalam hubungan pacaran Abstract Violence in dating relationships can have a negative impact on women who are victims. Nevertheless, there are still some women who are able to become resilient individuals after experiencing violence in a relationship. This study aims to understand the processes and sources of resilience of women victims of violence in dating relationships. Three women with different backgrounds participated in this study. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected using semi-structured interviews and analyzed thematically. Test the validity of research data using triangulation of data sources and member checking. The results of this study found two main themes, namely the theme of the resilience process which consists of a stress phase, a self-reconstruction and strengthening phase, and a resilience phase. The next theme is a source of resilience that shows the things behind the resilience process, namely external support, inner strength, and interpersonal skills. Key Words: resilience, women, dating violence
HUBUNGAN ANTARA PARENTING STRESS DENGAN PARENTING SELF-EFFICACY PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL Intan Putri Asiyadi; Miftakhul Jannah
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i5.41311

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parenting stress dengan parenting self- efficacy pada ibu yang memiliki anak Disabilitas Intelektual (DI). Parenting stress merupakan keadaan tegang dan cemas yang berlebihan terkait dengan peran sebagai orang tua. Kunci utama untuk dapat bertahan dari tantangan dan tuntutan yang dapat memicu parenting stress adalah komitmen orang tua dalam menjalankan praktik parenting, dengan kata lain parenting self- efficacy. Parenting self-efficacy merupakan persepsi orang tua terhadap kemampuan mereka terkait tugas dalam pelaksanaan praktik parenting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif, dengan teknik korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak DI usia 6 sampai dengan 12 tahun yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak 74 subjek. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi pearson product moment dengan bantuan perangkat lunak komputer. Nilai koefisien korelasi antara variabel parenting stress dengan variabel parenting self-efficacy adalah sebesar -0,494. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang bernilai negatif antara parenting stress dengan parenting self-efficacy pada ibu yang memiliki anak DI. Kata Kunci: parenting stress, parenting self-efficacy, disabilitas intelektual Abstract This research aimed to analyse the relationship between parenting stress and parenting self- efficacy among mothers who have children with intellectual disabilities. Parenting stress is a condition of excessive tension and anxiety associated with parenting. The main key to survive the challenges and demands that can trigger parenting stress is the commitment of parents in carrying out the parenting practices, in other words parenting self-efficacy. Parenting self-efficacy is the perception of parents on their abilities related to tasks in implementing parenting practices. The method used in this research is a quantitative research method, with correlation techniques. The subjects in this research were mothers who had children aged 6 to 12 years who attended Special School (SLB) as many as 74 subjects. The data analysis techniques used is the pearson product moment correlation test with the help of computer software. The value of the correlation coefficient between parenting stress and parenting self-efficacy is -0.494. The results indicate that there is a significant negative relationship between parenting stress and parenting self-efficacy in mothers who have intellectual disabilities. Keywords: parenting stress, parenting self-efficacy, intellectual disability
GAMBARAN PENERIMAAN DIRI KORBAN BULLYING Tasya Firly Febriana; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i5.41313

Abstract

Abstrak Bullying adalah suatu perilaku yang dapat berdampak buruk pada korbannya terutama dalam menerima dirinya. Pada kenyataannya terdapat beberapa korban yang dapat menerima dirinya dengan baik pasca menjadi korban bullying. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penerimaan diri pada korban bullying dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah tiga orang dengan karakteristik perempuan berusia 18-22 tahun, pernah mengalami bullying pada masa SMA, serta bullying yang dialami dapat berupa fisik, verbal, social dan cyberbullying. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara secara mendalam dan semi-terstruktur serta menggunakan teknik analisa tematik. Dalam penelitian ini menemukan empat tema yaitu perlakuan bullying yang diterima, dampak bullying, tahapan penerimaan diri, dan aspek penerimaan diri. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa ketiga subjek korban bullying memiliki penerimaan diri yang baik. Meskipun melalui situasi yang sulit namun ketiga subjek dapat bangkit dengan memiliki penerimaan diri serta dapat bertumbuh dan berkembang lebih baik. Kata Kunci: bullying, dampak bullying, penerimaan diri, korban bullying Abstract Bullying is a behavior that can harm the victim, especially in accepting himself. Some victims can accept themselves well after being victims of bullying. This study aims to see the description of self-acceptance in victims of bullying by using qualitative research methods and case study approaches. The research subjects were three people with the characteristics of women aged 18-22 years, had experienced bullying during high school, and the bullying experienced could be in the form of physical, verbal, social, and cyberbullying. Data collection techniques used are in-depth and semi-structured interviews and using thematic analysis techniques. This study found four themes, namely bullying received, the impact of bullying, stages of self-acceptance, and aspects of self-acceptance. The results of this study explained that the three subjects who were victims of bullying had good self-acceptance. Despite going through a difficult situation, the three subjects were able to rise by having self-acceptance and being able to grow and develop better. Keywords: bullying, impact of bullying, self-acceptance, victims of bullying
MINDFULNESS PADA POLWAN YANG MENANGANI KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK Ayu Sita Dewi Ariani; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i5.41315

Abstract

Abstrak : Investigasi kasus yang melibatkan individu yang mengalami trauma seperti kasus pelecehan seksual terhadap anak memiliki resiko menyebabkan Secondary Traumatic Stress (STS). Mindfulness merupakan suatu cara coping yang dapat diaplikasikan secara personal sekaligus suatu keterampilan yang mampu mengurangi resiko individu mengalami STS. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji mengenai proses timbulnya keterampilan mindful serta faktor yang menumbuhkan keterampilan mindfulness pada Polwan yang menangani kasus kekerasan terhadap anak. Penelitian ini dilakukan pada tiga orang polwan yang merupakan penyidik kasus kekerasan seksual terhadap anak di unit PPA Polrestabes Surabaya & Polda Jatim. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan diolah menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian ini menemukan dua tema besar yakni dampak dari penyidikan kasus kekerasan seksual terhadap anak serta proses keterampilan mindfulness dalam proses penyidikan. Hasil dari penelitian ini menemukan adanya keunikan pada setiap partisipan dalam proses memiliki keterampilan mindfulnessyang didasari pada perbedaan orientasi sebagai acuan fokus saat menyidik serta perbedaan persepsi dari masing-masing partisipan terkait pengalaman korban. Ditemukan juga adanya beberapa faktor yang secara signifikan membantu menumbuhkan keterampilan mindfulness dalam proses penyidikan yakni menghindari keterlibatan emosional berlebih dengan cara mengontrol empati serta menetapkan boundary atau batasan antara hal-hal terkait penyidikan dan hal yang bersifat personal. Kata Kunci : Mindfulness, Kekerasan seksual anak, Polwan Abstract Investigation of cases involving individuals who have experienced trauma such as cases of child sexual abuse has the risk of causing Secondary Traumatic Stress (STS). Mindfulness is a way of coping that can reduce the risk of experiencing STS. This study aims to examine the process of achieving mindfulness and the factors that influence it. This study was conducted on three female police officers who are investigators of cases of sexual violence against children at the women and child unit (PPA) of Polrestabes Surabaya and East Java Regional Police (Polda Jatim). This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through semi-conducted interviews and processed using thematic analysis technique. This study found two major themes, the impact of investigating cases of sexual violence against children and the process of mindfulness skills in the investigation process. The results of this study found that there are there was a uniqueness in each participant in the process of mindfulness skills based on differences in orientation as a reference for focus when investigating and differences in perceptions of each participant regarding the victim's experience. It was also found that there were several factors that significantly helped foster mindfulness skills in the investigation process, namely avoiding excessive emotional involvement by controlling empathy and setting boundaries between things related to the investigation and personal matters. Keywords : Mindfulness, Sexual violence against children, Female police officers
POSTTRAUMATIC GROWTH PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL PENYINTAS KEKERASAN MASA KANAK Aldililla, Dinarayu; Rahmasari, Diana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8n5.p163-180

Abstract

Abstrak Terdapat beberapa perempuan penyintas kekerasan masa kanak yang dapat mengalami perubahan positif dalam kehidupannya dan menunjukkan posttraumatic growth. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengalaman posttraumatic growth sebagaiamana dialami oleh para subjek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui metode wawancara semi terstruktur dari empat subjek perempuan dewasa awal penyintas kekerasan fisik dan emosional masa kanak oleh orang tua yang memenuhi kriteria. Analisis data menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA) untuk mendapatkan tema-tema yang berkaitan dengan posttraumatic growth berdasarkan pengalaman hidup subjek. Penelitian ini menemukan dua tema utama yaitu jalur menuju perubahan dan pengalaman perubahan. Hal ini menunjukkan bahwa adanya jalur menuju perubahan (self-disclosure, interaksi dengan dukungan sosial, penerimaan, dan perubahan sudut pandang) yang dilakukan oleh subjek membantu mengantarkan subjek untuk mengalami pencapaian perubahan dalam lima aspek di kehidupan masing-masing, yaitu munculnya penilaian diri yang positif, peningkatan spiritualitas/religiusitas, apresiasi kehidupan, penemuan kesempatan pengembangan diri, dan kondisi relasi yang positif. Kata kunci: Kekerasan masa kanak, posttraumatic growth Abstract Women survivor of child abuse may experience positive changes in their lives after experiencing child abuse and show posttraumatic growth. This study aims to describe the lived experience of posttraumatic growth as experienced by the subject. This study uses qualitative method and a phenomenological approach. Data were collected through semi-structured interviews from four young adult women who were survivors of emotional and physical child abuse from parents and met the study criteria. Interpretative phenomenological analysis (IPA) was used for data analysis to find themes related to the lived experience of posttraumatic growth of the four subjects. This study found two main themes, namely the pathway to change and the experience of change. This shows that the existence of pathway to change (self-disclosure, interaction with social support, acceptance, and a change in point of view) which is carried out by the subjects lead the subjects to experience the outcome of change in five aspects of their respective lives, namely the positive view of self, increased spirituality/religiosity, appreciation of life, finding opportunities for self-development, and positive relationships. Keywords: Child abuse, posttraumatic growth
HUBUNGAN ANTARA SOCIAL COMPARISON DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWI PSIKOLOGI UNESA PENGGUNA INSTAGRAM Marcelline Eva Panjaitan; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i5.41318

Abstract

RESILIENSI PADA LANSIA PENYINTAS COVID-19 DENGAN PENYAKIT BAWAAN Aryo Atha Rizaldi; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i5.41320

Abstract

Abstrak Virus Corona adalah suatu virus kronis yang menyerang sistem pernafasan individu yang terjangkit maupun penyintas Covid-19, dimana keduanya membutuhkan perawatan medis, dan juga adanya resiliensi agar dapat mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang dapat membentuk resiliensi penyintas Covid-19 dengan penyakit bawaan yang mengalami dampak jangka panjang dari Covid-19 yaitu long covid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua subjek penyintas Covid-19 yang berusia 50 tahun keatas, dengan penyakit bawaan yang pernah dirawat secara intensif di suatu rumah sakit, dan mengalami dampak long covid. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara semi-terstruktur. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik. Penelitian ini menggunakan uji keabsahan dengan teknik triangulasi sumber data dan member-checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek tetap dapat resilien karena dari keempat faktor tersebut, kedua subjek telah memenuhi keempat faktor dari resiliensi, yaitu harga diri, dukungan sosial, spiritualitas, dan emosi positif dapat membentuk resiliensi dalam diri individu. Kata Kunci: resiliensi, penyintas covid-19, penyakit bawaan Abstract Coronavirus is a chronic virus that attacks the respiratory system of infected individuals and Covid-19 survivors, both of which require medical treatment, as well as resilience to speed up the healing process. This study aims to determine the factors that can shape the resilience of Covid-19 survivors with congenital diseases that experiencing long-term impacts from Covid-19, namely long covid. This research uses a qualitative approach with a case study method. The subjects used in this study were two Covid-19 survivors aged 50 years and over, with comorbid diseases who had been treated intensively in a hospital and experiencing the long-term impact of covid. Data collection techniques used are semi-structured interviews. The data analysis technique used in this research is thematic analysis. This study uses a validity test with triangulation of data sources and member-checking techniques. The results showed that the two subjects remained resilient because of the four factors of resilience, which both subjects had fulfilled, namely self-esteem, social support, spirituality, and positive emotions that could form resilience within individuals. Keywords: resilience, covid-19 survivor, comorbidity

Page 40 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue