cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG MENGALAMI KELEBIHAN BERAT BADAN Kusuma Purbaningtyas; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i3.41492

Abstract

GAMBARAN HARDINESS PADA INDIVIDU YANG MENGALAMI PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA KARENA PANDEMI COVID-19 Ismi Achmri Apriliana; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41513

Abstract

Abstrak Individu yang mengalami PHK akibat pandemi COVID-19 berpeluang mengalami stres, tetapi bagi yang mampu mengelola stres dan melewati masa sulit tersebut dengan baik maka individu tersebut memiliki hardiness sebagaimana ditunjukkan oleh para subjek dipenelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika psikologis dan faktor yang membentuk hardiness pada individu yang mengalami PHK akibat pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan berjumlah dua orang yang memiliki karakteristik yakni : laki-laki berusia 40-60 tahun dan sedang mengalami PHK dikarenakan adanya kebijakan pengurangan karyawan akibat pandemi dan belum memiliki pekerjaan tetap hingga saat ini. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi-terstruktur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik dan melalui uji keabsahan data dengan teknik triangulasi sumber data yang akan dibantu dari data significant others. Penelitian ini menemukan bahwa hardiness yang ada dalam diri para subjek terbentuk melalui serangkaian proses, dimulai dari penerimaan kondisi yang sedang mereka hadapi saat ini hingga proses menemukan alasan yang menjadi landasan hardiness yang terbentuk dalam diri mereka, dan dalam penelitian ini faktor support keluarga merupakan faktor terpenting setelah penerimaan diri dalam terbentuknya hardiness dalam diri subjek. Hardiness yang ada pada diri para subjek ini dapat dilihat dalam bentuk bagaimana cara mereka dapat bangkit dan menemukan hal baru untuk dilakukan demi kelangsungan hidup mereka dan keluarga kedepannya. Kata Kunci: hardiness, PHK, pandemi COVID-19 Abstract Individuals who have been laid off due to the COVID-19 pandemic have the opportunity to experience stress, but those who are able to manage stress and get through these difficult times well have hardiness as shown by the subjects in this study. The purpose of this study was to determine the psychological dynamics and factors that shape hardiness in individuals who experienced layoffs due to the COVID-19 pandemic. This research uses case study qualitative method. The research subjects were selected using a purposive sampling technique and consisted of two people who have characteristics, namely: men aged 40-60 years and currently experiencing layoffs due to the policy of reducing employees due to the pandemic and not having a permanent job until now. Data was collected by means of semi-structured interviews. The data obtained were analyzed using thematic analysis and through testing the validity of the data with the triangulation technique of data sources that will be assisted from the data of significant others. This study found that the hardiness that existed in the subjects was formed through a series of processes, starting from accepting the conditions they were currently facing to the process of finding the reasons that became the basis for the hardiness that was formed within them, and in this study the family support factor was the most important factor. after self-acceptance in the formation of hardiness in the subject. Hardiness that exists in these subjects can be seen in the form of how they can rise up and find new things to do for the sake of their survival and their families in the future. Keywords: hardiness, PHK, covid pandemic 19
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Adhita Paramitha Puteri; Damajanti Kusuma Dewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41517

Abstract

Abstrak Motivasi belajar menjadi pendorong individu dalam mencapai tujuan pembelajaran. Tercapainya tujuan pembelajaran di situasi pandemi ini, memaksa mahasiswa harus memiliki motivasi belajar tinggi. Perubahan proses pembelajaran dari luring menjadi daring, membuat mahasiswa membutuhkan penyesuaian dari diri individu dan dukungan dari orang sekitar agar tetap menunjang peningkatan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dan dukungan sosial dengan motivasi belajar pada mahasiswa saat pembelajaran daring. Penelitian ini dilakukan di Universitas Negeri Surabaya dengan melibatkan seluruh mahasiswa Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan yang berjumlah 360 mahasiswa dari angkatan 2018, 2019, dan 2020. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier berganda yang mendapatkan hasil nilai koefisien korelasi sebesar 0,505 dan koefisien determinasi sebesar 0,255. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tingkat hubungan yang sedang antara kontrol diri dan dukungan sosial dengan motivasi belajar dan kontribusi yang diberikan kontrol diri dan dukungan sosial terhadap motivasi belajar sebesar 25,5%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, bahwa kontrol diri dan dukungan sosial merupakan dua variabel yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk meningkatkan motivasi belajar, apalagi pada saat pembelajaran daring, kemampuan kontrol diri yang baik dan dukungan sosial sangat dibutuhkan. Kata Kunci : Kontrol diri, Dukungan Sosial, Motivasi Belajar, Mahasiswa Abstract Learning motivation is the driving force for individuals to achieve learning goals. The achievement of learning objectives in this pandemic situation forces students to have high learning motivation. Changes in the learning process from offline to online, make students need adjustments from themselves and support from people around them in order to continue to support increased motivation to learn. This study aims to determine the relationship between self-control and social support with learning motivation in students when learning online. This research was conducted at the State University of Surabaya involving all students of the Department of Psychology, Faculty of Education, totaling 360 students from the 2018 2019 and 2020 batches. The analytical technique used in this study was multiple linear regression which obtained a correlation coefficient of 0.505 coefficient of determination of 0.255. The results of this study indicate that there is a moderate level of relationship between self-control and social support with learning motivation and the contribution given by self-control and social support to learning motivation is 25.5%. Based on the results obtained, that self-control and social support are two variables needed by students to increase learning motivation, especially when online learning, good self-control skills and social support are needed. Keywords: Self-control, Social Support, Learning Motivation, College Students
RESILIENSI REMAJA PENYANDANG TUNA DAKSA YANG MENGALAMI BROKEN HOME Ratna Rama Danti; Satiningsih Satiningsih
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41518

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari faktor resiliensi remaja penyandang tuna daksa yang mengalami broken home untuk tetap bertahan dan berusaha atas kenyataan yang dialaminya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah seorang remaja perempuan yang berusia 14 tahun, penyandang tuna daksa yang duduk di bangku SMP kelas VII dan tinggal bersama nenek dan bibi. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara terstruktur sebagai instrumen penelitian. Teknik analisa data menggunakan tahapan kepekaan teoritis, pengorganisasian data, coding dan analisis, serta pengujian asumsi data. Data hasil penelitian dilakukan uji keabsahan data menggunakan triangulasi data sumber untuk meningkatkan kredibilitas penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mempunyai faktor kemampuan dalam meregulasi emosi, kontrol impuls, optimisme, menganalisis penyebab, empati, dan pencapaian. Berdasarkan hasil, partisipan mempunyai sumber personal dan penguatan yang diperoleh dari keluarga yang mendorong menjadi individu resilien. Kata Kunci: Resiliensi, Remaja, Tuna Daksa, Broken Home. Abstract The purpose of this study is to find out the picture of the resilience factors of adolescents with disabilities who have broken home to stay afloat and strive for the reality experienced. This study uses qualitative method with case study approach. Participants numbered one with significant other number of four people, as this study was a 14-year-old girl, a deaf person who sat in junior high school grade VII and lived with grandmother and aunt. Data collection uses structured interview methods as research instruments. Data analysis techniques use theoretical sensitivity stages, data organization, coding and analysis, and data assumption testing. The data of the research results were conducted to test the validity of the data using triangulation of source data to increase the credibility of qualitative research. The results showed that the participants had the ability to regulate emotions, impulse control, optimism, analyzing causes, empathy, and achievement. Based on the results, participants have personal resources and reinforcement obtained from families that encourage them to become resilient individuals. Keywords: Resilience, Adolescents, Deaf, Broken Home.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN ASERTIVITAS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Anggraheni Puspita Dewi; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41520

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan asertivitas pada siswa sekolah menengah pertama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Dari keseluruhan siswa sebanyak 134 orang, penelitian ini melibatkan 59 siswa sebagai subjek penelitian dan 30 lainnya sebagai subjek tryout instrumen. Data didapatkan dengan cara menyebar kuisioner menggunakan google form secara online. Peneliti menganalisis data dengan menggunakan uji korelasi pearson product moment yang dibantu program SPSS 25.0. Hasil analisis data uji korelasi menunjukkan angka 0,298 (r= 0,298) dengan nilai signifikansinya adalah 0,022 (p < 0,05). Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif antara regulasi emosi dengan asertivitas pada siswa sekolah menengah pertama X. Maknanya terdapat hubungan yang searah, yakni semakin tinggi regulasi emosi, maka semakin tinggi asertivitas. Sebaliknya, semakin rendah regulasi emosi, semakin rendah juga asertivitas. Kata Kunci: regulasi emosi, asertivitas, remaja Abstract This study aims to determine the relationship between emotion regulation and assertiveness in junior high school students. The research method used in this research is correlational quantitative method. Of the total 134 students, this study involved 59 students as research subjects and 30 others as instrument tryout subjects. The data was obtained by distributing questionnaires using an online google form. Researchers analyzed the data using the Pearson product moment correlation test assisted by the SPSS 25.0 program. The results of the correlation test data analysis showed the number 0.298 (r = 0.298) with a significance value of 0.022 (p < 0.05). Based on the results of the data analysis, it can be concluded that there is a positive relationship between emotion regulation and assertiveness in X junior high school students. This means that there is a unidirectional relationship, namely the higher the emotional regulation, the higher the assertiveness. On the other hand, the lower the emotion regulation, the lower the assertiveness. Keywords: emotional regulation, assertiveness, adolescent
HUBUNGAN ANTARA STUDENT ENGAGEMENT DENGAN MOTIVASI BELAJAR SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH SISWA SMA X Candra Diastama; Damajanti Kusuma Dewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41522

Abstract

Abstrak Situasi pandemi memaksa pihak sekolah melakukan beberapa penyesuaian terutama saat kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran yang semula dilakukan secara tata muka di kelas, berubaha menjadi tatap muka melalui media daring. Durasi pemberian materi menjadi semakin pendek, dan lebih banyak menekankan pemberian tugas. Proses mengerjakan tugas yang semula mendapatkan pendampingan guru, berubah menjadi kegiatan mandiri dan minim pengawasan. Kondisi tersebut membutuhkan kekuatan siswa untuk terlibat secara aktif, fokus pada kegiatan pembelajaran dan tugas pembelajaran meskipun tanpa pengawasan secara langsung. Penelitian ini bertujuan menguji keterkaitan antara keterlibatan dalam pembelajan atau student engagament dengan motivasi belajar pada situasi pandemik. Penelitian ini dilakukan pada sebuah SMA di salah kota di Propinsi Jawa Timur, dan melibatkan semua siswa kelas XI, yang berjumlah 200 orang. Teknik analisis spearman rho dipilih untuk mencari hubungan antara kedua variabel, dan diperoleh korelasi sebesar 0,466. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa student engagement adalah satu variabel yang dibutuhkan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama pada saat pembelajaran jarak jauh, dimana tidak ada pengawasan secara langsung. Kata Kunci : Student engagement, motivasi belajar Abstract The pandemic situation forced the school to make some adjustments, especially during learning activities. Learning activities that were originally carried out face-to-face in the classroom have changed to face-to-face through online media. The duration of giving material is getting shorter, and more emphasis is placed on giving assignments. The process of doing tasks that originally received teacher assistance, turned into independent activities and minimal supervision. These conditions require the strength of students to be actively involved, focus on learning activities and learning tasks even without direct supervision. This study aims to examine the relationship between involvement in learning or student engagement with learning motivation in a pandemic situation. This research was conducted at a high school in one city in East Java Province, and involved all students of class XI, which amounted to 200 people. Spearman rho analysis technique was chosen to find the relationship between the two variables, and obtained a correlation of 0.466. Based on the results of the study, student engagement is a variable that is needed to increase students' learning motivation, especially during distance learning, where there is no direct supervision. Keywords: Student engagement, motivation learning
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN INTENSI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Akbar Habibie; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41523

Abstract

Abstrak Sulitnya mencari lapangan pekerjaan merupakan masalah yang dihadapi oleh orang orang yang sedang mencari lowongan pekerjaan. Baik itu yang baru lulus sekolah atau kuliah, atau mereka yang masih berkuliah namun ingin memiliki usaha sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan intensi berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan instrumen berupa kuesioner. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan yang terdiri dari angkatan tahun 2017 hingga angkatan tahun 2020. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan stratified random sampling pada masing-masing jurusan di Fakultas Ilmu pendidikan sehingga diperoleh jumlah sampel yang digunakan yaitu 160 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisa data yaitu korelasi product moment pearson dengan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan intensi berwirausaha. Nilai koefisien dari penelitian ini masuk kadalam tingkat hubungan yang kuat dengan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,665. Hubungan antara efikasi diri dengan intensi berwirausaha pada penelitian ini mempunyai nilai positif dan searah yang berarti efikasi diri berbanding lurus dengan intensi berwirausaha. Semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula intensi berwirausaha pada mahasiswa. Sumbangan efektif yang dapat diberikan efikasi diri yaitu sebesar 44,2% terhadap keragaman intensi berwirausaha pada mahasiswa. Kata Kunci : Intensi berwirausaha, efikasi diri, mahasiswa Abstract The difficulty of finding a job is a problem faced by people who are looking for job vacancies. Be it those who have just graduated from school or college, or those who are still in college but want to have their own business. This study was conducted with the aim of knowing the relationship between self-efficacy and entrepreneurial intentions in students of the Faculty of Education, State University of Surabaya. This research method uses quantitative methods with the instrument in the form of a questionnaire. The population in this study were students of the Faculty of Education, consisting of the 2017 to 2020 batch. The sampling in this study used stratified random sampling in each department at the Faculty of Education so that the number of samples used was 160 students. This study uses data analysis techniques, namely Pearson product moment correlation with the help of SPSS 25.0 software for windows. The results showed that there was a significant relationship between self-efficacy and entrepreneurial intentions. The coefficient value of this study is included in the level of a strong relationship with a significant value of 0.000 (p <0.05) and a correlation coefficient of 0.665. The relationship between self-efficacy and entrepreneurial intentions in this study has a positive and unidirectional value, which means that self-efficacy is directly proportional to entrepreneurial intentions. The higher the self-efficacy, the higher the entrepreneurial intention in students. The effective contribution that can be given to self-efficacy is 44.2% of the diversity of entrepreneurial intentions in students. Keyword : entrepreneurial intention, self efficacy, student
Disregulasi Emosi pada Perempuan Dewasa Awal yang Melakukan Self injury Aldiah Rosa Hayuningtiyas Putri; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41524

Abstract

Abstrak Self injury dapat terjadi karena adanya ketidakmampuan individu dalam meregulasi emosinya. Ketidakmampuan individu dalam meregulasi emosinya dinamakan dengan disregulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran dinamika disregulasi emosi pada perempuan usia dewasa awal yang melakukan self injury dan mengetahui faktor yang mempengaruhi disregulasi emosi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penggunakan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini merupakan perempuan dewasa awal berjumlah 3 orang dengan rentang usia 21-22 tahun. Bentuk self injury dalam penelitian ini yaitu, menyayat tangan, menggesek kaki, dan memukul diri sendiri. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil dari penelitian ini menemukan tiga tema: dinamika self injury, gambaran disregulai emosi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi disregulasi emosi. Ketiga partisipan memilih self injury sebagai cara untuk meregulasi emosi. Disregulasi emosi yang digambarkan dalam penelitian ini adalah tidak memperhatikan perasaan, tidak memahami emosi, sulit menerima peristiwa yang menimbulkan emosi negatif, merasa kesal pada diri sendiri, merasa lemah, merespon dengan cara maladaptif peristiwa yang menimbulkan emosi negatif, sulit berkonsentrasi, dan sulit menyelesaikan tugas. Faktor-faktor yang mempengaruhi disregulasi emosi yaitu kurang kelekatan dengan keluarga dan trauma akibat pelecehan seksual. Kata Kunci: self injury, perempuan dewasa awal, disregulasi emosi. Abstact Self-injury might occur due to an individual's inability to regulate their emotions. The failure of individuals to control their emotion is called emotional dysregulation. This study aims to see the portrayal of emotional dysregulation dynamics in early adult women who perform self-injury and understand the factors that affect emotional dysregulation. This study uses qualitative research using a case study approach. Participants in this study were three early adult women aged 21-22 years. The form of self injury in this study are salshing hands, rubbing feet, and hitting oneself. We use semi-structured interviews as a means of collecting data and analyze it using thematic analysis. The results show three themes: self-injury dynamics, the portrayal of emotional dysregulation, and factors affecting emotional dysregulation. All three participants chose self-injury as a means to regulate emotions. The emotional dysregulation described in this study are as follow, not paying attention to feelings, not understanding emotions clearly, difficulty in accepting events that cause negative emotions, feeling annoyed at oneself, feeling weak, responding in a maladaptive way to events that cause negative emotions, difficulty in concentrating, and difficulty in completing tasks. Factors that influence emotional dysregulation are lack of attachment to family and trauma from sexual abuse. Keyword: Self injury, adult women, emotion dysregulation.
HARDINESS PADA PERAWAT PEREMPUAN YANG MENANGANI PASIEN COVID-19 Rizky Dewantoro; Diana Rahmasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41525

Abstract

Abstrak Fokus dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui dampak serta faktor hardiness apa saja yang muncul pada perawat perempuan dengan peran ganda sebagai ibu serta perawat yang menangani pasien COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah dua perawat perempuan di Rumah Sakit Jiwa Menur (RSJ) berusia 51 dan 46 tahun, menjadi tim penangan COVID-19 dan menjadi ibu rumah tangga yang mempunyai anak. Pengambilan data pendukung juga dilakukan kepada dua significant other. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara semi-terstruktur serta studi dokumentasi data kepegawaian dari rumah sakit. Analisis data data penelitian ini menggunakan analisis tematik. Hasil dari penelitian ini ditemukan tiga tema utama yaitu pengalaman menangani pasien, dampak yang dialami partisipan selama menjadi perawat COVID-19, dan fakor penentu hardiness yang muncul. Kata Kunci: Hardiness, Perawat perempuan, COVID-19 Abstract The focus of this study is to find out what impact and hardiness factors appear in female nurses with dual roles as mothers and nurses who handle COVID-19 patients. This research uses qualitative research method with case study approach. Participants of this study were two female nurses at Menur Mental Hospital (MH) aged 51 and 46 years old, became a TEAM of COVID-19 handlers and became housewives who had children. The collection of supporting data is also done to two other significants. Data collection conducted using semi-structured interviews as well as documentation studies of staffing data from hospitals. Analysis of data of this research data using thematic analysis. The results of this study found three main themes, namely patient experience, the impact experienced by participants during their time as COVID-19 nurses, and the hardiness determinants that arise. Keywords: Hardiness, Female nursse, COVID-19
HUBUNGAN ANTARA KOMPARASI SOSIAL DAN BODY DISSATISFACTION PADA PEREMPUAN PENGGUNA INSTAGRAM DI SURABAYA Farisa Nur Amarina; Hermien Laksmiwati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i6.41526

Abstract

Abstrak Body dissatisfaction merupakan sebuah penilaian negatif individu terhadap bentuk tubuh yang dimilikinya, salah satu faktor yang dapat mempengaruhi munculnya body dissatisfaction adalah media. Instagram merupakan salah satu bentuk dari media massa, media massa sendiri merupakan salah satu faktor pembentuk body dissatisfaction dimana mahasiswi sering kali melakukan perbandingan diri dengan orang lain untuk menilai dirinya. Perbandingan ini dikenal sebagai dengan social comparison. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada mahasiswi di Surabaya. Instagram merupakan salah satu bentuk dari media massa. Media massa sendiri merupakan salah satu faktor pembentuk body dissatisfaction dimana mahasiswi sering kali melakukan perbandingan diri dengan orang lain untuk menilai dirinya. Perbandingan ini biasa disebut dengan komparasi sosial. Metode yang digunakan dalam penitian ini adalah metode penelitian kuantitatif non eksperimen. Metode menelitian kuantitatif non eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk penelitian yang bertujuan untuk mengetahui korelasi antar variabel penelitian. Data untuk mengukur komparasi sosial yang dibentuk berdasarkan aspek yang telah dipaparkan oleh Gibbons dan Buunk (1999) dan skala body dissatisfaction disusun berdasarkan aspek yang telah dipaparkan oleh Cash dan Pruzinsky (2002). Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara komparasi sosial dengan body dissatisfaction pada perempuan pengguna instagram di Surabaya. Berdasarkan hal tersebut berarti semakin tinggi komparasi sosial yang dilakukan oleh perempuan, makan akan semakin tinggi juga body dissatisfaction yang dimilikinya. Begitu pula sebaliknya, jika semakin rendah komparasi sosial yang dilakukan, maka akan semaki rendah juga body dissatisfaction yang dimilikinya. Kata Kunci: Perempuan, Mahasiswi, Komparasi sosial, Body Dissatisfaction Abstract Body dissatisfaction is an individual's negative assessment of their body shape, one of the factors that can influence the emergence of body dissatisfaction is the media. Instagram is one form of mass media, the mass media itself is one of the factors forming body dissatisfaction where female students often compare themselves with others to judge themselves. This comparison is known as social comparison. This study aims to determine the relationship between social comparison and body dissatisfaction among female students in Surabaya. Instagram is a form of mass media. The mass media itself is one of the factors forming body dissatisfaction where female students often compare themselves with others to assess themselves. This comparison is known as social comparison. The method used in this research is a non-experimental quantitative research method. The non-experimental quantitative research method is a research method used for research that aims to determine the correlation between research variables. The data for measuring social comparison is based on the aspects described by Gibbons and Buunk (1999) and the body dissatisfaction scale is based on the aspects described by Cash and Pruzinsky (2002). The result of this study is that there is a relationship between social comparison and body dissatisfaction among female Instagram users in Surabaya. Based on this, it means that the higher the social comparison made by women, the higher the body dissatisfaction they will have. And vice versa, the lower the social comparison, the lower the body dissatisfaction. Keywords: Woman, Student, Social Comparison, Body Dissatisfaction

Page 42 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue