cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
PENERIMAAN DIRI REMAJA PEREMPUAN YANG MENIKAH DINI KARENA HAMIL Ratna Yuli Kartika Sari; Muhammad Syafiq
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45850

Abstract

Abstrak Pernikahan dini karena hamil merupakan fenomena yang dapat ditemui pada remaja Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika penerimaan diri remaja perempuan terkait kehamilan di luar nikah dan pernikahan dininya. Metode peneilitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dua perempuan berusia 20 tahun direkrut menjadi subjek penelitian berdasarkan kriteria menjalani pernikahan dini karena hamil. Data dikumpulkan menggunakan wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Penelitian ini menemukan 3 tema besar, yaitu pemahaman terhadap diri dan lingkungan, keadaan diri ketika hamil hingga menikah, dan keadaan diri setelah menikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan memiliki penerimaan diri yang berbeda. Satu partisipan mengalami penerimaan diri positif dilihat dari emosi positif yang muncul, interaksi dengan lingkungan dan keluarga. Salah satu partisipan mengalami penerimaan diri negatif dilihat dari lebih banyak emosi negatif pasca menikah karena tinggal terpisah dengan suami, tidak diterima oleh keluarga suaminya serta masih menarik diri dari lingkungan. Kata Kunci: Penerimaan diri, remaja, hamil di luar nikah, menikah dini Abstract Early marriage due to pregnancy is a phenomenon that can be found among Indonesian teenagers. This study aims to determine the dynamics of self-acceptance of adolescent girls related to pregnancy outside of marriage and early marriage. The research method used is qualitative with a case study approach. Two women aged 20 years were recruited as research subjects based on the criteria for undergoing early marriage due to pregnancy. Data were collected using semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis. This study found 3 major themes, namely understanding of oneself and the environment, the state of oneself during pregnancy until marriage, and the state of oneself after marriage. The results showed that the two participants had different self-acceptance. One participant experienced positive self-acceptance as seen from the positive emotions that emerged, interactions with the environment and family. One of the participants experienced negative acceptance as seen from more negative emotions after marriage because they lived separately from their husbands, were not accepted by their families and still withdrew from the environment. Keywords: self-acceptance, adolescent, pregnant before marriage, early marriage
HUBUNGAN KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA ATLET FUTSAL UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Dwi Nona Kristanti; Miftakhul Jannah
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i3.45944

Abstract

HARAPAN PADA PEREMPUAN YANG BELUM MEMILIKI ANAK Lenia Indri Safitri; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45974

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang harapan pada perempuan yang belum memiliki anak tanpa disengaja (Involuntary Childless). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga orang subjek. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara secara mendalam. Data yang ada selanjutnya dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan teori harapan dan untuk mengetahui keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data dengan mewawancarai significant others dan melakukan member cheking. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan pathway thinking antar subjek. Subjek 1 dan 3 memiliki memiliki pathway thinking berupa usaha secara spiritual dan medis, melakukan program hamil, dan memiliki alternatif ketika menghadapi hambatan. Sedangkan pada subjek 2 hanya memiliki pathway thinking dengan memperbaiki kualitas hidup dan tidak melakukan usaha lain yang lebih berarti karena merasa sudah lelah. Meskipun terdapat perbedaan pada pathway thinking, penelitian ini memberikan pemahaman bahwa perempuan yang belum memiliki anak tanpa sengaja tetap memiliki harapan untuk memiliki anak. Kata Kunci: Involuntary Childless, Harapan, perempuan Abstract This study examines the expectations of women who have not had children by accident. The method used in this research is a qualitative method with a case study approach on three subjects. The data used in this study were obtained through in-depth interviews. The existing data were then analyzed using thematic analysis based on the theory of expectations and to determine the validity of the data using triangulation of data sources by interviewing significant others and doing member checking. This study found that there are differences in pathway thinking between subjects. Subjects 1 and 3 have pathway thinking in the form of spiritual and medical efforts, carry out pregnancy programs, and have alternatives when facing obstacles. Meanwhile, subject 2 only has pathway thinking by improving the quality of life and not doing other more meaningful efforts because they feel tired. Although there are differences in pathway thinking, this study provides an understanding that women who have not had children accidentally still have hope of having children. Keywords: Involuntary Childless, Hope, Girl
DUKUNGAN SOSIAL PADA LANJUT USIA PEREMPUAN YANG TERLANTAR DI PANTI WREDHA Safika Ratna Sari; Muhammad Syafiq
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45975

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan sosial yang diterima lanjut usia perempuan yang terlantar di Panti Wredha. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metodede kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara semi- terstruktur terhadap tiga klien lanjut usia perempuan yang terlantar berusia 60 tahun-75 tahun dan dua orang significant others yang merupakan perawat pendamping klien. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah teknik analisis tematik dengan menggunakan uji keabsahan data yaitu member checking, uji triangulasi dan uji dependabilitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa lanjut usia perempuan yang terlantar memperoleh dukungan sosial secara baik dan penuh dari perawat maupun teman-teman lanjut usia lainnya di Panti Wredha sehingga lanjut usia perempuan yang tinggal di Panti Wredha merasa bahagia dan bersyukur karena kebutuhan hidupnya terpenuhi. Kata Kunci : Dukungan Sosial, Lanjut Usia Perempuan yang Terlantar Abstract This study aims to determine the social support received by elderly women who are neglected in Panti Wredha. The method used by the researcher is a qualitative method with a case study approach. The technique of collecting data is through semi-structured interviews with three neglected female elderly clients aged 60-75 years and two significant others who are the client's accompanying nurses. The data analysis technique used by the researcher is a thematic analysis technique using data validity tests, namely member checking, triangulation tests and dependability tests. This study shows that the elderly women who are neglected receive good and full social support from nurses and other elderly friends at the Panti Wredha so that the elderly women who live in the Panti Wredha feel happy and grateful because their life needs are met. Keywords: Social Support, Neglected Elderly Wome
GAMBARAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL PADA MAHASISWA YANG MENGALAMI ZOOM FATIGUE Pratita Arsyannor Shabrina; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45976

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas keberfungsian sosial pada mahasiswa yang mengalami zoom fatigue. Penelitian ini dirasa sangat penting, karena dapat dilihat bahwa masa pandemi telah berlangsung selama dua tahun yang mengakibatkan sistem pembelajaran di lakukan secara daring, sehingga penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas bagi mahasiswa terkait fenomena keberfungsian sosial pada mahasiswa yang mengalami zoom fatigue. Pada penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini merupakan wawancara dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (in-depth interview). Penelitian ini menggunakan metode wawancara pada dua subjek, satu laki-laki dan satu perempuan berusia 21 tahun. Analisis data dilakukan secara tematik yang memperoleh hasil keberfungsian sosial dalam penelitian ini menghasilkan tiga tema yaitu gambaran keberfungsian sosial, dampak perubahan keberfungsian sosial, dan strategi mengatasi dampak akibat perubahan keberfungsian sosial. Kata Kunci: zoom fatigue, keberfungsian sosial, dalam jaringan (daring). Abstract The purpose of this study is to discuss social functioning in students who experience zoom fatigue. This research is considered very important, because it can be seen that the pandemic period has lasted for two years which resulted in the learning system being carried out online, so that this research can provide broader insights for students related to the phenomenon of social functioning in students who experience zoom fatigue. In this study used a qualitative approach with case study methods (case study). Data collection techniques in this study are interviews using in-depth interview techniques. The study used interview methods on two subjects, 21 years old one male and one woman. Data analysis conducted thematically that obtained the results of social functioning in this study resulted in three themes, namely a picture of social functioning, the impact of changes in social functioning, and strategies to overcome the impact of changes in social functioning. Keywords: zoom fatigue, social functioning, online.
HUBUNGAN ANTARA LEADER MEMBER EXCHANGE DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU SMK NEGERI Fivika Amanah Novianti; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45977

Abstract

Abstrak Tujuan dilaksanakannya penelitian ini ialah guna mengetahui hubungan antara leader member exchange dengan organizational citizenship behavior pada guru di salah satu SMK. Metode kuantitatif korelasional digunakan di dalam penelitian ini. Teknik sampling jenuh digunakan pada penelitian ini dengan jumlah seluruh populasi sebanyak 70 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisi skala leader member exchange dan skala organizational citizenship behavior. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson product moment. Hasil analisa data diperoleh bahwa terdapat hubungan antara leader member exchange dengan organizational citizenship behavior pada guru di salah satu SMK. Hal ini dibuktikan dari taraf signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.720. Berdasarkan hasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara leader member exchange dengan organizational citizenship behavior pada guru di SMK tersebut. Hubungan yang positif atau searah ini menunjukkan bahwa jika angka leader member exchange cenderung tinggi maka angka dari organizational citizenship behavior juga akan tinggi. Berlaku juga sebaliknya, jika angka leader member exchange rendah maka angka dari organizational citizenship behavior juga akan rendah. Kata Kunci: Leader Member Exchange, Organizational Citizenship Behavior, Guru Abstract This study aims to determine the relationship between leader-member exchange and organizational citizenship behavior in teachers in one vocational school. The quantitative correlational method was used in this study. A saturated sampling technique was used in this study with 70 people. Data collection techniques used a questionnaire containing the leader-member exchange scale and organizational citizenship behavior scale. The data were analyzed using the Pearson product-moment correlation test. The data analysis results showed a relationship between leader-member exchange and teachers' organizational citizenship behavior in one of the vocational schools. This is evidenced by the significance level of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of 0.720. Based on the analysis results, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between the leader-member exchange and the organizational citizenship behavior of the teachers in the SMK. This positive or unidirectional relationship indicates that if the number of leader-member exchanges tends to be high, the number of organizational citizenship behavior will also be high. On the other hand, if the leader-member exchange rate is low, the organizational citizenship behavior will also be low. Keywords: Leader Member Exchange, Organizational Citizenship Behavior, Teacher
RESILIENSI PADA INDIVIDU PENYINTAS COVID-19 DI USIA LANJUT Nyoman Dharma Mahendra; Riza Noviana Khoirunnisa
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45978

Abstract

Abstrak Lansia sangat rentan terhadap virus Covid-19 hal ini disebabkan karena daya tahan tubuh mereka yang sudah melemah dan tidak hanya itu individu yang terpapar virus Covid-19 juga sering mengalami stigma negatif dari lingkungan sekitar, hal ini juga dirasakan oleh lansia. Kondisi lansia akan diperparah dengan dampak long covid yang mereka rasakan setelah sembuh, sehingga untuk menghadapi semua hal tersebut lansia perlu memiliki resiliensi yang baik agar mampu sembuh dari virus ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi pada lansia penyintas Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus dengan partisipan yang berjumlah dua orang dan juga significant others yang berjumlah dua orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan juga observasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu Thematic analysis. Uji keabsahan data pada penelitian ini yaitu member checking. Hasil dari penelitian ini yaitu kedua partisipan mampu tetap resilien karena lima aspek resiliensi diantaranya yaitu kompetensi personal, percaya kepada diri sendiri, penerimaan positif, pengendalian diri dan pengaruh spiritualitas. Faktor I Have, I Am dan I Can juga membantu kedua partisipan untuk resilien. Kata Kunci: Resiliensi, Lansia, Covid-19 Abstract The elderly are very vulnerable to the Covid-19 virus, this is due to their weakened immune system and not only that, individuals exposed to the Covid-19 virus often experience negative stigma from the surrounding environment, this is also felt by the elderly. The condition of the elderly will be exacerbated by the impact of long covid that they feel after recovering, so to deal with all these things the elderly need to have good resilience in order to be able to recover from this virus. This study aims to determine the resilience of the elderly Covid-19 survivors. This research is a qualitative research and uses a case study approach with two participants and two significant others. Data collection techniques using semi- structured interviews and observation. The data analysis technique in this research is thematic analysis. Test the validity of the data in this study, namely member checking. The results of this study are that both participants are able to remain resilient because of five aspects of resilience including personal competence, self-confidence, positive acceptance, self-control and the influence of spirituality. Factors I Have, I Am and I Can also helped both participants to be resilient. Keywords: Resilience, Elderly, Covid-19
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN Nurul Laila Salsabila; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45981

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan PT X. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Pengambilan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh dengan menggunakan 50 karyawan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang berisi skala kualitas kehidupan kerja dan skala keterikatan kerja. Kemudian data yang diperoleh akan dianalisa menggunakan uji korelasi product moment dengan menggunakan bantuan dari software SPSS 26.0 for mac. Hasil analisa data diperoleh bahwa terdapat hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan PT X. Hal ini dibuktikan dari taraf signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.517. Berdasarkan hasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan PT X. Hal ini menunjukkan jika semakin tinggi kualitas kehidupan kerja, maka akan semakin tinggi juga keterikatan kerja karyawan pada perusahaan tersebut. Hal ini juga berlaku sebaliknya, jika semakin rendah kualitas kehidupan kerja maka semakin rendah juga keterikatan kerja. Kata Kunci: Kualitas Kehidupan Kerja, Keterikatan Kerja, Karyawan Abstract This study aims to determine the relationship between work-life quality and work engagement in PT X employees. The method in this study uses correlational quantitative research methods. The number of samples in this study used a saturated sample technique using 50 employees. This study's data collection techniques used a questionnaire containing a scale of work-life quality and work engagement scale. Then the data obtained will be analyzed using the product-moment correlation test using the help of SPSS 26.0 software for mac. The data analysis results showed a relationship between the quality of work-life and work engagement for employees of PT X. This was evidenced by the significance level of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of 0.517. Based on the analysis results, it can be concluded that there is a significant and positive relationship between the quality of work-life and work engagement for PT X employees. This also applies vice versa, the lower the quality of work-life, the lower the work engagement. Keywords: Quality of Work Life, Work Engagement, Employees
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN KONSUMEN Niken Sukma Ningrum; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.46132

Abstract

Abstrak Kepuasan konsumen merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan. Salah satu layanan yang mengalami peningkatan pada konsumennya adalah layanan telemedicine terutama sejak masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen telemedicine. Pengumpulan data penelitian dilakukan kepada 100 konsumen telemedicine yang telah menggunakan aplikasi minimal 2 kali. Alat ukur yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah skala kualitas pelayanan dengan skor reliabilitas sebesar 0,901 dan skala kepuasan konsumen dengan skor reliabilitas sebesar 0,891. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen yang didapatkan dari proses analisis korelasi Pearson product moment dengan nilai korelasinya yaitu 0,871. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi kualitas pelayanan, maka semakin tinggi pula kepuasan konsumen. Sebaliknya, semakin rendah kualitas pelayanan, maka semakin rendah pula kepuasan konsumen. Kata Kunci: kepuasan konsumen, kualitas pelayanan, telemedicine. Abstract Consumer satisfaction is an important thing for a company. One of the services that has experienced an increase in consumers is telemedicine services, especially since the pandemic started. This study aims to determine whether there is a relationship between service quality and telemedicine consumer satisfaction. Research data collection was carried out on 100 telemedicine consumers who had used the application at least 2 times. The measuring instrument used in the data collection process is a service quality scale with a reliability score of 0.901 and a customer satisfaction scale with a reliability score of 0.891. The results of this study indicate that there is a significant relationship between service quality and customer satisfaction obtained from the Pearson product moment correlation analysis process with a correlation value of 0.871. The results of this study indicate that the higher the service quality, the higher the customer satisfaction. On the other hand, the lower the service quality, the lower the customer satisfaction. Keywords: consumer satisfaction, service quality, telemedicine.
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS: FAKTOR DAN DAMPAKNYA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA GURU PAUD Qansanya Hadie ‘Aina; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.46136

Abstract

Abstrak Salah satu aspek penting yang harus ditingkatkan pada diri karyawan adalah komitmen organisasi. Karyawan yang memiliki komitmen organisasi yang tinggi akan memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan organisasi. Hal tersebut tidak hanya berlaku bagi karyawan perusahaan, namun para guru juga harus memiliki komitmen terhadap lembaga tempat mereka mengajar. Salah satu faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi adalah kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan komitmen organisasi pada guru PAUD. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 32 orang guru PAUD yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria minimal masa kerja selama 3 tahun. Untuk mengambil data, digunakan instrumen Skala Komitmen Organisasi dan Skala Kesejahteraan Psikologis. Dalam menganalisa digunakan teknik korelasi rank spearman dengan bantuan aplikasi SPSS 25 for windows. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan komitmen organisasi pada guru PAUD. Nilai koefisien menunjukkan bahwa korelasi masuk dalam kategori kuat dan bersifat searah. Kata Kunci: Kesejahteraan Psikologis, Komitmen Organisasi, Guru PAUD Abstract One important aspect that must be improved in employees is organizational commitment. Employees who have high organizational commitment will make a positive contribution to the progress of the organization. This does not only apply to company employees, but teachers must also have a commitment to the institutions where they teach. One of the factors that influence organizational commitment is psychological well-being. This study aims to determine the relationship between psychological well-being and organizational commitment to PAUD teachers. The subjects in this study amounted to 32 PAUD teachers who were selected based on a purposive sampling technique with the minimum criteria of working for 3 years. To collect data, the instruments of Organizational Commitment Scale and Psychological Welfare Scale were used. In analyzing used Spearman rank correlation technique with the help of SPSS 25 application for windows. The test results show that there is a relationship between psychological well-being and organizational commitment to PAUD teachers. The coefficient value indicates that the correlation is in the strong category and is unidirectional. Keyword: Psychological Well-being, Organizational Commitment, Kindergarten Teacher

Page 55 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue