cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6282175218558
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan)
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29649633     EISSN : 2964965X     DOI : -
Jurnal An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) khusus membahas masalah pendidikan Islam. Ruang lingkup jurnal meliputi penelitian, pemikiran pendidikan Islam, dan kerja lapangan tentang pendidikan Islam. Pendekatannya bersifat interdisipliner, melingkupi, dan menggabungkan perspektif dari filsafat pendidikan Islam, studi banding pendidikan Islam, kurikulum, proses belajar mengajar dalam pendidikan Islam, evaluasi, pendidikan Islam, dan pendidikan khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan Islam.
Articles 421 Documents
MAJELIS SHOLAWAT: APAKAH MASIH SEJALAN DENGAN AJARAN ASWAJA AN-NAHDLIYAH Tri Nurfiani; Naeli Amali; Nurul Mubin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengulas fenomena pertumbuhan majelis sholawat di kalangan generasi muda yang mengalami berbagai perubahan, seperti penggunaan lagu-lagu terkenal dan ekspresi fisik yang provokatif, termasuk tren menari dalam majelis. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah fenomena itu masih sesuai dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah. Penulis mengaplikasikan pendekatan kualitatif melalui analisis fenomenologi terhadap praktik majelis sholawat modern, meliputi tradisi ngalap berkah, komodifikasi dalam industri hiburan, serta fungsi sholawat sebagai medium dakwah dan pengajaran spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun majelis sholawat berpotensi sebagai sarana dakwah yang efektif serta alat pelestarian tradisi keagamaan, unsur-unsur modernisasi seperti eksploitasi hiburan dan gerakan yang merangsang syahwat perlu dianalisis agar tidak menyimpang dari esensi spiritual dan adab keislaman yang dijunjung tinggi oleh Aswaja. Penulis menyarankan pemahaman yang mendalam serta pengawasan terhadap pengadaptasian sholawat dalam budaya populer demi mempertahankan kemurnian dan nilai-nilai spiritualnya
Adab Murid Terhadap Guru dalam Pembelajaran Nadhirah, Najla
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam Islam tidak hanya menekankan pada aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan etika. Salah satu unsur penting dalam pendidikan Islam adalah adab murid terhadap guru. Adab ini mencerminkan karakter, penghargaan, serta kesiapan murid dalam menerima ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna adab murid terhadap guru, implementasinya dalam proses pembelajaran, serta urgensinya dalam membentuk kepribadian siswa di era modern. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa adab murid terhadap guru sangat berpengaruh dalam membentuk suasana belajar yang kondusif, meningkatkan keberkahan ilmu, serta membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia. Di tengah tantangan era digital, penguatan nilai-nilai adab menjadi hal yang sangat mendesak.
PENDIDIKAN KELUARGA DALAM PERSPEKTIF DR. AISAH DAHLAN: ANALISIS TERHADAP KONTEN VIDEO DAKWAH Sri Susanti Iti; Ratna Bt. Hj. Bahri; Sri Yunita Taligansing
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan keluarga dalam perspektif dr. Aisah Dahlan melalui analisis konten video dakwah yang diunggah di YouTube. Pendidikan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak anak, khususnya di tengah tantangan era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap 150 video dakwah yang berfokus pada tema pendidikan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dr. Aisah Dahlan menekankan pentingnya nilai tauhid, keteladanan orang tua, komunikasi spiritual, manajemen emosi, dan pembiasaan nilai Islami sebagai fondasi pendidikan dalam keluarga. Pendekatan yang disampaikan dr. Aisah memadukan aspek psikologis, medis, dan spiritual, sehingga menjadi rujukan yang relevan bagi keluarga Muslim masa kini. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat literasi digital islami dan memberikan panduan praktis dalam menerapkan pendidikan keluarga berbasis nilai-nilai Islam.
GAYA MENGAJAR BAHASA ARAB YANG ADAPTIF DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SDIT BAIT ADZKIA Laili Alfi Romadhoni; Aulia, Fatikhatul; Kemal El Syarief; Fahrezi Ilyasa
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di tingkat sekolah dasar memerlukan pendekatan yang adaptif dan menyenangkan. Program pengabdian ini menggali strategi pengajaran seorang guru Bahasa Arab di SDIT Bait Adzkia, dengan fokus pada teknik untuk kelas rendah (1–3) dan kelas atas (4–6). Untuk kelas rendah, guru memanfaatkan lagu, permainan, dan visualisasi untuk membangun keterampilan mendengar dan penguasaan kosakata. Untuk kelas atas, pendekatan bergeser ke konsep materi seperti tasrif dan struktur kalimat dengan kegiatan yang lebih terstruktur seperti menulis dan latihan gramatikal. Penggunaan metode langsung dan pendekatan komunikatif menjadi dominan. Studi ini mengkonfirmasi penelitian sebelumnya bahwa integrasi media audio-visual meningkatkan perolehan bahasa dan motivasi belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pengajaran adaptif mampu menjembatani keterampilan dan memberikan pengalaman belajar yang efektif sesuai dengan tingkat perkembangan siswa.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOLABORATIF PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS 9 DI SMP NEGERI 2 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Rahmita Maulina Mayang; Lamsike Pateda; Suharia Sarif
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran kolaboratif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas IX SMP Negeri 2 Limboto, Kabupaten Gorontalo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya partisipasi aktif siswa serta kurangnya pemahaman mendalam terhadap materi PAI akibat dominasi metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kolaboratif memberikan dampak positif terhadap peningkatan interaksi sosial, tanggung jawab individu maupun kelompok, serta motivasi belajar siswa. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran kolaboratif juga memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman secara kontekstual dan aplikatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pembelajaran kolaboratif efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran PAI
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI QUIZIZZ TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS VIII-2 MTS NEGERI 1 KAB.GORONTALO Nurhayati S. Dunggio; Enni Akhmad
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi Quizizz terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII-2 di MTs Negeri 1 Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII-2 dengan jumlah sampel sebanyak 32 peserta didik. Instrument pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan aplikasi Quizizz terhadap minat belajar peserta didik. Koefisien korelasi sebesar 0,593 menunjukkan hubungan yang cukup kuat, dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa hasil tersebut signifikan. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan aplikasi Quizizz, maka semakin tinggi pula minat belajar siswa dalam mata pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media digital interaktif sebagai strategi peningkatan motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
ANALISIS PSIKOLOGIS TERHADAP AIR MATA BUNDA KELOMPOK BERMAIN (KB) DI SESI AKHIR VISITASI AKREDITASI Sri Purnomowati; Ifa Zumrotun Naimah; Saifia Nur Arifa
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena menarik yang berulang selama visitasi akreditasi satuan pendidikan Kelompok Bermain (KB), di mana pendidik (bunda KB) hampir selalu menangis di sesi penutupan. Hal ini tidak banyak ditemukan pada lembaga sejenis seperti TK atau RA. Tulisan ini menganalisis kondisi psikologis pendidik KB yang menjadi latar belakang peristiwa tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi lapangan melalui observasi dan wawancara terhadap pendidik di 10 lembaga KB dan Pos PAUD di Kabupaten Grobogan dan Rembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tangisan para pendidik merupakan ekspresi tekanan emosional yang kompleks. Mereka mengalami kecemasan, ketidakpastian, beban psikologis, dan stres akibat tuntutan akreditasi tanpa pembinaan yang memadai. Ketidaktahuan terhadap prosedur akreditasi, beban administratif yang tidak dipahami, serta minimnya pendampingan dari pengawas menjadi faktor utama. Selain itu, struktur pengelolaan yang tidak stabil, honorarium rendah, dan ketergantungan pada kebijakan desa semakin memperparah tekanan yang dirasakan. Tangisan di akhir visitasi merupakan puncak akumulasi dari tekanan, rasa lega, kelelahan, dan harapan yang tertumpuk dalam waktu lama. Penelitian ini menekankan pentingnya perhatian dari pemerintah terhadap pembinaan berkelanjutan bagi pendidik KB, serta pembentukan struktur pengawasan yang menyentuh langsung lembaga pendidikan PAUD di tingkat desa.
PENERAPAN MODEL PJBL DALAM MEMAKSIMALKAN POTENSI DIRI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI SMP NEGERI 1 TAPA KABUPATEN BONE GORONTALO Wafiq Azizah R. Koping; Muh. Hasbi; Habibie Yusuf
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model Project Based Learning (PJBL) dalam memaksimalkan potensi diri peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 1 Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil awal menunjukkan bahwa penerapan PJBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam pembelajaran, membentuk karakter seperti tanggung jawab, kreativitas, serta internalisasi nilai-nilai keislaman secara kontekstual. nerapan PJBL memungkinkan siswa untuk belajar secara kolaboratif dan reflektif, yang berdampak pada perkembangan spiritual, sosial, emosional, dan intelektual. Model ini juga sejalan dengan kurikulum Merdeka melalui integrasi dengan proyek P5 (Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Guru berperan penting sebagai fasilitator, namun masih dihadapkan pada tantangan seperti kurangnya pelatihan dan literasi pedagogis kontemporer. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran inovatif dalam PAI dan mendukung pembentukan karakter siswa secara utuh.
KETENTUAN UMUM MENGAJAR MENURUT KH. IMAM ZARKASYI Muthmainnah Choliq; Laisa Bahraini; Istiqomah; Aulia Andien
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah aspek yang menentukan arah peradaban suatu negara. Namun, ditengah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tantangan pendidikan justru semakin kompleks. Maka dari itu konsep pendidikan Islam menawarkan solusi yang efektif dan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam salah satu komponen penting pendidikan yaitu ketentuan umum dalam mendidik menurut KH. Imam Zarkasyi, tokoh pembaharu pendidikan Islam di Indonesia. Fokus utama penelitian ini adalah memahami prinsip-prinsip dasar yang beliau rumuskan sebagai pedoman mendidik dalam konteks pesantren modern. Penelitian ini dilakukan karena masih sedikit kajian ilmiah yang secara khusus membahas formulasi ketentuan umum mendidik dari tokoh ini, padahal pemikirannya memiliki kontribusi besar dalam pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan. Data dikumpulkan dari berbagai kajian teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan umum mendidik menurut KH. Imam Zarkasyi menekankan aspek “Panca Jiwa” yang menjadi landasan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari dari penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan KH. Imam Zarkasyi dapat dijadikan model dalam pengembangan sistem pendidikan Islam kontemporer, terutama dalam membentuk karakter peserta didik. Namun, keterbatasan kajian ini terletak pada kurangnya data empiris dari praktik langsung, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang lebih aplikatif.
PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SD NEGERI 8 METRO TIMUR Nuryanto, S.Ag, M.Pd.I; Muh. Hasbi Tria Kausar, S.Pd
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah dalam proses pembelajaran IPAS, antara lain kurangnya penggunaan Metode Eksperimen. Pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru dengan pembelajaran konvensional (ceramah), dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS masih tergolong rendah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan Metode Eksperimen terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 8 Metro Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pretest Control Group Design dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini membandingkan kelompok yang diberikan perlakuan (kelas eksperimen) dan kelompok yang tidak diberi perlakuan (kelas kontrol), dengan sampel yang terdiri dari siswa kelas IV A dan IV B SD Negeri 8 Metro Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode tes, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji Mann Whitney, dan uji N-Gain dengan bantuan perangkat lunak SPSS.Penggunaan Metode Eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS kelas IV SD Negeri 8 Metro Timur. Hal ini terbukti berdasarkan hasil uji hipotesis dengan perhitungan menggunakan SPSS versi 22, dimana uji Mann Whitney menghasilkan Zhitung sebesar -2,023 dengan nilai Sig. 0,043. Karena nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima. Artinya, Metode Eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS. Selain itu, penggunaan Metode Eksperimen terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, dengan hasil uji N-Gain Score pada kelas eksperimen mencapai 31, yang termasuk dalam kategori tinggi. Sementara itu, kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional menunjukkan hasil yang cukup efektif dengan nilai 26, yang termasuk dalam kategori sedang.