cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3: August 2022" : 19 Documents clear
Pengembangan Usaha Jual Beli Barang Bekas Melalui Pemberdayaan Pemuda Masjid Al Irsyad Dwi Sabda Budi Prasetya; Sukainil Ahzan; Dwi Pangga; Syifaul Gummah; Samsun Hidayat
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.787

Abstract

Masjid Al Irsyad adalah sebuah masjid yang berlokasi di Dusun Patukan, Desa Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak potensi yang dapat dikembangkan khususnya potensi pemudanya. Pemuda adalah aset masa depan Masjid. Namun ditengah pandemi covid-19, banyak pemuda yang kehilangan lapangan pekerjaan. Tim Pengabdian dari UNDIKMA bermitra dengan FORMASI (Forum Remaja Masjid Al Irsyad) dan Pengurus Ta’mir Masjid Al Irsyad sepakat untuk mengadakan kegiatan pengembangan usaha jual beli barang bekas melalui pemberdayaan pemuda Masjid Al Irsyad. Adapun kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan usaha jual beli barang bekas bagi pemuda Masjid Al Irsyad. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu diawali dengan Penyuluhan, penentuan jadwal dan lokasi, penentuan peserta, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kelompok usaha jual beli barang bekas yang beranggotakan pemuda masjid. Dalam penyuluhan ini juga memuat strategi yang dapat dilakukan oleh para pemuda masjid dalam memasarkan barang dan pemilahan barang bekas. Kegiatan ini berhasil terlaksana dengan sebanyak 20 peserta. Sebesar 75 persen (%) berhasil membentuk dua kelompok usaha jual beli barang bekas yang beranggotakan masing-masing 10 orang pemuda masjid. Dari hasil ini, maka direkomendasikan untuk menindaklanjuti kelompok yang terbentuk menjadi bentuk UMKM.  Business Development of Selling and Buying Used Goods Through Youth Empowerment of Al Irsyad Mosque  Al Irsyad Mosque is a mosque located in Patukan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta Special Region. There is a lot of potential that can be developed, especially the potential of the youth. Youth is the future asset of the mosque. However, in the midst of the COVID-19 pandemic, many young people have lost their jobs. The Service Team from UNDIKMA in partnership with FORMASI (Forum Remaja Masjid Al Irsyad) and the Ta'mir Management of the Al Irsyad Mosque agreed to conduct business development activities for buying and selling used goods through empowering the youth of the Al Irsyad Mosque. This service activity aims to develop the business of buying and selling used goods for the youth of the Al Irsyad Mosque. The method used in this service is Participatory Rural Appraisal (PRA). The activity is carried out through several stages, namely starting with counseling, determining the schedule and location, determining participants, implementing activities and evaluating. The result of this service is the formation of a business group for buying and selling used goods consisting of mosque youths. This counseling also contains strategies that can be carried out by mosque youths in marketing goods and sorting used goods. This activity was successfully carried out with as many as 20 participants. As many as 75 percent (%) succeeded in forming two business groups for buying and selling used goods, each consisting of 10 mosque youths. From these results, it is recommended to follow up on groups that are formed into the form of UMKM.
Penguatan Peran Dan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa Dalam Meningkatkan Kualitas Kebijakan Pemerintah Dan Pemerataan Pembangun Pedesaan Wilda Rasaili; Syamsul Arifin
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.795

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa sebagai Lembaga representative publik memiliki peran dan fungsi strategis dalam memperjuangkan kepentingan publik melalui pengawasan kepada pemerintah desa dan kritik-saran untuk mewujudkan kebijakan desa yang berkualitas, pembangunan yang merata serta pengelolaan pemerintahan yang baik. Upaya menguatkan peran fungsi BPD sebagaimana diamanahkan dalam UU No.6 tahun 2014 sangat penting dan strategis untuk menjaga terpeliharanya kepentingan dan kebutuhan publik melalui kebijakan pemerintah desa dan pemerataan pembangunan desa. Tujuan pengabdian ini untuk menghuraikan secara terperinci penguatan peran dan fungsi badan permusyawaran desa dalam meningkatkan kualitas kebijakan dan pemerataan pembangunan desa Banuaju Barat Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini kualitatif diskriptif dan eksplanatif. Metode secara diskriptif tetantang permasalahan mitra dan dijelaskan secara mendalam tawaran solusi atas persoalan mitra. Hasil pengabdian penguatan peran dan fungsi BPD ini dikelompokkan dalam tiga unsur uama diantaranya: 1) pelatihan pemahaman peran dan fungsi BPD secara yuridis dan sosiologis; 2) pelatihan pendekatan aspiratif dan solutif; 3) analisis kebijakan dan implementasi kebijakan. Rangkaian hasil tersebut, dilakukan untuk menciptakan tatakelola pemerintahan yang baik sehingga menghasilkan kebijakan yang berkualitas, dan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Strengthening the Role and Function of the Village Consultative Body in Improving the Quality of Government Policies and Equity in Rural Development The Village Consultative Body as a public representative institution has a strategic role and function in fighting for the public interest through supervision of the village government and criticisms to realize quality village policies, equitable development, and good governance management. Efforts to strengthen the role of BPD functions as mandated in Law No. 6 of 2014 are very important and strategic to maintain the maintenance of public interests and needs through village government policies and equitable village development. The method used in the service is qualitative and explanative. The method is descriptively about partner problems and explained in-depth solutions to partner problems. In the service of strengthening the roles and functions of the BPD, three agendas are carried out including 1) training in understanding the roles and functions of the BPD in a juridical and sociological manner; 2) training on aspirational and solution approaches; 3) policy analysis and policy implementation. The role and function of the BPD need to be continuously improved to create good governance so as to produce quality policies and equitable and just development
Pendampingan dalam Pembinaan Kelompok Karya Ilmiah Remaja SMA Muhammadiyah 1 Malang H. Husamah; Abdulkadir Rahardjanto; Samsun Hadi; Nurdiyah Lestari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.796

Abstract

Siswa SMA Muhammadiyah 1 Malang telah banyak memperoleh prestasi di bidang seni dan olahraga, tetapi tidak di bidang penalaran/ilmiah. Pihak sekolah berkomitmen untuk membina kelompok karya ilmiah remaja (KIR). Tujuan kegiatan ini adalah pendampingan sekolah untuk pendampingan Pembinaan Peningkatan Prestasi Kelompok Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMA Muhammadiyah 1 Malang. Metode yang digunakan adalah presentasi, diskusi, pendampingan, dan praktik langsung/implementasi. Adapun gambaran solusi atau kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) Pelatihan guru dan penyusunan bersama pedoman pendampingan kelompok KIR. (2) Pembentukan kelompok KIR SMA Muhammadiyah 1 Malang; dan (3) Publikasi. Bentuk luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah (1) pedoman pendampingan kelompok KIR SMA Muhammadiyah 1 Malang yang dapat digunakan sebagai pedoman oleh guru dan pihak sekolah. (2) Adanya atau terbentuknya kelompok KIR SMA Muhammadiyah 1 Malang yang dapat menjadi wadah (kegiatan ekstrakurikuler) bagi para siswa dan bernilai keunggulan sekolah. (3) Publikasi media massa. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan target dan semua luaran tercapai. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan berjalan sukses dan memberikan dampak bagi terlaksananya pembinaan kelompok KIR di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Assistance in Fostering Youth Scientific Work Groups at SMA Muhammadiyah 1 Malang Students of SMA Muhammadiyah 1 Malang have achieved many achievements in the fields of art and sports, but not in the field of reasoning/scientific. The school is committed to fostering youth scientific work groups (Karya Ilmiah Remaja/KIR). The purpose of this activity is to assist schools to assist in the development of achievement improvement of the KIR at SMA Muhammadiyah 1 Malang. The methods used are presentation, discussion, mentoring, and direct practice/implementation. The description of the solutions or activities carried out are as follows: (1) Teacher training and joint preparation of KIR group mentoring guidelines. (2) Establishment of KIR group at SMA Muhammadiyah 1 Malang; and (3) Publications. The outcomes of this activity are (1) guidelines for mentoring KIR groups at SMA Muhammadiyah 1 Malang which can be used as guidelines by teachers and the school. (2) The existence or formation of the KIR group of SMA Muhammadiyah 1 Malang which can be a forum (extracurricular activities) for students and has the value of school excellence. (3) Mass media publications. The results show that the activities have been carried out in accordance with the targets and all outcomes have been achieved. It can be concluded that the activity was successful and had an impact on the implementation of the development of the KIR group at SMA Muhammadiyah 1 Malang.
Pelatihan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan Sumber Rujukan Penelitian Muhammad Asy’ari; Hunaepi Hunaepi; Baiq Mirawati; Armansyah Armansyah; Helmi Rahmawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.813

Abstract

Kurangnya pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero menjadi kendala dalam menyusun sumber pustaka yang sistematis dan presisi. Pengabdian Kemitraan Masyrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dna keterampilan mahasiswa pendidikan biologi menggunakan Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan sumber rujukan. Mitra dalam kegiatan ini adalah mahasiswa semester enam program studi pendidikan biologi Universtas Pendidikan Mandalika, jumlah mitra yang terlibat 6 orang mahasiswa. Metode pelaksanaan adalah knowledge transfer dan Model Community development  dengan tahapan kegiatan; 1) plan, 2) implementation, dan 3) evaluation. Setelah kegitan dilaksanakan terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan  Reference Managemenet Software (RMS) Zotero dalam pengelolaan sumber rujukan. Keterampilan menggunakan RMS Zotero penting untuk dimiliki oleh mahasiswa yang sedang menempuh matakuliah tugas akhir, sehingga materi tetang RMS Zotero ini perlu menjadi salah satu  pokok bahasan dalam mata kuliah teknik penulisan artikel ilmiah. Zotero Reference Management Software (RMS) training in managing Research Reference Sources for Biology Education Students The lack of students' understanding and skills in using Zotero's Reference Management Software (RMS) becomes an obstacle to compiling systematic and precise library sources. This Community Partnership Service aims to improve the understanding and skills of biology education students using Zotero's Reference Management Software (RMS) in managing referral sources. Partners in this activity are sixth-semester students of the Biology education study program at the Mandalika Education University, the number of partners involved is 6 students. The implementation method is a knowledge transfer and Community development model with activity stages; 1) plan, 2) implementation, and 3) evaluation. After the activity was carried out there was an increase in partners' understanding and skills in utilizing Zotero's Reference Management Software (RMS) in managing referral sources. The skill of using RMS Zotero is important for students who are taking final project courses, so this material about RMS Zotero needs to be one of the topics in the technical article writing engineering course.
Pendampingan Program Pencegahan Penyakit Scabies Melalui Peningkatan PHBS Menuju Generasi Santri Sehat di Pondok Pesantren Eva Martini; Asep Suryadin; Ernawati Hamidah; Sri Hartati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.816

Abstract

Scabies adalah penyakit kulit dan menular yang disebabkan oleh sarcopes scabei. Dapat ditularkan langsun (skin to skin) seperti berjabat tangan, hubungan seksual, tidur bersama. Atau penularan secara tidak langsung (melalui benda) seperti selimut, bantal sprei, pakaian, handuk. Scabies merupakan penyakit kulit tersering yang menduduki peringkat ke 3 dari 12 penyakit kulit. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah dengan pemberian pendidikan kesehatan mengenai PHBS sebagai upaya untuk peningkatan derajat kesehatan menuju generasi santri sehat dan dapat mengaplikasikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Al-Musyarrofah Cianjur. Pengabdian masyarakat di lakukan selama 1 hari, jumlah peserta 55 santriwati. Sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan dilakukan test untuk mengukur pengetahuan santriwati terkait PHBS menggunakan kuesioner. Temuan dari pengabdian ini adalah terdapatnya peningkatan pengetahuan yaitu presentasi sebelum dilakukan Pendidikan Kesehatan sebesar 28% dan setelah dilakukan Pendidikan keseahtan mengenai PHBS persentasinya meningkat jadi 78,5%. Simpulan dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan mengenai PHBS sebagai upaya untuk pencegahan terjadinya Scabies di lingkungan Pondok Pesantren  Assistance In Scabies Prevention Programs Through Increasing Phbs Towards A Healthy Generation Of Students At Islamic Boarding Schools Scabies is a skin and infectious disease caused by Sarcoptes scabiei. Can be transmitted directly (skin to skin) such as shaking hands, sexual intercourse, or sleeping together. Or indirect transmission (through objects) such as blankets, pillows, sheets, clothes, and towels. Scabies is the most common skin disease which is ranked 3rd out of 12 skin diseases. The purpose of this Community Service is to provide health education about PHBS as an effort to improve health status towards a generation of healthy students and can apply PHBS in everyday life. Community Service will be held at Al-Musyarrofah Islamic Boarding School, Cianjur. Community service was carried out for 1 day, and the number of participants was 55 female students. Before and after the health education has conducted a test was conducted to measure the knowledge of the female students related to PHBS using a questionnaire. The finding of this service is that there is an increase in knowledge, namely the percentage before Health Education is conducted by 28% and after Health Education is carried out on PHBS the percentage increases to 78.5%. The conclusion of this service is to increase knowledge about PHBS as an effort to prevent the occurrence of scabies in the Islamic boarding school environment  
Pendampingan Pascapanen Kopi Menggunakan Fermentasi Carbonic Maceration pada Mitra Piro Coffea Kabupaten Sukabumi Billyardi Ramdhan; Jujun Ratnasari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.820

Abstract

Pengolahan kopi masyarakat di Piro Coffea umumnya masih menggunakan teknologi tradisional yang berpengaruh terhadap kualitas rasa, sehingga berdampak pada nilai ekonomi produk kopi tersebut. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan teknologi pengolahan kopi sehingga dapat menghasilkan produk berkualitas. Kopi merupakan salah satu produk yang banyak dikonsumsi masyarakat. Pengolahan kopi masyarakat di Piro Coffea umumnya masih menggunakan teknologi tradisional yang berpengaruh terhadap kualitas rasa, sehingga berdampak pada nilai ekonomi produk kopi tersebut. Program Pengabdian ini berlangsung selama 5 bulan, melibatkan 2 orang dosen pelaksana, dan 3 orang mahasiswa sebagai pelaksana, serta mitra yang terdiri dari 5 orang dari pihak Piro Coffea. Pengabdian dimulai dari persiapan sampai evaluasi keberhasilan proses pendampingan yang dilakukan. Pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahap, antara lain tahap observasi awal, implementasi program dan tahap evaluasi efektifivitas program. Akhir program menunjukkan adanya peningkatan kualitas kopi yang dihasilkan, kopi yang dihasilanya memiliki nilai kualitas 91% yang diukur dari rasa, aroma dan warna. Hal ini sesuai juga dengan capaian indikator kegiatan pelatihan yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan teknik pengolahan pasca panen kopi pada mitra Piro Coffea. Post-harvest assistance for coffee using carbonic maceration fermentation at Mitra Piro Coffea, Sukabumi Regency The coffee processing community at Piro Coffea generally still uses traditional technology which affects the quality of taste, so it has an impact on the economic value of the coffee product. The implementation of this service aims to improve coffee processing technology so that it can produce quality products. Coffee is one of the products that are consumed by many people. This Service Program lasted for 5 months, involving 2 implementing lecturers, and 3 students as implementers, as well as partners consisting of 5 people from Piro Coffea. Service begins from preparation to the evaluation of the success of the mentoring process carried out. This service is divided into 3 stages, including the initial observation stage, program implementation, and program effectiveness evaluation stage. The end of the program shows an increase in the quality of the coffee produced, the coffee it produces has a quality value of 91% as measured by taste, aroma, and color. This is also consistent with the achievement of indicators for training activities which show an increase in understanding and techniques of post-harvest coffee processing among Piro Coffea partners
IPTEK Pelatihan Pengelolaan Keuangan Sederhana Pada UMKM Ciledug Prima di Kecamatan Ciledug Tangerang Banten Ari AnggaraniWinadi Prasetyoning Tyas; Ummanah Ummanah; Dwi Wahyuningsih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.828

Abstract

Pada Usaha mikro kecil menengah (UMKM) mempunyai peran penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi negara, baik negara berkembang maupun negara maju. Pada saat krisis ekonomi berlangsung di Indonesia, kemampuan UMKM untuk tetap bertahan di masa krisis ekonomi adalah bukti bahwa sektor UMKM merupakan bagian dari sektor usaha yang cukup Tangguh. Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM merupakan bisnis yang juga memerlukan pengelolaan keuangan yang baik. Setiap bisnis akan membutuhkan pengelolaan keuanga yang tepat agar bisnis tetap bisa berjalan dengan lancar. Pengelolaan keuangan usaha penting untuk diterapkan pemilik UMKM.  Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan sederhana dalam bentuk paparan dan diskusi  terkait komponen-komponen dalam mengelola keuangan disertai contoh-contoh. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah Pelaku usaha UMKM Ciledug Prima di Kecamatan Ciledug Kota Tangerang, Banten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan dari bulan Juli 2021 Sampai bulan Januari 2022. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman mengelola keuangan sederhana dalam rangka mengelola uang pribadi dan uang usaha agar bisa lebih berdaya saing kedepannya. Keberhasilan ini ditunjukkan antara lain oleh adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan mengelola keuangan, serta adanya semangat dari peserta pelatihan dalam mengikuti kegiatan serta dapat mengimplementasikan pelatihan yang dilaksanakan ke produk yang dihasilkan peserta.  Science and Technology Simple Financial Management Training At SMEs Ciledug Prima in Ciledug DistrictTangerang Banten Micro, small and medium enterprises (MSMEs) have an important and strategic role in the country's economic growth, both developing and developed countries. During the economic crisis in Indonesia, the ability of MSMEs to survive during the economic crisis is proof that the MSME sector is part of a fairly resilient business sector. Micro, Small and Medium Enterprises or MSMEs are businesses that also require good financial management. Every business will need proper financial management to keep the business running smoothly. Business financial management is important for MSME owners to implement. The purpose of this community service activity is to provide training on simple financial management in the form of exposure and discussion regarding the components in managing finances with examples. Community service partners are Ciledug Prima SMEs in Ciledug District, Tangerang City, Banten. Community service activities are held from July 2021 to January 2022. The result of this activity is an increase in understanding of managing simple finances in order to manage personal money and business money so that they can be more competitive in the future. This success is shown, among others, by an increase in knowledge and ability to manage finances, as well as the enthusiasm of the training participants in participating in activities and being able to implement the training carried out to the products produced by the participants.
Pelatihan Atlet Bulu Tangkis Koni Kota Mataram Soemardiawan Soemardiawan; Susi Yundarwati; Fitri Anggraini
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.830

Abstract

Tujuan Kegitan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah utuk melatih kondisi fisik atlit bulu tangkis Koni kota Mataram. PKM dilaksanakan di Koni Kota Mataram dengan Mitra Atlet Bulu tangkis yang berjumlah berjumlah 12 atlet yang sudah di verivikasi oleh KONI Kota Mataram. Metode yangg digunakan adalah pendekatan terpadu melalui implemetasi pendamping pelatihan yang sesuai dengan siklus kegiatan pelatihan yang terstandar, yang meliputi analisis kebutuhan pelatihan, perencanaan pelatihan, penyusunan bahan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi pelatihan. Adapun pelaksaan kegitan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut; 1) Sosialisasi atau pemaparan materi 2) peyusunan materi Pendamping Pelatihan peyusunan tes kondisi fisik, 3) pendampingan dalam mengimplementasikan Pelatihan, 4) Evaluasi dan analisis Pelatihan peyusunan instrumen tes serta pengukuran kegiatan. Hasil Pendampingan pelatihan antara lain; 1)  kondisi fisik atlet bulu tangkis KONI Kota Mataram, sebagai bahan rujukan dalam sehingga dapat merumuskan program latihan untuk meningkatkan prestasi atlet, dan 2) peningkatan pemahaman dan keterampilan tentang melaksanakan latihan fisik, Teknik, taktik, psikologisnya. Rekomendasi Diharapkan dari hasil pelatihan yang telah didapatkan oleh atlet dapat di mengaplikasikan pada proses latihan untuk merumuskan program latihan. Sehingga atlet juga harus meningkatkan keterampilan  secara terus menerus, sebagai wujud dari profesionalismenya seorang atlet. Dengan adanya Pendampingan pelatihan kondisi fisik atlet bulu tangkis Koni Kota Mataram dapat teratasi oleh kegiatan pendampingan pelatihan sehingga memberikan dampak positif untuk meningkatkan prestasi atlet KONI Kota Mataram secara terprogram dan sistematis. Mataram City Koni Badminton Athlete Training The purpose of this Community Partnership Activity (PKM) is to train the physical condition of the Koni badminton athletes in the city of Mataram. PKM was held at Koni Mataram City with Badminton Athlete Partners totaling 12 athletes who had been verified by KONI Mataram City. The method used is an integrated approach through the implementation of training assistants in accordance with a standardized training activity cycle, which includes training needs analysis, training planning, preparation of training materials, training implementation, and training evaluation. The implementation of activities with the following stages; 1) Dissemination or presentation of materials 2) Compilation of materials for Training Facilitators in the preparation of physical condition tests, 3) Assistance in implementing training, 4) Evaluation and analysis of training in the preparation of test instruments and measurement of activities. The results of the training assistance include; 1) the physical condition of the KONI badminton athletes in Mataram City, as reference material so that they can formulate training programs to improve athlete performance, and 2) increase understanding and skills in carrying out physical, technical, tactical, psychological exercises. Recommendations It is hoped that the results of the training that have been obtained by athletes can be applied to the training process to formulate an exercise program. So athletes also have to improve skills continuously, as a manifestation of the professionalism of an athlete. With training assistance, the physical condition of the Mataram City KONI badminton athletes can be overcome by training mentoring activities so that it has a positive impact on improving the achievements of Mataram City KONI athletes in a programmatic and systematic manner
Program Penyuluhan Pendidikan Karakter Untuk Meningkatkan Kepercayaan diri Santri M Zainuddin; Wirawan Putrayadi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.906

Abstract

 Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan MTS Al-azhar NW Kayangan desa Sandik kecamatan Batulayar kabupaten Lombok barat NTB dengan jumlah peserta 68 orang siswa Pemelihan mitra ini didasarkan pada kesesuaian kebutuhan pengembangan kepercayaan diri siswa dalam proses belajar mengajar. Kepercayaan diri siswa sangatlah penting untuk menunjang perkembangan peserta didik. Dengan adanya sikap percaya diri, siswa mampu mengembangkan potensi yang dimiliki dengan rasa berani dan yakin sehingga memberikan pengalaman yang positif dalam proses belajar. Begitu juga sebaliknya apabila kepercayaan diri siswa rendah dapat menghambat proses belajar yang dilakukan, hal ini menjadi dasar untuk melakukan penyuluhan terkait pendidikan karakter sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri siswa mengingat dalam pendidikan karakter mengandung pendidikan budi pekerti yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action), yang dapat mengarah pada penguatan diri dan mentalitas yang bermuara pada peningkatan kepercayaan diri terhadap siswa. Character Education Extension Program to Increase Santri's Confidence This community service was carried out on 68 students of MTS Al-Azhar NW Kayangan, Sandik Village, Batulayar District, West Lombok Regency, NTB. The selection of this subject is based on the suitability of students' self-confidence development needs in the teaching and learning process. Student self-confidence is very important to support the development of students. With a confident attitude, students are able to develop their potential with a sense of courage and confidence so as to provide a positive experience in the learning process. Vice versa, if students' low self-confidence can hinder the learning process, this becomes the basis for conducting counseling related to character education as an effort to increase student confidence considering that character education contains character education which involves aspects of knowledge (cognitive), feelings (feeling). ), and action, which can lead to self-strengthening and mentality which leads to increased confidence in students.

Page 2 of 2 | Total Record : 19