cover
Contact Name
Solihin Sayuti
Contact Email
binakes@poltekkesjambi.ac.id
Phone
+62741445450
Journal Mail Official
binakes@poltekkesjambi.ac.id
Editorial Address
Jl. H. Agus Salim No. 9 Kota Baru Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Binakes
ISSN : 27762076     EISSN : 27763633     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Binakes, particularly focuses on the main problems in the development of the health sciences and community services areas.
Articles 66 Documents
PEMBINAAN PENCEGAHAN KECACINGAN PADA PETANI SAYURAN DI DESA KASANG LOPAK ALAI KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Yamistada, Gustomo; Sari, Jessy Novita; Suhermanto, Suhermanto
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 02 (2023): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v3i02.681

Abstract

ABSTRAK Angka Prevalensi penyakit kecacingan di Indoensia adalah sebesar 45%-65%. Hal ini disebabkan Indonesia berada dalam posisi geografis yang temperatur dan kelembaban yang sesuai untuk tempat hidup dan berkembang biaknya cacing. Pengaruh lingkungan global dan semakin meningkatnya komunitas manusia serta kesadaran untuk menciptakan perilaku hygiene dan sanitasi yang semakin menurun merupakan faktor yang mempunyai andil yang besar terhadap penularan parasit. Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pembentukan kader pengendalian kecacingan dan peningkatan pengetahuan dan peran kader dalam pengendalian kecacingan di Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Metode pengabdian masyaraat ini adalah dilakukan secara kemitraan dengan pihak terkait yang ada di lokasi Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi dan Kelompok tani sayuran serta anggota keluarga. Kegiatan yang dilakukan meliputi advokasi dengan pihak kelurahan melakukan pembentukkan kader pengendalian kecacingan. Melakukan pre test dan post test pengetahuan kelompok tani, melakukan evaluasi terhadap kegiatan kader pengendalian kecacingan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya kader pengendalian kecacingan di Desa Kasang Lopak Alai. Adanya peningkatan pengetahuan kader pengendalian kecacingan di Desa Kasang Lopak Alai. Pelaksanaan kegiatan kader pengendalian kecacingan di Desa Kasang Lopak Alai Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi berjalan dengan baik dan konsisten. Saran yang diberikan dalam kegiatan pengbadian masyarakat ini adalah kader pengendalian kecacingan diharapkan selalu memberikan cotnoh yang baik kepada anggota kelompok tani dalam pengendalian kecacingan. Diperlukan pembinaan secara rutin kepada kader pengendalian kecaingan dan pendampingan dalam pelaksanaan penyuluhan.kepada anggota kelompok tani Kata Kunci : Petani Sayuran, Kader Pengendalian Kecacingan
Peningkatan Kapasitas Remaja Dalam Perilaku Pencegahan Childhood Diabetes Melalui Pemanfaatan Modul Edukasi Diabetes Dewi, Mursidah; Yellyanda, Yellyanda
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 01 (2023): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v3i02.682

Abstract

Latar Belakang: Edukasi dengan tujuan promosi hidup sehat, perlu selalu dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan bagian yang sangat penting dari penatalaksanaan Diabetes Melitus. Pendidikan teman sebaya dan pendekatan perilaku untuk perubahan gaya hidup merupakan upaya edukasi yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan pada kelompok remaja dalam meningkatkan keterlibatan remaja untuk promosi kesehatan dan deteksi dini pencgahan Diabetes. Peran perawat sebagai edukator dan fasilitator sangat dibutuhkan dalam memberikan bimbingan dan pendampingan. Metode: Pemanfaatan Modul Edukasi Diabetes digunakan sebagai media bagi remaja untuk mendapatkan penguatan materi tentang pencegahan Diabetes Mellitus. Hasil: Hasil pengukuran pengetahuan dan sikap remaja setelah dilakukan bimbingan dan pendampingan, Pengetahuan remaja mengalami peningkatan sebesar 1,26 (12,6%). 75% remaja memiliki sikap yang baik dalam pencegahan chilhood diabetes. Hasil analisis lebih lanjut dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan yang bermakna pengetahuan Remaja tentang perilaku pencegahan Chilhood Diabetes melalui pemanfaatan modul edukasi (p value: 0.000, α: 0.05). Kesimpulan: Kegiatan pemberdayaan remaja harus dilakukan secara berkesinambungan. Peningkatan ketrampilan remaja dan inovasi kegiatan posyandu remaja diharapkan dapat mengembangkan potensi remaja yang berkualitas, inovatif dan aktif dalam perilaku pencegahan childhood diabetes
APLIKASI PASTA GIGI HERBAL DAN NON HERBAL DALAM MENURUNKAN SKOR PLAK DAN MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA 6-15 TAHUN DI DESA MUARO JAMBI TAHUN 2023 riyadi, slamet; Halid, Idham; Rosmawati, Rosmawati
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 01 (2023): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i01.684

Abstract

ABSTRAC The initial survey carried out in Muaro Jambi Village, Muaro Jambi Regency, looked at the distance between the school and the health center, namely 10 KM along a winding cement road on the edge of the Batanghari River. Public interest in having dental check-ups at community health centers is still lacking. The average occupation of people in Muaro Jambi village is farmers and plantation workers. The results of a survey of 10 children showed that 90% of children had dental caries. The approach is to seek local government policy support, namely stakeholders in Muaro Jambi village, Jambi Kecil Community Health Center, Head of the Muaro Sebo sub-district education service, with the aim of increasing student participation facilitated by class teachers at each school, holding meetings with the Head of Muaro Jambi village and his staff. , holding meetings with principals of SDN, Madrasah and MTS, informing work plans and activity schedules to be agreed and adapted to partner conditions and situations and conducting evaluations of activities Increase in students' understanding of how to brush their teeth properly and correctly before counseling with an average plaque score of 12-13 teeth showing disclosing staining stains for each student, to an average of 1-2 teeth showing disclosing staining stains for each child After counseling, there was an increase in tooth brushing skills and can be seen from the plaque score results - an average of 1-2 teeth visible disclosing staining. There has been an increase in skills on how to brush teeth, which can be seen from the reduction in dirty teeth before the activity to an average of 12-13 dirty teeth and after intervention to an average of 1 to 2 teeth for each student.
Stimulasi Kognitif Menuju Lanjut Usia Sehat Berkualitas Dewi, Mursidah
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 02 (2023): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v3i02.733

Abstract

Pemberian latihan kognitif pada lansia diharapkan dapat meningkatkan adaptasi lansia dengan perubahan fisik yang dialami sehingga ia dapat produktif dalam keterbatasan yang dimilikinya.. Salah satu cara untuk mengoptimalkan fungsi kognitif lansia adalah dengan menggunakan terapi modalitas yaitu terapi aktivitas kelompok. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mengidentifikasi kognitif lansia pada aspek orientasi, registrasi, kalkulasi/perhatian, memori dan bahasa. Pada setiap aspek kegiatan stimulasi kognitif yang telah dilakukan, diketahui bahwa sebanyak 80 % lansia mampu pada aspek orientasi, 90% lansia mampu menyebutkan dan mengenali gambar pada aspek registrasi. Pada Aspek perhatian/kalkulasi 70% lansia dapat konsentrasi dan berhitung dengan baik, hanya 20% lansia mampu dan percaya diri menyebutkan gambar dan mengutarakan pendapat/ceritanya tentang gambar yang disajikan. 80% kemampuan pada aspek memori dan bahasa baik. Perlu peningkatan kognitif lebih lanjut pada aspek registrasi yaitu kemampuan lansia untuk bercerita dan mengungkapkan pendapatnya mengenai kondisi atau topik tertentu.Stimulasi kognitif dengan Terapi Aktivitas Kelompok menjadi salah upaya dalam rangka inovasi kegiatan rutin Lansia untuk peningkatan kesehatan menuju lansia sehat berkualitas yang dapat dilaksanakan terintegrasi dengan kegiatan rutin Panti, melalui interaksi, komunikasi, latihan yang terjadual menuju lansia sehat berkualitas.
Latihan Fisik Sebagai Kontrol Kadar Glukosa Darah Sulistyana, Caturia Sasti; Fauzi, Abdul; Christianingsih, Siska; Sulistyawati, Wiwin; Saputra, Yudi Dwi; Khuddus, Lutfhi Abdil
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i2.746

Abstract

Masalah utama dari diabetes mellitus adalah tidak terkontrolnya kadar glukosa darah. Salah satu cara kontrol kadar glukosa darah sekaligus sebagai pencegahan DM yaitu dengan latihan fisik. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah latihan fisik sebagai kontrol kadar glukosa darah. Kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga pendidik Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya. Pelaksanaan dimulai dengan peserta melakukan registrasi dan dilanjut dengan lari sejauh 1600meter. Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu dilakukan setelah mngikuti lari 1600 meter. Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan hasil kadar glukosa darah yaitu dalam rentang 80-139mg/dL yaitu sebanyak 57,8%, kadar glukosa darah 140-199mg/dL sebanyak 24,4% dan kadar glukosa diatas 200 mg/dL sebanyak 17,8%. Latihan fisik memberikan manfaat mengontrol dan menurunkan kadar glukosa darah. Pelaksanaan latihan fisik yang dikombinasikan dengan program pengendalian kadar glukosa yang lain akan memberikan manfaat yang optimal.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan MP-ASI Pangan Lokal di Desa Sendangmulyo Anggraini, Chintya Devi; Putriana, Dittasari; Saputri, Wining Septiani; Haryani, Verrenisa Melati; Isnawati, Zulmi; Ramadhita, Shafa; Jania, Intania Shofiatul; Sarwendah, Nova Hesti; Syula, Salsabila Ayu; Riskianti, Yuni
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i2.748

Abstract

Kasus balita stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 21,6%. Salah satu faktor terjadinya stunting yaitu pemberian ASI dan MP-ASI yang tidak tepat secara jumlah dan kualitasnya. Salah satu desa dengan persentase stunting tinggi yaitu Desa Sendangmulyo yang terdapat pada Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I Yogyakarta. Beberapa desa di Kecamatan Minggir juga ditetapkan sebagai desa rawan stunting yang masuk ke dalam kriteria lokasi fokus stunting nasional. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam mengolah MP-ASI sesuai dengan standar gizi untuk balita. Kegiatan ini dibagi menjadi dua tahap yaitu pemberian edukasi dan pelatihan pembuatan MP-ASI. Kegiatan yang pertama adalah memberikan edukasi yang meliputi definisi MP-ASI, manfaat MP-ASI, ketepatan pemberian MP-ASI, dan cara pembuatan MP-ASI dengan bahan lokal. Peserta melakukan pengisian pre-test dan post-test baik sebelum dan sesudah diberikan edukasi untuk mengukur tingkat pengetahuan dan pemahaman ibu balita. Hasil dari penilaian pre-test dan post-test mengalami peningkatan rata-rata nilai pengetahuan ibu sebelum dilakukan edukasi MP-ASI sebesar 73, sedangkan setelah diberikan edukasi menjadi sebesar 83,7. Kegiatan yang kedua adalah pelatihan pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal. Pelatihan dilakukan dengan demonstrasi masak pembuatan tim kentang telur, dimsum ikan nila, dan nugget ikan nila, serat menjelaskan bahan yang digunakan dan langkah pengolahannya.
Edukasi Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Pengecekan Kesehatan Pada Calon Jama’ah Haji Kota Jambi sari, puspita; Mahendra, Yusril Ihza
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i2.761

Abstract

Ibadah Haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesehatan secara fisik, mental, dan rohani, karena pelaksanaanya cukup berat dan dalam cuaca yang cukup ekstrem, yang terkadang sangat berbeda dangan cuaca di Indonesia. Masyarakat muslim Indonesia yang menunaikan ibadah haji mencapai 200 ribu orang lebih setiap tahunnya, dengan risiko kesehatan yang masih cukup tinggi. Proporsi jemaah haji risiko tinggi berkisar 30-45%, sebagian besar karena usia lanjut. Hipertensi dan diabetes melitus merupakan penyakit risiko tinggi terbanyak (25-37%), sementara penyakit saluran pernafasan dan saluran pencernaan semakin meningkat jumlahnya dari tahun ketahun. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi pengetahuan calon jamaah haji terkait pentingnya menjaga kesehatan dan pengecekan kesehatan di wilayah dinas kesehatan kota jambi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya terhadap tingginya resiko kesehatan yang dihadapi oleh calon jamaah haji, terutama mengingat kondisi fisik yang harus optimal selama pelaksanaan ibadah haji. Adapun langkah kegiatan ini mencakup pemberian edukasi dan pembagian leaflet kesehatan langsung pada calon jamaah haji yang periksa kesehatan di dinas kesehatan kota jambi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian edukasi dan distribusi leaflet secara signifikan meningkatkan kesadaran dan pemahaman calon jamaah mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pengecekan kesehatan secara rutin sebelum dan selama pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, program ini juga menunjukkan dampak positif dalam mengurangi insiden masalah kesehatan di kalangan jamaah haji. Temuan ini menegaskan pentingnya kegiatan pemberian edukasi kesehatan sebagai bagian integral dari persiapan haji, serta menyarankan peningkatan dan perluasan program serupa di masa depan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan kesehatan calon jamaah haji.
EDUKASI PENCEGAHAN OBESITAS PADA REMAJA DI POSYANDU REMAJA KELURAHAN SELAMAT KOTA JAMBI sari, puspita; Sayuti, Solihin; Suryaman, Ade
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i2.766

Abstract

Masa remaja merupakan merupakan masa transisi dari dari masa anak-anak menuju dewasa, hal ini memicu munculnya masalah kesehatan yang kompleks pada remaja akibat dari perilaku berisiko yang mereka lakukan. Kemajuan teknologi di dunia sangat begitu pesat termasuk di Indonesia, dengan perkembangan teknologi yang pesat maka berkembang juga permasalahan remaja di Indonesia. Ada yang menjurus ke hal positif dan juga ke hal yang negatif di berbagai kota besar di Indonesia, sekitar 20 hingga 30 persen remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks. Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keterampilan hidup sehat remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran remaja dalam pencegahan obesitas. Metode yang lakukan adalah edukasi tentang pencegahan obesitas pada remaja. Pengabdian ini dilakukan di Posyandu Remaja Kelurahan Selamat Kota Jambi dengan jumlah sasaran 30 remaja. Kegiatan dilakukan dengan tahap pre test, tahap pelaksanaan edukasi dan diskusi serta tahap evaluasi dengan post test. Kegiatan PkM dengan perolehan nilai pre-test dengan nilai rerata perbandingan antara pre-test post-test adalah 2,50.Terdapat juga 25 responden yang meningkat pengetahuannya, 3 responden yang tetap pengetahuannya dan 2 responden yang menurun pengetahuannya. Hasil uji analisis bivariat dengan Wilcoxon T-Test pada responden Pre-tes dan Post-Tes hasil pengujian data menunjukkan nilai p = 0,000 <0,05, maka dapat disimpulkan secara statistic terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi
EDUKASI DAN SIMULASI PENANGANAN KORBAN GAWAT DARURAT HENTI JANTUNG PREHOSPITAL PADA MASYARAKAT AWAM Sayuti, solihin; Fahmi, Ismail; Suryaman, Ade
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i2.767

Abstract

Latar Belakang: Out-of-Hospital Cardiac Arrest (OHCA) merupakan penyebab kematian terbesar pada pasien serangan jantung. Kejadian serangan jantung di luar rumah sakit memiliki harapan untuk hiduo sangat rendah, serta di tunjang layanan gawat darurat terpadu yang kurang baik, sehingga menjadikan kesempatan hidup penderita sangat kecil, sehingga perlu untuk membentuk orang yang mampu melakukan bantuan hidup dasar (Bystander CPR) di komunitas. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dalam memberikan bantuan hidup dasar. Metode: Pelatihan pemberian bantuan hidup dasar pada 40 partisipandengan mengunakan metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi serta simulasi, pelaksanaan pengabdian dilakukan sebanayk 2 kali ( edukasi dan simulasi). Penilaian kemampuan peserta menggunakan kuisioner yang terdiri 10 pertanyaan pilihan ganda. Hasil: hasil pengabdian masyarakat didapatkan data 90% partisipan adalah perempuan, terjadi perbedaan rerata pengetahuan partisipan sebelum dan setelah edukasi simulasi Pa value 0,0001 (CI 95%)Kesimpulan: Dengan dilakukannya pelatihan Bantuan Hidup Dasar dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan partisipan dalam menolong kegawatan jantung..
Bermain Bersama Badut Gogi Meningkatkan Keterampilan Menyikat Gigi Anak Silfia, Aida; Halik, Idham; Febrianti, Sri; Muliadi, Muliadi
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.778

Abstract

Hasil survei Riskesdas 2018 menyatakan 98,3% penduduk Indonesia sudah menyikat gigi tiap hari, namun hanya 2,8% yang menyikat gigi dengan benar. Pendidikan kesehatan gigi sangat diperlukan sebagai upaya meningkatkan ketrampilan menyikat gigi yang baik dan benar. Pendidikan ini dapat dilakukan dengan berbagai macam metode, salah satunya bermain bersama badut gogi dengan bentuk simulasi menyikat gigi. Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menyikat gigi melalui edukasi dengan metode bermain bersama badut Gogi pada anak TK Islam Az-Zahra di Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada Masyarakat ini meliputi: persiapan advokasi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Tim PKM melakukan pre test dan post test, penyuluhan menggunakan phantom gigi sambil bermain dengan badut Gogi serta post test keterampilan menyikat gigi. Hasil analisis Friedman Test diketahui nilai chi-square hitung sebesar 155,174. Sementara nilai chi-square tabel adalah 5,991. Karena nilai Chi-Square hitung > Chi-Square tabel dan diketahui nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat dikatakan terdapat perbedaan rata-rata peningkatan keterampilan menyikat gigi pada ke tiga kelompok interval waktu pengukuran, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dengan badut gogi benar benar dapat meningkatkan keterampilan menyikat gigi Pada Anak TK Islam Az-Zahra