cover
Contact Name
Solihin Sayuti
Contact Email
binakes@poltekkesjambi.ac.id
Phone
+62741445450
Journal Mail Official
binakes@poltekkesjambi.ac.id
Editorial Address
Jl. H. Agus Salim No. 9 Kota Baru Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Binakes
ISSN : 27762076     EISSN : 27763633     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Binakes, particularly focuses on the main problems in the development of the health sciences and community services areas.
Articles 66 Documents
Edukasi Menyusui Dini Untuk Memperkuat Komitmen Ibu Hamil Terhadap Menyusui Eksklusif Hastuty, Yulina Dwi; Linda, Irma; Sukaisi, Sukaisi
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.779

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan intervensi sederhana yang secara signifikan dapat meningkatkan hasil kesehatan neonatal dengan mengurangi risiko kematian bayi baru lahir. IMD juga sangat mendukung kelanjutan pemberian ASI eksklusif serta memperpanjang periode menyusui. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan komitmen dan motivasi ibu hamil untuk melakukan inisiasi menyusu dini segera setelah melahirkan dengan tujuan memulai pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Klinik Pratama Tanjung, Desa Mekarsari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang. Sebanyak 25 ibu hamil terlibat sebagai peserta dalam pengabdian ini. Kegiatan dimulai dengan pemberian pre-test berupa kuesioner mengenai pengetahuan tentang Inisiasi Menyusu Dini dan ASI Eksklusif, dilanjutkan dengan pengukuran tanda vital, pemberian materi konseling tentang Inisiasi Menyusu Dini, ASI Eksklusif, penyimpanan ASI, pelatihan teknik menyusui, serta penyusunan menu makanan bayi >6 bulan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebanyak tiga kali secara rutin setiap minggu. Setelah itu, peserta diberikan kuesioner kembali sebagai post-test. Hasil pengukuran kuesioner pengetahuan ibu hamil tentang inisiasi menyusu dini dan ASI eksklusif pada pre-test menunjukkan bahwa 7 orang (28%) memiliki pengetahuan baik dan 9 orang (36%) masih memiliki pengetahuan kurang. Setelah pelatihan, pengetahuan ibu hamil meningkat menjadi 21 orang dengan pengetahuan baik dan 4 orang dengan pengetahuan cukup. Pengukuran demonstrasi teknik menyusui menunjukkan hasil sebesar 82% (21 orang). Pemberian materi tentang inisiasi menyusu dini dan menyusui penting diberikan kepada ibu sejak dini untuk mendukung kelangsungan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan ibu-ibu yang menjadi peserta dalam kegiatan pengabdian ini dapat menjadi agen perubahan bagi ibu lainnya untuk menyebarkan informasi yang benar tentang ASI eksklusif.
Pelatihan Keselamatan Berkendara Sepeda Motor Bagi Siswa SMK Negeri 4 Kota Jambi Putri, Fitria Eka; Putra, Ashar Nuzulul; Fitri, Adelina; Sari, Rumita Ena; Amir, Andy
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.812

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di jalan raya setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan terkait peristiwa terjadinya kecelakaan dan korban jiwa akibat dari kecelakaan. Usia remaja mendominasi korban kecelakaan lalu lintas, dua per tiga kematian berdampak pada usia produktif 18-59 tahun. Tujuan dari kegiatan PPM ini adalah untuk memberikan Pelatihan Keselamatan Berkendara Sepeda Motor Dalam Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Bagi Siswa SMK Negeri 4 Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kontekstual dan partisipatif, dengan model penyuluhan, pelatihan, dan pemutarab video. Kegiatan pelatihan dan pendampingan siswa pelatihan keselamatan berkendara sepeda motor ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, pelatihan dan evaluasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melihat pengetahuan siswi sebelum dan sesudah diberikannya pelatihan didapatkan hasil ada peningkatan nilai rata-rata dan didapatkan nilai p-value 0.0001 < 0.05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Pengabdian ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang kemanan berkendara sehingga nantinya diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
Pemberdayaan Kader Dalam Edukasi Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Pada Lansia Dewi, Mursidah; Rusmimpong, Rusmimpong; Damayantie, Netha
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.813

Abstract

Posyandu lansia harus memiliki kader terlatih yang peduli tumbuh aktif tanggap. Inisiatif seorang kader menjadi penting dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan praktis sehubungan dengan meningkatkan peran serta masyarakat terutama Lansia. Dasar yang kuat untuk memaksimalkan peran kader sebagai perpanjangan tangan puskesmas dalam pelayanan langsung ke masyarakat khususnya lansia dengan Diabetes Mellitus adalah perlunya pemahaman yang cukup tentang penatalaksanaan , dan kontrol atau keteraturan aktivitas dan pengelolaan diet pada lansia, yang dapat berasal dari pemahaman orang lain tentang penyakit hipertensi maupun dari keluarga. Salah satu cara yang dapat digunakan sebagai perencanaan kegiatan perawatan kesehatan pada lansia adalah Terapi Aktivitas Kelompok (TAK). TAK merupakan suatu bentuk psikoterapi suportif berupa aktivitas-aktivitas yang membangkitkan kemandirian secara manual, kreatif dan edukasional untuk penyesuaian diri dengan lingkungan dan meningkatkan derajat kesehatan fisik dan mental lansia yang mempunyai masalah yang hampir sama. Evaluasi pengetahuan kader dalam edukasi penatalaksanaan Diabetes pada lansia melalui ketrampilan terapi aktivitas kelompok dilakukan dengan pre test dan post test. Hasil pre test kader memiliki nilai rata-rata pengetahuan 7,60 dengan hasil pretest terendah 6 dan pretest tertinggi 9. Setelah dilakukan kegiatan berupa pemberian materi dan demonstrasi TAK maka dihasilkan pengetahuan kader memiliki rata-rata 9,17. Rentang nilai terendah dan tertinggi pada saat post test juga mengalami peningkatan menjadi 8 sampai 10. Upaya pemberdayaan kader dalam berbagai aktivitas kesehatan perlu ditingkatkan dalam rangka mengembangkan dan menciptakan kader yang berkualitas, inovatif dan aktif.
Pemberdayaan Pengolahan Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Menjadi Serbuk Daun Kelor instan Sebagai Obat Nafsu Makan Pada Anak Supriadi, Supriadi; Rahmah, Rahmah; Brata, Andy
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.818

Abstract

Latar belakang: Pengggunaan bahan tradisonal sebagai salah satu bahan untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat saat ini semakin tambah pesat. Berbagai bentuk sediaan yang dibuat oleh industri obat tradisionalpun semakin modern. Sebagai upaya dalam meningkatkan mutu produk dan desain produk sehingga menjadi daya tarik masyrakat. Salah satu penggunaan bahan tradisional yang bersal dari tanaman yang banyak terdapat di lingkungan masyarakat adalah daun Kelor (Moringa oleifera L.) sebagai upaya untuk penambah nafsu makan pada anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana pemanfaatan daun kelor serta untuk meningkatan keterampilan masyrakat dalam pengolahan dan pembuatan serbuk instan daun kelor sebagai obat penambah nafsu makan pada anak. Metode: pemberian kepada 42 orang peserta dari ibu-ibu PKK warga kelurahan Tanjung Jahor. Hasil: terdapat peningkatan tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait pemanfaatan daun kelor baik sebagai penambah nafsu makan pada anak dimana sebelum dilaksanakan kegiatan dari 42 orang peserta rata – rata tingkat pengetahuan dalam katagori Cukup (61,70 %). Setelah dilakukannya kegiatan hasil pengetahuan dan ketrampilan masyrakat meningkat menjadi katagori Baik (91,72 %), atau naik sebesar 67,26 %. Kesimpulan: terjadi peningkatan Pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pemberdayaan pemenfaatan daun kelor menjadi serbuk instan daun kelor sebagai obat penambah nafsu makan anak
Psikoedukasi Kesiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) di Kota Jambi Fitri, Adelina; Putra, Ashar Nuzulul; Mekarisce, Arnild Augina; Rahim, Beny; Mekeama, Luri
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.838

Abstract

Sekolah merupakan sarana pembelajaran bagi setiap siswa termasuk diantaranya remaja. Remaja yang sedang menempuh pendidikan di bangku menengah atas berada di masa transisi menuju fase dewasa. Dalam fase ini remaja sering mencoba hal baru yang cukup berbeda dan menantang. Tidak jarang ditemukan remaja putus sekolah dikarenakan hamil di luar nikah. Menikah dengan kondisi psikologis yang belum stabil tentu akan berdampak pada kehidupan berkeluarga di kemudian hari. Jika tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan mengenai kehidupan berkeluarga, besar kemungkinan akan menimbulkan beban kesehatan mental bagi remaja itu sendiri. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan psikoedukasi mengenai Kesiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) di Kota Jambi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode edukasi atau penyuluhan mengenai psikoedukasi kesiapan kehidupan berkeluarga, kemudian dilakukan pre-test dan post-test. Setelah dilakukannya psikoedukasi, pengetahuan siswa semakin bertambah yang dapat dilihat dari peningkatan rata-rata yaitu dari 91,21 menjadi 94,09. Nilai paling rendah juga terlihat mengalami peningkatan sebelum dilakukannya psikoedukasi kesiapan berkeluarga yaitu 40 menjadi 70. Dari hasil uji wilcoxon didapatkan sig (2-tailed) 0,034 < 0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian psikoedukasi kesiapan kehidupan berkeluarga bagi pengetahuan remaja Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) di Kota Jambi.
Peningkatan Motivasi Pelihara Diri Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Tehnik Reinforcement Melalui Kartu Monitor Pada Anak Usia Dini Di Muara Jambi Tahun 2024 Sari, Retno Dwi; Kurnianti, Rina
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i1.841

Abstract

Desa Pudak di wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi terdiri dari 4 dusun, memiliki 4 Posyandu serta mempunyai 24 orang kader. Salah satu perangkat desa mengatakan bahwa Desa Pudak sebelumnya mempunyai 4 anak stunting dan kondisi tersebut telah teratasi. Selain masalah kesehatan umum, ternyata mereka tidak tahu bagaimana cara pencegahannya dalam mengatasi masalah kesehatan gigi dan mulut, padahal mereka banyak yang mempunyai masalah gigi berlubang yang bisa berakibat sebagai focal infection. Kegiatan Posyandu rutin dilaksanakan tetapi jarang ada penyuluhan, apalagi dimasa pandemic Covid19, khususnya tentang kesehatan gigi dan mulut. Dari data sekunder diketahui 2 Sekolah Dasar terdapat masalah yaitu prevalensi karies sebesar 80,47%, sehingga perlu ditingkatkan pemeliharaan kesehatan gigi sejak dini. Tujuan pengabdian ini adalah menguatnya kualitas kesehatan masyarakat dalam daya usaha mengatasi masalah kesehatan umum dan kesehatan gigi dan mulut di Desa Pudak. Metode pelaksanaan pada program pengabdian kepada masyarakat ini disusun secara sistematis dengan tahapan berikut, survey awal, koordinasi dan persiapan pelaksanaan kegiatan, penyuluhan pengetahuan pemeliharaan kesehatan umum dan kesehatan gigi dan mulut, evaluasi pengetahuan dan kepatuhan menyikat gigi pada anak usia dini, serta Monitoring dan Evaluasi. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat, artikel pengabdian masyarakat sudah dipublikasikan melalui surat kabar dan youtube juga sedang dipersiapkan untuk publikasi pada jurnal terakreditasi. Untuk modul Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut sudah di HaKI kan. Target capaian pengabdian sudah tercapai dimana 100% sasaran meningkat pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada kader dan ibu-ibu peserta Posyandu Desa Pudak sebelum intervensi mempunyai kriteria tinggi sebesar 96,3% dan kriteria sedang 3,7% Setelah intervensi kriteria tinggi menjadi 100%. Pengetahuan tentang gizi sebelum intervensi mempunyai kriteria tinggi sebesar 68,5%, sedang 18,5% dan rendah 13%. Setelah intervensi kriteria tinggi menjadi 81,5%, sedang 7,4% dan rendah sebesar 11,1%. Hasil luaran berupa publikasi Jurnal, publikasi surat kabar Jambi Ekspres, publikasi lewat youtube dan HaKI untuk buku saku. Target capaian rata-rata dalam menyikat gigi yang dipantau melalui kartu monitor pada minggu ke 1 dan minggu ke 2 sebanyak 13 kali dengan kategori tinggi
Penguatan Generasi Berencana (GenRe) pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas JambiSchool is a means of learning for every student including adolescents, including universities. Teenagers who are studying in college are in a tran Fitri, Adelina; Wulansari, Arnati; Rahmat, Andree Aulia; Rahim, Beny; Mekeama, Luri; Putra, Ashar Nuzulul
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i2.839

Abstract

School is a means of learning for every student including adolescents, including universities. Teenagers who are studying in college are in a transition period towards the adult phase. In this phase adolescents often try new things that are quite different and challenging. It is not uncommon to find teenagers disappearing from lecture activities due to pregnancy outside of marriage, starting to try smoking, stumbling over drugs, and undeniably getting into motorcycle gangs. Thus, this community service program will provide Strengthening Generation Planning (GenRe) to Jambi University Public Health Science Study Program Students. It is hoped that with this activity adolescents will have good knowledge and have more directed life goals in the future. After the education, students' knowledge increased, which can be seen from the average increase from 98.44 to 100. The smallest score was also seen to have increased before the psychoeducation on family readiness, namely 90 to 100. From the results of the Wilcoxon test, sig (2-tailed) 0.025 <0.05 was obtained, which means that there is an effect of providing education on student knowledge of Strengthening Generation Planning (GenRe) in Jambi University Public Health Science Study.
INTERVENSI MENGGUNAKAN EMODEMO DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI Abbasiah, Abbasiah
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i2.933

Abstract

Hasil survei Riskesdas 2018 menyatakan cakupan ASI Eksklusif di Indonesia masih rendah, dengan angka hanya mencapai 27,3%. Pendekatan emodemo dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman, sikap, dan keterampilan ibu menyusui serta keluarganya dalam mendukung pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan Meningkatkan pemahaman keluarga tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif dan Meningkatkan cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Aurduri. Penelitian ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Poltekkes Kemenkes Jambi pada November 2024. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan menggunakan leaflet, poster, cerita inspiratif, serta simulasi interaktif mengenai pentingnya dukungan keluarga dalam pemberian ASI eksklusif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi langsung, dan laporan cakupan ASI dari Puskesmas Aurduri. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman keluarga mengenai pentingnya ASI eksklusif, dari 65% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi emodemo memiliki dampak nyata dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif pada Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Aurduri.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN GIGI DI POSYANDU DESA KASANG LOPAK ALAY KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2024 boy, hendry; Riyadi, Slamet; Muklisah, Risda Alvia
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i2.1067

Abstract

Latar Belakang : Pembangunan kesehatan merupakan suatu investasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satu di antaranya adalah pembangunan kesehatan gigi dan mulut. Untuk itu dibutuhkan peran serta masyarakat sebagai salah satu strategi penyelenggaraan pembangunan kesehatan, meliputi perorangan anatara lain kader kesehatan sebagai agen perubahan untuk penerapan perilaku hidup sehat. Kader kesehatan gigi dan mulut adalah individu-individu yang dipilih dari masyarakat lokal dan dilatih khusus untuk menjalankan tugas-tugas terkait peningkatan kesehatan gigi dan mulut di komunitasnya. Mereka berfungsi sebagai perpanjangan tangan dari program kesehatan pemerintah. Tujuan : tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi kader posyandu di Desa Kasang Lopak Alay. Metode : kegiatan ini meliputi kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut menggunakan alat ukur kuesioner dan ovaluasi cara menyikat gigi. Hasil : skor kuesioner sebelum dilakukan penyuluhan pengetahuan terbanyak adalah skor 67 (29%) dan setelah diberikan penyuluhan pengetahuan meningkat menjadi skor terbanyak adalah 93 (29%) dengan hasil uji wilcoxon (p-value 0.000). Kriteria menyikat gigi sebelum dilakukan pelatihan paling banyak adalah kriteria rendah sebanyak 14 orang (58.3%) sedangkan setelah dilakukan pelatihan meningkat menjadi paling banyak berkriteria tinggi sebanyak 23 orang (95.8%) dan nilai uji paired t-tes (p-value 0.000).
EVALUASI PENDAMPINGAN KP-MITAFE UNTUK MENDUKUNG IBU HAMIL DALAM KETERATURAN KONSUMSI TABLET Fe Umanailo, Rabiah; Linda, Sri
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i2.1072

Abstract

Kebutuhan zat besi pada ibu hamil akan meningkat pada trimester kedua dan biasanya jumlah zat besi tidak tersedia pada sebagian besar ibu hamil, untuk diperlukan pemberian suplemen zat besi. Meskipun telah diberikan suplemen zat besi namun angka anemia masih cukup tinggi, salah satu faktor penyebabnya adalah karena ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe. Berdasarkan Survey Kesehatan Indonesia tahun 2023 ibu hamil yang mengonsumsi tablet Fe sebesar 44,2%. Kegiatan pengabdian ini merupakan kelanjutan dari kegiatan di tahun sebelumnya yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendampingan yang dilakukan KP-Mitafe pada ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah peran KP-Mitafe sangat efektif dengan pemberian penjelasan dan motivasi kepada ibu hamil sehingga terjadi peningkatan pemahaman ibu hamil dan teratur minum tablet Fe, terlihat dari peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil setelah dilakukan pendampingan. Selain itu, keluarga juga menjadi lebih aktif dalam berperan serta mendukung ibu hamil mengonsumsi tablet Fe.