cover
Contact Name
-
Contact Email
ijc@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Conservation
ISSN : -     EISSN : 27146189     DOI : https://doi.org/10.15294/ijc
Core Subject : Education,
All manuscripts submitted to this journal must follow focus and scope and author guidelines of this journal. The submitted manuscripts must address scientific merit or novelty appropriate to the focus and scope. All manuscripts must be free from plagiarism contents. All authors are suggested to use plagiarism detection software to do the similarity checking. Editors check the plagiarism detection of articles in this journal by using a Turnitin software.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Pemanfaatan Galon Bekas untuk Media Tanam Hidroponik dalam Upaya Menciptakan Konservasi Lingkungan di Universitas Ivet Semarang merli , Merli Apriyantika
Indonesian Journal of Conservation Vol. 13 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v13i2.17571

Abstract

Kegiatan konservasi yang bisa dilakukan oleh diri kita sendiri yaitu tidak membuang sampah sembarangan, melakukan kegiatan menanam disekitar rumah, dan memilih mana yang sampah organik dan sampah an organik Pemanfaatan sampah an organik misalnya merupakan kegiatan dalam rangka melestarikan alam di Indonesia, Hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, hidroponik ini merupakan cara budidaya tanaman baik tanaman sayur dan tanaman buah-buahan. Lokasi penelitian ada di Universitas Ivet Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan sampah plastik galon bekas yang tidak terpakai menjadi tanam hidroponik sederhana di Lingkungan kampus Univeritas Ivet Kota Semarang. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pemanfaatan galon bekas air mineral untuk hidroponik secara sederhana dapat dilakukan dengan mudah dan mendukung kegiatan konservasi lingkungan.
Dinamika Abrasi terkait Perubahan Garis Pantai di Desa Pantai Bahagia Kabupaten Bekasi Nur Elmanda, Nisrina; Ananto Aji; Heri Tjahjono; Fahrudin Hanafi
Indonesian Journal of Conservation Vol. 13 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v13i2.18645

Abstract

Desa Pantai Bahagia merupakan salah satu pesisir di Kabupaten Bekasi tepatnya di Kecamatan Muaragembong yang telah mengalami abrasi dengan sangat signifikan. Kejadian abrasi ini disebabkan oleh naiknya permukaan air laut dan adanya faktor pemicu berupa konversi lahan kawasan mangrove oleh masyarakat untuk keperluan pertambahan lahan tambak. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dinamika abrasi secara multitemporal selama 30 tahun di Desa Pantai Bahagia dari tahun 1993, 2000, 2007, 2012, 2020, 2023. Metode yang dilakukan adalah tahapan ekstraksi garis pantai dengan algoritma MNDWI (Modified Diference Water Index). Data garis pantai yang didapatkan lalu dihitung statistik dengan bantuan tools extension DSAS (Digital Shoreline Analysis System) pada ArcMap 10.8 untuk pengolahan data luas perubahan garis pantai yang memiliki nilai abrasi. Statistik yang digunakan yaitu EPR (End Point Rate) dengan membandingkan dua garis pantai serta LRR (Linear Regression Rate).  Hasil yang dilakukan uji ground check di area garis pantai pada transek yang mengalami abrasi meningkat setiap tahunnya menyebabkan pengurangan daratan menjadi laut di Dukuh Muara Bendera Timur, Gobah Timur, Kampung Beting dan Blukbuk Timur. Rata –rata pengurangan daratan yang terjadi sebesar -18,77m/tahun pada 1992-2000, di tahun 2000-2007 terjadi sebesar -16,19 m/tahun, pada tahun 2007-2012 terjadi sebesar -31,86 m/tahun, pada tahun 2012-2020 memiliki rata-rata pengurangan daratan sebesar -130,13 m/tahun, serta di tahun 2020-2023 terjadi pengurangan daratan sebesar -60,32 m/tahun.
Mangroves in Nipah Panjang Village: Spatial Distribution and Utilization Atunnisa, Rifa'; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul; Permana, Pawit Indra; Rahmawati, Dwi; Sultan, Habil
Indonesian Journal of Conservation Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v14i1.16225

Abstract

Nipah Panjang Village in Kubu Raya Regency, Indonesia, has diverse mangrove forest vegetation. Meanwhile, the mangrove forest in Nipah Panjang Village has the potential threat of deforestation, so it is necessary to develop a management strategy. A mangrove management directive can be compiled with mangrove biophysical data and the social conditions of the surrounding community. Therefore, this study aims to examine the distribution of mangrove forest areas and their utilization by the community in Nipah Panjang Village. The method used in this study was GIS analysis to determine the distribution of mangrove forest areas. In this study, observations and interviews were carried out to determine the use of mangrove forests. The study results show that from 2013 through 2018, there was around 3.12 Ha of deforestation. Deforestation that occurred was much lower than the previous year. It was due to the implementation of a devolution policy that granted village forest permits in Nipah Panjang Village. Currently, the forms of utilization of mangrove forests in Nipah Panjang Village are the farming (apiculture)  of kelulut honey, forest honey farming, and crab farming with the concept of silvofishery and the development of ecotourism. This form of utilization needs to be maximized so that the community's welfare increases, ultimately maintaining the mangrove forest.
PENGETAHUAN PETERNAK DALAM PENGELOLAAN LIMBAH BERKELANJUTAN PETERNAKAN SAPI KELURAHAN NONGKOSAWIT KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Sulistiawan, Fani; Aji, Ananto; Hardati, Puji; Putro, Saptono
Indonesian Journal of Conservation Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v14i1.20826

Abstract

Pengelolaan limbah ternak merupakan sebuah upaya dalam mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan. Dalam usaha peternakan diperlukan kemampuan dalam mengelola limbah agar terhindar dari kerusakan lingkungan akibat limbah ternak dan pengelolaan yang berkelanjutan akan merubah nilai limbah menjadi nilai ekonomis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan total sampling pada 45 peternak. Hasilnya menunjukkan pengetahuan peternak tentang pengelolaan limbah peternakan Sidomulyo dan Pangudi Mulyo berada dikategori tinggi (75% dan 78%), namun penerapannya masih terbatas. Pengelolaan limbah ternak sebagian besar peternak telah melakukan pengelolaan dengan prinsip 3R. Pemasaran hasil limbah hanya dilaksanakan oleh sebagian peternak dengan dominasi penjualan pupuk ke petani lokal sekitar peternakan. 
Pemanfaatan Ekoenzim dalam Pengolahan Limbah Cair Domestik pada Sistem IPAL DLH Kota Semarang Agustina Dwi Rahmawati; Sulistyaningsih, Triastuti
Indonesian Journal of Conservation Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v14i1.20977

Abstract

Pengolahan limbah cair yang tidak tepat dapat menimbulkan pencemaran air dan berpotensi membahayakan ekosistem. DLH Kota Semarang memiliki sistem IPAL untuk mengolah limbah cair domestiknya yang pengolahannya menggunakan metode konvensional. Metode tersebut memiliki tantangan dan beberapa kendala, seperti biaya operasional yang tinggi dan penggunaan bahan kimia yang berdampak negatif pada lingkungan. Ekoenzim merupakan alternatif pengolahan limbah cair yang ramah lingkungan. Penambahan ekoenzim dapat meningkatkan kemampuan mikroorganisme dalam menguraikan limbah cair domestik dan membantu mengurangi ketergantungan bahan kimia pada pengolahan limbah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis dosis ekoenzim yang tepat dalam menurunkan kandungan BOD, COD, TSS, dan menentralkan nilai pH serta menganalisis perbandingan efektivitas ekoenzim berbahan campuran buah dengan ekoenzim campuran sayur. Penelitian ini terdapat 7 perlakuan, meliputi kontrol, perlakuan 2 jenis ekoenzim berbeda yaitu ekoenzim berbahan buah dan ekoenzim berbahan sayur, dan 3 variasi penambahan dosis ekoenzim berturut-turut 10, 20, dan 30 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekoenzim meningkatkan nilai BOD dan TSS dibandingkan pada kontrol tanpa penambahan ekoenzim. Parameter COD dan pH, dosis ekoenzim buah 20 mL efektif menurunkan kadar COD menjadi 13,3 mg/L dan menentralkan pH menjadi 6,8. Ekoenzim campuran buah efektif untuk parameter BOD, COD, dan pH, sedangkan ekoenzim campuran sayur lebih efektif untuk parameter TSS.
Harmony of Behavior and Environment: The Role of Risks, Attitudes, Norms, Abilities, Self-regulation Models in Optimizing Sustainable Water Management Putri, Enda Kalyana; Hasanah, Ana Uswatun
Indonesian Journal of Conservation Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v14i1.29480

Abstract

Access to clean water remains a critical issue in urban-fringe areas where population growth, inadequate sanitation infrastructure, and behavioral patterns intersect. This study investigates the role of psychosocial factors based on the Risks, Attitudes, Norms, Abilities, and Self-regulation (RANAS) model in influencing household water management behavior in Kelurahan Tahunan, Umbulharjo District, Yogyakarta. Using a cross-sectional design and multistage random sampling across representative neighborhoods, data were collected from 97 households and analyzed through multiple linear regression. Results show that perceived risk (β = 0.229, p = 0.035), social norms (β = 0.229, p = 0.028), and abilities (β = 0.321, p = 0.003) significantly affect household behavior in managing clean water, while attitudes and self-regulation were not statistically significant. The findings underscore the importance of integrating behavioral interventions with structural improvements, particularly in areas with limited sanitation infrastructure. This study advocates for targeted community education, infrastructure development, and policy interventions that prioritize social norms and capacity-building to foster sustainable water practices.
Wildlife Monitoring Using Camera Trap at Gunung Celering Nature Reserve Jepara Regency Central Java Santoso, Budi; Muali, Muali; Setyo Aji, Danang
Indonesian Journal of Conservation Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v14i1.21450

Abstract

A wildlife monitoring survey was conducted in the Gunung Celering Nature Reserve (GCNR) located in Jepara Regency Central Java during September to November 2023 using camera traps. The survey was conducted to identify wildlife, determine the activity patterns of the wildlife in question and identify the types of wildlife protected in GCNR. The survey results showed that 868 videos were obtained with details of 173 wildlife video captures, 14 videos of human activities and 711 non-object videos. The 173 wildlife videos consisted of 14 types of wildlife consisting of 7 Aves (6 Orders, 6 Families), 5 Mammals (5 orders, 5 families), 1 Reptil and 1 Amphibian. Of the 173 wildlife videos, 7 videos were obtained from 4 species that were active at night. The remaining 166 videos were successfully documented during the day. The animals documented at night were Frogs, Civets, Jungle Cats and Rats. Of the 14 of wild animals found, there are 3 protected species based on Permenlhk 106/2018, 2 types of animals with En (endangered) status and 1 type of animal with Vul (Vulnerable) status based on IUCN as well as 3 types of animals with Appendix II category and 1 type of animal included in Appendix I CITES category.
Integrasi Pendidikan Lingkungan dalam Upaya Pelestarian Kawasan Perlindungan Alam di Kota Salatiga Adi Saputro, Purnomo; Aida, Elsa Nur
Indonesian Journal of Conservation Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v14i1.22584

Abstract

This study analyzes the role of spatial education in improving public understanding of land use control in Salatiga City based on the implementation of the Regional Spatial Plan (RTRW). Land use mismatch of 20% of the total area of ​​nature protection areas is mainly due to land conversion into residential and commercial areas. This study uses quantitative methods with overlay analysis, quantitative SWOT, and time series 2018–2023. Data were collected through questionnaires to 100 employees of related agencies. The results of the study indicate that low public awareness and weak law enforcement are the main obstacles in the implementation of the Regional Spatial Plan (RTRW). However, there is good integration between spatial education and increasing public compliance with land use regulations from areas with higher levels of socialization of the Regional Spatial Plan (RTRW) have lower levels of land mismatch. Therefore, integration of spatial education is needed through collaboration between the government, educational institutions, and local communities to improve the effectiveness of land use control and maintain the sustainability of nature protection areas in Salatiga City.

Page 2 of 2 | Total Record : 18