cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS SEKTOR PERTANIAN DAN KOMODITI UNGGULAN KABUPATEN KARO DALAM KONSTALASI PEREKONOMIAN DATARAN TINGGI SUMATERA UTARA Sri Novi Mulyani; Thomson Sebayang; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.361 KB)

Abstract

Sektor pertanian merupakan leading sector yang didukung komoditi unggulan di berbagai kabupaten di kawasan Dataran Tinggi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat perkembangan sektor pertanian Kabupaten Karo dalam konstalasi perekonomian Kawasan Dataran Tinggi Sumatera Utara, untuk menganalisis komoditi pertanian unggulan Kabupaten Karo dan untuk menganalisis hubungan antara jumlah produksi komoditi pertanian unggulan dengan kontribusi sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tipologi klassen, location quotien (LQ) dan metode Korelasi Pearson. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil   penelitian   menyimpulkan   bahwa   pada   tingkat   perkembangan   sektor pertanian Kabupaten Karo dalam konstalasi perekonomian Kawasan Dataran Tinggi Sumatera Utara sudah tergolong maju namun tertekan (developed sector). Komoditi  unggulan  sektor  pertanian  Kabupaten  Karo  pada  tanaman  pangan adalah jagung, pada tanaman sayuran adalah bawang putih, bawang daun, kol, petsai, wortel, tomat lobak, labu dan pada tanaman buah-buhan adalah alpokat, jeruk dan marquisa. Hubungan antara jumlah produksi tanaman sayuran unggulan dengan kontribusi sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Karo tergolong kuat dan nyata, sedangkan hubungan antara jumlah produksi tanaman pangan unggulan  dan tanaman buah-buahan unggulan dengan kontribusi sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Karo tergolong lemah dan tidak nyata.   Kata  kunci  :  Sektor  Pertanian,  Komoditi  Unggulan,  Kontribusi  Sektor Pertanian.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PENYADAP KARET DI PT.PERKEBUNAN NUSANTARA III (Kasus: Kebun Sarang Giting, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai) Sri Wulandari; Rahmanta Ginting; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.011 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh umur, lama pendidikan, jumlah tanggungan, pengalaman bekerja, gaji dan premi terhadap produktivitas kerja karyawan penyadap karet. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 17.0. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa produktivitas kerja karyawan penyadap karet tergolong tinggi sebesar 1877,696 Kg/HKP/Bulan. Faktor umur dan pengalaman bekerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan penyadap karet di PTPN III Kebun Sarang Giting sedangkan faktor tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, gaji dan premi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan penyadap di PTPN III Kebun Sarang Giting. Kata Kunci : Produktivitas Kerja, Karyawan Penyadap, Premi.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Kasus: Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat) Zulfahri Amin; Hasman Hasyim; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.629 KB)

Abstract

Meningkatkan efektivitas penggunaan input pada usahatani jagung merupakan sala satu upaya penting dalam rangka mengoptimalkan pendapatan usahatani jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh   faktor   produksi (benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja) terhadap produksi jagung, menganalisis pengaruh pendidikan, umur, pengalaman, luas lahan dan produktivitas terhadap pendapatan petani serta menganalisis tingkat efisiensi dari faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Desa Gunung Tinggi Kecamatan Serapit Kabupaten Langkat. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive area sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan Accidental Sampling sebanyak 45 sampel. Metode analisis yang digunakan  adalah  metode  deskriptif  dan  metode  regresi  linear  berganda dengan menggunakan fungsi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi (benih,pupuk, pestisida dan tenaga kerja) secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung, namun secara parsial variabel benih dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Faktor umur, pendidikan, pengalaman petani, luas lahan dan produktivitas secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani jagung, namun secara   parsial   variabel   umur   petani,   pendidikan   dan   pengalaman   tidak berpengaruh  nyata.Penggunaan  faktor  produksi  (benih,  pupuk,  pestisida  dan tenaga kerja) belum  efisien.   Kata  Kunci : Fungsi  produksi,  Karakteristik Usahatani Jagung, Efisiensi Produksi dan Pendapatan.
ANALISIS KONSUMSI PANGAN DAN NON PANGAN KARYAWAN PT. RAMAJAYA PRAMUKTI KEBUN RAMA – RAMA ESTATE KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Arief Rizki Ananda; Satia Negara Lubis; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.369 KB)

Abstract

Konsumsi merupakan salah satu indikator untuk melihat kesejahteraan rumah tangga para karyawan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menjelaskan  pengeluaran konsumsi pangan karyawan ; menjelaskan  pengeluaran konsumsi non pangan karyawan ; Untuk menganalisis perbandingan konsumsi pangan dan non pangan karyawan p; Untuk menganalisis hubungan tingkat pendapatan dengan konsumsi pangan karyawan; dan Untuk menganalisis hubungan tingkat pendapatan dengan konsumsi non pangan karyawan. Metode penelitian analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan pengeluaran konsumsi pangan didominasi jenis padi – padian dengan rata - rata sebesar Rp 342.761 /rumah tangga/bulan. Pengeluaran konsumsi non pangan didominasi jenis aneka barang dan jasa dengan rata – rata Rp 724.979 /rumah tangga/bulan. Perbandingan konsumsi pangan dan non pangan >1 dengan kategori kurang sejahtera. Tingkat pendapatan dengan konsumsi pangan berhubungan dengan tingkat hubungan rendah. Tingkat pendapatan dengan konsumsi non pangan berhubungan dengan tingkat hubungan kuat. Kata Kunci : Pengeluaran Konsumsi Pangan, Pengeluaran Konsumsi Non Pangan, Kurang Sejahtera.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELUANG KONSUMEN DALAM MENGKONSUMSI SATE AYAM Agung Perkasa Ali; Thomson Sebayang; Sinar Indra Kesuma
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.565 KB)

Abstract

Usaha jajanan kuliner Sate Ayam semakin berkembang jumlahnya yang dikunjungi konsumen di Kota Medan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen yang membeli dan mengkonsumsi sate ayam dan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi peluang konsumen mengkonsumsi sate ayam secara berulang. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan responden dan data sekunder yang di peroleh dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen yang membeli dan mengkonsumsi Sate Ayam dominan berada pada usia 21- 30 tahun, berstatus sebagai pelajar/mahasiswa dan memiliki pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap peluang konsumen untuk mengkonsumsi sate ayam secara berulang adalah variabel rasa bumbu sate, harga sate dan kenyamanan suasana outlet. Variabel ukuran daging sate dan kebersihan outlet tidak berpengaruh nyata. Kata Kunci : Pengaruh, Peluang Konsumen, Sate Ayam, Logistik Biner.
ANALISIS IDENTIFIKASI PERAN SUB SEKTOR TANAMAN PANGAN TERHADAP SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Andini Sulvyah R; Luhut Sihombing; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.184 KB)

Abstract

Setiap daerah mempunyai corak pertumbuhan ekonomi yang berbeda dengan daerah lain.  Oleh sebab  itu  perencanaan  pembangunan  ekonomi suatu daerah perlu mengenali karakter ekonomi, sosial dan fisik daerah itu sendiri, termasuk interaksinya dengan daerah lain. Untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi yang dilihat dari perkembangan PDRB, maka sangat diperlukan pembangunan ekonomi yang mengacu pada sektor unggulan, selain berdampak pada percepatan pertumbuhan ekonomi juga akan berpengaruh pada perubahan mendasar dalam struktur perekonomian wilayah. Untuk mengetahui peran sub sektor tanaman pangan dan peran sektor pertanian menggunakan analisis Location Quotient (LQ), pertumbuhan dan saya saing sub sektor tanaman pangan dan sektorpertanian menggunakan Shift Share Analisys (SS), dan pertumbuhan sub sektor tanaman pangan  dapat  diklasifikasikan  menggunakan  Tipologi  Klassen.  Untuk menganalisis hal tersebut, penelitian ini menggunakan data Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Haga Konstan tahun 2010 di Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor unggulan dengan nilai LQ sebesar 1,87 dengan pertumbuhan yang lambat dan daya saing yang baik dengan nilai PP sebesar -0,04 dab nilai PPW sebesar 0,04. Sub sektor tanaman pangan merupakan sub sektor non unggulan dengan pertumbuhan yang lambat dan daya saing yang baik dengan nilai PP sebesar -0,05 dan nilai PPW sebesar 0,1.   Kata Kunci : Sektor Unggulan, Location Quotient, Shift Share Analisys, Tipologi Klassen
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN PADA KEPUTUSAN PEMBELIAN BERAS ORGANIK Andreansyah Andreansyah; Salmiah Salmiah; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.809 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Medan. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive berdasarkan pertimbangan Kota Medan merupakan salah satu kota metropolitan dan jumlah penduduknya paling besar dibandingkan dengan daerah  lainnya di Sumatera Utara. Hal ini mengindikasikan bahwa dengan semakin besarnya jumlah penduduk, maka tingkat konsumsi pangan, utamanya beras pada daerah tersebut juga semakin besar. Dengan jumlah  penduduk yang semakin besar,  maka jumlah masyarakat yang semakin sadar akan kesahatan diharapkan juga semakin meningkat. Penelitian tentang sikap konsumen dalam keputusan membeli beras organik dilakukan di Pasar Modern Kota Medan (Berastagi Supermarket, Giant, Smarco, Pondok Indah Pasar Buah, dan Lotte Mart) dengan pertimbangan bahwa pasar modern tersebut terletak di berbagai kecamatan di Kota Medan yang menyediakan beras organik. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis hubungan antara keputusan pembelian beras organik dengan karakterisitk konsumen dan mengidentifikasi sikap konsumen atas atribut dominan pada beras organik seperti rasa, harga, kemasan, manfaat, penampilan, tekstur, daya tahan, keragaman, promosi, dan kemudahan memperoleh produk. Model analisis yang digunakan adalah model multiatribut Fishbein. Model Fishbein  mengemukakan bahwa sikap dari seorang konsumen terhadap sebuah objek, dikenali melalui atribut-atribut yang melekat pada objek tersebut. Dengan mengetahui perilaku dan sikap konsumen  terhadap atribut beras organik, maka didapatlah  atribut yang paling dominan yang paling banyak dipilih oleh konsumen dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Perilaku Konsumen, Sikap Konsumen, Uji Chi-Square, Analisis Multiatribut Fishbein
ANALISIS HARGA POKOK CPO (Crude Palm Oil) DI PT.PERKEBUNAN NUSANTARA III Studi Kasus : Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau,Kabupaten Asahan Charunia Fadhilah L.T; Satia Negara Lubis; Nurul Fajriah Pinem
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.748 KB)

Abstract

Crude Palm Oil (CPO) merupakan salah satu komoditas pertanian yang menjadi andalan dalam penerimaan devisa Negara yang dikelola oleh Perkebunan Swasta Nasional, Perkebunan Swasta dan Perkebunan Rakyat.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis harga pokok CPO dan untuk menganalisis berapa besar keuntungan dari produksi CPO di pabrik kelapa sawit sei silau. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode harga pokok dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga pokok CPO di PT.Perkebunan Nusantara III unit  Pabrik  Kelapa Sawit      Sei Silau  tergolong tinggi, hal ini disebabkan oleh tingginya biaya pembelian TBS (Tandan Buah Segar) di Kebun Seinduk. Dan PT.Perkebunan Nusantara III unit Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau pada bulan Desember tahun 2018 memperoleh keuntungan, dikarenakan harga pokok CPO lebih rendah daripada harga jual CPO. Kata Kunci: Crude Palm Oil (CPO), Harga Pokok, Keuntungan
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN DALAM MEMILIH COFFEE SHOP DI KOTA MEDAN Dara Utami; Satia Negara Lubis; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.112 KB)

Abstract

Akhir – akhir ini, banyak munculnya coffee shop di Kota Medan, sehingga persaingan antar coffee shop semakin ketat dalam rangka memuaskan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, keputusan,   kepuasan konsumen, dan menganalisis atribut – atribut yang harus diperbaiki oleh pihak coffee shop. Metode yang digunakan analisis deskriptif dan Costumer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen di  coffee shop didominasi oleh laki-laki  yang berusia <25 tahun, pendidikan terakhir SMA (Sedang Kuliah), status sebagai pelajar, dan memiliki pendapatan antara Rp.1.000.000-3.000.000. Mayoritas pengambilan keputusan konsumen, yaitu motivasi konsumen untuk berkunjung hanya sekedar minum kopi; sumber informasi berasal dari teman; manfaat yang dicari untuk menikmati rasa kopi yang enak; frekuensi kedatangan seminggu sekali; dan penilaian konsumen puas. Pengukuran kepuasan konsumen sebesar 73,15%, berarti konsumen puas. Atribut yang perlu dipertahankan, yaitu atribut cita rasa, aroma, variasi menu, perbandingan harga dengan kualitas, media iklan, fasilitas, kecepatan penyajian, kecepatan transaksi dan atribut yang harus diperbaiki, yaitu atribut brand, dekorasi, dan penjelasan barista.   Kata Kunci: Konsumen, Kepuasan, Atribut Coffee Shop.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PEMANEN KELAPA SAWIT DI PT.PERKEBUNAN NUSANTARA II (Kasus: Kebun Limau Mungkur, Desa Lau Barus Baru, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang) Dede Patria Nugraha; M. Jufri; Lily Fauzia
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.14 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh umur, lama pendidikan, jumlah tanggungan, gaji dan premi terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 17.0. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus dan sampel penelitian ini berjumlah 33 orang karyawan pemanen kelapa sawit di PTPN II Kebun Limau Mungkur. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit tergolong rendah yaiut sebesar 670,09 Kg/HKP/Bulan. Faktor lama pendidikan formal, jumlah tanggungan, dan gaji tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan pemanen kelapa sawit di PTPN II Kebun Limau Mungkur sedangkan faktor umur dan premi berpengaruh signifikan. Kata Kunci: Produktivitas Kerja, Karyawan Pemanen, Premi

Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue