"Indonesian Journal for Physical Education and Sport "
Final decision of articles acceptance will be made by Editors according to reviewers comments. Publication of accepted articles including the sequence of published articles will be made by Editor in Chief by considering sequence of accepted date and geographical distribution of authors as well as thematic issue.
Articles
40 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 1 (2024)"
:
40 Documents
clear
Implementasi Pembelajaran Aktivitas Gerak Berirama Pada Kelas V Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Gunungpati Tahun Ajaran 2023/2024
Utami, Dwi Rejeki Utami;
Ricko Irawan;
Harry Pramono;
Agus Pujianto
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Terdapat perbedaan materi gerak berirama yang diberikan dan kesulitan mempersiapkanperencanaan pembelajaran pada kurikulum merdeka. Tujuan penelitian untukmengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian proses pembelajaran aktivitasgerak berirama pada kelas V SD Negeri kecamatan Gunungpati tahun ajaran 2023/2024.Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan subjek 4 guru penjas melalui teknikpengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitukemampuan guru dalam proses pembelajaran meliputi perencanaan dilakukan denganpersiapkan ATP dan Modul Ajar dari pemerintah lalu dimodifikasi didahului asesmendiagnostik, pelaksanaan pembelajaran melalui senam kreasi atau senam baku yangberpusat kepada peserta didik, dan penilaian proses pembelajaran dilakukan secaraformatif selama pembelajaran serta sumatif di akhir pembelajaran namun membuatinstrumen penilaian sendiri yang diambil dari indikator pada modul ajar. Kesimpulannyayaitu kemampuan guru dalam proses pembelajaran aktivitas gerak berirama meliputiperencanaan telah dilakukan 3 guru, pelaksanaan oleh 3 guru, dan penilaian formatif oleh 4 guru serta penilaian sumatif oleh 3 guru. Penelitian selanjutnya diharapkanmenambah kriteria sumber informan yang lebih spesifik dan lebih meluas tidak hanyapembelajaran aktivitas gerak berirama pada kelas V tingkat sekolah dasar.
Tingkat Pengetahuan Atlet Bulutangkis Tentang Cidera Ankle Dan Terapi Latihan Di Kabupaten Demak
Saifulloh, Zidan Akbar;
Donny Wirayudha Kusuma;
Agus Raharjo;
Adi S
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang fenomena yang terjadi berupa faktor risiko cedera pergelangan kaki, yaitu warming-up, pengetahuan pelatih, kondisi fisik atlet, dan keadaan sosio-ekonomi atlet. Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengidentifikasi karakteristik dan tingkat pengetahuan atlet tentang cedera ankle dan terapi penyembuhannya berdasarkan jenis kelamin, dan tingkat pengetahuan antar club. Teknik pengumpulan dan pengolahan data menggunakan deskriptif kuantitatif survei dengan pendekatan cross-sectional study, observasi dan wawancaara. Desain penelitian yang digunakan berupa survey deskriptif berupa tingkat pengetahuan atlet bulutangkis tentang cedera ankle dan terapi latihannya. Dengan teknik menggunakan cluster purposive sampling sejumlah 123 atlet yang menjadi responden dengan menggunakan Uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan atlet laki-laki dan perempuan didapatkan hasil p-value <0,05, atlet peremuan memiliki tingkat pengetahuan “baik” sebanyak 42 orang (85,7%) dan Tingkat pengetahuan antar club, tidak ada perbedaan signifikan antar club mengenai tingkat pengetahuan cidera ankle dan terapi latihan. Tetapi berdasarkan dari hasil rata-rata hasil tingkat pengetahuan antar club didapatkan Club A memiliki atlet dengan pengetahuan “baik” sejumlah 25 orang (83,3%). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan mengenai pengetahuan dalam penanganan cedera ankle dan terapi latihan pada atlet bulutangkis yang ada di Demak tergolong baik.
Implementasi Pembelajaran PJOK Pada ABK Sekolah Dasar Inklusi di Kecamatan Candisari Kota Semarang
Muhammad Khoirun Najib;
Ranu Baskora Aji Putra;
Cahyo Yuwono;
Dwi Tiga Putri
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya guru pendamping khusus ABK,kurangnya guru PJOK, dan mayoritas ABK mengalami gangguan tunagrahita/keterlambatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan,pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran PJOK di sekolah dasar inklusi SDNKaranganyar Gunung 02. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjekkepala sekolah dan guru PJOK. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PJOKdi SDN Karanganyar Gunung 02 belum menerapkan Program Pembelajaran Individual(PPI) bagi ABK. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran masih disamakan dengansiswa regular. Evaluasi pembelajaran hanya berdasarkan pengamatan perkembangan saatsiswa melakukan gerakan dan bersosialisasi. Kesimpulannya perencanaan, pelaksanaan,dan evaluasi pembelajaran PJOK inklusi di SDN Karanganyar Gunung 02 belumberjalan dengan baik. Hal tersebut dikarenakan pembuatan perangkat ajar PJOK padaABK masih disamakan dengan siswa regular. Dari segi proses pembelajaran PJOK ABKmasih disamakan dengan siswa regular. Pendampingan terhadap ABK di SDNKaranganyar Gunung 02 hanya dilakukan apabila siswa mengalami kesulitan.
Survei Tingkat Kondisi Fisik Siswa Peserta Ekstrakurikuler Karate SMA Negeri 1 Grabag Kabupaten Magelang
Rahmawan Adi Wismoyo, Rahmawan Adi Wismoyo;
Tommy Soenyoto;
Bambang Priyono;
Agus Darmawan
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Karate adalah bela diri asli Jepang yang berkembang didaerah Okinawa dan memilikinama awal Okinawate sesuai daerah asalnya. Ekstrakurikuler merupakan kegiatansekolah sebagai wadah bagi peserta didik sesuai minatnya dan diselenggarakan olehsekolah. Kondisi fisik adalah kemampuan tubuh untuk melakukan kegiatan sehari-haritanpa ada kelelahan yang terjadi. Berdasarkan hasil observasi yang dengan menggunakanmetode pengamatan dan wawancara kepada pelatih ekstrakurikuler karate SMA Negeri1 Grabag, penting rasanya melaksanakan penelitian mengenai tingkat kondisi fisik parakarateka karena tes tingkat kondisi fisik para karateka ini masih rendah dan sudah lamatidak dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan komponen kondisi fisik pada karate.Tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisifisik siswa peserta ektrakurikuler karate SMA N 1 Grabag. Teknik pengambilan sampelyang digunakan adalah metode total sampling. Hasil penelitian yang didapatmenunjukkan bahwa peserta ekstrakurikuler karate SMA N 1 Grabag memiliki profilkondisi fisik yang sedang dimana untuk putra dua karateka memiliki kondisi fisik baikdan tiga karateka memiliki kondisi fisik sedang, sedangkan putri enam karateka memilikikondisi fisik sedang dan dua karateka memiliki kondisi fisik kurang.
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dalam Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Dasar Kelas II Dan V Di Kecamatan Belik Kabupaten Belik Tahun 2023
Farida, Arifatul Farida;
Supriyono
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Implementasi yang diterapkan masih menggunakan metode lama dan kurangnyapengetahuan guru dalam mengajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan,dikarenakan pengajar sulit untuk adaptasi dengan kurikulum yang baru, Sehinggapelaksanaan pembelajaran masih belum terlaksana sesuai dengan kurikulum merdekabelajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pengetahuan, keterampilandan sikap guru pendidikan jasmani dalam kurikulum merdeka. Jenis pendekatan yangdi gunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian inimenggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data penelitian inimeliputi pengetahuan, keterampilan dan juga sikap dalam kurikulum merdeka.Aktivitas dalam analisis data yang dipakai yaitu reduksi data, penyajian data dankesimpulan. Hasil penelitian yaitu menggunakan responden dari kepala sekolah, gurupendidikan jasmani dan perwakilan siswa kelas 2 dan kelas 5. Semua sekolah dasarnegeri di Kecamatan Belik sudah menerapkan kurikulum merdeka belajar.Pengetahuan dan pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani sudah dapatdikatakan baik sesuai dengan perolehan hasil dari penelitian dilapangan.Simpulandari penelitian ini yaitu Semua sekolah dasar negeri di Kecamatan Belik sudahmenerapkan kurikulum merdeka belajar. Bebarapa saran dari kepala sekolah dan guruPJOK untuk dinas pendidikan dan kemendikbud untuk mengevaluasi lebih dalammengenai strategi atau metode yang digunakan dalam kurikulum merdeka belajar.
Hubungan Kekuatan Otot Perut, Punggung, Tungkai, dan Kelenturan Otot Punggung Terhadap Teknik Bantingan Pinggang Atlet Gulat Grobogan
Rizky Fajar Fadila;
Ranu Baskora Aji Putra;
Bambang Priyono;
Adi S
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research was motivated by the fact that there are new wrestling athletes, and athletes who have not done training for a long time, where they have difficulty in doing waist slams due to lack of body flexibility and strength problems. The research aims: (1) Knowing the relationship between abdominal muscle strength, back, legs and back muscle flexibility to waist slams in wrestling athletes, (2) Knowing the level of abdominal muscle strength, back, legs and back muscle flexibility to waist slams in wrestling athletes. The research design is quantitative using the "Correlational design". The population in this study were Grobogan Regency wrestling athletes. The sample in this study were 18 Grobogan Regency wrestling athletes aged 18-25 years. The instrument used in the assessment is a measurement test. Processing and analysis techniques using prerequisite tests and hypothesis testing. The results showed: (1) There is no significant relationship between abdominal muscle strength in performing waist slamming techniques. (2) There is a significant relationship between back muscle strength in performing waist slam techniques. (3) There is no significant relationship between leg muscle strength in performing the waist slam technique. (4) There is a significant relationship between the flexibility of the back muscles in performing the waist slam technique. (5) There is a relationship between the strength of the abdominal muscles, back, legs, and the flexibility of the back muscles and the ability to waist slam.
Analisis Teknik Gerak Pointing Posisi Berdiri Jarak 9 Meter Pada Atlet Petanque Kabupaten Demak
Hidayati, Utami;
Sulaiman
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Petanque is a game using an iron ball where the aim is to get the ball closer to the target (boka) and with both feet in a circle (circle). The aim of this research is to analyzer the suitability and accuracy of pointing movements in a standing position at a distance of 9 meter. The method in this research uses quantitative descriptive analysis methods and data collection uses survey and documentation methods. The video recording resulys will be analyzed using kinovea software version 0.9.5. The sampling technique uses a purposive sampling technique, namely a technique for determining samples with certain considerations. This research was conducted based on data obtained from 7 petanque athletes from Demak Regency. The result showed what the average throw time was 0,48 second, the back swing angle was 57,7°- 119,5°, the release angle was 88,2°- 124,3° and the maximum ball height was 204 cm- 306,8 cm. The distance between the ball and the target is 12,1 cm- 50,8 cm, and shows that the analysis of the suitability of the standing position pointing movement is in the "very suitable" category with an average score of 4,9.
Efek Permainan Bola Basket 3x3 Terhadap Perubahan Heart Rate Atlet Putri Celena Basketball Academy
Tri Oktavia, Hasna;
Roas Irsyada;
Ipang Setiawan;
Dwi Gansar Santi Wijayanti
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mulanya bola baket dimainkan dengan format 5on5, inovasi baru berupa permainan bola basket 3x3 muncul. Terdapat perbedaan aturan, jumlah pemain dan ukuran lapangan. Permainan 3x3 dinilai memiliki tuntutan fisiologis lebih besar dinilai dari intensitas yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan bola basket 3x3 terhadap perubahan HR dan intensitas yang dihasilkan. Subjek penelitian ini 14 atlet putri Celena Basketball Academy (usia 14,07±0,99 tahun, berat badan 50,04±7,41 Kg dan SPO2 97,35±1,27 %). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan quasi eksperimental. Desain menggunakan one group pretest postest, teknik sampling dengan probably sampling dan data dianalisis secara statistik menggunakan alat bantu SPSS V.25. Hasil penelitian ini rerata heart rate maksimal sebesar 194 bpm, rerata HR pretest sebesar 83 bpm atau 43% dari HR maksimal. Hasil posttest heart rate sebesar 167 bpm atau 86% MHR. Kenaikan dari heart rate senilia 84 bpm atau 43%. Intensitas latihan pada intensitas tinggi dengan nilai HR diantara 155-172 bpm dari MHR. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa permainan bola basket dengan format 3x3 dapat memberikan pengaruh pada kenaikan HR secara signifikan dengan kenaikan 83 bpm atau 43% dari MHR. Intensitas yang dihasilkan zona empat dengan kriteria intensitas tinggi dengan kisaran HR 80-89% atau 155-172 bpm dari MHR.
Manajemen Pengelolaan Fasilitas Gelanggang Olahraga Abirawa di Kabupaten Batang
Riyadi, Agung Sugeng;
Qoriah, Anirotul
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana manajemen pengelolaan fasilitas gelanggang olahraga Abirawa di Kabupaten Batang. Penelitian ini adalah penelitiankualitatif, metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara,observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu KepalaDisparpora Kabupaten Batang, ketua pengelola, wakil bendahara, koordinator karyawandan pengunjung gelanggang olahraga Abirawa. Instrumen dalam penelitian ini meliputiwawancara, pengamatan langsung dan dokumentasi terkait pengelolaan gelanggangolahraga Abirawa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskripsi secaranaratif. Perencanaan manajemen gelanggang olahraga Abirawa di Kabupaten Batangdilakukan dengan baik semua aspek dijalankan. Pengorganisasian manajemengelanggang olahraga Abirawa di Kabupaten Batang dilakukan cukup baik, aspekpembagian tugas belum dijalankan. Pengarahan manajemen gelanggang olahragaAbirawa di Kabupaten Batang dilakukan cukup baik, aspek motivasi belum dijalankan.Pengawasan manajemen gelanggang olahraga Abirawa di Kabupaten Batang dilakukandengan baik semua aspek dijalankan. Manajemen pengelolaan fasilitas gelanggangolahraga di Kabupaten Batang telah berjalan dengan cukup baik dan terencana tetapimasih perlu ditingkatkan untuk dapat menjalankan aspek yang perlu dijalankan disetiapfungsi manajemen.
Survei Manajemen Pembinaan Prestasi Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMAN 1 Bojong Kabupaten Pekalongan
Rizka Vioni Shaumita;
Tommy Soenyoto
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajeman pembinaan prestasi Kelas KhususOlahraga di SMAN 1 Bojong Kabupaten Pekalongan dilihat dari faktor endogen danfaktor eksogen. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatankuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket danwawancara. Responden dalam penelitian ini berjumlah 122 responden yang terdiri daripeserta didik KKO, pelatih, dan pengurus. Teknik analisis data digunakan untukmencari besar frekuensi relatif presentase. Hasil penelitian Manajemen PembinaanPrestasi Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMAN 1 Bojong Kabupaten Pekalongandilihat dari faktor endogen dan eksogen berada pada kategori sangat kurang sebesar7.07%, kategori kurang sebesar 18.85%, kategori sedang sebesar 26.01%, kategori baiksebesar 27.55%, dan kategori sangat baik sebesar 20.51%. Simpulan penelitian ini adalahManajemen Pembinaan Prestasi Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMAN 1 BojongKabupaten Pekalongan berdasarkan faktor endogen berada pada kategori baik danfaktor eksogen berada pada kategori sedang. Saran yang diberikan adalah sekolah dapatmembuat kurikulum khusus untuk KKO, perekrutan peserta didik KKO dan pelatihyang lebih ketat, serta pembentukan tim monitoring dan evaluasi yang independen olehsekolah. Penelitian selanjutnya disarankan untuk lebih berfokus meneliti terkaitmanajemen organisasi yang ada pada sekolah penyelenggara KKO.