cover
Contact Name
-
Contact Email
nutrizione@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nutrizione@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Nutrizione
ISSN : -     EISSN : 28075005     DOI : https://doi.org/10.15294/nutrizione
Core Subject : Education,
"NUTRIZIONE" (Nutrition Research and Development Journal) is a regular scientific journal published by the Bachelor Nutrition Study Program, Faculty of Medicine Universitas Negeri Semarang (UNNES), and in collaboration with the Professional Organization of PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 57 Documents
Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Citra Tubuh dan Gangguan Makan pada Remaja Sonia Arinda
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v6i1.32616

Abstract

Masa remaja adalah periode yang penuh perubahan, sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap masalah citra tubuh dan gangguan makan. Tekanan dari lingkungan sosial, perubahan biologis, serta paparan media sosial berbasis visual, seperti Instagram dan TikTok, sering kali memicu perbandingan diri dengan standar tubuh ideal yang tidak realistis. Kondisi ini dapat menimbulkan ketidakpuasan tubuh dan berujung pada perilaku makan yang tidak sehat. Walaupun sudah banyak penelitian yang menelaah keterkaitan penggunaan media sosial dengan persepsi citra tubuh serta risiko gangguan makan, hasil yang diperoleh masih beragam. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini dilakukan untuk memahami lebih jauh hubungan tersebut sekaligus melihat implikasinya bagi upaya pencegahan dan promosi kesehatan mental remaja. Artikel-artikel yang ditelaah berasal dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi 2015–2025 dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Hasil telaah menunjukkan hubungan yang cukup kompleks. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa penggunaan media sosial dengan intensitas tinggi, terutama Instagram, berkaitan erat dengan citra tubuh negatif, sementara sebagian kecil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang berarti atau bahkan dampak yang bercampur antara positif dan negatif. Secara umum, literatur menunjukkan bahwa citra tubuh negatif berhubungan kuat dengan munculnya gangguan makan. Kesimpulannya, intensitas penggunaan media sosial dapat memengaruhi citra tubuh remaja dan meningkatkan risiko gangguan makan. Oleh sebab itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan remaja sangat penting untuk memperkuat literasi digital, menumbuhkan citra tubuh yang sehat, serta mencegah gangguan makan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri Adhining Kartika Assyifa
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v6i1.32618

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahannya adalah pemberian tablet tambah darah (TTD), meskipun kepatuhan konsumsi TTD masih rendah. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri, khususnya pengetahuan, sikap, dukungan guru, dan dukungan teman sebaya. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap 15 artikel yang diterbitkan antara 2020–2025, diperoleh dari database Garuda, PubMed, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dukungan guru, dan dukungan teman sebaya dengan kepatuhan konsumsi TTD. Namun, beberapa studi melaporkan tidak ditemukannya hubungan pada variabel tertentu, sehingga faktor lain seperti dukungan keluarga, persepsi ancaman, dan self-efficacy juga berperan. Disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif, serta penguatan dukungan sosial dari guru dan teman sebaya perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD.
Peran status gizi dan asupan lemak terhadap kadar tekanan darah orang dewasa usia 19-45 tahun di Gunung Kidul, Yogyakarta Siska Ariftiyana; Herni Dwi Herawati; Yulinda Kurniasari; Dwi Ratnasari; Hernandiya Purnamasari; Femela Ayuni
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v6i1.33699

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan banyak dikaitkan dengan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kejadian hipertensi pada masyarakat dewasa usia 19–59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Wonosari II, Kabupaten Gunungkidul. Desain penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 138 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar perut, indeks massa tubuh), serta pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, dilanjutkan uji korelasi Pearson Product Moment untuk data berdistribusi normal, dan uji Spearman Rho untuk data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi (indeks massa tubuh) dengan hipertensi (p=0,001; r=0,452), serta hubungan signifikan antara lingkar perut dengan hipertensi (p=0,003; r=0,391). Temuan ini memperkuat bukti bahwa obesitas, terutama obesitas sentral, merupakan faktor penting yang memengaruhi peningkatan tekanan darah. Penelitian ini menyarankan perlunya intervensi gizi seimbang dan pengendalian berat badan sebagai strategi promotif dan preventif dalam menurunkan prevalensi hipertensi di masyarakat. Keywords: hipertensi, status gizi, indeks massa tubuh.    ABSTRACT Hypertension is one of the major non-communicable diseases with a rising prevalence and is strongly associated with nutritional status. This study aimed to analyze the relationship between nutritional status and hypertension among adults aged 19–59 years in the working area of Wonosari II Primary Health Center, Gunungkidul District. This research employed an analytic observational design with a cross-sectional approach and involved 138 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using questionnaires, anthropometric measurements (weight, height, waist circumference, body mass index), and blood pressure assessment with a digital sphygmomanometer. Data analysis was performed using the Kolmogorov–Smirnov normality test, followed by Pearson Product Moment correlation for normally distributed data, and Spearman’s Rho test for non-normally distributed data. The results revealed a significant correlation between nutritional status (body mass index) and hypertension (p=0.001; r=0.452), as well as between waist circumference and hypertension (p=0.003; r=0.391). These findings support evidence that obesity, particularly central obesity, plays a crucial role in increasing blood pressure. The study recommends implementing balanced nutrition interventions and body weight control as promotive and preventive strategies to reduce the prevalence of hypertension in the community. Keywords: hypertension, nutritional status, body mass index.
Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif, Kecukupan Energi dan Zat Gizi Makro Terhadap Status Gizi Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi Nawang Dwi Retno; Amalia Ruhana
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v6i1.39180

Abstract

Beragam faktor turut memengaruhi status gizi balita, termasuk ketersediaan bahan makanan, riwayat pemberian ASI, serta kecukupan energi dan zat gizi makro. Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, merupakan daerah dengan jumlah balita obesitas yang cukup tinggi di kecamatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif, kecukupan energi, dan kecukupan zat gizi makro terhadap status gizi balita usia 24–59 bulan di Desa Baderan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini mencakup balita usia 24–59 bulan yang memenuhi kriteria inklusi dengan pengambilan data melalui wawancara menggunakan kuesioner riwayat pemberian ASI dan multiple 24 hour recall. Status gizi balita ditentukan berdasarkan indeks IMT/U. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Fisher–Freeman–Halton test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita (p = 0,024). Kecukupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak memiliki hubungan signifikan dengan status gizi balita (p = 0,000; p = 0,009; p = 0,027; p = 0,000).
Hubungan Asupan Karbohidrat, Kadar Glukosa Darah, dan Komposisi Tubuh dengan Tingkat VO2 Max pada Anggota UKM Futsal UNESA Salsabila Rana Dewi
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v6i1.47280

Abstract

Asupan karbohidrat berperan dalam menjaga kadar glukosa darah dan simpanan glikogen otot, sementara komposisi tubuh (persentase massa lemak rendah dan massa otot tinggi) memengaruhi efisiensi penggunaan oksigen atau VO2 max. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan karbohidrat, kadar glukosa darah, dan komposisi tubuh dengan tingkat VO2 max pada anggota UKM Futsal Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dan cross-sectional. Subjek sebanyak 40 anggota UKM Futsal Universitas Negeri Surabaya. Pengambilan data dilakukan melalui Food Recall 2x24 Jam untuk asupan karbohidrat, kadar glukosa darah menggunakan Easy Touch GCU meter , dan BIA untuk komposisi tubuh, serta MFT atau Beep Test untuk tingkat VO2 max. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara asupan karbohidrat dengan VO2 max (p = 0,986), namun terdapat hubungan positif signifikan dengan kadar glukosa darah (p < 0,001; r = 0,522), hubungan negatif signifikan dengan persentase massa lemak (p = 0,006; r = −0,430), serta hubungan positif signifikan dengan persentase massa otot (p = 0,008; r = 0,413). Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa asupan karbohidrat tidak berhubungan signifikan dengan tingkat VO2 max, sedangkan kadar glukosa darah dan komposisi tubuh berhubungan signifikan dengan tingkat VO2 max pada anggota UKM Futsal Universitas Negeri Surabaya.
Hubungan Asupan Protein, Kebiasaan Merokok, Konsumsi Alkohol, dan Status Hidrasi dengan Tingkat VO2 Max Atlet Futsal Mahasiswa di Surabaya Vanda Eka Shafira
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v6i1.47286

Abstract

Tingkat VO₂ Max merupakan komponen penting dalam menunjang performa atlet futsal yang memiliki karakteristik permainan berintensitastinggi (intermittent high-intensity efforts). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan protein, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan status hidrasi dengan tingkat VO₂ Max atlet futsal mahasiswa di Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain korelasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data menggunakan teknik total sampling, yaitu 40 atlet futsal laki-laki berusia 17–23 tahun dengan menggunakan instrumen Food Recall 24 Hour, Fagerström Test for Nicotine Dependence (FTND), Alcohol Use Disorders Identification Test (AUDIT), Urinalysis berat jenis urin (Urinary Specific Gravity/USG), dan Multistage Fitness Test (MFT). Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan protein dengan tingkat VO₂ Max (p= 0,076; 0,284). Sebaliknya, kebiasaan merokok (p = 0,001; -0,655), konsumsi alkohol (p = 0,001; -0,520), dan status hidrasi (p = 0,001; 0,786) menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan tingkat VO₂ Max. Sebagian besar responden mengalami defisit asupan protein dan memiliki kebiasaan merokok, namun sebagian besar tidak mengonsumsi alkohol serta berada dalam kondisi hidrasi baik (euhidrasi). Dengan demikian, faktor kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan status hidrasi berhubungan signifikan tingkat VO₂ Max, sedangkan asupan protein tidak menunjukkan hubungan signifikan di studi penelitian ini.
ANALISIS KEPATUHAN KONSUMSI MBG, KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI SISWA SEKOLAH DASAR ADDINI CHUSNUL CANTIKA; DIAH RATNASARI; ANGGRAY DUVITA WAHYANI
NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Nutrizione
Publisher : Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/nutrizione.v6i1.52772

Abstract

Status gizi anak usia sekolah dipengaruhi oleh kecukupan asupan zat gizi, terutama energi dan protein. Permasalahan gizi pada anak sekolah masih menjadi tantangan di Indonesia. Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan status gizi anak sekolah. Namun keberhasilan program tersebut dipengaruhi oleh kepatuhan konsumsi siswa terhadap makanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi Makan Bergizi Gratis, tingkat kecukupan energi dan protein terhadap status gizi siswa SDN 02 Sigempol. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan metode survei analitik menggunakan pendekatan kuantitatif. Total sampel penelitian 53 siswa menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan menggunakan formulir plate waste dan formulir food recall 2x24 jam. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi Makan Bergizi Gratis terhadap status gizi (p=0,324), terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan energi terhadap status gizi (p=0,015), dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan protein terhadap status gizi (p=0,042). Kesimpulan bahwa tingkat kecukupan energi dan protein memiliki peran penting terhadap status gizi siswa SDN 02 Sigempol.