cover
Contact Name
-
Contact Email
bikkm@uii.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bikkm@uii.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29886791     DOI : https://doi.org/10.20885/bikkm
Core Subject : Health,
We focus on publishing ethically and methodologically rigorous scientific research, including original research, literature reviews, and case reports in the medicine and public health field.
Articles 72 Documents
Gambaran Luaran Maternal dan Neonatal Pada Ibu Hamil dengan COVID-19 di RSUD Wonosari 2020 – 2021 Suparmono, Achmad; Fitriyati, Yasmini; Arun Fachrurrefi, Mochammad Ghazia
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sejak ditemukan pada Desember 2019 di Wuhan, China, severe acute respiratory syndrome coronavirus (SARS-CoV-2) menyebabkan gangguan saluran pernapasan akut yang telah menjangkit sebagian besar populasi di seluruh dunia dengan laju penularan yang cepat hingga menimbulkan pandemi global. Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari salah satu rumah sakit rujukan lini pertama penanggulangan pandemi COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta,  telah menangani 1.116 kasus terkonfirmasi COVID-19 termasuk juga di antaranya pasien obstetri dengan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui luaran maternal dan Neonatal dari ibu yang terinfeksi COVID-19 di RSUD Wonosari tahun 2020-2021. Tujuan : untuk mengetahui gambaran luaran maternal Maternal dan Neonatal Pada Ibu Hamil dengan Suspek COVID-19 di RSUD Wonosari 2020 – 2021. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah studi observasional dengan rancangan penelitian Deskriptif Kuantitaf. Penelitian ini mengambil data sekunder melalui data rekam medis semua ibu hamil dengan janin tunggal yang melahirkan baik itu kasus kegawatan ataupun tidak dengan swab PCR didapat hasilnya positif, selama Januari 2021 sampai Desember 2022. Hasil: Ibu hamil dengan suspek COVID-19  yang ditemukan berada pada kelompok  usia 21- 35 tahun sebanyak 59 ibu (73,75%) dengan 31 ibu merupakan primigravida (38,75%) dan 49 ibu lainnya  (61,25%) multigravida. Terdapat 64 ibu (80%) melahirkan pada usia kehamilan lebih dari 37 minggu Sebanyak 57 ibu melakukan persalinan secara spontan (71,25%). sebanyak 2 ibu (2,5 %) harus dirawat di ICU (2,5%) pasca melahirkan. Simpulan : Gejala yang dialami oleh pasien ibu hamil dengan Covid-19 berupa demam, batuk, pilek sebesar 77.5%; Temuan rontgen thorax abnormal (bronchopneumonia/pneumonia) sebesar 32.5% kasus, dan 2.5% kasus membutuhkan perawatan ICU. Terdapat 68 bayi lahir tanpa asfiksia (85%). Berat badan lahir bayi rata rata 2500-3500 gram. Terdapat 1 bayi (1,25%) yang memiliki hasil PCR Covid-19 setelah dilahirkan.
Sigmoid Volvulus Pada Laki-Laki Lanjut Usia: Sebuah Laporan Kasus Musyarifah, Eny; Alfa Saputra, Fajar
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art8

Abstract

Volvulus sigmoid merupakan salah satu kasus yang sering terjadi akibat adanya perputaran segmen usus yang mengelilingi mesenterium. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan penuhnya feses di kolon dan terjadi pelebaran dinding kolon sehingga menimbulkan rasa sakit. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat berlanjut menjadi kasus kegawatdaruratan sehingga perlu tindakan segera. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk melaporkan kasus volvulus sigmoid pada laki-laki lanjut usia. Laki-laki berusia 63 tahun datang ke instalasi gawat darurat karena rujukan dari dokter spesialis penyakit dalam. Pasien datang dengan keluhan nyeri perut seluruh regio dan terasa seperti disayat sejak 1 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan adanya mual dan muntah. Namun, semenjak 2 hari sebelum pasien datang ke rumah sakit, sakit perut semakin memberat, tidak dapat buang air besar, dan tidak dapat buang angin. Pemeriksaan fisik pada pasien menemukan adanya nyeri tekan pada seluruh lapang perut, takikardi, suhu subfebris. Hasil pemeriksaan laboratorium ditemukan leukositosis, hemoglobin menurun, hematokrit menurun, ureum meningkat, serta peningkatan SGOT dan SGPT. Gambaran foto thorax menunjukkan gambaran jantung dan paru normal. Hasil pemeriksaan USG abdomen didapatkan gambaran dilatasi sistema usus yang berisi feses. Dokter melakukan  pemeriksaan CT scan non kontras dengan ditemukannya volvulus sigmoid disertai dilatasi sistema usus dengan full feses.   KATA KUNCI: volvulus, perputaran, sigmoid, obstruksi usus, usus besar
Skoring Lesi Gambaran Radiologis Foto Toraks Dalam Diagnosis Tuberkulosis Anak : Sebuah Tinjauan Pustaka Endrawati Tri Bowo; Gunarti, Hesti; Moeljono, Edy
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LATAR BELAKANG : Tuberkulosis (TB) paru anak menjadi penyebab tersering kesakitan dan kematian anak di beberapa negara endemik TB, termasuk Indonesia. Kendala utama dalam tatalaksana TB paru anak adalah penegakan diagnosis. Foto toraks berguna untuk menegakkan diagnosis, mengetahui tingkat keparahan penyakit dan mengevaluasi respon terapi, tetapi tidak mengkonfirmasi etiologi penyakit. TUJUAN : Tujuan penulisan ini untuk membuat skoring lesi gambaran radiologi pada foto toraks sebagai standarisasi penilaian hasil expertise radiologi. METODE : Studi literatur kepustakaan meliputi jurnal online, buku teks dan pedoman operasional dengan menggunakan kata kunci “Chest X Ray diagnostic childhood TB” atau Foto toraks diagnosis TB paru anak. Hasil pustaka  dipelajari mendalam dan di temukan lesi gambaran radiologi yang khas dan spesifik meliputi TB paru primer dan post primer. Sistem baru yang sistematis untuk menganalisis foto toraks pada kasus TB paru anak di buat skoring dalam bentuk form tabel berikut dengan tatacara analisisnya. HASIL : Analisis skoring lesi gambaran radiologi disusun berdasarkan tanda-tanda khas TB primer dan post primer terdiri dari 10 kriteria dengan penilaian yang ditetapkan untuk setiap kriteria. Gambaran radiologi TB primer meliputi  limfadenopati dan airspace konsolidasi atau infiltrat dinilai dengan skor 0-3 berdasarkan banyak lokasi lesi,sedangkan cavitas dinilai dengan skor 0 atau 3 berdasar ada tidaknya. Gambaran TB post primer meliputi lesi milier, nodul/ tuberculoma dan kalsifikasi juga dinilai dengan skor 0 atau 3 berdasar ada tidaknya., sedangkan hiperinflasi, efusi pleura, collaps/atelektasis dan efusi pericardium dinilai dengan skor 0 atau 1 berdasar ada tidaknya. SIMPULAN : Skoring lesi gambaran radiologi foto toraks TB paru anak yang diidentifikasi meliputi limfadenopati, airspace konsolidasi atau infiltrat, cavitas, milier, nodul/ tuberculoma, kalsifikasi, hiperinflasi, efusi pleura, collaps/atelektasis dan efusi pericardium, Tabel skoring lesi diisusun dalam bentuk form dengan jumlah minimal skor 0 dan jumlah maksimal 22. Kata kunci : TB paru anak, foto toraks, lesi gambaran radiologi, sistem skoring TB
Profil Pasien Stroke Dengan Covid-19 Di Rumah Sakit Soehadi Prijonegoro Sragen Periode 2021 – 2022 Setiawati, Nur Cahyani; Yulianti, Ani; Sari, M.Sc, Sp.N, dr. Fery Luvita; Ramadan, Mohamad Alif; Azhar, Rafif; Putri, Algita Subening; Sulwan, Adila Safira
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art3

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi kedua secara global. Penyakit ini mempengaruhi pasien lanjut usia dan pasien usia muda terkadang tiap tahunnya. Berdasarkan Juli 2022, terdapat 575 juta orang terinfeksi Covid-19, dimana 6,39 juta di antaranya meninggal dunia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien stroke dengan dengan Covid-19 di Rumah Sakit Soehadi Prijonegoro Sragen Metode: Studi deskriptif menggunakan data sekunder pasien stroke dengan Covid-19 di Rumah Sakit Soehadi Prijonegoro Sragen periode Januari 2021-Desember 2022. Variabel yang dinilai terkait gambaran profil pasien meliputi usia, jenis kelamin, durasi rawat inap, keterangan keluar, dan D-Dimer. Hasil: Dari 22 subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini, didapatkan hasil tertinggi pada setiap variabel yang diuji yaitu usia >60 tahun (57,1%), jenis kelamin perempuan (71,4%), durasi rawat inap 1-2 minggu (57,1%), kondisi keluar rumah sakit hidup (57,1%), kadar D-dimer <500 dan >1000 masing-masing memiliki persentase yang sama (38,1%). Simpulan: Profil pasien stroke dengan Covid-19 di Rumah Sakit Soehadi Prijonegoro Sragen didominasi oleh lansia (>60 tahun), jenis kelamin perempuan, durasi rawat inap 1-2 minggu, kondisi hidup saat keluar rumah sakit, dan kadar D-dimer yang tinggi
Epilepsi Terkait Tumor Otak Pada Suspek Tumor Sinonasal Dengan Infiltrasi Serebral: Sebuah Laporan Kasus Darumurti, Rissito Centricia; Setyana, Michael Kevin Robby; Khairani, Atitya Fithri; Taufiqurrohman, Agus
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Epilepsi adalah gangguan otak yang ditandai dengan kecenderungan terjadinya kejang atau bangkitan epileptik. Epilepsi yang ditimbulkan oleh tumor otak disebut epilepsi terkait tumor otak. Patofisiologi yang mendasarinya masih belum banyak dipahami tetapi telah terbukti bersifat multifaktorial. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk melaporkan kasus dari seorang pasien perempuan berusia 50 tahun datang dengan keluhan utama kejang disertai benjolan di mata kanan yang terus membesar selama 6 bulan terakhir. Pemeriksaan fisik menunjukkan proptosis, gangguan visus dan papilatrofi pada mata kanan, paresis nervus kranialis III, IV, dan VI dekstra, lesi nervus kranialis V sensoris cabang I dan II dekstra, refleks primitif glabela positif, dan gangguan kognitif berat dengan ketergantungan ringan-sedang. Hasil radiologi menunjukkan suspek tumor sinonasal dekstra dengan infitrasi serebral. Hasil elektroensefalografi menunjukkan gambaran abnormal dengan frontal bilateral epileptiform discharges (L>R) disertai focal slowing regio frontalis dan frontal intermittent rhythmic delta activity (FIRDA) yang konsisten dengan klinis focal seizures disorder dapat sesuai dengan epilepsi lobus frontalis. Pasien mendapatkan terapi steroid deksametason intravena, fenitoin, asam valproat, asam folat, kalium aspartat, dan haloperidol. Pasien dipulangkan setelah perawatan hari kesepuluh dalam kondisi bebas kejang selama tujuh hari. Kondisi tumor pada kasus telah mencapai stadium lanjut, sebagaimana ditunjukkan oleh invasi tumor ke struktur tulang di sekitarnya dan struktur intrakranial sehingga memicu terjadinya epilepsi. Epilepsi dapat terkontrol dengan terapi steroid intravena serta obat anti epilepsi kombinasi.  KATA KUNCI: epilepsi; tumor otak; tumor sinonasal.
Pengenalan Awal Pneumonia Komunitas Resiko Tinggi yang Berkembang menjadi Sepsis pada Pasien Geriatri Renta: Sebuah Laporan Kasus Aini, Nurul; Rakasiwi, Muhammad Ilham Dhiya; Riyatno, Imron; Huda, Muhammad Addinul
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art7

Abstract

Sepsis adalah disfungsi organ yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh respon tubuh yang tidak teratur terhadap infeksi. Sepsis dapat terjadi akibat infeksi yang didapat komunitas atau layanan kesehatan ,dengan pneumonia terhitung lebih dari 50% kejadian sepsis pada pasien dirawat di unit perawatan intensif rumah sakit. Angka mortalitas sepsis pada geriatri dengan community-acquired pneumonia (CAP) berada antara 14% dan 26%. Pasien wanita usia 82 tahun dibawa ke IGD karena sesak napas yang memberat 1 hari sebelumnya. Pasien didiagnosis community-acquired pneumonia dengan komorbid dan status fungsional rendah yang berkembang menjadi sepsis. Pasien dirawat di unit perawatan intensif dengan memberptimbangkan skor CURB-65, PSI dan NLR. dan mendapatkan terapi cairan dan monitor balans, double antibiotic dan penanganan multidisiplin dari dokter anestesi, dokter neurologi dan dokter jantung. Setelah mendapatkan penangan optimal dan intensif, pasien meninggal pada hari ke-7 perawatan. Pneumonia dan sepsis pada pasien geriatri merupakan tantangan tersendiri yang membutuhkan pendekatan diagnosis dan resusitasi yang tepat dan cepat. Target penanganan sepsis sesegera mungkin adalah menurunkan angka mortalitas dan morbiditas pasien. Kata Kunci: Pneunomonia Komunitas, Geriatri, Renta, Sepsis
Determinan Hipertensi Pada Peserta Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular) Puskesmas Sawangan II Yasin, Vierta Aji Nur; Wahdiyati, Siti; Rismawanti, Ghufrani Sofiana; Weningtyas, Vyanda Sri; Jamil, Nur Aisyah; Prianti, Yuni Ika
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art1

Abstract

Latar Belakang: Pengendalian Hipertensi diantaranya dengan mengendalikan faktor risikonya. Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) bertujuan untuk monitoring dan evaluasi faktor risiko untuk mecegah morbiditas dan mortalitas. Tujuan: Mengetahui determinan hipertensi pada peserta Posbindu PTM di Pusat Kesehatan Masyarakat  (Puskesmas) Sawangan II. Metode: Penelitian cross sectional yang melibatkan 272 peserta yang hadir dalam pelaksanaan posbindu PTM pada periode Juni-Juli 2022 di Puskesmas Sawangan II, Magelang, Jawa Tengah. Setiap peserta Posbindu PTM diukur data demografis, riwayat keluarga hipertensi, status merokok, indeks massa tubuh dan tekanan darah. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik. Hasil: Terdapat 145 (53,31%) peserta posbindu yang mengalami hipertensi. Usia (p=0,002; OR 3,309), tingkat pendidikan (p=0,015; OR 1,895), dan riwayat hipertensi keluarga (p=0,001; OR 2,739) berhubungan dengan kejadian hipertensi. Dari Analisis multivariat dengan mengontrol variabel jenis kelamin, IMT, tingkat pendidikan dan status merokok, didapatkan subjek berusia 45 tahun ke atas (aOR 3,579, 95% IK 1,469-8,721) dan memiliki riwayat hipertensi keluarga (aOR 3,444, 95% IK 1,839-6,450) lebih berisiko terkena hipertensi. Simpulan: Usia dan riwayat hipertensi keluarga yang merupakan non modifiable risk factor menjadi determinan hipertensi pada peserta Posbindu PTM Puskemas Sawangan II. Diperlukan identifikasi lebih lanjut faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti diet dan aktivitas fisik serta upaya promotif untuk monitoring faktor risiko tersebut. Kata Kunci: Hipertensi; Usia; Riwayat Keluarga; Determinan.
Efektivitas Bubuk Kayu Manis (Cinnamommum Burmanii) Untuk Pengendalian Lalat Rumah (Musca Domestica) Mohamad, Sri Wahyunita; Boekoesoe, Linjte; Ayini, Nur; Pratama, Yanasta Yudo; Machfud, Achmad Ali
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art4

Abstract

Latar Belakang: Lalat rumah (Musca domestica) merupakan salah satu vektor yang banyak di Indonesia, dan cara penularannya yang sangat sederhana dan terjadi secara mekanis. Di mana lalat rumah ini menyebarkan parasit melalui kontak langsung dengan Host tanpa disertai Perkembangbiakan parasit dalam tubuh lalat tersebut. Insektisida alami salah satu cara mengendalikan Lalat rumah menggunakan Kayu manis Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Bubuk Kayu manis (Cinammomum burmanii) pada Konsentrasi 8%, 10%, 12% dengan waktu pengamatan setelah 1x24 jam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Eksperimental Murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Sampel penelitian sejumlah 45 ekor lalat rumah dengan 5 lalat rumah pada masing-masing kosnentrasi yang digunakan yaitu 8%, 10%, dan 12% dengan 3 kali pengulangan diamati setelah 1x24 jam. Hasil: Jumlah kematian lalat rumah pada konsentrasi 8 persen saringan bubuk kayu manis dengan pengulangan:jumlah ekor yang mati yakni (I: 1 ekor; II: 1 ekor; III: 2 ekor) dengan persentase kematian lalat 26%, sedangkan pada konsentrasi 10% dengan pengulangan:jumlah ekor yang mati (I: 3 ekor; II: 3 ekor; III: 4 ekor), serta pada konsentrasi 12% dengan pengulangan:jumlah ekor yang mati yakni (I:5 ekor; II:4 ekor; III:5 ekor). Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan nilai signifikansinya 0,001 (p-value <0,05), yaitu dan konsentrasi yang paling efektif pada bubuk kayu manis untuk pengendalian lalat rumah yaitu pada konsentrasi 12% Simpulan: Saringan bubuk kayu manis (Cinammomum burmani) efektif untuk pengendalian lalat rumah (Musca domestica). Konsentrasi bubuk kayu manis untuk pengendalian lalat rumah yang paling efektif adalah 12%
Pengetahuan, Sikap, Supervisi, dan Motivasi Kader Dalam Upaya Penemuan Kasus Tuberkulosis Di Puskesmas Plupuh II Nasution, Ashri Muflihatus Sha’idah; Kholiq, Aulya Ramadhanti Putri; Barnita, Farras Intan; Pashalenko, Maulana Hafiz; Rahmawati, Nikki Faj; Novianti, Ratu Astrid; Kuntari, Titik; Cahyanti, Dwi
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art2

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Sragen menempati posisi 6 terendah dari 29 Kabupaten di Jawa Tengah dalam pencapaian penemuan kasus tuberkulosis (TB). Rerata temuan kasus di Puskesmas Plupuh II antara 8 hingga 10 kasus per bulan dari target 16 suspek TB per bulan, sehingga diperlukan adanya upaya penemuan kasus TB dengan optimalisasi kader TB. Pengetahuan, sikap, supervisi, dan motivasi menjadi unsur penting yang mempengaruhi kinerja kader TB. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, supervisi, dan motivasi kader TB dalam penemuan kasus TB di wilayah kerja Puskesmas Plupuh II. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan responden seluruh kader TB yang terdiri atas 20 orang. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang menggali karakteristik responden, lama masa kerja, pengetahuan, sikap, supervisi, dan motivasi dalam penemuan kasus TB. Analisis univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi untuk memaparkan tingkat pengetahuan, sikap dan motivasi kader. Hasil: Seluruh responden dalam penelitian adalah perempuan, didominasi oleh lulusan SMA/sederajat (50%), berusia lebih dari 40 tahun (60%), dan ibu rumah tangga (80%). Mayoritas lama masa kerja responden sebagai kader TB ≥6 bulan (55%). Sebagian besar kader memiliki tingkat pengetahuan baik (75%), sikap yang positif (80%), supervisi yang baik (80%, serta motivasi yang baik untuk menemukan kasus TB (90%). Simpulan: Tingkat pengetahuan, sikap, supervisi, dan motivasi kader TB untuk menemukan kasus TB sebagian besar kader adalah baik. Meskipun demikian, upaya pemantauan dan pembinaan dari puskesmas, serta edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap kader TB penting untuk terus dilakukan guna meningkatkan motivasi kader. Kata Kunci: Tuberkulosis; Kader TB; Motivasi; Sikap; Supervisi
Faktor Maternal dan Kadar Lemak Dalam Air Susu Ibu (ASI): Sebuah Tinjauan Pustaka Wahdiyati, Siti; Utami, Rizki Fajar; Pramaningtyas, Miranti Dewi
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art10

Abstract

Latar Belakang: Air susu ibu (ASI) memiliki komponen makronutrien dan mikronutrien yang penting bagi bayi. Salah satu komponen makronutrien penting adalah lemak dalam ASI. Kandungan lemak ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu factor yang diduga mempengaruhi kadar lemak dalam ASI adalah kadar lemak total ibu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komponen lemak ibu dengan lemak dalam ASI. Metode: Tinjauan pustaka dilakukan dari beberapa jurnal yang terbit mulai tahun 2010 - 2023. Pencarian dilakukan dengan kata kunci: breastfeeding, fat, dan maternal body mass index. Sumber dari penelitian kepustakaan ini terdiri dari kriteria inklusi, diantaranya bayi lahir cukup bulan, berat lahir cukup, menyusui eksklusif, dan bayi sehat dan normal. Hasil: Lemak merupakan salah satu komponen penting dalam ASI. Komposisi lemak tubuh ibu memiliki hubungan terhadap kadar lemak ASI. Faktor maternal juga mempengaruhi kandungan lemak ASI yang berkaitan dengan hormon maternal dengan lemak ASI. Hubungan ini dapat mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Simpulan: Komponen lemak ibu memiliki hubungan terhadap kadar lemak dalam ASI yang dipengaruhi berbagai faktor. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai fungsi dan pengaruh komponen lemak terhadap tumbuh kembang bayi. Kata Kunci: ASI, faktor maternal, menyusui, lemak