cover
Contact Name
Vincentius Widya Iswara
Contact Email
vincentius@ukwms.ac.id
Phone
+62313893933
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 25 No. 1 (2026): Mei" : 4 Documents clear
Synthetic Earthquake Accelerogram of Kupang City Based on SNI 8899:2020 Niakku Imanuel Maggang
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to make it a sustainable and safe city as a settlement, Kupang City requires the availability of earthquake-resistant buildings because its location on Timor Island is in an earthquake-prone area. In designing earthquake-resistant buildings, there is a method, namely the time history analysis method, which better shows the actual conditions at the time of the earthquake because it includes earthquake load parameters in the time function (dynamic load). This method requires an earthquake accelerogram as an earthquake load in the analysis process. Not all areas have earthquake accelerogram recordings, so it is necessary to create a synthetic earthquake accelerogram as a substitute for the earthquake accelerogram at the location where a building will be planned. In this paper, eleven pairs of synthetic accelerograms were created for the Kupang City location for the medium soil site class (SD) by referring to SNI 8899:2020 and the Indonesian Earthquake Hazard Deaggregation Map for Earthquake Resistant Infrastructure Planning and Evaluation which is a derivative of SNI 1726:2019. The creation of synthetic earthquake accelerograms in this paper uses the Amplitude Scaling Method using a period range of 0.2 seconds - 2 seconds for three earthquake source mechanisms, namely the Benioff earthquake source, the Shallow Fault earthquake source, and the Megathrust earthquake source. From each earthquake source, eleven pairs of horizontal earthquake accelerograms were taken that met the location criteria and then selected based on the significant duration of each pair of accelerograms. The results of the study are eleven pairs of synthetic earthquake accelerograms for the Kupang City location which can be used as dynamic earthquake loads in time history analysis. The eleven synthetic accelerograms are modifications of the original earthquake accelerograms on the earthquake accelerogram database website with the following Regional Seismic Network (RSN) numbers: RSN 9, RSN 36, RSN 51, RSN 4007390, RSN 4017018, RSN 4017032, RSN 4017055, RSN 4032461, RSN 4028440, RSN 4028606, and RSN 4032589.
Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Mesin Press Tri Ngudi Wiyatno; Adriana Anteng Anggorowati; Suratno Lourentius; Dwi Indra Prasetya
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dirumuskan masalah tentang bagaimanakah penerapan Total Productive Maintenance (TPM) pada mesin Press. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan TPM pada mesin Press, menganalisa faktor yang mempengaruhinya dan memberikan rekomendasi tindakan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi mesin. Pengukuran kinerja mesin Press ini  dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). OEE adalah salah satu aplikasi progam TPM dan merupakan suatu metode perhitungan nilai efisiensi kinerja suatu proses/peralatan. Dari hasil perhitungan nilai OEE, diperoleh rata-rata OEE dari bulan Juli 2024 sampai September 2024 sebesar 83,12%. dengan nilai terendah pada Performance Rate yaitu sebesar 86,83%, Selanjutnya mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan Performance rate rendah dengan menggunakan diagram Fishbone. Setelah diketahui akar permasalahannya, langkah selanjutnya menentukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi mesin Press tersebut.
Alat Pendeteksi Bradikardia dan Takikardia Berdasarkan Bunyi Denyut Jantung Berbasis ESP32 Lanny Agustine; Ivan Phangliady; Yuliana Asman; Peter R. Angka; Hartono Pranjoto; Albert Gunadhi; Rasional Sitepu
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v25i1.7751

Abstract

Gangguan irama jantung dapat dideteksi dan diidentifikasi melalui bunyi denyut jantung. Metode yang digunakan dalam mendeteksi gangguan irama dinamakan auskultasi. Metode ini dilakukan dengan mendengarkan bunyi denyut jantung menggunakan stetoskop, umumnya menggunakan stetoskop akustik. Alat yang dikembangkan adalah stetoskop digital yang mampu menghitung denyut jantung berdasar bunyinya dan membedakan 3 kondisi yaitu Bradikardia, Takikardia, dan kecepatan normal. Denyut jantung normal berkisar antara 60-100 bpm, kondisi Takikardia jika denyut jantung diatas 100 bpm, dan kondisi bradikardia jika dibawah 60 bpm. Stetoskop digital yang dikembangkan memanfaatkan bagian chest piece dari stetoskop akustik untuk menangkap getaran bunyi. Komponen utama lain yang digunakan adalah modul sensor suara FC-04 untuk menangkap getaran bunyi dari chest piece, dan modul mikrokontroler ESP32. Getaran bunyi yang ditangkap modul FC-04 akan menjadi sinyal-sinyal pulsa yang dihitung mikrokontroler menjadi kecepatan denyut jantung dalam beat per menit (bpm). Alat telah diuji keakuratannya untuk menghitung kecepatan denyut jantung per-menit dengan input rekaman bunyi denyut jantung dan pada 10 orang voluntir. Hasil pengujian dengan input rekaman bunyi denyut jantung menghasilkan ketepatan perhitungan 100%, sedangkan pengujian pada voluntir menghasilkan ketepatan perhitungan sebesar 90% karena noise akibat gesekan alat pada permukaan kulit saat bernafas.
AMP Modifikasi Aspal Konvensional Penetrasi 60/70 Menggunakan Polimer Limbah Plastik Polipropilena (PP) Menjadi Produk Aspal Modifikasi Plastik Herman Hindarso; Aning Ayucitra; Chintya Gunarto; Nathania Puspitasari; Dian Retno Sari Dewi; Gogot Seto Budi
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v25i1.7806

Abstract

Peningkatan volume limbah plastik dan kebutuhan pada aspal jalan dengan kinerja lebih baik menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini mengusulkan modifikasi aspal konvensional penetrasi 60/70 dengan menambahkan limbah plastik jenis Polipropilen (PP) sebagai aditif sebanyak 10%, 20%, 30%, 40%, 50% berat dari berat aspal konvensional yang digunakan melalui proses pencampuran mekanis pada suhu 180°C dan kecepatan pengadukan 500-1000 rpm selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan aditif limbah plastik jenis PP meningkatkan titik lembek (dari 48°C menjadi 72°C), viskositas (dari 350 cP menjadi 2150 cP), dan elastisitas aspal, serta mengurangi kehilangan berat pada Thin Film Oven Test (TFOT), tetapi menyebabkan daktilitas menurun seiring peningkatan jumlah aditif limbah plastik PP. Stabilitas penyimpanan campuran aspal dan aditif limbah plastik optimal tercapai pada penambahan jumlah limbah plastik PP sebanyak 30% berat. Sebagai kesimpulan adalah limbah plastik jenis PP efektif memodifikasi aspal konvensional dengan penambahan jumlah limbah plastik optimum pada 20-30% berat, meningkatkan ketahanan termal dan elastisitas, serta menawarkan solusi pemanfaatan limbah plastik dan peningkatan kinerja perkerasan aspal.

Page 1 of 1 | Total Record : 4