cover
Contact Name
Yati Haryati
Contact Email
yatiharyati@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yatiharyati@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Sharia Tourism and Hospitality
ISSN : -     EISSN : 30309646     DOI : https://doi.org/10.70095/jetour
Core Subject : Economy,
Journal of Sharia Tourism and Hospitality is a scientific publication media that focuses on the topic of tourism in general and tourism that complies with sharia principles. Journal of Sharia Tourism and Hospitality is a forum for researchers, academics, and tourism practitioners to share insights, findings, and innovations related to this topic. The articles published in this journal cover various aspects of sharia tourism and hospitality, such as market analysis, destination management, marketing, travel planning, hospitality, case studies, and reviews of related literature. In addition, the journal also supports the development of conceptual thinking in relation to how sharia tourism and hospitality can contribute to sustainable development and the empowerment of local communities.
Articles 42 Documents
Analisis Implementasi Teknologi Digital terhadap Perkembangan Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Mall UKM irebon Syah, Imam Syarifudin; Widagdo, Ridwan; Anwar, Abdul Muizz Abdul Wadud Kasyful
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v2i2.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi digital terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Mall UKM Cirebon. Teknologi digital telah menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, terutama di era digitalisasi yang semakin berkembang. Melalui studi kasus di Mall UKM Cirebon, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penerapan teknologi digital, seperti penggunaan platform e-commerce, media sosial, dan sistem pembayaran digital, berpengaruh terhadap peningkatan penjualan, efisiensi operasional, dan penetrasi pasar UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM yang mengadopsi teknologi digital mengalami peningkatan signifikan dalam aspek pemasaran, manajemen operasional, serta akses ke konsumen yang lebih luas. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan dalam hal keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur digital yang perlu diatasi untuk memaksimalkan manfaat teknologi tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi teknologi digital memiliki dampak positif terhadap perkembangan UMKM, namun diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan keberhasilan transformasi digital UMKM secara menyeluruh.
Pengaruh Penggunaan Bahasa Inggris pada Menu (Makanan dan Minuman) Cafe dalam Meningkatkan Minat Pengunjung Arwinda, Ditha; Yanuar, Ivo Dinasta
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v2i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah penerapan bahasa Inggris dalam daftar menu bisa meningkatkan minat pengunjung Bento Kopi Cirebon. Selain itu, penelitian ini juga bermaksud untuk mengidentifikasi seberapa besar dampak penggunaan bahasa Inggris di menu terhadap keputusan pengunjung untuk makan di Bento Kopi Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei untuk mengumpulkan data. Pemilihan metode kuantitatif disebabkan oleh kemampuannya dalam mengukur dan menganalisis data secara objektif. Pendekatan survei digunakan untuk merangkum tanggapan dari sejumlah besar responden dalam waktu yang efisien. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Inggris pada menu Bento Kopi Cirebon berdampak positif dan signifikan terhadap minat pengunjung untuk datang kembali. Dengan mempertimbangkan temuan serta implikasi praktis dari penelitian ini, Bento Kopi Cirebon dapat memanfaatkan bahasa Inggris sebagai strategi untuk meningkatkan daya tarik dan kepuasan pelanggan mereka.
Strategi Pengembangan Objek Wisata Batu Lawang Cirebon Dalam Upaya Meningkatkan Wisatawan Berkunjung Teguh Amanullah Zaelani; Titania Azzahra Rahman
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i1.76

Abstract

Pariwisata merupakan sektor yang sangat krusial dalam perekonomian Indonesia, karena memiliki peran signifikan dalam kontribusinya terhadap pendapatan negara. Implikasi dari pengembangan pariwisata dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, antara lain dengan menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pengembangan infrastruktur. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif sebagai metode penelitian ini. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak pengelola, serta observasi partisipatif di lokasi wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batu Lawang memiliki daya tarik utama berupa keindahan alam dan beragam aktivitas wisata, seperti spot foto dan panggung terbuka untuk event. Namun, terdapat beberapa kendala yang menghambat optimalisasi potensi wisata, antara lain kurangnya infrastruktur dan promosi yang belum efektif. Strategi yang diusulkan untuk mendukung pengembangan wisata ini meliputi peningkatan kualitas fasilitas pendukung, seperti area parkir dan fasilitas umum, serta peningkatan frekuensi event hiburan yang dapat menarik lebih banyak pengunjung. Selain itu, pemanfaatan media digital secara maksimal dalam promosi wisata juga sangat diperlukan untuk memperluas jangkauan wisatawan. Dengan pengelolaan yang lebih terfokus pada aspek peningkatan fasilitas dan promosi yang tepat sasaran, Batu Lawang memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Cirebon.
Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Bukit Kanaga, Majalengka Miftahudin, Dian; khairunnisa, hafni; Layaman, Layaman
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i1.81

Abstract

Desa wisata Kanaga Hill dibangun pada tahun 2018 atas inisiatif masyarakat lokal Desa Cipulus, Majalengka. Dalam perkembangannya, desa wisata ini masih kurang mendapat dukungan dan partisipasi dari masyarakat lokal maupun pemangku kepentingan terkait. Masih terdapat kurangnya pemahaman mengenai bagaimana partisipasi masyarakat lokal (community-based tourism) dalam strategi pengembangan dan pemasaran desa wisata Kanaga Hill, yang menjadi alasan utama dilaksanakannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali strategi pengembangan dan pemasaran desa wisata Kanaga Hill, serta peran para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, di mana peneliti terjun langsung ke lapangan dengan mewawancarai beberapa narasumber, kemudian data yang diperoleh diolah dan disajikan dalam bentuk narasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata Kanaga Hill melibatkan masyarakat lokal (community-based tourism) yang berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan sebagai subjek dan objek dalam pengembangannya. Peran pemangku kepentingan sangat terlihat, terutama dalam pengembangan fasilitas dan infrastruktur di lokasi wisata. Peran pemangku kepentingan sangat penting bagi pengembangan desa wisata Kanaga Hill, khususnya peran masyarakat lokal Desa Cipulus, hal ini terlihat dari kekuatan masyarakat lokal dalam menjunjung tinggi prinsip-prinsip adat lokal untuk melestarikan alam.
Analisis Hukum Positif terkait Strategi Perkembangan Keraton Kanoman dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata Religi Maula, Nita
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i1.82

Abstract

Keraton Kanoman merupakan salah satu destinasi warisan budaya yang terletak di pusat Kota Cirebon. Keraton Kanoman sebagai situs warisan budaya memiliki potensi yang cukup besar dibidang wisata religi yang dapat dilihat dari adanya beberapa barang peninggalan Kerajaan Islam di Cirebon, potensi wisata keraton kanoman memerlukan perkembangan inovasi yang berkelanjutan untuk menarik daya minat wisatawan dan memperbaiki kualitas dari objek wisata keraton kanoman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, data yang dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Dari hasil Penelitian diketahui bahwa Strategi Pengembangan Keraton Kanoman sebagai Destinasi Wisata Religi mencerminkan sinergi antara pelestarian budaya, nilai agama, dan peningkatan daya tarik wisata melalui upaya terpadu dari pengelola keraton, masyarakat lokal, dan pemerintah daerah. Hukum Positif melalui regulasi seperti UU No. 10 Tahun 2009, UU No. 11 Tahun 2010, dan UU No. 5 Tahun 2017 berperan penting dalam mengatur strategi pengelolaan wisata religi secara berkelanjutan di Kota Cirebon.
Strategi Pengembangan Wisata Religi Plangon dengan Menggunakan Pendekatan Pentahelix Jannah, Isroqtul; Anwar, Abdul Muiz Abdul Wadud Kasyful; Wartoyo, Wartoyo
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i1.83

Abstract

Wisata religi Plangon sangat berpotensi untuk menjadi wisat religi dan wisata alam, karena selain adanya makam Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan ada juga pemandangan alam dimana terdapat bukit didalamnya disertai satwa monyet ekor panjang sehingga mempunyai daya tarik tersendiri. Namun saat ini masih belum terkelola dengan baik hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya belum adanya strategi pengembangan wisata religi yang dilakukan, sumber daya manusia yang masih minim, kurangnya sarana dan prasarana yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah dimana mengungkapkan peran ke lima pentahelix yaitu akademsi, pelaku usaha, masyarakat, pemerintah dan media. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan metode analisis data yaitau pendekatan pentahelix. Hasil penelitian ini yaitu: peran kelima unsur pentahelix pertama akademisi pemberi keilmuan dan pemikiran, kedua pelaku usaha penghubung antara pihak pengelola dan wisatawan, ketiga masyarakat berperan sebagai pelaku yang terlibat dalam pengembangan wisata, keempat pemerintah berperan sebagai control kebijakan dan kelima media berperan sebagai media promosi dan pengawas yang mengawasi jalannya pengelolaan wisata.
Strategi Pemasaran Digital Untuk Pengembangan UMKM Kerupuk Melarat Dan Perangkai Bunga Melati Di Desa Gesik Kabupaten Cirebon Khoerunisa, Nabilah; Mulyana, Rijal Assidiq; Haryati, Yati
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i1.87

Abstract

UMKM kerupuk melarat dan perangkai bunga melati di Desa Gesik, Kabupaten Cirebon, merupakan bagian penting dari perekonomian lokal namun masih menghadapi berbagai kendala dalam aspek pemasaran, terutama terkait pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat pemahaman dan penerapan teknologi digital oleh pelaku UMKM, (2) menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penjualan, (3) mengevaluasi peran pemerintah daerah dan stakeholder dalam pengembangan pemasaran digital, dan (4) merumuskan strategi pemasaran digital yang efektif bagi UMKM di Desa Gesik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman pelaku UMKM terhadap pemasaran digital masih rendah, meskipun terdapat kesadaran awal akan pentingnya media sosial dan marketplace, (2) faktor internal seperti keterbatasan modal dan kapasitas SDM serta faktor eksternal seperti persaingan digital sangat memengaruhi penjualan produk (3) dukungan pemerintah dan stakeholder sudah ada, namun, masih belum optimal meskipun sangat dibutuhkan untuk membangun infrastruktur dan pelatihan, dan (4) strategi pemasaran digital yang efektif dapat diterapkan melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, branding, serta kolaborasi dengan sektor pariwisata lokal.
MODEL PENTAHELIX DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KAMPUNG BATIK TULIS PEWARNA ALAMI CIWARINGIN Apriansyah, Robin; Layaman; Haryati, Yati
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Batik Tulis Pewarna Alami Ciwaringin dikenal memiliki kekayaan budaya melalui tradisi membatik dengan pewarna alami. Namun, hingga kini wilayah tersebut belum ditetapkan secara resmi sebagai desa wisata karena belum optimalnya kolaborasi dan keterlibatan aktor-aktor kunci dalam pengembangan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan dan peran masing-masing aktor pentahelix dalam pengembangan pariwisata di Ciwaringin, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendorong dan penghambat keterlibatan mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Teori pentahelix dari Irawan digunakan sebagai kerangka analisis, dengan pendekatan interaktif Miles & Huberman dalam pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor-aktor pentahelix telah terlibat dengan peran yang beragam. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator kebijakan, akademisi berkontribusi dalam pelatihan teknik pewarnaan alami, pelaku bisnis seperti PT Indocement mendukung lewat program CSR, dan koperasi menjadi penggerak utama dalam produksi dan pemasaran batik. Sementara itu, media belum memainkan peran maksimal karena keterbatasan strategi komunikasi dan sinergi. Faktor pendorong kolaborasi antara lain adanya inisiatif koperasi dan dukungan CSR, sedangkan penghambatnya meliputi kurangnya koordinasi lintas aktor dan belum adanya kebijakan yang memayungi status desa wisata. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan jejaring kerja antar-aktor sebagai fondasi menuju pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PENGELOLAAN ATRAKSI TERAPI LUMPUR DI PANTAI KEJAWANAN CIREBON Ellma; Dinasta Yanuar, Ivo; Khairunnisa, Hafni
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan sebelum dan setelah berkunjung terhadap atraksi terapi lumpur di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon. Fokus penelitian ini mencakup penilaian terhadap kualitas layanan, kondisi fasilitas, kenyamanan lingkungan, serta aspek keamanan yang dirasakan oleh wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah wisatawan yang melakukan kunjungan dan mencoba langsung atraksi terapi lumpur di Pantai Kejawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum berkunjung, wisatawan memiliki ekspektasi positif yang terbentuk dari promosi pengelola serta rekomendasi lingkungan sekitar. Setelah berkunjung, sebagian wisatawan menyatakan kepuasan terhadap pengalaman terapi lumpur yang dinilai unik dan bermanfaat. Namun demikian, masih terdapat kritik terhadap pengelolaan atraksi, khususnya terkait dengan kebersihan, kelengkapan fasilitas, kenyamanan area, dan aspek keamanan yang belum optimal. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan atraksi wisata perlu lebih memperhatikan kualitas layanan, kondisi fasilitas, dan kenyamanan lingkungan agar dapat meningkatkan pengalaman wisatawan serta memperkuat citra Pantai Kejawanan sebagai destinasi wisata bahari.
ANALISIS AKSESIBILITAS DAN AMENITAS DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA BATU LAWANG CIREBON Febiana, Via; Aziz, Abdul; Fatmasari, Dewi
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu Lawang awalnya adalah lahan bekas galian semen yang kini telah diubah menjadi kawasan rekreasi menarik, dengan keunikan batuan kapur alami, udara segar, serta pemandangan alam yang memukau. Meskipun demikian, pengembangan Batu Lawang masih terkendala oleh masalah akses jalan dan fasilitas pendukung, yang pada akhirnya memengaruhi rasa nyaman pengunjung serta daya tarik bagi wisatawan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif dengan sudut pandang fenomenologi, di mana data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, obrolan dengan narasumber, serta analisis dokumen terkait. Temuan utama mengungkap bahwa jalur menuju lokasi wisata relatif memadai, tetapi masih ada hambatan seperti akses jalan yang terbatas lebarnya dan belum tertutup aspal, kurangnya tanda penunjuk arah, serta keterbatasan ruang parkir khususnya ketika libur nasional. Mengenai fasilitas pendukung, elemen esensial seperti kamar mandi, ruang ibadah, tempat berteduh, dan kedai makanan memang telah disediakan, tetapi kuantitasnya yang terbatas serta tingkat kebersihan yang kurang optimal masih menjadi isu yang perlu segera diatasi untuk meningkatkan kepuasan pengunjung. Hambatan terbesar dalam memajukan wisata Batu Lawang adalah minimnya infrastruktur dasar, ruang parkir yang tidak mencukupi, dan fasilitas tambahan yang belum lengkap, sementara pendorong utamanya meliputi dedikasi dari pihak pengelola, keindahan alam yang alami, serta partisipasi aktif warga setempat dalam menjaga kawasan tersebut. Intinya, perbaikan akses dan fasilitas ini memainkan peran krusial dalam menyempurnakan pengalaman wisatawan serta menjadikan Batu Lawang sebagai destinasi alam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di wilayah Cirebon.