cover
Contact Name
Yati Haryati
Contact Email
yatiharyati@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yatiharyati@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan, Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Sharia Tourism and Hospitality
ISSN : -     EISSN : 30309646     DOI : https://doi.org/10.70095/jetour
Core Subject : Economy,
Journal of Sharia Tourism and Hospitality is a scientific publication media that focuses on the topic of tourism in general and tourism that complies with sharia principles. Journal of Sharia Tourism and Hospitality is a forum for researchers, academics, and tourism practitioners to share insights, findings, and innovations related to this topic. The articles published in this journal cover various aspects of sharia tourism and hospitality, such as market analysis, destination management, marketing, travel planning, hospitality, case studies, and reviews of related literature. In addition, the journal also supports the development of conceptual thinking in relation to how sharia tourism and hospitality can contribute to sustainable development and the empowerment of local communities.
Articles 48 Documents
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT REMAJA BERKUNJUNG KE WISATA HALAL Noviani Saparoh; Mahrun Nisa Ali; Abdul Muiz Abdul Wadud W.K.A
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat remaja dalam berkunjung kedestinasi wisata halal. Latar belakang penelitian didasarkan pada semakin berkembangnya industri pariwisatahalal di Indonesia, namun tingkat minat remaja masih bervariasi. Penelitian menggunakan pendekatankualitatif deskriptif dengan lokasi di kawasan Makam Sunan Gunung Jati, Cirebon. Data dikumpulkan melaluiobservasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 20 remaja pengunjung yang dipilih secarapurposive. Hasil penelitian menunjukkan empat faktor utama yang memengaruhi minat remaja, yaitu literasipariwisata halal, pengaruh media sosial, dukungan keluarga, dan pengaruh teman sebaya. Literasi halalterbukti menjadi fondasi penting dalam membentuk sikap positif remaja terhadap wisata halal, sementaramedia sosial berperan sebagai saluran informasi sekaligus ruang pembentukan norma sosial. Dukungankeluarga memperkuat kepercayaan diri remaja dalam memilih destinasi halal, sedangkan pengaruh temansebaya dapat mendorong atau melemahkan minat tergantung pada kesadaran kelompok. Keempat faktortersebut saling berinteraksi dalam membentuk keputusan kunjungan, menunjukkan perlunya pendekatanpromosi yang komprehensif melalui pendidikan, kampanye media sosial, dan keterlibatan komunitas remaja. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pariwisata halal yang lebihefektif di Indonesia.
Analisis Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Wisata Jagara, Kabupaten Kuningan Najwa Arba Deinafa; Lidya Aurelia Putri; Reyhan
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i2.115

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi pengembangan Desa Wisata Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, sebagai desa wisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism/CBT). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi utama Desa Wisata Jagara terletak pada keindahan alam Waduk Darma dan Jagara Ekopark, serta dukungan kelembagaan melalui BUMDes Mekar Jaya dan Pokdarwis “Jagara Lestari.” Kekuatan desa mencakup partisipasi masyarakat yang tinggi dan kerja sama kelembagaan yang solid. Namun, keterbatasan promosi digital dan infrastruktur menjadi kendala utama. Peluang pengembangan muncul dari dukungan pemerintah, kolaborasi akademik, dan meningkatnya minat wisatawan. Strategi yang disarankan meliputi penguatan promosi digital, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan infrastruktur. Penelitian ini menegaskan bahwa Desa Wisata Jagara berhasil menerapkan pariwisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan dengan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan
PENGARUH PERSEPSI DAN DAYA TARIK PERTANDINGAN DOTA 2 MINOR TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN Bagaskoro Rasyid Wicaksono; Arief Pradhana; Setya Mukti Mahanani
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v3i2.116

Abstract

Pariwisata olahraga memiliki daya tarik bagi wisatawan dengan ketertarikan khusus pada pertandingan olahraga, wisatawan yang menghadiri pertandingan e-Sports akan mendapatkan pengalaman, antara lain hiburan, edukasi, pelarian dan pengalaman estetis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menguji teori secara objektif dengan melihat hubungan dua variabel bebas yaitu persepsi wisatawan dan daya tarik e-Sports yang mempengaruhi sebuah variabel terikat yaitu kepuasan wisatawan. Terdapat beberapa indikator yang digunakan dalam pengukuran kepuasan wisatawan yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu, pengalaman, something to see, something to do dan something to buy. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan diterima, persepsi wisatawan dalam penyelenggaraan pertandingan Dota 2 Minor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan wisatawan, sedangkan daya tarik pertandingan Dota 2 Minor memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan.
Pariwisata dan Degradasi Ekosistem Sungai Karst: Studi Kualitatif di Rammang-Rammang Meidy Putri Utami; Nasrullah; Yogi Prambudi
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v4i1.127

Abstract

Kawasan karst Rammang-Rammang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, merupakan destinasi ekowisata ikonik dengan Sungai Pute sebagai daya tarik utamanya. Perkembangan pariwisata yang pesat di kawasan ini diduga menimbulkan tekanan terhadap ekosistem sungai karst yang secara alamiah rentan terhadap pencemaran. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan indikasi penurunan kualitas Sungai Pute berdasarkan observasi lapangan dan persepsi aktor lokal, serta merumuskan rekomendasi pengelolaan berkelanjutan. Pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus digunakan melalui observasi partisipatif pada beberapa kunjungan lapangan dan wawancara informal terhadap lima informan kunci satu pemandu wisata, dua operator perahu, dan dua wisatawan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Hasil observasi menunjukkan indikasi kasatmata penurunan kualitas Sungai Pute, ditandai akumulasi sampah plastik, residu bahan bakar perahu, dan limbah organik tak terkelola. Informan secara konsisten mempersepsikan penurunan kejernihan air seiring lonjakan kunjungan wisatawan. Penelitian ini tidak melibatkan pengukuran kualitas air secara laboratoris; karena itu, temuan terkait kondisi sungai dipahami sebagai indikasi observasional dan persepsi informan, bukan diagnosis ilmiah yang terverifikasi secara kuantitatif. Penelitian menyimpulkan bahwa model pengelolaan pariwisata saat ini perlu dicermati lebih lanjut, dan merekomendasikan kajian kualitas air lanjutan serta penguatan tata kelola kolaboratif antar pemangku kepentingan.Kata Kunci:, Ekowisata, Karst, Observasi Kualitatif, Rammang – Rammang, Sungai Pute
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BAHARI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PANTAI SUMBER MAS INDAH Husna Sarah; Layaman; Yati Haryati
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v4i1.119

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan wisata bahari berbasis kearifan lokal di Pantai Sumber Mas Indah, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi wisata bahari yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan nilai kearifan lokal masyarakat pesisir dan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan serta mengidentifikasi kendala dalam penerapan wisata bahari berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola wisata, masyarakat dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki potensi alam berupa lanskap pantai dan ekosistem mangrove yang dapat dikembangkan sebagai ekowisata edukatif, potensi budaya melalui tradisi nadran, serta potensi buatan berupa fasilitas pendukung wisata. Partisipasi masyarakat terlihat dalam pengelolaan operasional dan pelestarian lingkungan, namun masih terbatas pada perencanaan strategis. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, dan promosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan berbasis kearifan lokal perlu dilakukan secara kolaboratif dan terintegrasi, serta berkontribusi pada pengembangan model strategi wisata bahari berkelanjutan yang menggabungkan kerangka 4A dengan pendekatan partisipatif masyarakat.
Analisis Pengembangan Industri Pariwisata Melalui Model Pentahelix Di Desa Wisata Cipaniis Kabupaten Kuningan Shilpha Dwi Putri Aida; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v4i1.123

Abstract

Pariwisata diketahui sebagai sektor yang berkembang di bidang jasa dengan menawarkan kegiatan rekreasi dan bersantai ria. Pengembangan pariwisata sangat diperlukan karena mengingat bahwa sektor ini dibutuhkan oleh kalangan masyarakat setempat. Disamping itu, ruang lingkup pariwisata menyangkup desa wisata. Desa wisata merupakan suatu desa yang berkembang dan dijadikan sebagai pusat kegiatan wisata bagi lingkungan di sekitarnya. Sebuah desa yang dapat dikategorikan menjadi desa wisata, tentunya memiliki ciri khas dan karakteristik yang dapat dikembangkan pada sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan industri pariwisata melalui model pentahelix. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan teknik analisis data menggunakan teknik SWOT. Data penelitian terdiri dari wawancara. observasi dan dokumentasi. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Wisata Cipaniis yang berada di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) implementasi model pentahelix dalam pengembangan desa wisata Cipaniis, peran dari lima unsur pentahelix seperti akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media sudah sesuai dengan perannya. Akan tetapi, terdapat dua unsur pentahelix yang kurang menonjol yaitu akademisi dan media. 2) faktor internal dan eksternal dalam pengembangan desa wisata Cipaniis sudah diidentifikasi dan hendak ditindaklanjuti. 3) peran dan paritisipasi masyarakat desa wisata Cipaniis masih sangat rendah, sehingga pengembangan wisata di desa menjadi terhambat. Berdasaarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa desa wisata Cipaniis belum maksimal dalam melaksanakan pengembangan pariwisata. Rencana-rencana pembangunan dan pengembangan masih belum terlaksana dengan baik dikarenakan banyak aspek yang belum maksimal untuk dijalankan. Kata Kunci: Pengembangan Pariwisata, Desa Wisata, Pentahelix.
STRATEGI PENGELOLAAN WISATA EDUKASI EDUTRAIN PT. KAI DAERAH OPERASI (DAOP) 5 PURWOKERTO Nadhifah Nurkholifah; Usman; Abdul Muizz Wadud
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v4i1.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan program wisata edukasi Edutrain di PT KAI DAOP 5 Purwokerto dalam meningkatkan literasi transportasi publik dan okupansi sarana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan Edutrain secara inovatif mengoptimalkan okupansi KA Kamandaka melalui konsep experiential learning yang memadukan edukasi perkeretaapian dengan harga kompetitif. Berdasarkan analisis Five Forces Porter, program ini memiliki posisi tawar dominan karena hambatan masuk bagi kompetitor yang sangat tinggi, sementara ancaman produk pengganti diredam melalui inovasi berkelanjutan seperti program Healthy Train dan strategi bundling layanan. Keberhasilan program ini didukung oleh pengorganisasian yang solid melalui kolaborasi lintas divisi serta pemberdayaan komunitas pecinta kereta api untuk mengatasi keterbatasan SDM. Meskipun menghadapi kendala kapasitas dan antrean jadwal yang panjang, implementasi fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) yang sistematis dan evaluasi rutin menjadikan Edutrain sebagai model wisata edukasi yang kompetitif, disiplin, dan efektif dalam memperkuat loyalitas pelanggan serta citra perusahaan. Kata Kunci: Manajemen Strategis, Edutrain, Five Forces Porter, Wisata Edukasi, Transportasi Kereta Api.
DAMPAK PERKEMBANGAN DESTINASI WISATA TERHADAP ATTITUDES DAN ELECTRONIC WORD-OF-MOUTH MASYARAKAT: PENDEKATAN STIMULUS-ORGANISM-RESPONSE DI DESA GIRIKARTO Khundara Adiyoga Biwada
Journal of Sharia Tourism and Hospitality Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sharia Tourism and Hospitality
Publisher : Department of Sharia Tourism, Faculty of Islamic Economics and Business UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jetour.v4i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perkembangan destinasi wisata di DesaGirikarto membentuk respons masyarakat melalui kerangka Stimulus-Organism-Response (SOR). DesaGirikarto mengalami perkembangan pariwisata yang cepat melalui munculnya berbagai destinasi wisataseperti HeHa Ocean View, Puncak Segoro, Teras Kaca, dan Pantai Gesing, yang membawa konsekuensiekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan metode survei kepada 170 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisismenggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dampak sosial budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap attitudesmasyarakat (β = 0,423; t = 4,631; p < 0,001), sedangkan dampak ekonomi tidak berpengaruh signifikanterhadap attitudes masyarakat (β = 0,114; t = 1,790; p = 0,074). Selanjutnya, attitudes masyarakatberpengaruh signifikan terhadap electronic word-of-mouth (e-WOM) (β = 0,399; t = 5,070; p < 0,001).Temuan ini menunjukkan bahwa dampak sosial budaya merupakan faktor yang lebih dominan dalammembentuk attitudes masyarakat, yang selanjutnya memengaruhi electronic word-of-mouth sebagairespons terhadap perkembangan destinasi wisata. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajianpariwisata dengan menjelaskan mekanisme pembentukan respons masyarakat terhadap perkembangandestinasi wisata yang berlangsung cepat, serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola destinasidan pemerintah daerah dalam menyeimbangkan pertumbuhan pariwisata dengan keberlanjutan sosialbudaya.