cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkebidanan204@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 20882505     EISSN : 25804774     DOI : https://doi.org/10.35874/jib.v15i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain lain
Articles 233 Documents
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting Anna Malia; Farhati Farhati; Siti Rahmah; Dewi Maritalia; Nuraina Nuraina; Dewita Dewita
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1015

Abstract

Stunting menunjukkan adanya masalah gizi yang kronis pada seorang anak. Hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh kondisi calon ibu, asupan gizi selama ibu hamil, hingga penyakit komplikasi yang menyertai selama balita. Dampak stunting yang paling dominan adalah terganggunya pertumbuhan fisik, kurangnya kemampuan kognitif, hingga lemahnya kekebalan tubuh seorang anak. Upaya penanggulangan stunting salah satunya adalah dengan mengoptimalkan periode kritis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), meliputi masa kehamilan, masa menyusui, hingga anak berusia 23 bulan. Kelas ibu hamil merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai upaya tersebut. Melalui kelas ibu hamil dapat disampaikan edukasi dan informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki pemahaman ibu tentang stunting dan dampaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Metode penelitian ini adalah survei deskriptif dengan menggunakan total sampling sebanyak 23 responden yang terdiri dari bidan desa wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan kelas ibu hamil telah rutin dilaksanakan (100%) oleh bidan desa, materi tentang stunting (69,9%) ada pada kelas ibu hamil. Kader pelaksana kelas ibu hamil terdiri 95,7% adalah kader posyandu, jumlah kader posyandu yang pernah mengikuti pelatihan kelas ibu hamil sebanyak 30,1%. Seluruh responden setuju (100%) bahwa adanya manfaat pelaksanaan kelas ibu hamil dalam pencegahan stunting.
Analisa Tingkat Ansietas Ibu Bersalin dalam Menghadapi Persalinan Any Isro'aini; Fera Yuli Setianingsih; Ratna Dewi Permatasari
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1018

Abstract

Proses persalinan merupakan rangkaian proses yang berakhir dengan pengeluaran hasil konsepsi oleh tenaga ibu sendiri, dengan adanya pengaruh hormon normal, adanya faktor emosi, psikologi (cemas) dan lingkungan yang dapat mempermudah atau menghambat proses persalinan. Ansietas dalam menghadapi persalinan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi lancar tidaknya proses persalinan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi ansietas ibu menghadapi persalinan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif, populasinya adalah semua ibu bersalin di BPM Lilis Suryawati Sambong Dukuh Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur. Jumlah populasinya 20 ibu bersalin dan pengambilan sampel dengan metode Consecutive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data yang terkumpul diolah dengan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil penelitian ansietas ibu menghadapi persalinan sebanyak 20 responden, menunjukkan 9 (45%) responden mengalami ansietas sedang, 7 (35%) responden mengalami ansietas ringan, dan 4 (20%) mengalami ansietas berat. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan ansietas ibu menghadapi persalinan yaitu sebagian besar dari responden mengalami ansietas sedang.
Perilaku Ibu Hamil terhadap Pemeriksaan Kehamilan selama masa Pandemi Covid-19 Dwi Anik Karya Setiarini; Siti Shofiyah
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1026

Abstract

Kehamilan dimasa pandemi memang memiliki resiko yang sangat besar yaitu mengalami kondisi yang mungkin lebih buruk apabila terinfeksi virus corona dan tidak direkomendasikan. Untuk memantau kondisi ibu hamil selama masa pandemi tetap diperlukan pemeriksaan ANC sesuai prosedur layanan pemeriksaan kehamilan selama masa pandemi. Penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana perilaku ibu hamil terhadap pemeriksaan kehamilan selama masa pandemi covid-19. Desain penelitian adalah survey deskriptif dengan pengambilan sampel total sampling sebanyak 30 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil memiliki perilaku positif pada ibu hamil trimester 2 sebanyak 50% dan trimester 3 sebanyak 73,3%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlunya pemeriksaan kehamilan secara optimal dan terpadu yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih sehingga meminimalkan terjadinya komplikasi pada masa pandemi covid 19. Meningkatkan kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur dan terpadu di pelayanan kesehatan serta memperhatikan protokol kesehatan.
Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Balita di Masa Pandemi COVID-19 Karlina sumiari tangkas; Ni Luh Astrini; Putu Sukma Megaputri; Putu Dian Prima Kusuma Dewi
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1034

Abstract

Posyandu merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap bulan guna memberdayakan dan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Balita merupakan target utama dalam kegiatan posyandu. Akibat terjadinya pandemic COVID-19 yang melanda dunia saat ini menyebabkan pelaksanaan posyandu mengalami kendala akibat diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) atau pshycal distancing. Tujuan Penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui bagaimana dampak pandemic COVID-19 terhadap pelaksanaan kegiatan posyandu sebelum dan saat masa pandemic covid di Desa Kayuputih. Metode pengumpulan data dilakukan kegiatan pengumpulan data sekunder dari data Register SIP dan kohort Balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kunjungan balita ke posyandu di Desa Kayuputih pada penurunan pada kunjungan baiita (37,7%), pemantauan pertumbuhan balita (53,3%), dan pemberian vitamn A (12,14%) sebelum pandemi dan saat pandemi COVID-19. Secara keseluruhan terjadi penurunan capaian kegiatan posyandu sebelum dan saat pandemic COVID-19 akibat ditutupnya kegiatan posyandu. Saran diberikan Kepada petugas Kesehatan setempat agar tetap melakukan pemantauan dengan memanfaatkan media social (whatssapp group) dalam melakukan sosialisasi dan pemantauan terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita yang ada di wilayahnya, Pemerintah daerah mendukung dengan lebih mengaktifkan satgas covid desa agar dalam pelaksanaan posyandu, protokol kesehatan tetap diterapkan serta masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam pelaksanaan posyandu di masa pandemi COVID-19 agar bayi dan balita terhindar dari penularan namun dapat terpantau status kesehatannya secara optimal.
Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pre eklampsia Berat Yosefhine Natalina Ery; Panjaitan Edita; Panjaitan Delima; Namira Fauzia; Sugiarti Irma; Rahayu Mamik; Widati Nur; Rumondang Santi; Murniatun Tuti; Aslimawati Yeni
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1049

Abstract

Preeklampsia adalah sekumpulan gejala yang timbul pada wanita hamil, bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema dan proteinuria yang muncul pada kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan. Salah satu tindakan non farmakologis yang dapat di lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita preeklampsia dengan memberikan teknik hidroterapi rendam kaki menggunakan air hangat. Tujuan penulisan artikel ini adalah melakukan analisis literature review terhadap pengaruh rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada preeklampsia berat. Dalam proses penulisan menggunakan metode Literature Review, yaitu sebuah pencarian literature baik nasional maupun internasional yang diperoleh dari google schoolar dan Crossref. Yang dibatasi 5 tahun terakhir, dari tahun 2018 hingga 2022. Selanjutnya sumber literature yang dipakai diindentifikasi dalam bentuk tabel serta dibahas secara deskriptif untuk menjelaskan metode yang ada. Rendam kaki air hangat dapat membantu menurunkan tekanan darah pada Preeklampsia Berat.
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Usia 3- 5 Tahun umianita risca wulandari; dian kumalasari
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1078

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan nutrisi dalam waktu yang lama. Stunting mulai bisa dilihat sejak anak usia 2 tahun.. Berdasarkan data yang ada jumlah balita dengan stunting di Indonesia pada tahun 2020 masih melebihi target minimal yang telah ditetapkan, begitu juga stunting yang ada di Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir dan status pemberian ASI Ekslusif terhadap Kejadian stunting di Kota Kediri. Penelitian dilakukan di Wilayah Puskesmas Balowerti Kota Kediri pada bulan Mei tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional . Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 30 balita usia 3-5 tahun yang stunting dan yang tidak stunting, dengan perbandingan 3 : 7. Jenis Analisa data yang digunakan menggunakan uji chi square. Hasil Analisa data didapatkan bahwa nilai signifikansi pada kedua variabel sebesar < dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dan status pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting pada balita usia 3-5 tahun. Hal tersebut membuktikan bahwa bayi yang lahir dengan berat badan lahir normal dan diberikan ASI Ekslusif akan mengurangi risiko mengalami stunting. Kata Kunci : Faktor risiko, stunting, balita, 3-5 tahun
Hubungan Penggunaan Bedak Tabur pada Area Genetalia Bayi Usia 0-9 Bulan Terhadap Kejadian Diaper Rash di PMB Fadilah Desa Bulukagung Madura Miftakhul Khairoh; Arkha Roosyaria
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1088

Abstract

Ruam popok atau sering disebut dengan diaper rash adalah ruam merah terang disebabkan oleh iritasi dari kulit yang terkena urine atau kotoran yang berlangsung lama di bawah popok anak. Kulit bayi masih sensitif disebabkan fungsi-fungsinya yang masih terus berkembang terutama pada lapisan epidermis atau lapisan terluar kulit. Penelitian ini menganalisis hubungan penggunaan bedak tabur pada area genetalia bayi usia 0-9 bulan terhadap kejadian diaper rash di PMB Fadilah Desa Bulukagung Madura. Penelitian korelasi, cross sectional, Populasi sebanyak 23 bayi usia 0-9 bulan yang mengalami diaper rash, sampel sebanyak 23 bayi, Purposive Sampling, pengumpulan data observasi , alat ukur cheklist, analisis chi square, α (0,05). Hubungan penggunaan bedak tabur pada area genetalia bayi usia 0-9 bulan terhadap kejadian diaper rash, didapat bahwa dari 23 bayi yang mengalami diaper rash dan diberikan bedak tabur pada area genetalia 15 (80%) bayi yaitu sebagian besar mengalami kejadian diaper rash berat. Hasil analisa statistik dengan uji chi square, diperoleh hasil ρ = 0.000 dengan taraf 0,05 yang berarti ρ=0,000 <0,05 maka ada hubungan penggunaan bedak tabur pada area genetalia bayi usia 0-9 bulan terhadap kejadian diaper rash. Kesimpulan : Adanya hubungan penggunaan bedak tabur pada area genetalia bayi usia 0-9 bulan terhadap kejadian diaper rash di PMB Fadilah Desa Bulukagung Madura.
Perbedaan antara Pemijatan Rolling Massage dan Counterpresure Massage pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Persalinan Kala 1 Fase Aktif Di PMB Domingas S.ST, M.Kes Surabaya arkha rosyaria; Kholifatul Ummah
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1089

Abstract

Nyeri persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara umum dialami oleh hampir semua ibu bersalin. Selama persalinan dan kelahiran pervaginam, nyeri disebabkan oleh kontraksi rahim.dilatasi serviks,dan distensi perinium.pada studi pendahuluan di PMB Domingas SST.M.Kes pada 14 ibu bersalin kala 1 fase aktif di dapatkan hasil 13 (92,85%) ibu bersalin merasakan nyeri pada saat persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pemijatan rolling massase dan counterpresure massase pada ibu bersalin kala I fase aktif terhadap penurunan skala nyeri pada persalinan kala I fase aktif. Tempat penelitian di laksanakan di PMB Domingas SST.M.kes. Selama 3-4 minggu. Penelitian menggunakan pendekatan Quesi eksperimental dengan two group desain post-test. Berdasarkan hasil uji chi square diperoleh nilai p value 0,05 jika p value < nilai α 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukan adanya pengaruh massage counter pressure terhadap tingkat nyeri ibu bersalin primigravida kala I fase aktif. Hasil : Dari 7 ibu bersalin yang diberikan rolling massage didapatkan 3 ibu bersalin (42,85% dengan nyeri sedang, 3 ibu bersalin (42,85%) dengan nyeri ringan berat dan 1 ibu bersalin (14,2%) dengan nyeri sangat berat. Sedangkan 7 ibu bersalin yang diberikan counterpresure didapatkan 6 ibu bersalin (85,7%) dengan nyeri ringan dan 1 ibu bersalin (14,2%) dengan nyeri sedang. Kesimpulan : Hal ini menunjukan adanya pengaruh pemijatan rolling massage dan counterpressure terhadap tingkat nyeri ibu bersalin kala 1 fase aktif di PMB Domingas SST.M.Kes Surabaya.
Pengaruh Penyuluhan pada Remaja Putri tentang Pentingnya Merawat Personal Hygiene pada Kejadian Keputihan Ratna Sari Dewi; Dovi Dwi Mardiyah Ningsih
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1092

Abstract

Personal hygiene is a practice of maintaining cleanliness physical, and psychological health, low personal hygiene care is a difficult situation to maintain cleanliness. Purpose of study was to determine the effect of counseling on adolescent girls about the importance of taking care personal hygiene in the incidence of vaginal discharge. The research method cross-sectional design with one group pre-and post-test. The population is 37 students aged 18-20 from class X, XI, and XII at SMKN 1 Jombang. Sampling purposive sampling to select a sample of 35 respondents. The independent variable is counseling to adolescents about the importance of taking care of personal hygiene, the dependent variable is the incidence of vaginal discharge, data analysis using T-Test, processing by editing, coding, scoring, and tabulating. The results of study before receiving personal hygiene counseling, more than 19 (59.4%) of 32 respondents reported experiencing vaginal discharge, and 7 of 32 respondents (21.9%) after receiving counseling reported experiencing vaginal discharge. The results T-Test statistic test (row) = 0.000 < (0.05), so that H1 is accepted and H0 is rejected, indicating that there is an effect of counseling on adolescent girls about the importance of taking care personal hygiene in the incidence of vaginal discharge at SMKN 1 Jombang. The conclusion is there is an effect of counseling on adolescent girls about the importance of taking care of personal hygiene in the occurrence of vaginal discharge, parents and teachers must be actively involved in educating adolescents about personal hygiene, reproductive health, especially vaginal discharge.
Pengaruh Perineum Massage terhadap Derajat Laserasi Perineum pada Ibu Bersalin Primipara Lusianah Meinawati
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1093

Abstract

Laserasi perineum merupakan kondisi perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat persalinan. Desain penelitian static group comparism. Populasi pada penelitian ini adalah ibu bersalin primipara yang mengikuti kelas ibu hamil dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di Bidan Praktik Mandiri Lilis Suryawati yang berjumlah 50 responden. Peneliti mengambil sampel berjumlah 50 orang yang terbagi menjadi 25 orang untuk kelompok perlakuan dan 25 orang untuk kelompok kontrol. Prosedur pengambilan sampel ini menggunakan Non Propability Sampling yaitu Purposive Sampling. Analisis pengaruh perinium massage terhadap derajat laserasi pada ibu bersalin primipara maka digunakan uji statistik Mann-Whitney dengan tingkat kepercayaan 95% (α= 0,05). Hasil analisis menunjukkan derajat laserasi perineum pada ibu bersalin primipara dengan laserasi perineum derajat I adalah 20 orang (40%), ibu bersalin primipara dengan robekan perineum derajat II sebanyak 30 orang (60%), tidak ada ibu bersalin primipara yang mengalami laserasi perineum derajat III dan IV. Kesimpulan penelitian Ibu bersalin primipara yang tidak mengalami laserasi perineum adalah ibu yang sudah mendapatkan treatment perinium massage secara teratrur dan rutin pada kelas ibu hamil yang dilakukan sesuai jadwal sedangkan ibu bersalin primipara yang tidak dilakukan perineum massage sebagian besar mengalami laserasi perineum, sehingga pengaruh perinium massage terhadap derajat laserasi perinium.