cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkebidanan204@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 20882505     EISSN : 25804774     DOI : https://doi.org/10.35874/jib.v15i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain lain
Articles 233 Documents
Hubungan Frekuensi Baby Spa dengan Status Gizi Bayi Usia 9-12 Bulan yana eka mildiana
Jurnal Kebidanan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan September 2021
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i2.898

Abstract

Status gizi bayi merupakan ekspresi dari keseimbangan dalam bentuk perwujudan pemenuhan nutrisi untuk bayi yang diindikasikan peningkatan pertumbuhan bayi. Gizi penting diusia tumbuhkembang, namun saat usia 6 bulan mengawali makan makanan padat banyak masalah yang harus dihadapi terutama bayi tidak mau makan. Salah satu cara untuk dapat memperbaiki nafsu makan anak, misalnya dengan metode terbaru yaitu baby spa. Tujuan Penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara frekuensi baby spa dengan status gizi bayi usia 9-12 bulan di Griya Sehat Mombykids Sambong Jombang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan pendekatan analitik kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 9 hingga 12 bulan pada bulan Juni 2021 di Griya Sehat Mombykids, yaitu sejumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel independent adalah frekuensi baby spa dan variabel dependent adalah status gizi bayi usia 9-12 bulan. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar identitas responden, lembar kuesioner dan KMS. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi baby spa sebagian besar dilakukan secara rutin yaitu 22 responden (61,1%) dengan status gizi bayi sebagian besar baik yaitu 12 responden (54,5%). Uji statistik Chi- Square menunjukkan bahwa nilai signifikan p value = 0,006 < α (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan frekuensi baby spa dengan status gizi bayi usia 9-12 bulan di Griya Sehat Mombykids Desa Sambong Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.
Umur dan Paritas Ibu Sebagai Faktor Yang Berhubungan dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah Ratna Indriyani; Herlina Alvianti
Jurnal Kebidanan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan September 2021
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i2.899

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) masih menjadi salah satu faktor penyebab kematian neonatal yang cukup tinggi di Indonesia. Kasus BBLR di Kecamatan Bluto pada tahun 2019 mencapai angka 266. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian BBLR. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita. Subjek penelitian adalah sebagian ibu melahirkan di Kecamatan Bluto pada bulan April sampai dengan Mei 2019. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan menggunakan teknik simple random sampling, ditentukan sampel sebanyak 88 dan diuji dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh usia subjek penelitian berisiko melahirkan bayi BBLR (56,8%), mayoritas paritas subjek penelitian berisiko melahirkan bayi BBLR (67,0%), dan lebih dari separuh bayi lahir dengan BBLR (67,0%). Terdapat hubungan yang bermakna antara usia dan paritas ibu dengan kejadian bayi bBBLR di kecamatan Bluto tahun 2019 (p = 0.001). Umur ibu <20 atau> 35 tahun dan paritas tinggi meningkatkan resiko bayi BBLR. Beberapa faktor lain perlu diteliti untuk mendapatkan informasi faktor resiko BBLR yang komprehensif sekaligus dapat menjadi acuan penentuan strategi untuk menurunkan angka kejadian bayi BBLR.
Hubungan Antara Lama Menjadi Akseptor Kb Suntik 3 Bulan dengan Kejadian Peningkatan Berat Badan Ahmaniyah Ahmaniyah; Fitriah Fitriah
Jurnal Kebidanan Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan September 2021
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v11i2.901

Abstract

Peningkatan berat badan sering dirasakan oleh pengguna akseptor KB suntik 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menjadi akseptor KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Kalianget per tahun 2019 (N=1128). Sampel penelitian adalah sebagian akseptor KB suntik 3 bulan (n=124) dengan menggunakan metode simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji Spearman's rho untuk mengetahui hubungan antar dua variabel. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 79,8% pengguna akseptor KB suntik 3 bulan mengalami kenaikan berat badan. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara lamanya menjadi akseptor KB suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan (p=0,032). Hampir seluruhnya pengguna akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Kalianget mengalami peningkatan berat badan. Ada hubungan antara lamanya menjadi akseptor KB suntik 3 bulan dengan kejadian peningkatan berat badan sejak tahun pertama pemakaian. Penelitian lebih lanjut tentang mekanisme kenaikan berat badan pengguna akseptor KB suntik 3 bulan perlu dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas tentangn pemeran utama penyebab kenaikan berat badan tersebut.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri tentang Aborsi Nurhafni Nurhafni
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.981

Abstract

Aborsi merupakan berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu. World Health Organization (WHO, 2011) memperkirakan ada 20 juta kejadian aborsi tidak aman (unsafe abortion) di dunia, 9,5% (19 dari 20 juta tindakan aborsi tidak aman) diantaranya terjadi di negara berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Aborsi di SMA Negeri 3 Binjai Tahun 2021 berdasarkan pengetahuan, sumber informasi, kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan populasi sebanyak 79 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode simple random sampling dan instrumen penelitian dengan lembar kuesioner. Kemudian dilakukan pengolahan data dengan metode editing, coding, tabulating dan scoring. Hasil penelitian diperoleh data, berdasarkan pengetahuan mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 36 responden (45,6%), berdasarkan sumber informasi mayoritas berpengetahuan kurang memperoleh informasi dari media cetak sebanyak 19 responden (24%), berdasarkan kegiatan ekstrakurikuler mayoritas berpengetahuan kurang yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebanyak 20 responden (25,4%). Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pengetahuan, sumber informasi, dan kegiatan ekstrakulikuler mayoritas berpengetahuan kurang. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang aborsi. Kepada remaja putri diharapkan supaya lebih mencari informasi tentang aborsi agar dapat mengetahui dan tidak melakukan aborsi.
Upaya Peningkatan Produksi ASI melalui Pijat Woolwich dan Massage Rolling pada Ibu Nifas 1 Minggu Post Partum Nurlia Isti Malatuzzulfa; Lusianah Meinawati; Hidayatun Nufus
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.999

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan pemberian ASI eksklusif adalah rendahnya tingkat kepercayaan ibu bahwa produksi ASI ibunya tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayinya. Upaya yang dapat dilakukan untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas 1 minggu post partum yaitu dengan memberikan pijat Woolwich dan Massage rolling dalam keadaan santai. Tujuan menganalisis kombinasi metode pijat Woolwich dan Massage Rolling untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas 1 minggu post partum. Desain penelitian quasi eksperimental design. Pada penelitian ini dua kelompok eksperimen diberikan perlakuan dengan memberikan pijat Woolwich dan kelompok lain diberikan perlakuan massage rolling. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas 1 minggu post partum di Wilayah Kerja Bidan Lilis Suryawati Kabupaten Jombang. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode consecutive sampling jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan perbandingan 1:1 dimana 15 ibu nifas sebagai kelompok pijat Woolwich, dan 15 kelompok diberikan massage rolling. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon di dapatkan p-Value 0,000 dan 0,004. Dari nilai p-Value yaitu 0,000 (<0,005) menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara kedua metode pijat Woolwich dan massage rolling terhadap peningkatan produksi ASI. Pemberian kombinasi pijat Woolwich dengan Massage rolling lebih efektif meningkatkan produksi ASI. Bidan mengajarkan kepada ibu dan keluarga untuk meningkatkan produksi ASI sehingga cakupan pemberian ASI eksklusif dicapai di bidang Pusat Kesehatan Penelitian.
Pengaruh Pemberian Terapi Non Farmakologi terhadap Nyeri Persalinan Irma Agustiani Nursafitri
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1006

Abstract

Persalinan merupakan keadaan alami yang terjadi pada wanita, dan pada prosesnya dapat mengakibatkan rasa sakit yang hebat, dan nyeri yang sangat sakit dapat juga dialami oleh sebagian wanita, dimana nyeri persalinan ini dapat memicu rasa cemas, ketakutan dan kepanikan pada ibu. Tujuan penulisan telaah literature ini adalah untuk mereview citasi evidence manajemen nyeri nonfarmakaologi pada nyeri persalinan. Metode yang digunakan telaah literature dengan mengumpulkan 10 artikel dari sumber database yaitu Google scholar dan science direct dengan kata kunci penelusuran literature “nyeri persalinan dan terapi nonfarmakologi yang terbit pada 5 tahun terakhir. Hasil telaah literature dari 10 artikel yang telah dilakukan ditemukan sebagian besar adanya pengaruh pemberian terapi nonfarmakologi terhadap nyeri persalinan dan ditemukan adanya perbedaan signifikan pada ibu yang mendapatkan terapi non farmakologi dan yang tidak menerima terapi nonfarmakologi. Kesimpulan berdasarkan telaah literature artikel hasil penelitian ditemukan hasil bahwa terdapat adanya pengaruh pemberian terapi nonfarmakologi terhadap nyeri persalinan, karena terapi ini sangat efektif dalam menurunkan nyeri persalinan, hemat biaya dan mudah dilakukan.
Analisis Kadar Hemoglobin pada Masa Menstruasi (Literature Review) Zainul Arifin
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1007

Abstract

Hemoglobin merupakan biomolekul yang dapat mengikat oksigen dan mengandung zat besi ( Fe ). Apabila hemoglobin mengambil oksigen dari paru - paru maka oksigen akan dilepaskan pada saat eritrosit melewati pembuluh darah kapiler. Tujuan literature review ini untuk mengetahui kadar hemoglobin saat menstruasi. Metode yang digunakan desain literature review yang memakai format PICOS (Population/problem, Intervention, Comparation, Outcome, and Study design) dengan menggunakan sumber jurnal nasional dan internasioal dari berbagai database dengan menentukan kriteria inklusi dan eksklusi. Literature Review ini dengan menelaah 5 jurnal yang sesuai dengan topik analisis kadar hemoglobin pada masa menstruasi. Sumber data pencarian di beberapa database yaitu Google Scholar, NCBI, Science Direct. Hasil yang diperoleh dari database Google scholar, NCBI dan Science Direct sebanyak 1755 jurnal kemudian disaring lagi untuk jurnal dalam kurun waktu 5 tahun terakhir dengan permasalahan yang sama dan didapatkan 5 jurnal. Pengambilan sampel menggunakan eksperimen semu, cross sectional. Dilakukan pemeriksaan menggunakan alat hematology analyzer dan Hb sahli kemudian dikelompokkan sesuai kriteria eksklusi dan inklusi. Hasil analisis dari kelima jurnal yang di telaah didapatkan hasil rata-rata kadar hemoglobin kurang dari normal. Kesimpulan Berdasarkan Literature Review analisis kadar hemoglobin pada masa menstruasi didapatkan hasil kadar hemoglobin kurang dari normal.
Faktor Predisposisi Perilaku Ibu dalam Pemberian ASI Ekslusif Siti Anisak; Ellyati Farida; Rodiyatun Rodiyatun
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1009

Abstract

ASI adalah makanan terbaik yang mengandung nutrisi terlengkap dan sangat dibutuhkan dalam periode awal kehidupan. Perilaku tidak memberikan ASI Ekslusif pada bayi akan berdampak panjang bagi kesehatan anak selanjutnya. Perilaku kesehatan menurut Lawrence Green dipengaruhi oleh tiga faktor yakni faktor predisposisi, faktor pemungkin serta faktor penguat. Tujuan penelitian yakni menganalisis faktor predisposisi yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pemberian ASI Ekslusif di wilayah Puskesmas Bangkalan dengan desain penelitian Cross-sectional, populasinya adalah ibu yang mempunyai bayi usia 7 sampai 12 bulan. Sampel diambil dengan tehnik Cluster Random Sampling. Kriteria inklusinya adalah ibu yang mempunyai bayi usia 7 sampai 12 bulan, bersedia menjadi responden dan bertempat tinggal di kecamatan Bangkalan. Sedangkan kriteria eksklusinya adalah ibu yang tidak bersedia menjadi responden. Selanjutnya dilakukan pengumpulan data dan pengisian kuisioner. Data yang terkumpul dianalisa dengan uji Chi Square dan regresi logistik. Faktor predisposisi yang berpengaruh terhadap perilaku pemberian ASI ekslusif adalah faktor umur, pendidikan, budaya, pengetahuan dan sikap. diperlukan dukungan suami dan peran ayah sebagai penjabaran budaya patriarki untuk peningkatan perilaku pemberian ASI ekslusif di masyarakat madura.
Pengaruh Pijat Oketani terhadap Pencegahan Bendungan Asi pada Ibu Postpartum Nurfadillah Nurfadillah; Dewita Dewita; Nora Veri; Henniwati Henniwati
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1011

Abstract

Data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2015 menyebutkan bahwa terdapat ibu nifas yang mengalami bendungan ASI sebanyak 35.985 atau (15.60 %) ibu nifas. Pada tahun 2016 ibu nifas yang mengalami bendungan ASI sebanyak 77.231 atau (37.12 %) ibu nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oketani terhadap kejadian bendungan ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan metode Quasi eksperimen dengan desain Post test only with control group, dimana penelitian dibagi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Observasi dilakukan pada kedua kelompok setelah diberi perlakuan (Posttest), untuk mengetahui kejadian bendungan ASI pada ibu postpartum. Kelompok intervensi dilakukan pijat oketani selama 3 hari berturut-turut dengan durasi waktu 30 menit. Sedangkan kelompok kontrol tidak diberi intervensi. Pada hari ke-4 dilakukan observasi pada kedua kelompok. Jumlah sampel 32 responden dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Analisa data yang digunakan independent t-test. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan gejala bendungan ASI antara kelompok kontrol dan kelompok pijat oketani dengan nilai p=0.000. Dengan demikian hipotesis penelitian ini adalah ada pengaruh pijat oketani terhadap pencegahan bendungan ASI pada ibu postpartum, terbukti mayoritas ibu postpartum yang diberi intervensi pijat oketani mengalami gejala bendungan ASI yang lebih sedikit dibandingkan dengan ibu postpartum yang hanya dilakukan pengamatan gejala bendungan ASI.
The Pengaruh Pendamping Persalinan terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Ibu Primigravida Cut Mutiah; Lismawati Lismawati; Isnaini Putri; Dewita Dewita; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1012

Abstract

Respon ibu terhadap nyeri dapat menyebabkan melemahnya kontraksi rahim dan berakibat pada persalinan yang lama bahkan kematian. Kehadiran suami maupun pendampingan persalinan oleh keluarga membuat persalinan menjadi lebih singkat dan mengurangi nyeri kala I persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendamping persalinan terhadap penurunan nyeri persalinan pada ibu primigravida di wilayah kerja Puskesmas Manyak Payed. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Experimental menggunakan desain comparative study. Pemilihan sampel dengan consecutive sampling berjumlah 36 ibu bersalin. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Manyak Payet . Perlakuan diberikan saat nyeri persalinan kala I fase aktif (2 jam setelah pembukaan servik 4 cm). Pengukuran intensitas nyeri menggunakan Skala Nyeri Visual Bourbonis dilakukan pada kedua kelompok setelah diberi perlakuan (post-test). Uji statistik menggunakan Independent t test. Hasil Rerata skala nyeri pendampingan suami 5.61±1.037 (nyeri sedang) lebih rendah dibandingkan pendampingan keluarga 7.06±1.305 (nyeri berat) dengan selisih rerata 1.444 ± 0.393. Hasil uji independent t test menunjukkan t hitung > t tabel [3.677>2.032;34] dengan nilai p=0.001. Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pendampingan suami terhadap penurunan nyeri persalinan pada ibu primigravida. Persalinan yang didampingi oleh suami dapat mengurangi nyeri selama persalinan dibandingkan dengan pendampingan keluarga.