Nusantara Innovation Journal
The Nusantara Innovation Journal aims to publish research papers in social sciences, encompassing public policy, economics, management, education, psychology, language, and culture, to enhance human resource development in East Kalimantan province.
Articles
39 Documents
AKUNTABILITAS PUBLIK MELALUI BUDAYA ORGANISASI DAN IKLIM ETIKA PUBLIK DARI PERSPEKTIF PEGAWAI
Syahrani, Muchlis
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i1.10
Akuntabilitas layanan publik menjadi orientasi bersama. Perancangan sistem pelayanan publik yang akuntabel memerlukan landasan norma dan nilai Tujuan penelitian adalah menganalisis peran budaya organsiasi dan iklim etika publik untuk membangun akuntabilitas publik..Metode penelitian explanatory survei secara acak terhadap layanan publik baik kantor dinas di Kalimantan timur dengan melibatkan 321 Pegawai ASN yang dipilih secara acak. Analisis data menggunakan SEM. Hasil penelitian menunjukan budaya organsiasi membentuk dan mengarahkan perilaku para pegawai. Etika dan budaya memiliki hubungan positif dan keduanya menjadi dasar bagi penerapan prinsip-prinsip kerja yang mengarahkan para pegawai pada tuntutan akuntabilitas. Budaya dan iklim etika publik mempengaruhi upaya untuk membangun akuntabilitas dari perspektif pegawai. Implikasi teoritsis yaitu pentingnya perspektif pegawai untuk memahami kedudukan budaya organsiasi dan iklim etika publik dalam mewujudkan akuntabilitas. Implikasi praktis yaitu memperluas pemahaman tentang budaya orgnisasi dan etika dari perspektif pegawai sebagai tuntutan bagi orgnisasi.
TANTANGAN BONUS DEMOGRAFI BAGI PEMERINTAH
Aprianti, Dian Irma;
Suyanto, Suyanto;
Choirudin, Sugeng
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i1.12
Indonesia beberapa tahun kedepan, tepatnya tahun 2030 -2040 akan melalui satu fase yang disebut dengan bonus demografi. Suatu keadaan dimana usia produktif akan berlimpah melebihi usia non produktif. Indonesia akan mengalami beban demografi ketika porsi penduduk usia kerja menurun, dan akan menjadi masalah potensial. Periode ketika bonus demografi berakhir dan menurunnya proporsi penduduk usia kerja yang menyebabkan masalah ekonomi disebut tanggung jawab demografis atau beban demografi. Jepang adalah contoh nyata dari negara yang mengalami masalah ini dan sebagian besar Negara-negara Eropa akan mengalami masalah ini di tahun-tahun mendatang. Satu hal yang dapat diterapkan oleh Pemerintah Indonesia adalah percepatan penanaman modal asing dan dalam negeri, khususnya pada industri padat karya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TURNOVER INTENTION BAGI PNS YANG DITEMPATKAN DI WILAYAH TERPENCIL DAN KAWASAN PERBATASAN: (TINJAUAN LITERATUR)
Hernawaty, Hernawaty
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i1.13
Salah satu pemicu masalah Penyebaran PNS yang tidak merata di Indonesia adalah tingkat perputaran PNS yang cukup tinggi khususnya di wilayah terpencil dan kawasan perbatasan. Hal ini dikarenakan beberapa alasan seperti kondisi geografis yang tidak didukung dengan akses jalan yang nyaman, sarana transportasi yang minim, dan biaya hidup yang tinggi yang tidak sebanding dengan penghasilan dan kemungkinan terdapat faktor lain yang membuat pegawai memiliki niat ingin berpindah dari Pemerintah daerah di kawasan Perbatasan yang tentu saja hal ini menjadi masalah yang serius untuk Pemerintah kawasan Perbatasan dan daerah terpencil. Jika melihat fenomena yang terjadi dikawasan perbatasan penyebab turnover intention terkait dengan kepuasan kerja, stres kerja, kecerdasan emosional dan quality of work life. Berdasarkan kajian literatur dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja secara signifikan memediasi hubungan stres kerja, kecerdasan emosional pegawai maupun quality of worklife dan turnover intention
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK
Pratiwi, Sari;
Faradila, Naila;
Iashania, Yunida
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i1.14
Sebuah organisasi harus memiliki kekuatan dalam menghadapi pesaingpesaingnya. Salah satu yang dapat mendukung adalah aset sumber daya manusianya (SDM). SDM mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan perusahaan. Walaupun didukung dengan sarana dan prasarana, serta sumber dana yang menjanjikan, tetapi tanpa dukungan SDM yang handal, kegiatan perusahaan tidak akan terselesaikan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa SDM merupakan kunci pokok yang harus diperhatikan dengan segala kebutuhannya. Pengembangan sumber daya manusia, bertujuan untuk lebih memudahkan terwujudnya tujuan organisasi, sebab berkualitasnya sumber daya manusia dianggap mampu dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pegawai di dalam suatu organisasi. Penelitian ini menganalisis dari penelitian yang sedang dilakukan terhadap topik khusus atau pertanyaan terhadap suatu bagian dari keilmuan terkait pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia khususnya di lingkungan pemerintahan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui studi literatur baik yang berasal dari jurnal penelitian terdahulu, artikel, buku, maupun dokumen terkait. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat bisa dimulai dari kegiatan rekutmen dalam penyelenggaraan Aparatur Negara dan pemerintahan yang baik, pemerintah berkewajiban melakukan upaya pengembangan SDM aparatur secara berkelanjutan dan memberikan langkah-langkah yang tepat dalam peningkatan kualitas SDM aparaturnya yaitu dengan pendidikan dan pelatihan pegawai agar hasil kerja pegawai akan sesuai dengan ekspektasi masyarakat dan organisasi, namun fenomena saat ini masih kurangnya sumber daya aparatur yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan kedinasan sehingga mengakibatkan terjadinya kesenjangan antara ketentuan jabatan dengan kemampuan yang dimiliki aparatur oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur perlu menyiapkan Pendidikan dan pelatihan guna pengembangan SDM agar masyarakat mendapatkan kepuasan dalam pelayanan.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DAN ARAH KEBIJAKANNYA : (SEBUAH LITERATURE REVIEW)
Lastiwi, Danarsiwi Tri;
Suryono, Fajar;
Nihayati, Badi’ Zulfa
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): December
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i1.15
Pola pengembangan pegawai pada dasarnya bertujuan untuk memastikan keberlangsungan dan memelihara kemampuan pegawai sehingga memenuhi kualifikasi yang diprasyaratkan sehingga dapat memberi kontribusi optimal bagi organisasi. Namun, pada umumnya permasalahan muncul ketika upaya pengembangan kompetensi telah dilakukan, justru terjadi kebuntuan pada saat menentukan arah kebijakan selanjutnya. Perlu dilakukan strategi pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pada arah pengembangan pola karier yang sesuai dengan kompetensi. Dalam artikel ini penulis melakukan review literatur terhadap strategi pengembangan kompetensi ASN melalui jurnal Indonesia yang terindeks Google Scholar dalam 5 tahun terakhir. Strategi yang dimaksud adalah yang dilakukan dengan metode pendekatan fungsi manajemen POAC, dimulai dari tahapan perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), aktualisasi (actuating) dan pengawasan (controlling). Metode analisis content digunakan dalam studi ini. Ditemukan 156 tulisan tentang ASN dan POAC yang terindeks Google Scholar dari tahun 2018 – 2022. Setelah dilakukan penyaringan berdasar jenis naskah, kesesuaian topik dan tujuan penelitian, maka diperoleh 14 artikel tentang ASN dan POAC yang dapat memberikan arah pola pengembangan pegawai berdasar kajian ilmiah yang telah dilakukan.
KAJIAN TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA TOL BALIKPAPANSAMARINDA PASCA KENAIKAN TARIF
Tahrir , Muhammad;
Ramadan, Laode Muh Asdiq Hamsin;
Fatiqin, Awalul;
Sukendar, Windu
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i2.16
Terpilihnya Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi kalimantan Timur sebagai Ibukota Negara baru Republik indonesia secara tidak langsung memberi dampak terhadap perkembangan berbagai sektor di Provinsi Kalimantan Timur. Kota Samarinda dan Kota Balikpapan sebagai pusat penggerak roda perekonomian di Kalimantan Timur memiliki jalur tol sebagai jaringan jalan alternatif untuk memastikan pergerakan orang, barang dan jasa tidak mengalami berbagai kendala. Jalan Tol sebagai jalur alternatif, sesuai Undang-Undang nomor 38 tahun 2004 tentang jalan disebutkan bahwa pengguna jalan tol dikenakan kewajiban membayar tol yang digunakan untuk pengembalian investasi, pemeliharaan dan pengembangan jalan tol. Pasal ini menunjukan adanya kewajiban konsumen sebagai pengguna jalan tol untuk membayar tarif tol. Persepsi masyarakat sebagai pengguna jalan yang menjadikan jalan tol sebagai jalan alternatif adalah dengan biaya yang dikeluarkan akan memberikan nilai berupa penghematan dalam biaya operasional kendaraan dan waktu, kenyamanan, keamanan dan fasilitas penunjang. Adanya kebijakan terbaru terkait naiknya tarif Tol Balikpapan-Samarinda mulai tanggal 26 April 2023 tentu berdampak pada meningkatnya biaya yang harus dikeluarkan oleh para konsumen pengguna jalan tol, untuk mengetahui dampak kenaikan tarif tol terbaru tersebut terhadap tingkat kepuasan masyarakat pengguna jalan Tol Balikpapan-Samarinda maka dilakukan penelitian tentang tingkat kepuasan pengguna tol pasca kebijakan kenaikan tarif terbaru tol Balikpapan-Samarinda.
KAJIAN SOSIOLOGI DAN KOMUNIKASI PADA KARAKTER BERAKHLAK ASN
Pribadi, Dian Pratiwi;
Fardila, Ucik Ana
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i2.18
Karakter BerAKHLAK disusun dan disampaikan di pembekalan Aparat Sipil Negara (ASN) sejak tahun 2022 sebagai upaya memenuhi tuntutan tata kelola ASN berkualitas. Karakter ini disusun untuk memenuhi tuntutan peningkatan tata kelola ASN. Penelitian ini berupaya mengkaji sosiologi komunikasi dari setiap karakter berdasarkan panduan perilaku dan perwujudan perilaku tercantum dalam Buku Saku Karakter BerAKHLAK disusun oleh Badan Kepegawaian Negara. Penelitian dilakukan dengan metode kajian pustaka untuk menghasilkan deskripsi detail pada setiap karakter, dan kemudian mengkaji keseluruhan karakter secara komprehensif dari teori utama maupun teori pendukung lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: setiap karakter BerAKHLAK memiliki potensi meningkatkan kualitas tata kelola ASN. Penjabaran ini dapat dijelaskan dengan kajian Sosiologi dan Komunikasi, terutama dalam teori Sosiologi Kerja dan Komunikasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Upaya kritik dilakukan terhadap dinamika pengukuran kualitas kinerja ASN pada dua karakter, yaitu Akuntabilitas danKompeten. Upaya kritik juga dilakukan karena ketidakadaan faktor keseimbangan antara pegawaian dan kehidupan personal serta ketidakadaan faktor penjaminan kesehatan fisik dan mental pada karakter BerAKHLAK.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Faradila, Naila;
Pratiwi, Sari;
Iashania, Yunida
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i2.19
Sumber daya manusia mempunyai kedudukan dan peran yang sangat penting ketika suatu organisasi bertransformasi. Pegawai merupakan salah satu dari alat produktivitas untuk melaksanakan tujuan organisasi, sebab tanpa adanya pegawai maka suatu organisasi tidak dapat mencapai tujuannya dengan baik. Mengingat pentingnya pegawai yang didukung oleh peranan sang pemimpin, dimana pemimpin harus mampu melihat, mengamati dan memahami keadaan dalam organisasi. Gaya kepemimpinan dalam organisasi juga memegang peranan yang sangat penting bagi pencapaian tujuan organisasi. Dalam organisasi pemerintah , seorang pemimpin memegang peranan yang penting dalam perkembangan reformasi birokrasi di Indonesia, dimana salah satu tujuan organisasi tersebut adalah melakukan transformasi birokrasi menjadi lebih baik. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang kaya minyak, gas, dan batubara, ditambah dengan potensi kehutanan, pertanian dan perikanan yang sangat besar merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menunjukkan transformasi kepemimpinan dalam beberapa tahun belakangan ini. Gaya kepemimpinan yang memiliki pengaruh cukup besar bagi kinerja pegawai dalam organisasi pemerintahan di Provinsi Kalimantan Timur adalah gaya kepemimpinan partisipasif.
ANALISIS KETAHANAN PANGAN BERAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2023-2032
Ramadan, Laode Muh Asdiq Hamsin;
Alim, Nurmaranti;
Tahrir, Muhammad
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i2.20
Konsumsi beras rata-rata penduduk Indonesia mencapai 139,15 kilogram per kapita per tahun. Tingginya konsumsi beras suatu wilayah akan berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah populasi pada suatu daerah tersebut. Provinsi Kalimantan Timur menjadikan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari konsumsi beras per kapita masyarakat rata-rata 89,5 kg/tahun. Kebutuhan Provinsi Kalimantan Timur beras pada tahun 2025 diperkirakan lebih dari 535.000 ton. Kajian ini dilakukan melalui analisis mendalam terhadap berbagai dokumen pembangunan di Kalimantan Timur dan berbagai literatur lain yang relevan. Berbagai kecenderungan ke depan seperti jumlah penduduk, pola konsumsi dan lain-lain dengan perhitungan menggunakan data yang tersedia. Hasil kajian yang diperoleh menunjukkan bahwa Provinsi KALTIM mengalami defisit beras hingga tahun 2032 dengan rata-rata defisit sebesar -528.826,11 ton/tahun. Kebijakan skenario 1 yaitu Intensifikasi lahan sawah dengan asumsi produksi padi meningkat hingga 30%, dapat menurunkan defisit beras yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 21%. Kebijakan skenario 2 yaitu Ekstensifikasi lahan sawah dengan mencetak lahan sawah baru 2 kali lipat dari jumlah lahan sawah yang sudah ada, dapat menurunkan defisit beras yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 40% Kebijakan skenario 3 yaitu mengurangi konsumsi beras masyarakat KALTIM sebesar 10% per tahun, dapat menurunkan defisit beras * Korespondensi: Muhammad Tahrir E-mail: mtahrir26@gmail.com yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 24%. Kebijakan skenario 4 yaitu kombinasi dari ketiga skenario (1, 2, dan 3 ), dapat menurunkan defisit beras yang akan terjadi hingga tahun 2032 sebesar 65%.
PENINGKATAN KOMPETENSI ASN MELALUI SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA
Choirudin, Sugeng;
Suyanto, Suyanto;
Aprianti, Dian Irma
Nusantara Innovation Journal Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70260/nij.v1i2.21
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Sistem Informasi Sumber Daya Manusia terhadap kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negera, adapun penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan mengangkat fenomena yang terjadi di lapangan. Sistem informasi Pegawai atau yang dikenal dengan SIMPEG memiliki pengaruh yang signifikan bagi pengembangan karir pegawai, kedisipilinan pegawai serta pelaporan kerja pegawai. Pemerintah telah menerbitkan aplikasi yang selalu dikembangkan mengikuti kebutuhan penggunannya. SIMPEG ini sendiri telah bertansformasi sampai SIMPEG 5, yang artinya pengembangan aplikasi ini menyesuikan perkembangan zaman dan kebutuhan