cover
Contact Name
Ahmad Imam Muzaki
Contact Email
hamkajurnal@gmail.com
Phone
+6282246224516
Journal Mail Official
hamkajurnal@gmail.com
Editorial Address
jalan Prof.Hamka Kibing, Kec. Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau 29424
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Hamka ilmu pendidikan islam
ISSN : -     EISSN : 28298705     DOI : -
HAMKA Journal of Educational Sciences (E-ISSN 2829-8705) is a quality open access peer-reviewed research journal published by The STIT Internasional Muhammadiyah Batam Indonesia. The focus and scope of this journal are on Early Childhood Islamic Education, and Arabic Language Education. Jurnal Hamka is published twice a year [July and December], is an Indonesian peer-reviewed journal, and specializes in Early Childhood Islamic Education and Arabic language. All submitted papers must go through a double-blind review process. This is to ensure the quality of manuscripts published in the journal.
Articles 99 Documents
Konsep Kepemimpinan Pendidikan Islam dalam Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini dea pradita widyanto , Arifuddin jalil
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2025): edisi july 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the concept of leadership in Islamic education and its relevance to advancing early childhood education (ECE). Using a descriptive-analytical approach and a library research method, this article explores core values in Islamic leadership such as trustworthiness (amanah), exemplary conduct, consultation (shura), and spiritual responsibility. These values are analyzed within the context of early childhood education practices that emphasize character formation and moral development from an early age. The findings indicate that the application of Islamic educational leadership concepts can foster the creation of a religious, enjoyable, and holistic learning environment. Leaders of ECE institutions who implement Islamic leadership principles have the potential to enhance teacher quality, strengthen collaboration between teachers and parents, and cultivate Islamic character in children. Thus, Islamic leadership plays an essential role in integrating religious values into the process of early childhood education in a sustainable manner. Keywords: Islamic Leadership, Islamic Education, Early Childhood, ECE, Spiritual Values
INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN TEBAK & TERKA DAN LARI ESTAFET PADA ANAK USIA DINI wati, Fatmawati; yono, suyono; pida, hapida
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika pada anak usia dini memiliki peran penting dalam menumbuhkan kemampuan berpikir logis, kritis, serta melatih daya ingat dan konsentrasi. Namun, agar pembelajaran lebih bermakna dan sesuai dengan dunia anak, diperlukan pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan interaktif. Salah satu bentuk inovasi yang dapat diterapkan adalah melalui permainan edukatif Tebak & Terka dan Lari Estafet, yang dirancang untuk mengenalkan konsep matematika dasar secara alami dan menarik. Permainan Tebak & Terka menggunakan media kartu atau gambar untuk menstimulasi anak mengenal angka, pola, serta hubungan kuantitatif secara visual dan verbal. Aktivitas ini membantu mengembangkan kemampuan berhitung, penalaran, dan komunikasi matematis anak melalui kegiatan bermain sambil belajar.Sementara itu, permainan Lari Estafet menggabungkan unsur motorik kasar dengan kegiatan berhitung. Dalam permainan ini, anak berlari menuju pos sambil menjawab pertanyaan matematika sederhana, seperti penjumlahan atau pengenalan angka. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep matematika, tetapi juga melatih koordinasi tubuh, kerja sama tim, dan sikap sportivitas. Penerapan kedua permainan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat dihadirkan secara lebih hidup, dinamis, dan bermakna bagi anak. Melalui pendekatan yang inovatif, guru dapat menumbuhkan minat belajar anak, meningkatkan partisipasi aktif di kelas, serta memudahkan dalam penyampaian konsep-konsep matematika secara variatif dan kontekstual. Dengan demikian, permainan Tebak & Terka dan Lari Estafet menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan aspek kognitif, sosial, dan motorik anak usia dini secara terpadu. Kata Kunci: Pembelajaran Matematika, Anak Usia Dini, Permainan Edukatif, Tebak & Terka, Lari Estafet.
Pengembangan Inovasi Kurikulum untuk Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Komunikasi Efektif Jalil, Arifuddin jalil
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan inovasi kurikulum untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis komunikasi efektif merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman. Kurikulum berbasis komunikasi efektif dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, beretika, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam, baik dalam konteks kehidupan sehari-hari maupun lingkungan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan, merancang, dan mengimplementasikan model kurikulum yang mendukung pengembangan keterampilan komunikasi, dengan pendekatan tematik dan kolaboratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang meliputi studi literatur, analisis kebutuhan, dan pengujian kurikulum melalui implementasi terbatas di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dengan konsep komunikasi efektif dapat meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman materi, serta kemampuan mereka untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam interaksi sosial. Selain itu, kurikulum yang dirancang juga memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pendukung pembelajaran, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan kontekstual. Kata Kunci: Pengembangan, Inovasi Kurikulum, Pendidikan Agama Islam, Komunikasi Efektif, Pembelajaran Interaktif
Efektivitas Metode Komunikatif dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Siswa Madrasah Pratama, Andri; agustar, Agustar
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2025): edisi july 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Arab memegang peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan, terutama di lingkungan madrasah. Sebagai bahasa utama Al-Qur’an dan Hadis, kemampuan berbahasa Arab menjadi bekal penting bagi siswa untuk memahami sumber-sumber ajaran Islam secara utuh. Namun, kenyataannya masih banyak siswa madrasah yang mengalami kesulitan ketika harus berbicara menggunakan bahasa Arab atau mengembangkan keterampilan mahārah al-kalām. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana metode komunikatif atau Communicative Language Teaching (CLT) dapat membantu meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswa madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan model pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Batam, yakni satu kelas eksperimen yang diajar menggunakan metode komunikatif, dan satu kelas kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes berbicara, observasi selama pembelajaran, dan wawancara dengan siswa serta guru, kemudian dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode komunikatif memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa. Rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen mencapai 81,3, sedangkan pada kelas kontrol hanya 72,1. Uji statistik (t-test) menghasilkan nilai signifikansi 0,003 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan nyata antara kedua kelas. Selain peningkatan nilai, penerapan metode komunikatif juga membuat siswa lebih aktif, lancar, dan percaya diri saat berbicara menggunakan bahasa Arab dalam situasi nyata di kelas. Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode komunikatif sangat efektif diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah. Pendekatan yang menekankan pada komunikasi langsung dan interaksi antarsiswa ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar siswa. Oleh karena itu, guru bahasa Arab diharapkan dapat terus mengembangkan dan memodifikasi metode komunikatif ini secara kreatif agar pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi siswa. Kata Kunci: Bahasa Arab, Metode Komunikatif, Kemampuan Berbicara, Mahārah al-Kalām, Madrasah.
PENERAPAN METODE REPEATED INTERACTIVE READ ALOUD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA RESEPTIF DAN EKSPRESIF PADA ANAK USIA DINI DI RA AR-RUM BATAM Syahrial , Eri Syahrial; Yuniati, Devi Yuniati
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2025): edisi july 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Receptive and expressive language skills are important aspects in early childhood development that serve as the foundation for early communication and literacy skills. However, in learning practices in early childhood education institutions, children are still found to be less able to understand spoken language and express ideas verbally. This study aims to describe the use of the Repeated Interactive Read Aloud method in improving receptive and expressive language skills in early childhood. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. The research subjects were group B children at one of  the early childhood islamic education institutions, RA AR-RUM Batam. Data collection techniques were carried out through observation and interviews. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the application of the Repeated Interactive Read Aloud method can improve children's receptive and expressive language skills, such as understanding new vocabulary and story content, the ability to ask questions, answer questions, and retell the story content. This method creates an interactive, fun learning atmosphere and encourages active participation of children.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI METODE BERMAIN KARTU KATA Muzaqi, Ahmad Imam Muzaqi; Maysun, Siti Nuriyah
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 01 (2025): edisi july 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the rapidly developing abilities of children during preschool age is language skills. Language acquisition is closely related to cognitive abilities. A child's speech structure reflects their thinking structure. Good language skills will help them adapt to their environment and become communicative individuals. These language skills include listening, speaking, reading, and writing. The purpose of this study was to improve learning outcomes in early reading skills through word card games for children aged 5-6 at PAUD A Al Qolam Preschool. This study was a classroom action research model following the Kemmis and Taggart model. This study included two cycles, each with four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The results showed a significant increase in early reading skills in Group B students. This was indicated by an increase in percentages from the pre-cycle, cycle I, and cycle II in the learning process carried out through word card games. Thus, it can be concluded that the research hypothesis, which states that word card games can improve children's reading skills, is supported.
STUDI ANALISIS KONTEN KANAL YOUTUBE LEARN WITH ZAKARIA PADA TEMA KOSAKATA BAHASA ARAB TINGKAT PEMULA lestari, gestalestari
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode yang digunakan dalam konten kanal youtube learn with Zakaria pada tema kosakata Bahasa arab Tingkat pemula. Metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan bersifat deskriptif analisis, adapun objek penelitian akan diamati dengan cara virtual. Penelitian pada analisis konten bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak dalam media massa. Fokus penelitian ini adalah menganalisis konten video pengajaran Bahasa Arab di kanal youtube learn with Zakaria khususnya pada konten kosakata Bahasa Arab. Peneliti melakukan pengamatan terhadap konten tersebut dengan cara mengklasifikasikan menggunakan tabel yang dikelompokkan berdasarkan judul, pembahasan  materi,  durasi,  dan  sumber  materi.  Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada konten arabic numbers for kids, dihasilkan bahwa kanal youtube learn with Zakaria memiliki potensi untuk dijadikan sebagai media atau  referensi  belajar  kosakata Bahasa Arab  karena memiliki  beberapa  kelebihan. Kelebihannya adalah sebagian besar konten pada kanal learn with Zakaria memiliki durasi yang singkat sehingga tidak membuat bosan, seluruh kontennya juga disajikan dengan visual yang menarik, dan konten pada kanal ini disampaikan langsung oleh native speaker yang memiliki pelafalan Bahasa Arab yang akurat. Oleh karena itu, kanal learn with Zakaria dirasa sangat bagus untuk dijadikan sumber belajar kosakata Bahasa Arab bagi anak-anak.
TEBAK & TERKA DAN LARI ESTAFET: MATEMATIKA ANAK USIA DINI Siregar, Torang Siregar
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika pada anak usia dini memegang peran penting dalam pengembangan kognitif, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan sosial anak. Agar proses pembelajaran lebih efektif, diperlukan metode yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Permainan Tebak & Terka dan Lari Estafet merupakan metode yang dapat mengenalkan konsep matematika dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Permainan Tebak & Terka menggunakan kartu tebak kata yang membantu anak mengenal simbol bilangan, pola, dan konsep dasar matematika lainnya. Aktivitas ini mendorong kemampuan berhitung, pemecahan masalah, komunikasi, serta interaksi sosial. Sementara itu, permainan Lari Estafet memadukan aktivitas fisik dengan pembelajaran matematika, di mana anak berlari sambil menghitung bilangan dan menjawab soal matematika. Metode ini tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif, tetapi juga mengembangkan kemampuan motorik kasar, kerja sama tim, dan sportivitas. Implementasi kedua permainan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan, interaktif, dan bermanfaat bagi perkembangan anak secara menyeluruh. Dengan pendekatan yang kreatif dan aktif, anak-anak dapat belajar matematika secara efektif sambil mengasah keterampilan sosial dan motorik mereka. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan permainan Tebak & Terka dan Lari Estafet dapat meningkatkan minat belajar anak, mendorong partisipasi aktif, serta mempermudah guru dalam menyampaikan konsep matematika secara variatif.
Mantiq dan Logika Bahasa abid1000; Ar-Rusi, Wilma; Husain Al Farouq, Muhammad; Hafidhoh Azzahro, Nurul
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relationship between mantiq (logic) and communication, with a particular focus on the role of language as a medium for expressing rational thought. The findings reveal an intriguing insight: although logic is commonly regarded as the foundation of rational communication, in practice especially in contexts such as advertising, political speeches, religious edicts (fatwas), and Islamic sermons language is often employed in non-transparent ways through ambiguity, euphemism, and rhetorical manipulation. These strategies are primarily designed to influence audiences rather than convey truth in a logically coherent manner. This phenomenon exposes an irony: forms of communication that appear “rational” frequently sacrifice clarity and semantic precision for persuasive or ideological purposes. Theoretically, this research contributes to expanding the understanding of classical mantiq into the pragmatic domain of modern communication, while also critiquing the assumption that rationality is inherently present in logical structures without considering the ethical and rhetorical dimensions of language use.
ILMU MANTIQ DAN RELEVANSINYA DALAM KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ahmad, ahmad jamaksari; Himmatul Nisa, Nurul; Ulfa Faza, Nabila; Shofuro Aisyuanabiha, Ivina; Faizul Anwar, Hamid; Nashikin, Nashikin; Khunaifi, Agus
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu mantik, sebagai cabang dari filsafat yang mempelajari prinsip-prinsip berpikir logis dan penalaran yang benar, memiliki relevansi signifikan dalam konteks komunikasi efektif, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Dalam proses pembelajaran, kemampuan berpikir logis dan menyampaikan pesan secara sistematis sangat penting agar materi ajar dapat diterima dan dipahami siswa secara utuh. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran ilmu mantik dalam meningkatkan kualitas komunikasi guru PAI, baik dalam merancang materi pelajaran, menyusun argumen yang koheren, maupun dalam berinteraksi dengan siswa secara rasional dan persuasif. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, kajian ini menunjukkan bahwa penguasaan ilmu mantik tidak hanya memperkuat fondasi berpikir kritis guru, tetapi juga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang dialogis, terstruktur, dan berbasis akal sehat sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengedepankan kebijaksanaan dan kejelasan dalam berkomunikasi. Dengan demikian, integrasi ilmu mantik dalam praktik pedagogis guru PAI menjadi salah satu kunci dalam mencapai efektivitas komunikasi edukatif yang berdampak pada pembentukan akhlak dan pemahaman keagamaan siswa.

Page 9 of 10 | Total Record : 99