cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
admin@jurnalpustakacendekia.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Address : Jl. Sei Sahang, N0. 5296, Kec. IB 1, Kel. Lorok Pakjo, Kota Palembang E-Mail : admin@pengabdiancendekia.journalpustakacendekia.com HP/Wa : 081274887803
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30906369     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles 229 Documents
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Perilaku Petugas terhadap Kepuasan Pasien pada Layanan Administrasi di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali Yellow Tarna Tasya Olivia; Puguh Ika Listyorini; Hesty Latifa Noor
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.239

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit, khususnya pada layanan administrasi yang menjadi kontak awal pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan perilaku petugas terhadap kepuasan pasien pada layanan administrasi di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 385 pasien yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Korelasi Rank Spearman serta regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89,1% responden menilai kualitas pelayanan dalam kategori baik, 81,0% menilai perilaku petugas baik, dan 79,0% merasa puas terhadap layanan administrasi. Analisis bivariat menunjukkan kualitas pelayanan berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (r=0,500; p=0,001), demikian pula perilaku petugas (r=0,516; p=0,001). Analisis regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan perilaku petugas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (p<0,05), dengan perilaku petugas sebagai faktor yang paling dominan. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan perilaku petugas secara berkelanjutan dapat meningkatkan kepuasan pasien pada layanan administrasi rumah sakit.
Hubungan Gaya Kepemimpinan dengan Loyalitas Karyawan pada Tenaga Administrasi di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali Iftikhar Laila Eka Salsabila; Hesty Latifa Noor; Devi Pramita Sari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.241

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan faktor penting yang memengaruhi loyalitas karyawan, termasuk tenaga administrasi rumah sakit yang berperan dalam mendukung kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan gaya kepemimpinan dengan loyalitas karyawan pada tenaga administrasi di Rumah Sakit Umum Hidayah Boyolali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 31 tenaga administrasi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat serta uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai gaya kepemimpinan berada pada kategori baik (90,3%) dan loyalitas karyawan pada kategori baik (96,8%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan dengan loyalitas karyawan (p < 0,001) dengan koefisien korelasi sebesar 0,764, yang menunjukkan hubungan positif dan kuat. Semakin baik gaya kepemimpinan yang diterapkan, semakin tinggi loyalitas tenaga administrasi. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kualitas kepemimpinan sebagai upaya meningkatkan loyalitas karyawan dan mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.
Hubungan Brand Image dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Swasta X di Surakarta Nadela Putri Rahmawati; Hesty Latifa Noor; Agus Trijono
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.240

Abstract

Persaingan yang semakin ketat antar rumah sakit menuntut setiap institusi pelayanan kesehatan untuk membangun brand image yang positif guna meningkatkan loyalitas pasien, salah satunya melalui peningkatan minat kunjungan ulang. Meskipun Rumah Sakit Swasta X di Surakarta memiliki berbagai layanan unggulan, data kunjungan rawat jalan menunjukkan adanya penurunan jumlah kunjungan sehingga diperlukan kajian mengenai hubungan brand image dengan minat kunjungan ulang pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan brand image dengan minat kunjungan ulang pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Swasta X di Surakarta. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 pasien umum rawat jalan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image rumah sakit berada pada kategori sangat baik sebesar 61%, sedangkan minat kunjungan ulang berada pada kategori sangat tinggi sebesar 57%. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara brand image dengan minat kunjungan ulang pasien (p=0,001) dengan koefisien korelasi sebesar 0,463 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Semakin baik brand image rumah sakit, semakin tinggi minat pasien untuk melakukan kunjungan ulang. Oleh karena itu, rumah sakit perlu mempertahankan dan meningkatkan brand image, terutama melalui peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan, kualitas pelayanan, dan pengalaman pasien, sebagai upaya memperkuat loyalitas pasien serta meningkatkan kunjungan ulang.  
Analisis Program Kerja Makasih (Masyarakat Kenali dan Cegah Hipertensi) di Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong Geofandy Bernandes Kalapa; Siti Rahmawati; Tika Novianti Syahrul; Margifa; Wulan Ria Timpo; Jamaludin; Lucyani Meldawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.242

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, akibat rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, gejala, dan cara pencegahannya. Program pengabdian masyarakat MAKASIH (Masyarakat Kenali dan Cegah Hipertensi) dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik Hukum dan Kerjasama Angkatan 117 Universitas Tadulako sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hipertensi. Program ini dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu identifikasi masalah bersama Puskesmas Kasimbar, sosialisasi kesehatan, pemasangan media edukasi berupa poster, serta kegiatan Gerak Sehat berupa jalan santai dan senam bersama. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi kesehatan secara langsung yang melibatkan tenaga promosi kesehatan Puskesmas Kasimbar sebagai narasumber. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 30 peserta, sedangkan kegiatan Gerak Sehat diikuti oleh 68 peserta, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan kesehatan yang bersifat partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi edukasi kesehatan, penyediaan media informasi, dan pembiasaan aktivitas fisik mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali dan mencegah hipertensi. Meskipun belum dilakukan pengukuran pretest dan posttest, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa program diterima dengan baik dan berpotensi dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pengendalian penyakit tidak menular di tingkat desa. Keberhasilan program ini juga didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Kasimbar, dan Puskesmas Kasimbar.
Implementasi Edukasi Pencegahan Ulkus Diabetikum terhadap Perilaku Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Gribig Krismawati; Nurul Hidayah; Budiono
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.243

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi berupa ulkus diabetikum akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol serta kurangnya pengetahuan dan perilaku perawatan kaki. Edukasi mengenai pencegahan ulkus diabetikum diperlukan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan kaki dan mengendalikan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dampak edukasi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan ulkus diabetikum, serta pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Gribig. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan  2 responden pada 26 Januari - 6 Februari 2026 melalui pemberian edukasi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan menjadi kategori baik, sikap yang lebih sadar terhadap pencegahan, perubahan perilaku ke arah lebih baik, serta kadar gula darah yang lebih terkontrol setelah edukasi diberikan. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis booklet dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan ulkus diabetikum serta membantu pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Implementasi Edukasi Berbasis Media Interaktif Mengenai Pengetahuan Gejala pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Sumberporong Zeni Puspa Anggraeni; Nurul Hidayah; Rossyana Septyasih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.244

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik kronis akibat penurunan fungsi insulin atau resistensi insulin yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Pengelolaan penyakit ini memerlukan pengetahuan yang baik, khususnya dalam pengenalan gejala awal penyakit. Saat ini, edukasi berbasis media interaktif masih jarang diterapkan dalam pemberian pendidikan kesehatan, sehingga diperlukan implementasinya pada pasien diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk menilai hasil implementasi edukasi berbasis media interaktif mengenai pengetahuan gejala pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Desa Sumberporong. Penelitian ini merupakan deskriptif studi kasus yang melibatkan lima subjek penelitian, dengan pengumpulan data menggunakan instrumen wawancara dan pengisian kuesioner yang telah dipersiapkan sebelumnya. Data disajikan dalam bentuk tabel, narasi, dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan edukasi, tiga subjek berada pada kategori kurang, satu subjek pada kategori cukup, dan satu subjek pada kategori baik. Setelah edukasi diberikan, seluruh subjek mengalami peningkatan pengetahuan, dengan empat subjek mencapai kategori baik dan satu subjek pada kategori cukup. Hal tersebut membuktikan bahwa edukasi berbasis media interaktif menggunakan video edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan gejala pasien diabetes melitus tipe 2. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan metode edukasi yang lebih variatif dan disesuaikan dengan karakteristik subjek, guna meningkatkan efektivitas penyampaian informasi.
Implementasi Edukasi Pijat Refleksi Kaki pada Tingkat Pengetahuan dan Kualitas Tidur Lansia yang Mengalami Insomnia di Desa Sumber Porong Lawang Sheila Ifana Aulia Maharani; Lucia Retnowati; Nurul Hidayah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.245

Abstract

Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas tidur serta kondisi fisik dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu terapi nonfarmakologis yang berpotensi meningkatkan kualitas tidur adalah pijat refleksi kaki, namun penerapannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi edukasi pijat refleksi kaki terhadap peningkatan pengetahuan dan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pretest-posttest terhadap dua lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Insomnia Severity Index (ISI), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kuesioner tingkat pengetahuan, dan lembar observasi. Intervensi berupa edukasi dan praktik pijat refleksi kaki diberikan selama enam hari berturut-turut pada malam hari sebelum tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pijat refleksi kaki sebagai terapi nonfarmakologis. Selain itu, kualitas tidur mengalami perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya kesulitan memulai tidur, menurunnya frekuensi terbangun pada malam hari, serta meningkatnya kondisi tubuh yang lebih segar saat bangun tidur. Disimpulkan bahwa edukasi dan pijat refleksi kaki efektif meningkatkan pengetahuan serta kualitas tidur lansia yang mengalami insomnia dan berpotensi diterapkan sebagai intervensi keperawatan berbasis komunitas.
Penerapan Brisk Walking Exercise terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Cepogo, Kabupaten Boyolali Nia Septiani; Mulyaningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.246

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah di atas batas normal dan meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah Brisk Walking Exercise. Tujuan: Mendeskripsikan hasil penerapan Brisk Walking Exercise terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cepogo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada dua penderita hipertensi, yaitu Ny. S dan Ny. M. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital. Brisk Walking Exercise dilakukan selama 30 menit dengan kecepatan 4–6 km/jam, 3 kali per minggu selama 2 minggu. Hasil: Sebelum intervensi, tekanan darah Ny. S sebesar 150/92 mmHg dan Ny. M sebesar 155/96 mmHg. Setelah intervensi, tekanan darah Ny. S menurun menjadi 115/76 mmHg dan Ny. M menjadi 119/78 mmHg. Kesimpulan: Brisk Walking Exercise dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi sehingga dapat digunakan sebagai salah satu terapi nonfarmakologis dalam pengendalian hipertensi.
Analisis Hubungan E-Service Quality terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi Mobile JKN pada Peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Pekalongan Sonia Pusparita; Teguh Irawan; Jaya Maulana
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.247

Abstract

Transformasi layanan kesehatan digital melalui aplikasi Mobile JKN bertujuan mempermudah akses pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Namun, berbagai kendala seperti gangguan sistem, keterlambatan respons pengaduan, dan ketidaksesuaian layanan masih berpotensi menurunkan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dimensi e-service quality (efficiency, system availability, fulfillment, privacy, responsiveness, compensation, dan contact) terhadap kepuasan pengguna aplikasi Mobile JKN peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Pekalongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan cross-sectional. Populasi berjumlah sekitar 40.258 peserta, dengan sampel 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat (uji korelasi), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pengguna terbagi sama, yaitu 50% puas dan 50% tidak puas. Seluruh dimensi e-service quality berhubungan signifikan dengan kepuasan pengguna (p < 0,001), dengan hubungan terkuat pada efficiency (r = 0,758) dan system availability (r = 0,736). Analisis regresi logistik menunjukkan hanya efficiency (p < 0,001; OR = 56,041) dan system availability (p = 0,025; OR = 7,411) yang berpengaruh signifikan, dengan efficiency sebagai faktor dominan. Model menjelaskan 64,1% variasi kepuasan pengguna (Nagelkerke R² = 0,641). Peningkatan kualitas layanan digital, terutama efisiensi dan ketersediaan sistem, diperlukan untuk meningkatkan kepuasan peserta BPJS Kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Melakukan Pemeriksaan Antenatal Care (Anc) di Pmb Clinicare Kartasura Naina Sonia Kholifaturrosidah; Kamidah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.248

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang dapat disertai komplikasi apabila tanda bahaya kehamilan tidak dikenali dan ditangani sejak dini, sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan Antenatal Care (ANC) menjadi upaya penting untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan pemeriksaan ANC di PMB CliniCare Kartasura. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 15 item (Benar–Salah) adaptasi dari Iswidayanti, sedangkan kepatuhan ANC dinilai melalui lembar observasi berdasarkan catatan kunjungan pada buku KIA. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Freeman Halton Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (40,0%), diikuti pengetahuan baik (36,7%) dan kurang (23,3%). Sebanyak 53,3% responden patuh melakukan pemeriksaan ANC. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan ANC (p = 0,001; p < 0,05), dengan kekuatan hubungan kategori sedang (Contingency Coefficient = 0,568). Seluruh responden berpengetahuan kurang (100%) tidak patuh melakukan ANC, sedangkan 90,9% responden berpengetahuan baik patuh melakukan ANC. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan berperan penting dalam mendorong kepatuhan pemeriksaan ANC, sehingga edukasi berkelanjutan oleh tenaga kesehatan perlu terus dilakukan.