cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
admin@jurnalpustakacendekia.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Address : Jl. Sei Sahang, N0. 5296, Kec. IB 1, Kel. Lorok Pakjo, Kota Palembang E-Mail : admin@pengabdiancendekia.journalpustakacendekia.com HP/Wa : 081274887803
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30906369     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles 229 Documents
Determinan Keluhan Nyeri Punggung pada Petani Padi saat Masa Tanam di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar Kania Sukma Lembar Diningrum; Amarin Yudhana; Ukik Agustina; Reny Mareta Sari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.262

Abstract

Keluhan nyeri punggung merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh petani padi akibat aktivitas kerja yang dilakukan secara berulang dan dalam postur kerja yang tidak ergonomis. Pada saat masa tanam, petani padi umumnya bekerja dengan posisi membungkuk dalam waktu yang lama sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya keluhan nyeri punggung. Selain postur kerja, durasi kerja dan penggunaan alat bantu kerja juga diduga berhubungan dengan terjadinya keluhan nyeri punggung pada petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan keluhan nyeri punggung pada petani padi saat masa tanam di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petani padi di Desa Tegalasri pada saat masa tanam. Sampel penelitian berjumlah 126 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur kerja, kuesioner penggunaan alat bantu kerja, dan Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ) untuk mengukur keluhan nyeri punggung. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dan Regresi Logistik Ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki postur kerja dengan kategori risiko tinggi, durasi kerja ≤8 jam per hari, menggunakan alat bantu kerja yang tidak ergonomis, serta mengalami keluhan nyeri punggung kategori sedang. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan keluhan nyeri punggung dengan nilai p=0,000 dan koefisien korelasi r=0,723. Hasil regresi logistik ordinal menunjukkan bahwa postur kerja berpengaruh signifikan terhadap keluhan nyeri punggung (p=0,000), sedangkan durasi kerja (p=0,701) dan penggunaan alat bantu kerja (p=0,102) tidak berpengaruh signifikan terhadap keluhan nyeri punggung. Dapat disimpulkan bahwa postur kerja merupakan determinan utama keluhan nyeri punggung pada petani padi saat masa tanam di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan postur kerja dan penerapan prinsip ergonomi selama bekerja untuk mengurangi risiko terjadinya keluhan nyeri punggung pada petani.
Case Report pada Akseptor Baru Kontrasepsi Suntik Progestin dengan Efek Samping Spotting di PMB M Klampis Bangkalan Animmunifah; Esyuananik; Rodiyatun; Siti Anisak
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.264

Abstract

Kontrasepsi suntik progestin merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan karena memiliki efektivitas tinggi, praktis, dan mudah diterapkan. Namun, penggunaan kontrasepsi ini dapat menimbulkan efek samping, salah satunya adalah spotting atau perdarahan bercak di luar siklus menstruasi, terutama pada akseptor baru. Kondisi tersebut sering menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran sehingga dapat memengaruhi keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan kebidanan pada akseptor baru kontrasepsi suntik progestin yang mengalami spotting melalui pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan yang meliputi pengkajian, diagnosis kebidanan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subjek dalam laporan ini adalah seorang akseptor baru kontrasepsi suntik progestin berusia 28 tahun yang mengalami spotting. Asuhan diberikan sebanyak tiga kali kunjungan pada bulan Juni 2026 di PMB Musdalifah Klampis Bangkalan. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dokumentasi, dan evaluasi perkembangan kondisi klien. Hasil asuhan menunjukkan bahwa klien mengalami spotting setelah penggunaan kontrasepsi suntik progestin disertai kecemasan, dengan kondisi umum, tanda-tanda vital, dan kadar hemoglobin dalam batas normal. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi mengenai efek samping kontrasepsi, dukungan emosional, edukasi personal hygiene, konseling pemenuhan gizi seimbang, kolaborasi pemberian pil kombinasi selama tujuh hari, serta pemantauan kondisi klien. Setelah tiga kali kunjungan, spotting berhasil teratasi, kecemasan berkurang, dan klien memutuskan untuk tetap melanjutkan penggunaan kontrasepsi suntik progestin. Kesimpulannya, asuhan kebidanan komprehensif melalui edukasi, konseling, dukungan emosional, kolaborasi terapi, dan pemantauan berkala efektif dalam mengatasi spotting pada akseptor baru kontrasepsi suntik progestin serta meningkatkan pemahaman dan kepatuhan klien terhadap penggunaan kontrasepsi.
Perbedaan Intensitas Dismenore Sebelum dan Sesudah Pemberian Terapi Akupresur Titik LI4 pada Remaja Putri di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Lina Hasna Mustaqima; Enny Yuliaswati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.265

Abstract

Dismenore merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat menyebabkan gangguan aktivitas sehari-hari, penurunan konsentrasi belajar, serta berdampak terhadap pencapaian akademik. Prevalensi kejadian dismenore pada remaja putri di Provinsi Jawa Tengah mencapai 56%. Penatalaksanaan dismenore dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi akupresur, karena stimulasi pada titik tertentu diyakini mampu mengurangi kontraksi uterus serta merangsang pelepasan endorfin yang berperan dalam menurunkan persepsi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan intensitas dismenore sebelum dan sesudah diberikan terapi akupresur titik LI4 pada remaja putri di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Populasi penelitian sebanyak 68 siswi dengan jumlah sampel 30 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling tertentu. Intervensi dilakukan dengan memberikan tekanan pada titik LI4, yaitu area punggung tangan di antara ibu jari dan jari telunjuk, sebanyak 30 putaran. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata intensitas dismenore dari 5,03 sebelum intervensi menjadi 2,47 setelah diberikan terapi akupresur, dengan rata-rata penurunan sebesar 2,6. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas dismenore sebelum dan sesudah terapi akupresur titik LI4. Dengan demikian, terapi akupresur titik LI4 dapat menjadi salah satu alternatif intervensi nonfarmakologis dalam membantu mengurangi intensitas dismenore pada remaja putri.
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Paritas Dengan Kejadian Pelvic Girdle Pain (Pgp) Pada Ibu Hamil Farida Hilmi Nur Alimah; Rina Sri Widayati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.268

Abstract

Pelvic Girdle Pain (PGP) merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering terjadi pada ibu hamil akibat perubahan hormonal dan biomekanik selama kehamilan. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri pada daerah panggul yang berdampak pada keterbatasan aktivitas sehari-hari dan penurunan kualitas hidup. Aktivitas fisik dan paritas diduga berhubungan dengan kejadian PGP, namun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan temuan yang beragam. Tujuan: Mengetahui hubungan aktivitas fisik dan paritas dengan kejadian Pelvic Girdle Pain (PGP) pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Pucangsawit Surakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 44 ibu hamil trimester III yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data aktivitas fisik diperoleh menggunakan Pregnancy Physical Activity Questionnaire (PPAQ), sedangkan data paritas dan kejadian PGP diperoleh melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan, termasuk kategori multipara, dan lebih dari separuh mengalami PGP. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik maupun paritas dengan kejadian PGP (p>0,05). Kesimpulan: Aktivitas fisik dan paritas tidak berhubungan dengan kejadian PGP pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Pucangsawit Surakarta.
Penerapan Abdominal Stretching Exercise Terhadap Skala Dismenore Pada Remaja Putri di Puskesmas Ngoresan Anggun Arliantika Sadela; Siti Fatmawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.269

Abstract

Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta proses belajar. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi intensitas nyeri adalah abdominal stretching exercise. Penerapan ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan skala dismenore sebelum dan sesudah penerapan abdominal stretching exercise pada remaja putri di Puskesmas Ngoresan.  Penerapan menggunakan metode studi kasus deskriptif pada dua remaja putri yang mengalami dismenore. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Abdominal stretching exercise diberikan satu kali sehari selama 10–15 menit pada tiga hari pertama menstruasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, kemudian skala nyeri dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi. Sebelum penerapan, Nn. A mengalami dismenore dengan skala 7 yang termasuk kategori nyeri berat, sedangkan Nn. B mengalami skala 5 dengan kategori nyeri sedang. Selama tiga hari penerapan, skala nyeri kedua responden mengalami penurunan satu poin setiap hari. Setelah penerapan, skala nyeri Nn. A menurun menjadi 4 dan Nn. B menjadi 2, dengan masing-masing penurunan sebesar 3 poin. Penerapan abdominal stretching exercise menunjukkan adanya penurunan skala dismenore pada kedua remaja putri, sehingga latihan ini dapat digunakan sebagai salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri menstruasi.
Hubungan Pemanfaatan Buku KIA Oleh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Posyandu Desa Toriyo Sajidah Hanifah Mahdiyyah; Sri Kustiyati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.271

Abstract

Jumlah balita di Posyandu Desa Toriyo sebanyak 266 balita, dengan 22 balita di antaranya mengalami stunting. Kondisi ini menunjukkan bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pemantauan pemanfaatan Buku KIA oleh ibu. Tujuan; Mengetahui hubungan antara tingkat pemanfaatan Buku KIA oleh ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu Desa Toriyo. Metode; Jenis penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah ibu yang memiliki balita sebanyak 266, dengan sampel 58 responden dipipih secara stratified random sampling responden ibu balita. sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting pada balita. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup serta alat ukur panjang badan dan tinggi badan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil; Sebagian basar responden dengan pemanfaatan Buku KIA kategori tinggi memiliki balita tidak stunting 24 balita (88,9%), sedangkan pada pemanfaatan Buku KIA kategori rendah sebagian besar balita mengalami stunting sebanyak 4 balita (80,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemanfaatan Buku KIA dengan kejadian stunting pada balita (p-value = 0,001). Dengan kekuatan hubungan berdasarkan nilai Cramer’s V sebesar 0,631. Kesimpulan; Terdapat hubungan signifikan antara pemanfaatan Buku KIA oleh ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu Desa Toriyo. Peningkatan edukasi dan pendampingan ibu dalam pemanfaatan Buku KIA diperlukan sebagai upaya pencegahan stunting.
Perbedaan Skor Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1 Sebelum dan Sesudah Pemberian Air Kelapa Muda di Puskesmas Sangkrah Indriyana Sholikhah; Enny Yuliaswati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.272

Abstract

Mual muntah merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil trimester pertama dan dapat mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari apabila tidak ditangani dengan baik. Kondisi ini juga berisiko menyebabkan dehidrasi, penurunan nafsu makan, serta gangguan keseimbangan elektrolit yang dapat berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin, seperti risiko berat badan lahir rendah (BBLR) dan kelahiran prematur. Di Jawa Tengah, prevalensi ibu hamil yang mengalami mual muntah mencapai 40–60%. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah pemberian air kelapa muda karena mengandung elektrolit yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu mengurangi keluhan mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor mual muntah pada ibu hamil trimester pertama sebelum dan sesudah diberikan air kelapa muda. Metode penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual muntah, dengan jumlah sampel sebanyak 22 responden. Intervensi dilakukan dengan pemberian air kelapa muda sebanyak 300 ml per hari selama 7 hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor mual muntah sebelum diberikan intervensi sebesar 7,95, sedangkan setelah pemberian air kelapa muda menurun menjadi 4,86. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value <0,001 (α=0,05), yang berarti terdapat perbedaan skor mual muntah yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian air kelapa muda. Kesimpulannya, pemberian air kelapa muda efektif dalam menurunkan skor mual muntah pada ibu hamil trimester pertama.
Hubungan Dukungan Suami dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Klinik Pratama GriyaSehat Colomadu Gebriella Putri Valentina; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.273

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan salah satu pilihan kontrasepsi yang efektif dalam mencegah kehamilan dalam jangka panjang, tetapi penggunaannya masih lebih rendah dibandingkan metode kontrasepsi non-MKJP. Dukungan suami menjadi salah satu faktor penting dalam proses pengambilan keputusan pasangan terkait pemilihan metode kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada akseptor KB di Klinik Pratama Griya Sehat Colomadu. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 akseptor KB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square.Sebagian besar responden mendapatkan dukungan suami, yaitu 40 responden (66,7%), sedangkan 20 responden (33,3%) tidak mendapatkan dukungan suami. Sebanyak 33 responden (55,0%) memilih MKJP dan 27 responden (45,0%) memilih non-MKJP. Responden yang mendapatkan dukungan suami sebagian besar memilih MKJP, yaitu 30 responden, sedangkan responden yang tidak mendapatkan dukungan suami sebagian besar memilih non-MKJP, yaitu 17 responden. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05).Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan MKJP pada akseptor KB di Klinik Pratama Griya Sehat Colomadu. Dukungan suami perlu diperkuat melalui keterlibatan dalam pemberian informasi, konseling, pengambilan keputusan, dan pendampingan dalam pelayanan kontrasepsi.
Hubungan Perilaku 3M (Menutup, Menguras, Mengubur) Plus dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Trenggalek Vina Febrianita; Setyo Budi Susanto; Ema Mayasari; Panca Radono
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.274

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala utama DBD meliputi demam tinggi selama 2–7 hari dan dapat disertai manifestasi perdarahan, seperti munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan perilaku 3M Plus dengan kejadian DDB di Wilayah Kerja Puskesmas Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan 48 kelompok kasus dan 48 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku 3M Plus tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD (p=0,285; OR=0,481). Dengan demikian, perilaku 3M Plus dalam penelitian ini tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Trenggalek. Upaya pencegahan DBD tetap perlu dilakukan melalui penerapan perilaku 3M Plus secara konsisten serta peningkatan kebersihan lingkungan masyarakat.