cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
admin@jurnalpustakacendekia.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Address : Jl. Sei Sahang, N0. 5296, Kec. IB 1, Kel. Lorok Pakjo, Kota Palembang E-Mail : admin@pengabdiancendekia.journalpustakacendekia.com HP/Wa : 081274887803
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30906369     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles 269 Documents
Pengaruh Pemberian Kompres Hangat terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja Putridi Posyandu Remaja Desa Cipeuteuy Denden Muhardianti; Yuyun Triani
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.293

Abstract

Dismenore merupakan salah satu keluhan menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi dismenore adalah kompres hangat yang mudah, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di Posyandu Remaja Desa Cipeuteuy. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada 29 Mei–26 Juni 2026 dengan jumlah 20 remaja putri yang mengalami dismenore dan memenuhi kriteria inklusi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat bersuhu 37°C-40°C selama 20 menit. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami penurunan skala nyeri setelah diberikan kompres hangat. Rata-rata skala nyeri sebelum intervensi sebesar 3,25 dan setelah intervensi menurun menjadi 1,55. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai Z = -4,042 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian kompres hangat terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada remaja putri di Posyandu Remaja Desa Cipeuteuy. Kompres hangat dapat digunakan sebagai salah satu terapi nonfarmakologis dalam membantu mengurangi dismenore.
Uji Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol Kombinasi Daun Srikaya (Annona Squamosa L.) dan Daun Pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Mencit Putih Jantan (Mus Musculus L.) yang Diinduksi Pepton 5% Nabila Melyi Aryani; Septian Maulid Wicahyo; Bagas Ardiyantoro
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.294

Abstract

Latar Belakang: Demam adalah peningkatan suhu tubuh akibat perubahan titik setel di hipotalamus. Penggunaan antipiretik sintesis jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif alami. Daun srikaya (Annona squamosa L.) dan daun pepaya (Carica papaya L.) mengandung flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai antipiretik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antipiretik kombinasi ekstrak etanol daun srikaya dan daun pepaya, membandingkan efektivitasnya dengan ekstrak tunggal, serta menentukkan kombinasi dosis yang paling efektif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 32 ekor mencit yang dibagi menjadi delapan kelompok, Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan kombinasi ekstrak etanol daun srikaya dan daun pepaya secara bermakna menurunkan suhu tubuh mencit dibandingkan kontrol negatif (p<0,05), dengan kombinasi terbaik menunjukkan efektivitas yang mendekati kontrol positif dan lebih baik dibandingkan ekstrak tunggal, dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak ini berpotensi dikembangkan sebagai alternatif antipiretik berbahan alam.
Penerapan Terapi Massage Effleurage untuk Menurunkan Skala Nyeri Dismenore pada Remaja Yunita Nur Hidayah; Anjar Nurrohmah
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.295

Abstract

Banyak Remaja Putri Mengalami Dismenore Yang Mengganggu Aktivitas Sehari-Hari. Penanganan Yang Dilakukan Umumnya Sebatas Istirahat Yang Belum Optimal, Sehingga Diperlukan Terapi Nonfarmakologis Seperti Massage Effleurage. Tujuan: Mengidentifikasi Tingkat Nyeri Menstruasi Sebelum Dan Sesudah Diberikan Terapi Massage Effleurage Pada Remaja Putri Di Desa Tenggak. Metode: Penelitian Studi Kasus Ini Mengamati Dua Remaja Putri Yang Diberikan Terapi Massage Effleurage Pada Area Perut Selama 10 Menit Sehari Selama Dua Hari Berturut-Turut. Intensitas Nyeri Diukur Sebelum Dan Sesudah Intervensi Menggunakan Numeric Rating Scale (NRS 0–10). Hasil: Setelah Intervensi, Rasa Nyeri Kedua Subjek Mengalami Penurunan. Nn. Z Mengalami Penurunan Skala Nyeri NRS Dari 6 (Nyeri Sedang) Menjadi 4 (Nyeri Sedang), Sedangkan Nn. N Mengalami Penurunan Dari Skala 5 (Nyeri Sedang) Menjadi 2 (Nyeri Ringan). Kesimpulan: Terapi Massage Effleurage Efektif Meredakan Nyeri Menstruasi (Dismenore) Serta Aman Dan Praktis Dipraktikkan Secara Mandiri Di Rumah.
Pengaruh Hidroterapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Yanti; Rina Sri Widayati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.296

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan masalah psikologis yang sering terjadi akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap proses persalinan, kondisi janin, serta perubahan peran setelah melahirkan. Kecemasan yang tidak ditangani dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan kecemasan adalah hidroterapi rendam kaki air hangat. Tujuan: Mengetahui pengaruh hidroterapi rendam kaki air hangat terhadap kecemasan ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ketapang Lampung Utara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ketapang Lampung Utara. Sampel penelitian berjumlah 18 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Pregnancy Related Anxiety Questionnaire-Revised 2 (PRAQ-R2). Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil: Rata-rata skor kecemasan sebelum pemberian hidroterapi rendam kaki air hangat adalah 17,89±2,298 dan menurun menjadi 15,22±1,957 setelah intervensi. Hasil uji paired t-test menunjukkan selisih rata-rata sebesar 2,667±1,534 dengan nilai p-value 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Hidroterapi rendam kaki air hangat berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Ketapang Lampung Utara.
Pegaruh Salep Ekstrak Kulit Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci Jantan New Zealand White Rahmawati; Septian Maulid Wicahyo; Bagas Ardiyantoro
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.297

Abstract

Latar belakang: Luka sayat merupakan salah satu jenis luka yang sering terjadi akibat benda tajam dan memerlukan penanganan tepat agar proses penyembuhan optimal. Kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) mengandung flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh salep ekstrak kulit kacang tanah terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci jantan, mengevaluasi mutu fisik sediaan, dan menentukan konsentrasi paling efektif. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan Posttest Only Group Design menggunakan kelinci jantan New Zealand White yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (Betadine®), serta salep ekstrak konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Parameter meliputi mutu fisik, penyusutan panjang luka, persentase penyembuhan, dan Area Under Curve (AUC). Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik. Salep ekstrak kulit kacang tanah berpengaruh terhadap penyembuhan luka, dengan konsentrasi 15% menunjukkan efektivitas terbaik berdasarkan nilai AUC dan persentase penyembuhan. Kesimpulan: Salep ekstrak kulit kacang tanah berpengaruh terhadap penyembuhan luka sayat dan memenuhi persyaratan mutu fisik. Variasi konsentrasi memengaruhi efektivitas penyembuhan luka.
Formulasi dan Uji Antibakteri Sediaan Sabun Padat Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Pepaya Jepang (Cnidoscolus Aconitifolius) dan Minyak Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L.) terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus ATCC 25923 Chofifatun Mubarokah; Anna Fitriawati; Bagas Ardiyantoro
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.298

Abstract

Latar Belakang: Staphylococcus aureus merupakan bakteri penyebab infeksi kulit yang umum dijumpai. Bahan alam seperti minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan ekstrak etanol daun pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius) berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri dalam sediaan sabun padat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memformulasikan kombinasi ekstrak etanol daun pepaya Jepang dan minyak atsiri serai wangi dalam sediaan sabun padat, mengevaluasi mutu fisik, serta mengetahui aktivitas antibakterinya terhadap S. aureus ATCC 25923. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dilakukan dengan ekstraksi daun pepaya Jepang menggunakan metode maserasi etanol 70% dan perolehan minyak atsiri serai wangi melalui destilasi uap. Kombinasi bahan aktif diformulasikan menjadi tiga formula (F1, F2, dan F3). Evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, tinggi busa, kadar air, asam lemak bebas, bahan tak larut etanol, lemak total, iritasi, dan hedonik. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram. Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik berdasarkan SNI dan menunjukkan aktivitas antibakteri. Formula dengan konsentrasi bahan aktif tertinggi menghasilkan daya hambat terbesar. Kesimpulan: Kombinasi kedua bahan aktif berhasil diformulasikan menjadi sabun padat yang memenuhi persyaratan mutu fisik dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus ATCC 25923.
Penerapan Senam Jantung Sehat untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Karisma Bayu Nadias; Siti Fatmawati, S. Kep. Ns., M. Kep.
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.299

Abstract

Fenomena ageing population menyebabkan peningkatan jumlah lanjut usia yang berdampak pada meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif, salah satunya hipertensi. Hipertensi Indonesia mencapai 63.309.620, Provinsi Jawa Tengah sebanyak 7.985.534. Kabupaten Karanganyar tercatat 154.571 usia ≥60 tahun. Kondisi ini berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular apabila tidak dikendalikan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah senam jantung sehat. Tujuan: Mendeskripsikan hasil penerapan senam jantung sehat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua lansia penderita hipertensi. Intervensi dilakukan dua kali setiap minggu selama tiga minggu dengan durasi 20–40 menit setiap sesi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer dan lembar observasi. Hasil: Tekanan darah responden pertama menurun dari 159/95 mmHg menjadi 144/86 mmHg, responden kedua dari 157/95 mmHg menjadi 142/89 mmHg, hasil menunjukkan adanya perbaikan tekanan darah setelah intervensi. Kesimpulan: Senam jantung sehat merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Pengaruh Sediaan Salep Ekstrak Etanol DaunTempuyung (Sonchus Arvensis L.) sebagai Penyembuhan Luka Sayat pada Kelinci Jantan New Zealand Putri Nasita Nur Arifah; Siwi Hastuti; Septian Maulid Wicahyo
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.301

Abstract

Latar Belakang: Luka sayat merupakan kerusakan jaringan akibat benda tajam yang memerlukan penanganan untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah infeksi. Daun tempuyung (Sonchus arvensis L.) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, dan polifenol memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, serta berpotensi merangsang pembentukan kolagen, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan salep penyembuh luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui mutu fisik salep ekstrak etanol daun tempuyung, mengetahui efektvitasnya terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci jantan New Zealand, serta menentukan formula dengan efektivitas penyembuhan terbaik. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan enam kelompok perlakuan, yaitu kontrol positif, kontrol negatif, ekstrak etanol daun tempuyung, serta salep ekstrak etanol daun tempuyung dengan konsentrasi 8% (F1), 16% (F2), dan 24% (F3). Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diformulasikan menjadi sediaan salep menggunakan basis vaselin album dan adeps lanae. Sediaan dievaluasi melalui uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat. Efektivitas penyembuhan luka dimatai selama 14 hari dan dianalisis menggunakan nilai Area under Curve (AUC) serta presentase daya penyembuhan luka (%DPL). Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik. Formula F3 memberikan efektivitas penyembuhan luka terbaik di antara formula uji dengan rerata nilai AUC sebesar (9,97 ± 0,38) dan rerata %DPL sebesar (27,71 ± 2,79%), sedangkan kontrol positif menunjukkan efektivitas tertinggi dengan rerata nilai AUC sebesar  (8,78 ± 0,42) dan rerata %DPL sebesar (36,32 ± 3,07%). Kesimpulan: Salep ekstrak etanol daun tempuyung F3 24% menunjukkan hasil mutu fisik yang paling baik dan aktivitas penyembuhan luka sayat paling optimal.
Pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap Perubahan Kenaikan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR): Systematic Literature Review Rosidah Damar Wulan; Rina Sri Widayati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.302

Abstract

Latar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR), yaitu berat lahir kurang dari 2.500 gram, merupakan masalah kesehatan neonatal yang penting. Perawatan Metode Kanguru (PMK) melalui kontak kulit-ke-kulit dapat mendukung termoregulasi, pemberian ASI, dan pertumbuhan bayi. Tujuan: Mengetahui pengaruh PMK terhadap kenaikan berat badan bayi BBLR melalui systematic literature review. Metode: Penelitian menggunakan desain Systematic Literature Review dengan pedoman PRISMA 2020 dan kerangka PICOS. Penelusuran dilakukan pada PubMed, Google Scholar, Semantic Scholar, dan ScienceDirect terhadap publikasi tahun 2021–2025. Setelah proses identifikasi, penapisan, dan uji kelayakan, diperoleh tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Kualitas metodologis dinilai menggunakan JBI Critical Appraisal Tools dan data disintesis secara naratif. Hasil: Ketujuh artikel menunjukkan peningkatan berat badan bayi BBLR setelah penerapan PMK dengan hasil bermakna secara statistik (p=0,000–0,006). Besaran peningkatan bervariasi berdasarkan durasi, frekuensi, karakteristik populasi, dan desain penelitian. Paparan PMK yang lebih lama dan konsisten cenderung menghasilkan kenaikan berat badan lebih besar. Kesimpulan: PMK berpengaruh positif terhadap kenaikan berat badan bayi BBLR dan dapat dipertimbangkan sebagai intervensi neonatal yang sederhana, efektif, dan berbasis bukti.
Hubungan Pengetahuan Personal Hygiene dengan Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Mahasiswi di Universitas Aisyiyah Yogyakarta Nesya Aura Rahmadhan; Dita Kristiana; Yekti Satriyandari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.303

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi ketika mikroorganisme memasuki saluran kemih dan berkembang biak menjadi infeksi. Dampak dari ISK dapat terjadi berulang kali dan menimbulkan komplikasi parut pada ginjal. Kebiasaan buruk dalam menjaga kebersihan diri terutama pada kemaluan menjadi faktor risiko terjadinya ISK. Pengetahuan yang baik tentang personal hygiene berperan penting dalam mencegah ISK.  Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan personal hygiene dengan gejala infeksi saluran kemih (ISK) pada mahasiswi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 97 mahasiswi Program Studi S1 Kebidanan angkatan 2025. Sampel yang diambil sebanyak 53 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebanyak 47 orang (88,7%) memiliki pengetahuan personal hygiene yang baik, sebanyak 4 orang (7,5%) kategori cukup, dan kategori kurang sebanyak 2 orang (3,8%). Sebanyak 28 orang (52,8%) tidak terdapat gejala ISK, sebanyak 25 orang (47,2%) mengalami gejala ISK. Hasil uji statistic diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,354 dan nilai p-value sebesar <0,023 (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan personal hygiene dengan gejala infeksi saluran kemih pada mahasiswi di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kekuatan hubungan dalam kategori rendah dan bersifat positif, yang berarti pengetahuan personal hygiene yang lebih baik tidak secara otomatis menurunkan gejala infeksi saluran kemih pada mahasiswi.