cover
Contact Name
Muhammad Rizky
Contact Email
admin@jurnalpustakacendekia.com
Phone
+6281274887803
Journal Mail Official
admin@jurnalpustakacendekia.com
Editorial Address
Address : Jl. Sei Sahang, N0. 5296, Kec. IB 1, Kel. Lorok Pakjo, Kota Palembang E-Mail : admin@pengabdiancendekia.journalpustakacendekia.com HP/Wa : 081274887803
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30906369     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles 269 Documents
Pengaruh Terapi Akupresur Titik Ht 7, Pc 6, Gv 20 Terhadap Kualitas Tidur pada Wanita Menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo Ariqoh Fathi Muthi’ah; Sri Handayani
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.283

Abstract

Latar Belakang: Fase menopause ditandai dengan penurunan hormon estrogen yang berdampak pada penurunan kadar serotonin, sehingga memicu gangguan kualitas tidur pada wanita menopause. Terapi akupresur pada titik HT 7 (Shenmen), PC 6 (Neiguan), dan GV 20 (Baihui) menjadi alternatif non-farmakologis yang aman untuk merangsang hormon relaksasi dan memperbaiki kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi akupresur titik HT 7, PC 6, GV 20 terhadap kualitas tidur pada wanita menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo. Metode: Penelitian Pre-Experimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 24 responden wanita menopause yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Intervensi berupa terapi akupresur dilakukan sebanyak 3 kali seminggu selama 2 minggu dengan durasi 15 menit per sesi. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil: Sebelum diberikan terapi akupresur, seluruh responden berjumlah 24 (100%) memiliki kualitas tidur kategori buruk (nilai median 14.00). Setelah diberikan intervensi, mayoritas responden sebanyak 21 wanita menopause (87,5%) mengalami peningkatan kualitas tidur menjadi kategori baik (nilai median 4.00). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi akupresur titik HT 7, PC 6, GV 20 terhadap peningkatan kualitas tidur wanita menopause di Posyandu Lansia Senja Bahagia 2 Desa Karnosari Sukoharjo
Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Keterampilan Penanganan Pestisida pada Petani Nanas (Studi Kasus: Desa Manggis Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri) Viola Az Zahra; Ukik Agustina
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.284

Abstract

Penggunaan pestisida yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko paparan pestisida dan gangguan kesehatan pada petani. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang dapat memengaruhi keterampilan petani dalam melakukan penanganan pestisida secara aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan keterampilan penanganan pestisida pada petani nanas di Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 133 petani nanas yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, kuesioner sikap, dan lembar observasi keterampilan. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 116 orang (87,2%), sikap cukup sebanyak 89 orang (66,9%), dan keterampilan tidak terampil sebanyak 80 orang (60,2%). Pada responden berpengetahuan baik, 53 orang (45,7%) terampil dan 63 orang (54,3%) tidak terampil. Berdasarkan sikap, 29 orang (65,9%) dengan sikap positif terampil, sedangkan pada sikap cukup hanya 24 orang (27,0%) yang terampil. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap dengan keterampilan penanganan pestisida (p < 0,05). Peningkatan keterampilan perlu didukung edukasi aplikatif, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan.
Pengaruh Terapi Dzikir terhadap Penurunan Nyeri Luka Ibu Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Fatima Ketapang Fatma Noviana Wati; Rina Sri Widayati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.285

Abstract

Latar Belakang: Nyeri luka post Sectio Caesarea merupakan masalah yang sering dialami ibu pascaoperasi dan dapat menghambat mobilisasi serta proses pemulihan. Terapi dzikir merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat memberikan efek relaksasi sehingga berpotensi menurunkan intensitas nyeri. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan nyeri luka ibu post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Fatima Ketapang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 39 ibu post Sectio Caesarea dipilih menggunakan teknik Consecutive Sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Median nyeri sebelum terapi dzikir adalah 4 dan sesudah terapi menjadi 2. Seluruh responden mengalami penurunan nyeri (negative ranks=39; positive ranks=0; ties=0). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z=-5,740 dengan p-value=0,000 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan terapi dzikir terhadap penurunan nyeri luka ibu post Sectio Caesarea. Kesimpulan: Terapi dzikir efektif menurunkan intensitas nyeri luka pada ibu post Sectio Caesarea dan dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping dalam manajemen nyeri di rumah sakit.
Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Rumah Sakit Anugerah Bunda Khatulistiwa Lidya Rezki Andriani; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.286

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan langkah penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi serta keberhasilan pemberian ASI. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang dapat membantu ibu melaksanakan IMD secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap keberhasilan IMD di Rumah Sakit Anugerah Bunda Khatulistiwa Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 33 ibu postpartum yang melahirkan secara normal dan melakukan IMD, yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga dan lembar observasi keberhasilan IMD, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 16 responden (48,4%) memperoleh dukungan keluarga, sedangkan 17 responden (51,6%) belum memperoleh dukungan secara optimal. Sebanyak 18 responden (54,5%) berhasil melaksanakan IMD dan 15 responden (45,5%) tidak berhasil. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05). Ibu yang memperoleh dukungan keluarga memiliki keberhasilan IMD lebih tinggi (81,2%) dibandingkan ibu yang tidak memperoleh dukungan (23,5%). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan keluarga dan keberhasilan IMD. Peningkatan keterlibatan keluarga diperlukan untuk mendukung pelaksanaan IMD secara optimal.
Hubungan Komponen Sanitasi Lapak Pedagang dengan Kepadatan Populasi Lalat di Pasar Setono Betek Kota Kediri Maria Dwika Natalia; Ukik Agustina
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.287

Abstract

Pasar tradisional menghasilkan limbah organik yang berpotensi mendukung keberadaan lalat sebagai vektor mekanis berbagai penyakit, sehingga kondisi sanitasi lapak perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komponen sanitasi lapak pedagang dengan kepadatan populasi lalat di Pasar Setono Betek Kota Kediri. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 122 lapak yang dipilih melalui proportional random sampling. Data sanitasi diperoleh melalui observasi menggunakan lembar checklist yang mencakup tempat penjualan, air bersih, saluran pembuangan air limbah, pengendalian vektor, dan pengelolaan sampah. Kepadatan lalat diukur menggunakan fly grill dan dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa 99 lapak (81,1%) memiliki kepadatan lalat rendah, 15 lapak (12,3%) sedang, dan 8 lapak (6,6%) tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara tempat penjualan, saluran pembuangan air limbah, pengendalian vektor, dan pengelolaan sampah dengan kepadatan populasi lalat (p<0,001). Komponen air bersih tidak dapat dianalisis secara statistik karena seluruh lapak tidak memenuhi persyaratan. Disimpulkan bahwa perbaikan sanitasi secara terpadu diperlukan untuk mendukung pengendalian lalat dan menciptakan lingkungan pasar yang sehat.
Penerapan Senam Ergonomik Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia PenderitaHipertensi Di Kabupaten Wonogiri Desi Puspaningrum; Norman Wijaya Gati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.288

Abstract

Hipertensi masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia akibat proses penuaan, penurunan fungsi organ, dan kurangnya aktivitas fisik. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah senam ergonomik. Senam ini mengombinasikan gerakan tubuh dan teknik pernapasan yang dapat meningkatkan sirkulasi darah serta membantu relaksasi tubuh. Tujuan; Mengetahui hasil penerapan senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode; Penelitian menggunakan metode studi kasus pada dua responden lansia penderita hipertensi. Intervensi berupa senam ergonomik dilakukan selama 15–30 menit, tiga kali dalam satu minggu. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer dan lembar observasi. Hasil; Setelah penerapan senam ergonomik, kedua responden mengalami penurunan tekanan darah. Meskipun besar penurunan berbeda pada masing-masing responden, hasil menunjukkan adanya perbaikan kondisi tekanan darah setelah intervensi diberikan. Kesimpulan; Senam ergonomik dapat membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi sehingga berpotensi menjadi terapi komplementer yang mudah, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri secara teratur.
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Keteraturan Siklus Menstruasi padaRemaja di Universitas ‘AisyiyahSurakarta Safina Nisfu Amalia; Sri Kustiyati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.289

Abstract

Siklus menstruasi merupakan salah satu indikator kesehatan reproduksi perempuan. Keteraturan siklus menstruasi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah status gizi yang dapat diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh. IMT yang tidak normal, baik terlalu rendah maupun terlalu tinggi, dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi sehingga menyebabkan gangguan siklus menstruasi. Mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan keteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kebidanan Reguler Universitas 'Aisyiyah Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan accidental sampling, Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden. Data diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan IMT serta kuesioner untuk mengetahui keteraturan siklus menstruasi. Analisis data menggunakan uji Fisher-Freeman-Halton Exact Test. Sebagian besar responden memiliki IMT normal sebanyak 56 responden (65,1%) dan memiliki siklus menstruasi teratur sebanyak 66 responden (76,7%). Hasil analisis menggunakan uji Fisher-Freeman-Halton Exact Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,005 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan keteraturan siklus menstruasi. Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan keteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kebidanan Reguler Universitas 'Aisyiyah Surakarta. Mahasiswi dengan IMT normal cenderung memiliki siklus menstruasi yang lebih teratur dibandingkan mahasiswi dengan IMT tidak normal.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon (Citrus) terhadap Penurunan Intensitas Dismenorepada Remaja di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta Vera Khalimatun Firnanda; Rita Riyanti Kusumadewi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.290

Abstract

Dismenore merupakan nyeri perut bagian bawah saat menstruasi yang disebabkan oleh peningkatan produksi prostaglandin sehingga memicu kontraksi otot uterus. Di Jawa Tengah prevalensi dismenore mencapai 58%, sedangkan di Kota Surakarta mencapai 89,8%. Dismenore dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, mengganggu pola tidur dan nafsu makan, serta menurunkan konsentrasi belajar sehingga berdampak pada prestasi akademik remaja. Aromaterapi lemon (citrus) salah satu metode nonfarmakologis yang memberikan efek relaksasi pada penurunan dismenore. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon (citrus) terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 65 siswi dengan sampel sebanyak 22 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi dilakukan dengan menghirup 3 tetes aromaterapi lemon (citrus) pada tisu selama 5 menit sebanyak 2 kali sehari saat dismenore. Uji analisis dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai median intensitas dismenore sebelum pemberian aromaterapi lemon (citrus) sebesar 3,00 setelah pemberian aromaterapi lemon (citrus) intensitas dismenore mengalami penurunan dengan median sebesar 2,00 selisih penurunan pada sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lemon (citrus) sebesar 1,00. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,234 dengan p-value <0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lemon (citrus) berpengaruh terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta.
Perbedaan Intensitas Dismenore antara Sebelum dan Setelah Diberikan Madu Akasia pada Remaja Putri di Karangtaruna Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo Ristina Tri Utami; Sri Kustiyati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.291

Abstract

Latar Belakang : Dismenore merupakan nyeri menstruasi yang sering dialami remaja putri, Masa remaja adalah tahap kehidupan antara anak-anak dan dewasa, yaitu dari usia 10 hingga 19 tahun yang ditandai dengan menstruasi, Kerusakan dinding endometrium menyebabkan peningkatan hormon prostaglandin yang memicu kontraksi selama menstruasi, hal ini disebut dismenore,  hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Berbagai penanganan dismenore banyak remaja putri yang hanya membiarkan rasa nyeri tersebut mereda dengan sendirinya meskipun merasa terganggu. Tujuan : Mengetahui perbedaan intensitas dismenore pada remaja putri di Karangtaruna Desa Ngombakan Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Instrumen yang digunakan merupakan lembar pengisian Numerical Rating Scale (NRS) dengan Self report. Jumlah sampel dalam penelitian ini mengacu pada aturan Roscoe. Dalam penelitian ini ditetapkan sebanyak 20 responden. Koreksi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya drop out dilakukan penambahan sampel sebesar 10% sehingga Total sampel pada penelitian ini adalah 22 responden.  Hasil : dalam penelitian ini adalah sebelum intervensi, median skor dismenore adalah 4,00. Setelah intervensi, median skor dismenore menurun menjadi 2,00. Kesimpulan : Terdapat perbedaan intensitas dismenore antara sebelum dan setelah diberikan madu akasia pada Remaja Putri di Karangtaruna Desa Ngombakan Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo.  
Uji Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol Kombinasi Daun Belimbing Wuluh  (Averrhoa Bilimbi L.) dan Rambut Jagung (Zea Mays L.) terhadap Mencit Jantan (Mus Musculus L.) yang Diinduksi Pepton 5% Zainul ‘Arifah; Septian Maulid Wicahyo; Bagas Ardiyantoro
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.292

Abstract

Latar Belakang: Demam merupakan respons tubuh terhadap infeksi atau peradangan yang ditandai dengan peningkatan suhu tubuh. Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dan rambut jagung (Zea mays L.) mengandung flavonoid yang berpotensi sebagai antipiretik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antipiretik kombinasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh dan rambut jagung pada mencit putih jantan yang diinduksi pepton 5%. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan 32 mencit yang dibagi menjadi delapan kelompok, yaitu kontrol normal, negatif, positif, ekstrak tunggal daun belimbing wuluh, ekstrak tunggal rambut jagung, serta kombinasi BW 1:RJ 2, BW 1:RJ 1, dan BW 2:RJ 1. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 96%. Pengujian meliputi standardisasi ekstrak, skrining fitokimia, identifikasi flavonoid menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan uji aktivitas antipiretik. Data dianalisis menggunakan Area Under the Curve (AUC), Shapiro-Wilk, Levene, dan One Way ANOVA. Kesimpulan: Kombinasi BW 2:RJ 1 menunjukkan kecenderungan penurunan suhu terbaik berdasarkan grafik dan AUC, tetapi One Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p > 0,05). Dengan demikian, kombinasi ekstrak menunjukkan kecenderungan aktivitas antipiretik, tetapi belum terbukti lebih efektif secara statistik dibandingkan ekstrak tunggal.