Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Focus and Scope Jurnal Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan berfokus pada publikasi penelitian ilmiah dan kajian akademik di bidang farmasi serta kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan ilmiah dan memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta praktik di sektor farmasi dan kesehatan. Ruang lingkup Jurnal Galen mencakup berbagai aspek dalam ilmu farmasi dan kesehatan, antara lain: Farmasi Klinis dan Komunitas – Studi tentang penggunaan obat dalam praktik klinis dan komunitas, termasuk interaksi obat, farmakokinetika, dan farmakoepidemiologi. Farmasi Industri dan Teknologi Farmasi – Pengembangan dan formulasi obat, sistem penghantaran obat, serta inovasi dalam teknologi farmasi. Farmakologi dan Toksikologi – Penelitian mengenai mekanisme kerja obat, efek samping, serta toksisitas pada berbagai sistem biologis. Bioteknologi Farmasi – Pengembangan produk farmasi berbasis bioteknologi, termasuk vaksin, antibodi monoklonal, dan terapi berbasis gen. Manajemen dan Kebijakan Farmasi – Kajian mengenai regulasi, ekonomi farmasi, serta kebijakan dalam sistem kesehatan yang berkaitan dengan obat dan layanan farmasi. Kesehatan Masyarakat dan Epidemiologi – Penelitian terkait kesehatan masyarakat, pola penyakit, serta intervensi farmasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Obat Herbal dan Fitokimia – Eksplorasi dan pengembangan bahan alam untuk keperluan farmasi, termasuk uji aktivitas farmakologi serta keamanan penggunaan obat herbal. Analisis Farmasi dan Instrumentasi – Metode analisis dalam pengujian kualitas obat, kontrol mutu, serta teknik instrumentasi dalam bidang farmasi. Kedokteran dan Ilmu Kesehatan – Penelitian dan kajian terkait ilmu kedokteran, diagnosis klinis, terapi medis, manajemen pelayanan kesehatan, serta inovasi dalam bidang kedokteran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ilmu Kesehatan Lainnya – Meliputi bidang terkait seperti kebidanan, keperawatan, fisioterapi, gizi, serta bidang kesehatan lain yang relevan dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan cakupan yang luas ini, Jurnal Galen diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang kredibel bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan profesional di bidang farmasi, kedokteran, serta berbagai disiplin ilmu kesehatan lainnya.
Articles
269 Documents
Pengaruh Penyuluhan Sadari terhadap Peningkatan Pengetahuan pada Remaja Putri di SMK Negeri 1 Pleret
Eliza Putri;
Dita Kristiana;
Yekti Satriyandari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.304
Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi di dunia. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak usia remaja adalah deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Rendahnya pengetahuan remaja mengenai SADARI dapat menyebabkan kurangnya kesadaran dalam melakukan pemeriksaan mandiri sehingga diperlukan edukasi kesehatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan SADARI terhadap tingkat pengetahuan remaja putri di SMK Negeri 1 Pleret Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas X dan XI SMK Negeri 1 Pleret sebanyak 31 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan SADARI yang terdiri dari 15 pertanyaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa penyuluhan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan SADARI sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 16 orang (51,6%), sedangkan setelah diberikan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dengan mayoritas responden berada pada kategori cukup sebanyak 21 orang (67,7%) dan kategori baik sebanyak 7 orang (22,6%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan SADARI. Kesimpulan penelitian ini adalah penyuluhan SADARI berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai deteksi dini kanker payudara. Disarankan agar sekolah dan tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat mengoptimalkan kegiatan edukasi kesehatan reproduksi melalui penyuluhan SADARI secara rutin dan interaktif untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam melakukan deteksi dini kanker payudara.
Pengaruh Prenatal Gentle Yoga dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sakit Islam Aysha
Linda Melian;
Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.306
Latar Belakang: Kecemasan pada ibu hamil Trimester III merupakan masalah psikologis yang sering terjadi menjelang persalinan, Di Indonesia sekitar 28,7% ibu hamil yang mengalami kecemasan,tingkat kecemasan yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan adalah Prenatal Gentle Yoga yang menggabungkan latihan pernafasan, relaksasi,meditasi,dan gerakan fisik yang aman bagi ibu hamil.Tujuan: Penelitian ini Untuk menganalisis pengaruh prenatal gentle yoga terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Islam Aysha. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian one group pretest posttest design. Penelitian ini berlokasi di wilayah kerja Rumah Sakit Islam Aysha pada bulan Mei 2026. Cara pengambilan sampel dengan teknik total sampling dan jumlah sampel sebanyak 20 responden,Tingkat Kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi Prenatal Gentle Yoga.Hasil: Analisis penelitian mayoritas sebelum diberikan intervensi Prenatal Gentle Yoga, sebagian besar responden mengalami kecemasan kategori sedang (70%). Dan setelah mengikuti program Prenatal Gentle Yoga selama 4 minggu, terjadi penurunan tingkat kecemasan yang signifikan. Mayoritas responden beralih ke kategori kecemasan ringan (50%). Analisis dengan uji Wilcoxon diketahui Asymp.Sig (2- tailed) bernilai 0.000 <0.05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian Prenatal Gentle Yoga terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Islam Aysha.
Hubungan Pengetahuan tentang Anemia pada Ibu Hamil Trimester III dengan Kejadian Anemia di Puskesmas Jenar Sragen
Inge Clavita Renanda Zanry;
Enny Yualiaswati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.300
Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang anemia dengan kejadian anemia di Puskesmas Jenar Sragen. Metode: penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 37 ibu hamil trimester III yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner dan data kejadian anemia berdasarkan kadar hemoglobin (Hb). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (40,5%) dan mengalami anemia (56,8%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value 0,024 (<0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil trimester III tentang anemia dengan kejadian anemia di Puskesmas Jenar Sragen. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil trimester III tentang anemia dengan kejadian anemia di Puskesmas Jenar Sragen. Peningkatan pengetahuan ibu hamil diperlukan sebagai upaya pencegahan anemia selama kehamilan.
Hubungan Perilaku Vulva Hygiene dengan Kejadian Keputihan Pada Santriwati di Imtaq Shighor Isy Karima
Halimah As Sa’diyah;
Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.305
Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina yang kerap dialami oleh remaja putri. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian keputihan adalah perilaku vulva hygiene. Perilaku vulva hygiene yang baik diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi dan mencegah terjadinya gangguan kesehatan reproduksi. Mengetahui hubungan perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada santriwati di Imtaq Shighor Isy Karima. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel adalah seluruh santriwati Imtaq Shighor Isy Karima yang berjumlah 60 responden, diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku vulva hygiene dan kuesioner kejadian keputihan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya pada penelitian sebelumnya. Analisis data menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Sebagian besar responden memiliki perilaku vulva hygiene kategori baik sebanyak 48 (80%) responden, kategori cukup 11 (18,3%) responden, dan kategori kurang 1 (1,7%) responden. Hampir seluruh responden mengalami keputihan yaitu 59 (98,3%) responden, sedangkan yang tidak mengalami keputihan sebanyak 1 (1,7%) responden. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 1,000 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada santriwati di Imtaq Shighor Isy Karima. Kejadian keputihan pada kelompok ini diduga lebih dipengaruhi oleh faktor hormonal masa pubertas dan faktor lain di luar perilaku vulva hygiene.
Penerapan Terapi Slow Stroke Back Massage untuk Mengurangi Nyeri Kepala pada Lansia dengan Hipertensi
Siti Fathonah;
Dewi Kartika Sari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.309
Latar Belakang Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang banyak dialami lansia dan sering disertai keluhan nyeri kepala akibat peningkatan tekanan darah. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi nyeri kepala adalah Slow Stroke Back Massage (SSBM). Tujuan Mendiskripsikan hasil penerapan terapi Slow Stroke Back Massage (SSBM) dalam mengurangi nyeri kepala pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan dua responden yang memenuhi kriteria inklusi. Terapi SSBM diberikan selama 20 menit, satu kali sehari selama enam hari berturut-turut. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah setiap sesi terapi. Hasil sebelum intervensi, responden pertama memiliki skala nyeri 8 dan responden kedua dengan skala nyeri 7 (kategori nyeri berat). Setelah enam hari penerapan SSBM, skala nyeri menurun menjadi 2 pada responden pertama dan 1 pada responden kedua (kategori nyeri ringan). Kedua responden sama-sama mengalami penurunan intensitas nyeri sebesar 6 poin, Kesimpulan Penerapan terapi Slow Stroke Back Massage efektif membantu menurunkan intensitas nyeri kepala pada lansia dengan hipertensi sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis.
Penerapan Terapi Mindfulness dalam Menurunkan Tingkat Fear Of Failure pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
Tegar Ayuning Dyah Fatmawati;
Sitti Rahma Soleman
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.310
Latar Belakang: Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami fear of failure akibat tuntutan penyelesaian tugas akhir yang dapat memengaruhi kondisi psikologis dan akademik. Salah satu intervensi nonfarmakologi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah terapi mindfulness. Tujuan: Mengetahui penerapan terapi mindfulness dalam menurunkan tingkat fear of failure pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan pre-test dan post-test pada dua mahasiswa tingkat akhir. Tingkat fear of failure diukur menggunakan instrumen Performance Failure Appraisal Inventory (PFAI), kemudian responden mengikuti terapi mindfulness selama empat hari berturut-turut sesuai SOP. Hasil: Skor PFAI responden pertama menurun dari 86 menjadi 66, sedangkan responden kedua dari 72 menjadi 53. Penurunan skor disertai berkurangnya kecemasan, meningkatnya kemampuan mengendalikan pikiran negatif, dan meningkatnya fokus dalam menyelesaikan tugas akhir. Kesimpulan: Terapi mindfulness selama empat hari memberikan dampak positif dalam menurunkan tingkat fear of failure, meskipun hasil dipengaruhi oleh kondisi psikologis dan lingkungan masing-masing responden.
Penerapan Rubber Band Resistance Exercise terhadap Penurunan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Karanganyar
Fitriana Andini Putri;
Riyani Wulandari
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.311
Latar Belakang Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan angka kejadian yang terus meningkat di seluruh dunia. Kondisi ini memerlukan upaya pengendalian kadar gula darah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah Rubber Band Resistance Exercise, yang meningkatkan sensitivitas insulin dan pemanfaatan glukosa otot sehingga menurunkan kadar gula darah. Tujuan Mendeskripsikan kadar gula darah puasa sebelum dan sesudah penerapan Rubber Band Resistance Exercise pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah Karanganyar. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada dua penderita Diabetes Melitus Tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan 3 kali selama 1 minggu dengan durasi 30 menit setiap sesi. Kadar gula darah puasa diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan glucometer. Hasil Sebelum intervensi, kadar gula darah puasa responden pertama 164 mg/dL dan responden kedua 159 mg/dL. Setelah intervensi, kadar gula darah puasa menurun menjadi 158 mg/dL dan 151 mg/dL. Penurunan masing-masing sebesar 6 mg/dL dan 8 mg/dL. Kesimpulan Rubber Band Resistance Exercise dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dan berpotensi menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis dalam pengendalian kadar gula darah.
Penerapan Aktivitas Fisik Berjalan Kaki terhadap Tekanan Darah pada Lanjut Usia (Lansia) Penderita Hipertensi di Wilayah Karanganyar
Bening Putri Lestari;
Siti Fatmawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.312
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Di Provinsi Jawa Tengah, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang tinggi, dengan Kabupaten Karanganyar mencatat 163.893 kasus hipertensi pada tahun 2023. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah aktivitas fisik berjalan kaki. Tujuan: Mengetahui penerapan aktivitas fisik berjalan kaki terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Intervensi berupa aktivitas berjalan kaki selama 25 menit (15 menit berjalan dan 10 menit istirahat), dilakukan dua kali dalam satu minggu. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Hasil: Setelah intervensi, tekanan darah responden pertama menurun dari 180/111 mmHg menjadi 172/100 mmHg, sedangkan responden kedua dari 169/100 mmHg menjadi 158/95 mmHg. Kesimpulan: Aktivitas fisik berjalan kaki membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi sehingga dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis.
Perbedaan Pengaruh Konsumsi Air Hangat Madu dan Air Rebusan Jahe terhadap Penanganan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester Pertama di Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026
Dewi Yulianti Ariesta;
Iga Retia Mufti;
Maria AD Barbara
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71417/galen.v2i2.313
Latar Belakang: Mual muntah merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil trimester I dan dapat mengganggu aktivitas serta pemenuhan nutrisi. Jahe merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diberikan dalam bentuk rebusan air jahe maupun cookies jahe. Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas pemberian rebusan air jahe dan cookies jahe terhadap frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Desa Panyindangan Wilayah Kerja Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta Tahun 2026. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester I, terdiri dari 15 responden kelompok rebusan air jahe dan 15 responden kelompok cookies jahe. Pengukuran frekuensi mual muntah menggunakan kuesioner PUQE-24. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil Penelitian: Setelah intervensi, sebanyak 14 responden (93,3%) kelompok rebusan air jahe berada pada kategori ringan, sedangkan kelompok cookies jahe sebanyak 6 responden (40,0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan rebusan air jahe berpengaruh signifikan terhadap penurunan frekuensi mual muntah (Z = -3,606; p = 0,001), sedangkan cookies jahe juga berpengaruh signifikan (Z = -2,000; p = 0,046). Uji Mann–Whitney menunjukkan Z = -3,099; p = 0,002. Simpulan: Rebusan air jahe lebih efektif dibandingkan cookies jahe dalam menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.