cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Prediksi Tekanan Pori Menggunakan Metode Kompresibilitas di Reservoir Karbonat, Studi Kasus : Lapangan MZ Muhazzib F; Ayi Syaeful Bahri; Amien Widodo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.581 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24019

Abstract

Prediksi tekanan pori sangat diperlukan pada aktifitas eksplorasi hingga pengembangan lapangan minyak dan gas bumi. Prediksi yang akurat dapat menentukan berat jenis lumpur pemboran yang tepat sehingga menjadikan aktifitas pemboran sumur di industri minyak dan gas bumi lebih efektif, aman, dan efisien.  Penelitian bertujuan untuk menghitung tekanan pori di reservoir karbonat menggunakan metode kompresibilitas dan membandingkan hasil perhitungan dengan data tekanan langsung (RFT), d’exponent, permasalahan pemboran dan tekanan lumpur, lalu menganalisa mekanisme yang menyebabkan overpressure pada lapangan penelitian, dan menentukan rekomendasi berat jenis lumpur pemboran untuk sumur MZ. Parameter kompresibilitas yaitu kompresibilitas bulk dan pori didapatkan melalui proses fluid replacement modelling (FRM) menggunakan persamaan Gassmann. Penyebab overpressure di analisis berdasarkan karakteristik data log shale terhadap kurva normal compaction trend (NCT) dan menunjukkan bahwa overpressure pada lapangan penelitian disebabkan oleh mekanisme loading akibat laju sedimentasi yang tinggi pada formasi Ngrayong. Selain itu, parameter kompresibilitas yang di hitung melalui proses FRM bernilai 5,9 x  – 8,1 x  untuk kompresibilitas pori dan 1,4 x  – 2,3 x  untuk kompresibilitas bulk. Nilai tersebut bertujuan sebagai input pada metode kompresibilitas dan menghasilkan nilai hasil perhitungan tekanan pori yang cukup baik, ditunjukkan oleh kecocokan dengan nilai tekanan lumpur dan permasalahan pemboran, serta selisih rata-rata antara nilai perhitungan tekanan pori dengan data RFT yang kurang dari 500 psi, yaitu 162.63 psi.
Dynamic Economic Dispatch dengan Mempertimbangkan Valve Point Effect dan Multiple Fuel Options Mengguanakn Metoda Ant Colony Optimization Mochamad Luthfiyansah; Rony Seto Wibowo; Adi Soeprijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24043

Abstract

Biaya pembangkitan yang ekonomis pada pembangkit thermal sulit untuk ditentukan karena banyak faktor yang perlu di pertimbangkan. Economic dispatch adalah solusi untuk mendapatkan biaya pembangkitan yang ekonomis dan efisien yaitu dengan perhitungan optimisasi biaya. Economic dispatch hanya digunakan untuk satu level beban. Dynamic Economic Dispatch (DED) merupakan solusi untuk menentukan pembagian pembebanan dari setiap unit pembangkit secara ekonomis dalam rentang waktu 24 jam. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perhitungan DED yaitu valve point effect (VPE) merupakan efek dari pembukaan katub bahan bakar pada unit pembangkit thermal dan multiple fuel options (MFO). parameter tersebut menjadikan kurva biaya pembangkitan menjadi non-convex. Dengan menggunakan metode optimisasi didapatkan biaya seminimal mungkin serta tetap melayani kebutuhan daya ke konsumen selama 24 jam. Pada tugas akhir ini metode optimisasi yang digunakan yaitu Ant Colony Optimization. Fungsi objektif yang dioptimisasi adalah biaya pembangkitan minimal dengan pertimbangan VPE dan MFO. Hasil pengujian simulasi yang didapatkan pada sistem 5 Unit pembangkit dan 10 Unit pembangkit yaitu pengaruh dari pertimbangan VPE dan MFO pada fungsi objektif yang disediakan. Sehingga menghasilakan perubahan biaya pembangkitan yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan konsumen selama 24 jam.
Estimasi Kerugian Energi Jaringan Distribusi Radial pada Penyulang NR 7 20 kV Kota Medan Menggunakan Loss Factor Saifi Sabiq; Ontoseno Penangsang; Rony Seto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.515 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24069

Abstract

Salah satu indikator untuk mengetahui efisiensi pola operasi sistem kelistrikan pada jaringan distribusi adalah perhitungan kerugian energi yang terjadi pada jaringan distribusi tersebut. Pihak penyedia listrik tentunya memerlukan perhitungan kerugian energi ini sebagai pertimbangan pembuatan kebijkan harga listrik maupun aturan yang harus di ikuti oleh pihak pelanggan listrik. Para pelanggan dapat dikenakan biaya yang berbeda sesuai porsi kerugian yang di akibatkan dari pemasokan listrik terhadap masing-masing pelanggan. Perhitungan kerugian energi ini membutuhkan data pengukuran lapangan yang banyak dan teliti yang pada kenyataannya sulit diperoleh. Selain hal tersebut, metode perhitungan yang cepat dan akurat dengan hasil yang maksimal dan waktu perhitungan yang minimal juga merupakan kebutuhan. Maka dari itu dalam Tugas Akhir ini akan membahas metode estimasi kerugian energi dengan data pengukuran yang minimal serta proses perhitungan yang cepat. Tugas Akhir ini juga akan menguji metode loss factor yang sesuai dengan karakteristik beban di Indonesai sehingga dapat digunakan untuk melakukan proses estimasi kerugian energi dengan tepat dan cepat bahkan digunakan untuk perencanaan system.
Analisa Parameter Desain Akuisisi Seismik 2D dengan Metode Dinamik pada Lingkungan Vulkanik, Studi Kasus : Cekungan Jawa Barat Bagian Utara Adib Banuboro; Dwa Desa Warnana; Firman Syaifuddin; Alpius Dwi Guntara
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.689 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24094

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai desain akuisisi seismik di lingkungan vulkanik. Penelitian ini dilakukan karena metode seismik memiliki permasalahan dalam perambatannya di lingkungan vulkanik. Permasalahan tersebut terjadi karena efek kontras kecepatan antar lapisan vulkanik dengan lapisan sedimen dibawahnya dan struktur geologi yang komplek pada lingkungan vulkanik. Daerah penelitian terletak di Cekungan Jawa Barat bagian Utara tepatnya di Kabupaten Majalengka. Penelitian dilakukan untuk mengetahui parameter akuisisi seismik 2D yang dapat memberikan resolusi lateral, Fold coverage, dan resolusi vertikal dengan hasil ideal di lingkungan vulkanik. Penelitian dimulai dengan membuat model geologi sintetik daerah penelitian menggunakan data sumur berupa data kecepatan sonic log dan dua data seismik yang saling berpotongan pada daerah penelitian. Variasi desain akuisisi seismik 2D yang dianalisa pada penelitian ini adalah Common depth point Interval (CDP Interval), Fold Coverage, dan Far Offset. Target formasi yang dianalisa adalah Formasi Jatibarang bagian atas dengan kedalaman 1763 meter dan terletak pada domain waktu seismik 1000 ms. Common dept Point interval diberikan variasi sebesar 10 meter dan 15 meter. Fold Coverage diberikan variasi parameter 15, 30, dan 45 Fold Coverage. Far Offset diberikan variasi parameter 600 meter, 1190 meter, dan 1790 meter. Hasilnya ditunjukkan oleh penampang seismik 2D untuk setiap variasi desain akuisisi. Hasil yang memberikan kondisi ideal yakni CDP interval 10 meter, Fold Coverage 45, dan Far Offset 1790 meter. Berdasarkan hasil tersebut desain akuisisi seismik 3D dapat di desain dengan dasar hasil analisa desain akuisisi seismik 2D di daerah penelitian.
Pemodelan Pola Aliran Fluida Panas Manifestasi Hidrotermal Songgoriti, Kota Batu Menggunakan Metode Self-Potential Anggi Arwin Pratama; Ayi Syaeful Bahri; Dwa Desa Warnana
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.651 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24467

Abstract

Penelitian aliran fluida panas telah dilakukan di daerah manifestasi hidrotermal Songgoriti menggunakan metode pengukuran Self-Potential. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola aliran fluida panas dan letak kedalaman anomali fluida panas di daerah Songgoriti, Kota Batu. Metode Self-Potential efektif digunakan untuk penelitian ini karena metode tersebut dapat digunakan untuk menentukan nilai potensial alami bawa permukaan, sehingga karakteristik beda potensial fluida panas bawah permukaan dapat ditentukan. Pengambilan data Self-Potential menggunakan konfigurasi leap-frog dengan jumlah titik pengukuran 100 datum. Hasil pengukuran menunjukkan karakteristik fluida panas diasumsikan sebagai anomali tinggi sekitar 60 sampai 85 mV. Hal itu dikarenakan fluida panas berasosiasi dengan batuan teralterasi sehingga bersifat termal konduktif. Proses konduksi termal di daerah penelitian diindikasikan berasosiasi dengan zona alterasi hidrotermal yang menyebabkan peningkatan nilai anomali self-potential yang terdistribusi merata pada daerah tersebut dan mempengaruhi aliran lokal. Aliran fluida teridentifikasi pada kedalaman 78 hingga 150 meter dengan pola aliran mengalir dari zona manifestasi berarah ke timur dan barat.
Crude Distillation Unit (CDU) dari Kuwait Crude Oil Ryanda Luthfi Zaim; Wahyuni Eka Muqni; Siti Nurkhamidah; Yeni Rahmawati; Soejoto Gondo
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.435 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24542

Abstract

Kebutuhan Indonesia akan energi terus meningkat. Produksi energi dalam negeri jika dilihat dari kapasitas kilang yang tersedia tidak sebanding dengan konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, perlu dibangun sebuah pabrik untuk memenuhi kekurangan dari produksi energi tersebut. Pada perencanaan ini akan dibangun pabrik crude distillation unit (CDU) dengan kapasitas 300000 barrel per hari. Prinsip kerja dari CDU adalah proses pemisahan berdasarkan titik didih komponen-komponennya pada tekanan atmosferik. Bahan baku yang digunakan dalam proses ini adalah Kuwait crude oil. Kuwait crude oil merupakan salah satu Negara dengan jumlah minyak mentah (crude oil) terbesar didunia serta memiliki jumlah ekspor sebesar 50% dari total produksi. Produk yang dihasilkan dari pabrik CDU berupa naphtha (overhead product), kerosene, light gas oil, heavy gas oil dan long residu. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan dari segi teknis berupa kapasitas produksi, umur pabrik dan perencanaan produksi serta dari ekonomi berupa IRR sebesar 9%, POT selama 10,2 tahun dan BEP sebesar 75% maka diperoleh hasil bahwa pabrik CDU layak didirikan.
Operasi Optimal Sistem Tenaga Listrik Mempertimbangkan Kestabilan Transien Menggunakan Oppositional Krill Herd Algrithm Gilang Hari Pratomo; Adi Soeprijanto; Ni Ketut Aryani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.437 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24566

Abstract

Penelitian ini menunjukan studi tentang optimasi sistem tenaga listrik mempertimbangkan kestabilan transien. Pertambahan kebutuhan tenaga listrik yang tidak sebanding dengan pertambahan infrastruktur tenaga listrik menyebabkan sistem sistem beroperasi lebih dekat pada batas kestabilan. Pada sistem dengan biaya pembangkitan yang paling murah karena sudah meggunakan analisa aliran daya optimal, belum tentu ketika dilakukan pengujian kontingensi sistem tetap stabil. Studi ini menggabungkan analisa aliran daya optimal dan pengujian kestabilan transien. Pengujian menggunakan metode simulasi berbasis waktu dan pusat inersia. Generator dimuodelkan secara multimesin dan dilihat kurva ayunan sudut rotornya. Stabil atau tidaknya sistem dianalisa dari sudut rotor terhadap pusat beban. Metode yang digunakan adalah Oppositional Krill Herd Algorithm. Keluaran dari penelitian ini adalah biaya pembangkitan yang termurah dan secara preventif mencegah ketidakstabilan transien pada saat kontingensi tertentu.
Pengembangan Metode Pretreatment Melalui Proses Fisik dan Kimia untuk Optimasi Produksi Biogas dari Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) sebagai Alternatif Energi Listrik ─ Biogas Yudhiantono Atidhira; Adam Noviansyah; Fadlilatul Taufany
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.437 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24604

Abstract

Biogas merupakan produk akhir dari degradasi anaerobik oleh bakteri methanogen. Biogas memanfaatkan bahan-bahan yang renewable dan penggunaannya pun ramah lingkungan, contohnya limbah perairan yaitu eceng gondok. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang selama ini merugikan ternyata potensial untuk dijadikan biogas. Namun, lignin yang menjadi inhibitor menunjukkan perlu adanya proses pretreatment yang optimum agar biogas yang terbentuk lebih banyak dan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses pretreatment dengan metode fisik dan kimia. Metode-metodenya yaitu untuk mengetahui pengaruh suhu menggunakan alat oven, autoclave, dan hot water bath pada suhu 70-110⁰C, serta jenis asam organik yaitu asetat, oksalat, dan sitrat dengan kadar 5%, 10% dan 15% (w/w). Adapun parameter yang diukur yaitu kandungan lignoselulosa, COD, yield biogas serta hasil analisa kandungan metana biogas. Dari penelitian ini dihasilkan bahwa proses pretreatment terbaik dihasilkan oleh pretreatment menggunakan oven dengan suhu 100⁰C dan asam oksalat 15 % (w/w) selama 1 jam dengan kandungan hemiselulosa, selulosa, lignin dan COD yaitu 46.11%, 23.14%, 0.86% dan 31360 mg COD/L. Kemudian, kuantitas produksi biogas yang dihasilkan oleh eceng gondok dengan proses pretreatment (kombinasi oven dengan suhu 100⁰C serta asam oksalat 15% (w/w) selama 1 jam) lebih tinggi yaitu 375.68 L/kg VS daripada produksi biogas oleh eceng gondok tanpa proses pretreatment yaitu 368.654 L/kg VS. Dengan produksi gas tersebut, dapat dihasilkan listrik dengan beban maksimum pada load 300-Watt dan efisiensi optimum sebesar 10.64% menggunakan gas generator 600-Watt.
Pra Design Integrasi Mini LNG Plant di Gresik dan Regasifikasi Storage Unit di Smelter Banjarmasin Lettizia Kris Harjanto; Maria Dominica Citta Nirmala Wibowo; Gede Wibawa; Rizky Tetrisyanda
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.762 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24729

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan perancangan pabrik Integrasi Mini LNG Plant dan Regasifikasi Storage Unit dengan kapasitas produksi LNG 20 MMSCFD (140.000 ton/tahun), waktu operasi 24 jam dan 330 hari/tahun. Tujuan perancangan Integrasi Mini LNG Plant dan Regasifikasi Storage Unit adalah untuk memenuhi kebutuhan LNG di Smelter Banjarmasin sebesar 15 MMSCFD (105.000 ton/tahun). Mini LNG Plant ini direncanakan akan didirikan di Kota Gresik, Provinsi Jawa Timur. Alasan pemilihan tempat ini adalah karena letaknya yang dekat dengan sumber bahan baku, yaitu dibeli dari Pertamina Hulu Energi (PHE) yang didapatkan dari sumur Poleng, lepas pantai Pulau Madura bagian utara. LNG ini nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan di Smelter Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Proses pembuatan LNG dari gas alam pabrik ini menggunakan proses on-shore LNG dengan rangkaian proses berturut-turut sebagai berikut: penghilangan CO2 dan H2S menggunakan amine absorbtion dengan solvent MDEA, penghilangan kandungan air dengan molecular sieve, refrigerasi dan pencairan gas alam menggunakan Single Mixed Refrigerant dengan bahan Mixed Component Refrigerant. Sedangkan untuk regasifikasi proses yang terjadi adalah menggunakan Open Rack Vaporizers. Dari rangkaian proses ini menghasilkan produk LNG kapasitas 18,29 MMSCFD (128.000 ton/tahun) dengan kadar HHV 1061 BTU/scf, LPG Mix 1,094 MMSCFD (8.000 ton/tahun), condensate 0,2229 MMSCFD (2.000 ton/tahun) Pendirian pabrik ini menggunakan dana investasi yang berasal dari modal sendiri sebesar 20% biaya investasi dan modal pinjaman sebesar 80% biaya investasi dengan bunga 12%. Dari analisa perhitungan ekonomi, didapatkan hasil investasi sebesar 81.667.000 US$ dengan IRR investasi sebesar 33,83%, POT selama 4 tahun 2 bulan, dan NPV 12 tahun sebesar 59.990.000 US$
Pembuatan Alternator Axial Flux Coreless Dengan Menggunakan Magnet Permanen Clarissa Amelia Sitorus; Yono Hadi Pramono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.027 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.24791

Abstract

Telah dilakukan penelitian pada alternator axial flux coreless dengan menggunakan magnet permanen dimana penelitian ini bertujuan menghitung efisiensi berdasarkan hasil perhitungan secara teoritis maupun secara percobaan. Rotor magnet permanen menggunakan 12 magnet neodymium dengan 6 koil sebagai stator. Generator aksial ini diputar dengan motor pada kecepatan berbeda (360; 482; 482,7; 485,1; 485,3; 485,9). Dari hasil pengukuran didapatkan hasil pada 3 koil maupun 6 koil dapat menghasilkan tegangan yang sebanding dengan kecepatan putarnya. Untuk kecepatan terendah 360 rpm didapatkan 5,8 Volt pada 3 koil sedangkan 13,8 Volt pada 6 koil dengan arus yang sama sebesar 2,5 Ampere. Perhitungan tegangan juga dilakukan secara teoritis berdasarkan parameter fisik dan studi literatur. Perbedaan hasil perhitungan dengan hasil pengukuran rata – rata 22%. Perhitungan effisiensi generator dilakukan dengan membandingkan daya output generator dengan daya output motor penggerak. Hasil pada generator 3 koil memiliki effisiensi tertinggi 28,75 % sedangkan 6 koil sebesar 62,083 %. Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa generator aksial magnet permanen akan memiliki efisiensi yang cukup tinggi dengan semakin banyak koil dan semakin cepat putarannya.