cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Implementasi Sistem Kontrol Aliran dan Tekanan Ozon Menggunakan Logika Fuzzy pada Box Sterilisator Anita Aprillia; Dwiky Fajri Syahbana; Imam Arifin; Ahmad Hafizh
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.69185

Abstract

Saat ini Infeksi Coronavirus disease (COVID- 19) terus bertambah maka sebab itu dibutuhkan perancangan peralatan yang dapat mencegah COVID-19 tersebut yaitu alat sterilisasi peralatan kesehatan. Sistem sterilisator yang ada di pasaran saat ini belum memiliki kontrol aliran dan tekanan ozon sehingga menyebabkan produksi ozon tidak terkendali dikarenan aliran dan tekanan ozon yang akan masuk berlebih dan tidak sesuai dengan standarisasi kadar ozon pada peralatan kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan alat sterilisasi tersebut PT. Parametrik Solusi Integrasi membuat alat sterilisasi peralatan kesehatan menggunakan gas ozon (O3) dengan metode pembangkit Dielectric Barrier Discharge (DBD) dengan penambahan kontrol aliran dan tekanan ozon menggunakan metode logika fuzzy. Target yang ingin dicapai dari pengerjaan proyek akhir ini adalah sistem sterilisasi yang otomatis dan dapat diatur laju aliran, tekanan, dan kadar ppm yang dihasilkan sesuai standar sistem sterilisasi peralatan kesehatan. Aktuator yang digunakan berupa motor servo dikopel dengan valve untuk mengatur jumlah aliran ozon, tekanan ozon dan kadar ozon yang masuk dalam box sterilisator dengan metode fuzzy sebagai pengendalinya. Sistem sterilisasi menggunakan logika fuzzy membuat respon sistem sesuai dengan standar yang ditentukan dan mendekati set point yang diberikan dengan nilai kadar ozon 3 ppm, laju aliran 5 Lpm dan tekanan 120 kPa dengan rata-rata eror laju aliran ozon sebesar 8 % dan tekanan ozon sebesar 2%.
Pra Desain Pabrik Pembuatan Garam Industri Soda Kaustik dari Garam Rakyat Ainun Fitrayawati; Yeni Rahmawati; Nurdin Amin; Siti Nurkhamidah
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.69246

Abstract

Garam merupakan salah satu bahan kimia yang dimanfaatkan untuk memenuhi konsumsi manusia dan industri dalam sehari-hari. Berdasarkan pemanfaatannya, garam dibagi menjadi 2 kelompok yaitu garam konsumsi memiliki kadar NaCl minimal 94% dan garam industri memiliki kadar NaCl diatas 96%. Adapun penyusun terbesar garam adalah Natrium Klorida (NaCl) dengan zat-zat pengotor terdiri dari CaSO4, MgSO4, MgCl2 dan lain-lain. Garam industri merupakan garam yang digunakan sebagai bahan baku utama maupun tambahan untuk kebutuhan industri baik di sektor petrokimia, farmasi, dan sebagainya dimana besarnya kebutuhan garam industri di Indonesia belum diimbangi dengan produksi garam industri nasional, sehingga Indonesia setiap tahun harus mengimpor garam industri yang berdampak pada peningkatan anggaran impor pemerintah. Berdasarkan perhitungan proyeksi data impor, ekspor, konsumsi dan produksi diperoleh jumlah kebutuhan garam industri di Indonesia pada tahun 2024 sebesar 1,2 milyar ton. Dalam upaya mengurangi ketergantungan impor garam industri, pra desain pabrik garam industry khususnya untuk industry soda kaustik direncanakan mulai beroperasi tahun 2024 dengan kapasitas produksi sebesar 150.000 ton/tahun untuk memenuhi 12,23% kebutuhan garam industri di Indonesia. Lokasi pendirian pabrik direncanakan di Desa Randal Kumalas, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Pemilihan lokasi ini berdasarkan tingginya ketersediaan bahan baku berupa garam rakyat di Kabupaten Sampang. Proses yang dipilih dalam pembuatan garam industri soda kaustik dari garam rakyat adalah pencucian dengan brine (washing) yang terdiri dari empat tahapan proses, yaitu Pre-Treatment bahan baku, Washing and Filtration, Drying and Packing Product, serta Brine Preparation. Dari perhitungan analisa ekonomi didapatkan IRR sebesar 13,64%, POT selama 2,9 tahun dan BEP sebesar 51%.
Implementasi Sistem Kontrol Aliran dan Tekanan Oksigen Menggunakan Logika Fuzzy pada Reaktro Ozon Siti Athiul Millah; Dwiky Fajri Syahbana; Fauzi Imaduddin Adhim; Ahmad Hafizh
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.69535

Abstract

Kondisi pandemi Coronavirus disease (COVID-19) terus meningkat oleh sebab itu dibutuhkan perancangan peralatan yang dapat mencegah COVID-19 tersebut yaitu alat sterilisasi peralatan kesehatan. Sistem sterilisator yang ada di pasaran saat ini belum memiliki kontrol aliran dan tekanan oksigen sehingga produksi ozon tidak terkendali dikarenakan aliran dan tekanan oksigen yang akan masuk pada reaktor ozon tidak terkontrol yang menyebabkan ozon akan masuk berlebih dan tidak sesuai dengan standarisasi kadar ozon pada peralatan kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan alat sterilisasi tersebut PT. Parametrik Solusi Integrasi membuat alat sterilisasi peralatan kesehatan menggunakan gas ozon (O3) dengan metode pembangkit Dielectric Barrier Discharge (DBD) dengan penambahan kontrol aliran dan tekanan oksigen menggunakan metode logika fuzzy. Kontrol aliran dan tekanan yang dilakukan pada sterilisator ini ditujukan agar aliran dan tekanan yang dihasilkan akan lebih terkontrol. Penggunaan fuzzy sebagai metode yang digunakan bertujuan untuk mendapatkan nilai laju aliran dan tekanna yang sesuai dengan set point. Sistem sterilisasi menggunakan logika fuzzy membuat respon sesuai dengan standar yang ditentukan dan mendekati set point yang diberikan dengan nilai laju aliran 5 Lpm dan tekanan 120 kPa dengan rata- rata eror aliran oksigen sebesar 4.3% dan rata- rata eror tekanan oksigen 3,9%.
Pra-Desain Pabrik Konnyaku dari Tepung Glukomanan Umbi Porang (Amorphophallus Oncophyllus) Rahmasari Nur Setyono; Abdul Wasi'; Yeni Rahmawati; Fadlilatul Taufany
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.69690

Abstract

Glukomanan merupakan salah satu kandungan yang terdapat di dalam tepung porang dan dikenal sebagai Konjac Glucomannan (KGM). KGM banyak digunakan sebagai bahan makanan tradisional di Asia seperti mie, tofu dan jelly. Manfaat dari KGM adalah mengurangi kolesterol darah, memperlambat pengosongan perut, mempercepat rasa kenyang sehingga cocok untuk makanan diet dan bagi penderita diabetes. Tepung glukomanan memiliki banyak sekali manfaat, namun di Indonesia hanya terdapat 1 pabrik yang dapat mengolah umbi porang menjadi makanan olahan yang mengandung tepung glukomanan yaitu konnyaku blocks. Salah satu tanaman yang mengandung glukomanan tinggi adalah umbi porang atau Amorphophallus Oncophyllus. Sayangnya dalam umbi porang ini masih terdapat kandungan kalsium oksalat sehingga tidak dapat langsung dikonsumsi. Terdapat tiga tahapan utama dalam pembuatan konnyaku dari umbi porang. Tahap pertama adalah proses persiapan bahan baku dan pengecilan partikel dari umbi porang menjadi grabula. Tahap kedua yaitu proses pemurnian glukomanan dan pengeringan hingga diperoleh tepung high grade glucomannan. Tahap ketiga adalah tahap pembuatan konnyaku. Proses pemurnian dikakukan dengan melakukan penambahan aluminium sulfat untuk mengikat impurities dan etanol 95% untuk mengendapkan glukomanan yang sebelumnya terlarut didalam air. Pabrik konnyaku dari umbi porang akan didirikan di Nganjuk, Jawa Timur, dengan estimasi waktu mulai produksi pada tahun 2024. Berdasarkan analisis ekonomi untuk kapasitas produksi 10.000 ton per tahun, dengan laju pengembalian modal (IRR) pabrik ini sebesar 32,55% pada tingkat suku bunga per tahun 8,00% dan laju inflasi sebesar 1,94% per tahun. Sedangkan untuk waktu pengembalian modal (POT) adalah 5 Tahun 4 Bulan dan titik impas (BEP) sebesar 39,14%.
Pra Desain Pabrik Metanol dari Batubara Kelas Rendah Anif Rachmawati; Mahfud Mahfud; Triyaldi Fakhry Maulana
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.70046

Abstract

Ketersedian sumber gas alam semakin menipis dan potensi cadangan batubara mencapai 37,6 miliar ton per Desember 2019. Batubara dapat dijadikan alternatif gas alam dan diproses menjadi berbagai produk, seperti metanol. Konsumsi metanol dalam negeri hingga 2020 hanya dipasok oleh produsen tunggal yaitu PT. Kaltim Methanol Industri (KMI) dengan kapasitas 650.000 ton/tahun. Maka dari itu, pabrik metanol dari batubara kelas rendah ini didirikan dengan tujuan untuk membantu masalah tersebut, dimana pabrik ini akan dioperasikan secara kontinu 24 jam selama 330 hari per tahunnya dan berkapasitas produksi 640 KTPA. Dari kapasitas tersebut dibutuhkan bahan baku batubara sebesar 195 ton/jam; process water sebanyak 83.571,43 kg/jam; cooling water sebanyak 13.740.266,11 kg/jam; oksigen sebanyak 151.927,2 kg/jam; saturated steam sebanyak 189.059,05 kg/jam; superheated steam sebanyak 1.090.491,57 kg/jam. Selain itu, proses ini juga menghasilkan solid waste sebanyak 10.573,64 kg/jam; Waste water sebanyak 30.965,9 kg/jam; purge sebanyak 350.704,68 kg/jam; flare sebanyak 4.377,89 kg/jam; dengan kebutuhan daya listrik sebesar 44.440 kW. Pasokan bahan baku batubara berasal dari PT. Bukit Asam, Tbk. yang berada di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Pendirian pabrik metanol direncanakan di tahun 2022 dan dapat selesai tahun 2024. Proses produksi metanol dari batubara kelas rendah ini terdiri dari dua proses inti, antara lain : Gasifikasi (produksi syngas) dan Sintesa metanol. Dari perhitungan analisa ekonomi didapatkan laju pengembalian modal (IRR) pabrik metanol ini sebesar 26,8% dengan tingkat suku bunga bank 9,95% per tahun dan laju inflasi rata-rata 1,94% per tahun. Sementara itu, waktu pengembalian modal (POT) adalah 4 tahun 7 bulan dan titik impas (BEP) sebesar 32,23%. Untuk dapat memproduksi metanol grade AA dengan kapasitas 640.000 ton/tahun, dibutuhkan biaya produksi total per tahunnya sebanyak Rp. 3.488.925.879.353,62 dengan biaya investasi total (TCI) sebanyak Rp. 3.854.287.975.819,96 Jika dipertimbangkan dari aspek analisa ekonomi serta teknis, pabrik metanol dari batubara kelas rendah ini layak didirikan.
Implementasi Kontrol Sudut Buka Valve Menggunakan Metode Fuzzy Logic pada Proses Pencampuran Water Coolant Waluyo Bayu Abdillah; Imam Wahyu Farid; Ciptian Weried Priananda
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.70157

Abstract

Proses pencampuran pra pemakaian water coolant memiliki standar yang berbeda pada setiap fungsi dan kegunaan. Pencampuran secara konvensional dilakukan secara manual oleh tangan manusia dan diukur menggunakan alat ukur analog untuk mengetahui kadar konsentrasi kompisisi coolant. Penelitian ini membuat implementasi tentang pembuatan sistem pencampuran water coolant otomatis dengan komposisi air dan bijih coolant secara otomatis dengan menggunakan piranti mikrokontroller. Konsentrasi water coolant yang dimaksud adalah sebesar 5% kadar bijih coolant tercampur. Dalam menentukan sudut buka valve/ kran sebagai jembatan aliran bijih coolant menuju proses pencampuran digunakan metode Fuzzy Logic yang diaktualisasikan pada motor servo DC dengan input data diambil dari hasil pembacaan sensor salinitas. Dari percobaan yang telah dilakukan menyatakan bahwa metode fuzzy dapat digunakan untuk mengontol derajat buka valve dengan baik. Namun secara keseluruhan hasil yang didapatkan dari percobaan masih belum mendapatkan hasil yang maksimal. Dari percobaan yang telah dilakukan, error terkecil yang berhasil dicapai masih bernilai 20%. Walau sudah memenuhi standar minimal, namun masih perlu adanya peningkatan kinerja sistem. Maka dari itu perlu adanya pengembangan dan evaluasi terhadap sistem lebih lanjut agar sistem dapat berjalan lebih baik
Pengukuran Supply Chain Maturity Pada PT X Hanifa Nur Izzati; Imam Baihaqi; Dewie Saktia Ardiantono
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.70324

Abstract

Supply Chain Management merupakan keunggulan kompetitif yang penting dan merupakan penentu dari kinerja perusahaan. Saat ini, Supply Chain menjadi semakin kompleks, segala jenis kompleksitas pada Supply Chain dapat berdampak negatif pada operasi, mempersulit proses pengambilan keputusan dan memicu gangguan. Gangguan supply chain dapat menyebabkan tantangan yang signifikan serta dapat mempengaruhi kinerja organisasi. Dengan memanfaatkan maturity model, perusahaan dapat mengetahui tingkat supply chain maturity. Karena supply chain yang matang dapat mengurangi kompleksitas sehingga mencapai tingkat kinerja yang lebih baik. Tujuan penelitian ini yaitu mengukur Supply Chain Maturity pada PT X. Penelitian ini menggunakan mixed-methods, karena menggunakan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Model yang akan digunakan dalam penelitian berdasarkan Supply Chain Maturity Assesstment. Tes penilaian supply chain maturity pada model ini membahas 48 praktik terbaik yang diklasifikasikan ke dalam tujuh kategori yaitu strategi, kontrol, proses, sumber daya, bahan, informasi, dan organisasi. Setelah model divalidasi oleh expert akademisi, selanjutnya dilakukan pengukuran pada PT X yang menghasilkan rata-rata kondisi maturity level pada level tiga. Penelitian ini juga akan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan maturity level pada Supply Chain PT X.
Pra-Desain Pabrik Dimethyl Ether dari Gas Alam Melalui Direct Process Andreas Darmaja; Indah Rikha Kartikasari; Gede Wibawa; Rizky Tetrisyanda
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.70553

Abstract

Program konversi minyak tanah ke LPG (Liquedfied Petroleum Gas) sejak tahun 2007 memberikan dampak besar terhadap konsumsi LPG di Indonesia. Meningkatnya kebutuhan LPG mendorong untuk melakukan impor sehingga beban anggaran pemerintah semakin besar. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukannya pengembangan bahan bakar alternatif yang dapat menggantikan peran LPG sebagai bahan bakar. Pendirian industri DME (Dimethyl Ether) di Indonesia menjawab akan masalah atas kebutuhan LPG. Ketersediaan bahan baku berupa gas alam yang melimpah, membuat industri DME di Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan. Proses pembuatan DME dari gas alam secara direct process pada pabrik ini dibagi kedalam empat buah sektor utama antara lain Sektor Reforming, Sektor Heat Recovery, Sektor Sintesa DME, dan Sektor Purifikasi DME. Kondisi operasi produksi DME yaitu pada temperatur 250-280oC dan tekanan 5-6 Mpa dengan menggunakan tipe slurry reactor. Pabrik DME memiliki feed masuk berupa gas alam sebanyak 40040,573 kg/jam menghasilkan produk utama berupa DME sebanyak 36.697,742 kg/jam. Dari hasil perhitungan pada neraca ekonomi didapatkan IRR sebesar 24,79 % dan BEP sebesar 33 % dimana POT selama 3,77 tahun. Dengan bunga 8,5% per tahun. Pabrik diperkirakan bertahan selama 15 tahun dengan lama waktu pembangunan selama 2 tahun. Operasi pabrik 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Modal Investasi Rp 2.709.985.035.056/tahun, Biaya Produksi: Rp1.804.737.785.743/tahun, Hasil Penjualan: Rp2.856.638.643.598/tahun.
Pra Rancangan Pabrik Biodiesel dari Minyak Jelantah Menggunakan Metode Transesterifikasi dengan Kapasitas 50.000 Ton/Tahun Caroline Fernanda Sutanto; Fernando Pujiadhi Wiryawan; Firman Kurniawansyah
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.70673

Abstract

Biodiesel merupakan alternatif dari bahan bakar fosil yang bersumber dari minyak nabati atau lemak hewani. Pengembangan biodiesel mengalami kendala diantaranya adalah tingginya harga bahan baku dan biaya produksi yang mengakibatkan harga jual biodiesel yang dihasilkan belum mampu bersaing dengan minyak diesel berbasis minyak bumi. Salah satu upaya dalam pencarian bahan baku yang ekonomis dengan menggunakan low cost feed stock contohnya minyak jelantah. Biodiesel dari minyak jelantah ini dipandang lebih ekonomis dari segi biaya bahan baku dibandingkan CPO, dan dapat memanfaatkan limbah rumah tangga sehingga mengurangi polusi di lingkungan. Terdapat 3 tahapan utama dalam proses pembuatan biodiesel dari minyak jelantah, antara lain tahap pre-treatment bahan baku, reaksi transesterifikasi dan pemurnian. Produksi diawali dengan tahap pre-tratment limbah minyak jelantah yaitu tahap degumming, bleaching, filter kotoran, evaporasi, reaksi esterifikasi dan penetralan. Selanjutnya dilakukan tahapan utama yaitu pembentukan biodiesel dengan reaksi transesterifikasi. Setelah itu dilakukan pemurnian produk dengan evaporasi biodiesel dan merecovery metanol dengan distilasi pada produk gliserol sehingga didapatkan produk utama biodiesel dan produk samping gliserol. Pembiayaan pabrik biodiesel dari minyak jelantah berasal dari 40% dana pribadi dan 60% pinjaman dari Bank. Dengan perincian analisa ekonomi sebagai berikut: Nilai Net Present Value positif dan nilai Internal rate of Return sebesar 26,98% dan bunga bank 12%, Pay Out Time dalam 4,3 tahun, dan Titik Impas sebesar 30,68%. Dilihat dari sensitivitas terhadap IRR, harga jual produk berpengaruh besar dalam nilai IRR.
Pra-Desain Pabrik Pupuk NPK dari DAP, ZA, dan KCL dengan Metode Mixed Acid Route Berkapasitas 500.000 Ton/Tahun Fadhil Kusuma Atmadja; Wirantia Hanan Febrilla; Tri Widjaja
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.71887

Abstract

Dalam usaha untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia yang merupakan negara agraris, industri pupuk merupakan salah satu sektor penunjang pertanian. Pupuk NPK sangat banyak digunakan dalam sektor perkebunan karena memiliki banyak kelebihan dibanding pupuk lainnya, antara lain harga murah, praktis, dan komposisi yang bisa disesuaikan. Pada pra-desain pabrik ini kami akan mendesain pabrik pupuk NPK baru yang mempunyai kapasitas cukup besar untuk menutupi defisit yang terjadi. Dipilih metode Mixed Acid Route karena memiliki banyak keuntungan, yaitu kapasitas produksi jumlah besar dengan berbagai macam grade pupuk, produk lebih seragam, dan dapat terus beroperasi secara kontinyu. Konfigurasi proses pembuatan pupuk NPK terdiri dari tahap persiapan bahan baku, netralisasi, granulasi, pengeringan, pengayakan, pendinginan dan pelapisan produk. Target kapasitas produksi pupuk NPK kami adalah 500.000 ton/tahun. Sumber dana investasi pabrik ini berasal dari modal sendiri sebesar 30% biaya investasi dan pinjaman jangka pendek sebesar 70% biaya investasi dengan bunga sebesar 9,95% per tahun. Dari analisis perhitungan ekonomi didapat hasil-hasil sebagai berikut, dimana nilai Investasi: 446.251.197.675 IDR, Internal Rate of Return: 27,5 %, Pay Out Time: 3,59 Tahun, Break Even Point: 49,69%, dan NPV: 610.932.852.290,76 IDR. Secara keseluruhan pabrik ini layak untuk didirikan.