cover
Contact Name
Alsri Windra Doni
Contact Email
jurnal.keperawatanmandiri@gmail.com
Phone
+6281363221193
Journal Mail Official
jurnal.keperawatanmandiri@gmail.com
Editorial Address
Jalan Simpang Pondok Kopi Siteba Padang, Sumbar
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri
ISSN : -     EISSN : 30263441     DOI : https://doi.org/10.33761/jkpm.v2i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri (JKSM) berdiri dimulai pada tahun 2023 dengan sistem publikasi jurnal dengan terbitan Open Journal Systems (OJS) dimana publikasi dilakukan secara online dimana penulis, pembaca dan mahasiswa bisa mengkases jurnal ini tanpa dibatasi ruang dan waktu. Jurnal Keperawatan Mandiri dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai penelitian keperawatan mencakup semua bidang keperawatan termasuk penelitian dasar keperawatan, keperawatan manajemen, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kesehatan jiwa, keperawatan maternitas, keperawatan anak, keperawatan gerontologi, keperawatan komunitas, keperawatan keluarga keperawatan pendidikan , pengobatan komplementer dan alternatif (CAM) dalam keperawatan. Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri adalah sebuah jurnal peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Kesehatan . Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri menerbitkan secara berkala dua kali setahun yaitu pada Bulan Mei dan November. Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri diterbitkan oleh Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Padang. Semua publikasi di Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri bersifat terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan.
Articles 41 Documents
Hubungan Self-Efficacy, Dukungan Orang Tua Dan Dukungan Teman Sebaya Dengan Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju Tahun 2024 anggia sukma septian; Nina Nina; Susaldi susaldi
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 3 No.2 November 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v3i2.1853

Abstract

Kecemasan merupakan gangguan kesehatan mental kedua tertinggi di Indonesia, di Provinsi DKI Jakarta terdapat 28,747 orang yang mengalami gangguan kecemasan hingga depresi menurut KemenKes. Mahasiswa tingkat akhir dituntut untuk menyelesaikan tugas akhir, ketika mahasiswa merasa persyaratan tugas akhir itu berat, mahasiswa cenderung mengalami kecemasan hingga stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy, dukungan orang tua dan dukungan teman sebaya dengan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi menggunakan spearmen dengan teknik pengambilan sampel total sebanyak 135 orang. Hasil penelitian ini menggambarkan tingkat kecemasan sedang 11.9%, berat 53.3% dan sangat berat 14.1%, Self-efficacy rendah 53.3%, mahasiswa yang tidak mendapatkan dukungan orang tua sebanyak 53.3%, dan mahasiswa yang tidak mendapatkan dukungan teman sebaya sebanyak 61.5%. Hal ini menunjukan adanya hubungan antara kecemasan dengan self-efficacy dengan p value 0.036 (<0.05), adanya hubungan antara dukungan orang tua dengan kecemasan dengan p value 0.019 (<0.05) dan adanya hubungan dukungan teman sebaya dengan kecemasan dengan p value 0.027 (<0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara Self-Efficacy, dukungan orang tua, dan dukungan teman sebaya dengan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir, yang ditandai dengan peningkatan kecemasan ketika mahasiswa merasa tidak memiliki dukungan yang cukup dari orang tua dan teman sebaya, serta memiliki Self-Efficacy yang rendah.
Pengaruh Pemberian Edukasi Deteksi Dini Fibroadenoma Mamae (Fam) Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Remaja Putri Tentang Sadari Di Sman 5 Padang risma lailatul rahmi; Netti Netti; Zolla Amely Ilda; Defia Roza; Efitra Efitra
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 3 No.2 November 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v3i2.1854

Abstract

Fibroadenoma Mamae dapat berkembang menjadi kanker payudara. Angka kejadian kanker payudara di Kota Padang pada tahun 2020 terjadi peningkatan sebesar 73%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi deteksi dini FAM terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan SADARI. Metode penelitian Quasi Eksperiment dengan rancangan One Group Pre-Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi kelas XI. Sampel berjumlah 64 siswi dengan teknik stratified random sampling. Teknik penggumpulan data dengan menggunakan kuesioner.Analisis data yaitu univariat dan bivariat. Uji normalitas dengan Kolmogorov Smirnov, Uji statistik T-test dependent untuk terdistribusi normal untuk variable pengetahuan (p= <0,05) dan sikap (p= <0,05) dan Wilcoxon untuk data yang tidak terdistribusi normal. Terdapat pengaruh antara pengetahua sebelum dan sesudah diberikan intervensi. p-value =0,000, terdapat pengaruh antara pengetahuan, sikap dan tindakan pre dan post intervensi, dengan uji t test (p = 0,000; a = 0,05. Beda rerata pengetahuan pre dan post adalah 4,4, beda rerata sikap pre dan post adalah 0,02 dan beda rerata tindakan sebelum dan sesudah adalah 0,94. Diharapkan kepada pihak sekolah untuk memasukkan edukasi dini FAM ke program UKS Sekolah.
POSISI SIDE LYING KIRI MENINGKATKAN DURASI TIDUR DAN SATURASI OKSIGEN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR herlina doloksaribu; Eka Rokhmiati Wahyu Purnamasari; Hari Ghanesia
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 3 No.2 November 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v3i2.1861

Abstract

Low birth weight baby as LBW is The baby born weight less than 2500 grams. LBW is The high risk of infection and complication, therefore LBW need intensive care. to find out the effectiveness of left side lying on sleep duration and oxygen saturation in CPAP-installed BBLR in the NICU of Cengkareng Hospital. This study was a quasi-experimental study with a pre and post test with control group design. The population in this study were all CPAP-installed LBW patients in the NICU of Cengkareng Hospital. This study used 2 groups with 15 respondents in each group. The instrument in this study was to fill in the sleep duration and oxygen saturation observation sheet with an oximeter. Analysis using univariate and bivariate using the Mc Namar Test. Based on the results of the study, the P value was 0.016 <0.05, meaning that there was an effect before and after the left side lying intervention on sleep duration in CPAP-installed LBW. research results P value 0.031 < 0.05 means There is an effect before and after the left side lying intervention on oxygen saturation in LBW with CPAP installed. Research results P value 0.250 > 0.05 means There is no effect before and after the supine position on sleep duration in LBW with CPAP installed. Research results P value 1.000 > 0.05 means There is no effect before and after the supine position on oxygen saturation in LBW with CPAP installed
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMPN 2 PRINGSURAT Tika Yuniar
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 4 No.1 Mei 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v4i1.2032

Abstract

Abstract Background: Adolescents are a vulnerable age group facing various reproductive health issues due to high curiosity, peer influence, and limited access to accurate information. National and regional data reveal high rates of adolescent pregnancy, premarital sexual behavior, and HIV/AIDS cases among adolescents. Lack of reproductive health education contributes to low knowledge and poor attitudes in maintaining reproductive health. Innovative learning media, such as the snakes and ladders game, is believed to improve adolescents’ knowledge and attitudes regarding reproductive health. Objective: To determine the effect of health education using snakes and ladders media on knowledge and attitudes regarding adolescents reproductive health at SMP Negeri 2 Pringsurat. Methods: This study employed a quasi-experimental design with a two-group pre-post test approach. Purposive sampling was used to select 96 adolescents aged 13–15 years, proportionally divided into an intervention group and a control group. Hypothesis was tested using Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Results: There was a significant increase in knowledge (p = 0.000) and attitudes (p = 0.000) in the intervention group. In the control group, knowledge did not change significantly (p = 0.083) and attitudes changed only minimally (p = 0.003). Statistical tests confirmed significant differences between groups for both knowledge (p = 0.000) and attitudes (p = 0.000), These results showing that reproductive health education using snakes and ladders media is more effective than classical learning. Conclusion: Health education using snakes and ladders media has been proven to have a significant effect in improving knowledge and attitudes about adolescents reproductive health at SMP Negeri 2 Pringsurat. Abstrak Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi akibat rasa ingin tahu yang tinggi, pengaruh teman sebaya, serta minimnya akses informasi akurat. Data menunjukkan tingginya angka kehamilan remaja, perilaku seksual pranikah, serta kasus HIV/AIDS pada usia remaja serta kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi menjadi salah satu penyebab rendahnya pengetahuan dan sikap remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi. Media pembelajaran inovatif seperti permainan ular tangga diyakini mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media ular tangga terhadap pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi remaja di SMPN 2 Pringsurat Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental dengan two-group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling terdiri dari 96 remaja usia 13–15 tahun yang dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol Uji hipotesis dengan Wilcoxon serta uji Mann-Whitney. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan (p = 0,000) dan sikap (p = 0,000) di kelompok intervensi. Pada kelompok kontrol, pengetahuan tidak mengalami perubahan signifikan (p = 0,083) dan sikap hanya berubah sedikit (p = 0,003). Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok baik pada pengetahuan (p = 0,000) maupun sikap (p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi menggunakan media ular tangga lebih efektif dibandingkan pembelajaran klasikal. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dengan media ular tangga terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang Kesehatan reproduksi pada remaja di SMPN 2 Pringsurat.
PENERAPAN TEKNIK ALTERNATE NOSTRIL BREATHING EXERCISE UNTUK MENURUNKAN RESPIRATION RATE DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI RUANG RAWAT INAP JANTUNG RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Indah Novia Hendra
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 4 No.1 Mei 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v4i1.2232

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kegagalan jantung mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Prevalensi gagal jantung di Indonesia terus meningkat yang disebabkan masih tingginya factor risiko penyakit gagal jantung, diantaranya kebiasaan gaya hidup tidak sehat seperti kurangnya olahraga, perokok aktif, stress yang tinggi, konsumsi makanan tidak sehat, hipertensi, dll, jika tidak segera ditangani fungsi jantung akan semakin memburuk, pompa jantung semakin berkurang bahkan dapat menyebabkan kematian. Masalah yang sering terjadi pada pasien CHF salah satunya sesak nafas (dispnea) yang dapat dilihat dari ketidakstabilan Respiration Rate. Untuk mengurangi permasalahan tersebut dilakukan terapi nonfarmakologis salah satunya teknik Alternate Nostril Breathing Exercise (ANBE). Tujuan studi kasus ini untuk menerapkan intervensi Alternate Nostril Breathing Exercise (ANBE) untuk menurunkan respiration rate dalam asuhan keperawatan pada pasien CHF. Desain penerapan menggunakan rancangan deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di ruang rawat inap jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang dari tanggal 21 April-10 Mei 2025 dengan populasi semua pasien CHF. Penerapan ini diterapkan pada 2 orang pasien CHF yang dilakukan selama 6 hari dengan frekuensi 2 kali dalam 1 hari selama 10-15 menit. Hasil penelitian didapatkan adanya perubahan sesak nafas yang dirasakan kedua partisipan, pada intervensi pertama partisipan pertama didapatkan penurunan sebanyak 5x/menit, sedangkan pada partisipan kedua didapatkan penurunan sebanyak 3x/menit. Yang berarti terapi ini efektif untuk dilakukan. Sehingga dapat disarankan sebagai tindakan keperawatan mandiri untuk mengurangi sesak nafas pada pasien dengan CHF.
Penerapan Teknik Relaksasi Autogenik Dalam Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Type2 Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Di Ruang Interne Wanita Rsup Dr. M. Djamil Padang regina dwi handani
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 4 No.1 Mei 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v4i1.2299

Abstract

Penerapan Teknik Relaksasi Autogenik Dalam Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Type2 Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah DiRuang Interne Wanita Rsup Dr. M. Djamil Padang
The PEMBERIAN EDUKASI PRAOPERASI SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN PADA PASIEN TUMOR COLLI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR Juni Arsih
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 4 No.1 Mei 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v4i1.2549

Abstract

A neck tumor is a lump in the neck area or a lump on the body. One of the treatments for tumors is surgery, specifically tumor excision. Patients scheduled for surgery often feel anxious. Therefore, one intervention that can reduce anxiety is preoperative education. A case study of one patient in the preoperative room, with an intervention consisting of preoperative education about the surgical procedure, benefits, risks, and postoperative care. Before receiving preoperative education, the patient experienced anxiety and had a low level of knowledge about the disease and surgical procedures. After receiving preoperative education, the patient was able to repeat the material provided, thereby reducing anxiety and increasing knowledge. Further research with a larger sample size is needed to strengthen the evidence of the effectiveness of this intervention. Preoperative education was proven to be effective in reducing anxiety and increasing knowledge in patients with colli tumors. Keywords: Colli Tumor, Anxiety, Preoperative Education
PENERAPAN TEKNIK DISTRAKSI AUDIO VISUAL TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN ANAK DENGAN GASTROENTERITIS AKUT (GEA) RSUP DR. TADJUDDIN CHALID MAKASSAR Mas'oed Malloga
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 4 No.1 Mei 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v4i1.2550

Abstract

1Mas’oed Malloga, 2Nur Ilah Padhila, 3Wan Sulastri Emin, 4Andi Yuliana 123Profesi Ners, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia No. Hp/WA : 082194168064 Abstrak Latar Belakang: Gastroenteritis Akut (GEA) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak-anak dengan gejala utama berupa diare, demam, muntah, dan nyeri perut yang berisiko menimbulkan dehidrasi. Nyeri yang dialami pasien anak seringkali menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan sehingga diperlukan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif. Teknik distraksi audio visual adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengalihkan perhatian pasien dari nyeri menuju stimulus berupa suara dan gambar bergerak yang menyenangkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik distraksi audio visual terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien anak dengan GEA di ruang IGD RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan tahapan proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah seorang anak usia 10 tahun dengan diagnosis medis GEA yang mengalami demam, diare, muntah, dan nyeri perut. Intervensi distraksi audio visual diberikan sebanyak tiga kali sehari dengan durasi 10–15 menit menggunakan media tayangan kartun, dan dengan indikator penilaian nyeri menggunakan Wong-Baker Scale. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari 6/10 sebelum intervensi menjadi 2/10 setelah intervensi, disertai berkurangnya ekspresi meringis, peningkatan kenyamanan, serta pasien lebih kooperatif. Kesimpulan: Teknik distraksi audio visual terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri pada pasien anak dengan GEA, serta dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi manajemen nyeri di ruang gawat darurat.
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI GENGGAM JARI PADA NY.S MASSA RESIDIF TUMOR COLOM DENGAN TINDAKAN LAPARATOMI REMOVAL DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR devi febrianty
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 4 No.1 Mei 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v4i1.2552

Abstract

Background: Colon cancer is a gastrointestinal cancer with high morbidity and mortality rates, including in Indonesia. Despite the continued development of surgical and adjuvant therapies, colon tumor recurrence remains a clinical challenge, often requiring repeat surgery. Postoperative patients commonly experience incisional pain, anxiety, and sleep disturbances, which can hinder recovery. Therefore, simple non-pharmacological interventions are needed to support pain management, one of which is finger-holding relaxation therapy. Objective: To describe the implementation of perioperative nursing care using finger-holding relaxation therapy in patients with recurrent colon tumors undergoing laparotomy. Method: This study used a case study approach for Mrs. S, a 54-year-old female patient treated at the Central Surgical Unit of Labuang Baji Regional Hospital, Makassar. Nursing care was provided in the preoperative, intraoperative, and postoperative phases, focusing on nursing diagnoses of acute pain, bleeding risk, and infection risk. Finger-holding relaxation therapy was performed by holding each finger for 3–5 minutes while regulating breathing, accompanied by ongoing education and monitoring. Results: The patient experienced a decrease in pain intensity from 7 to 6 on the Visual Analogue Scale (VAS), appeared calmer, experienced reduced anxiety, and demonstrated improved coping skills. No signs of bleeding or infection were observed during treatment, suggesting this therapy helped improve patient comfort. Conclusion: Finger-holding relaxation therapy has been shown to be effective, safe, and easy to implement as a non-pharmacological intervention to reduce pain and improve comfort in postoperative patients. This intervention is recommended in perioperative nursing practice to support patient recovery. Keywords: Colorectal Cancer; Recurrent Colon Tumor, Laparotomy, Acute Pain, Finger-hold Relaxation Therapy.
PENERAPAN TERAPI BENSON SEBAGAI UPAYA NON FARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI ANSIETAS PASIEN NY. A MIOMA UTERI DENGAN MIOMEKTOMI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR nurul haidah
Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Sehat Mandiri, Volume 4 No.1 Mei 2026
Publisher : Jurusan Keperawatan Mandiri Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jksm.v4i1.2554

Abstract

Background: Uterine myoma is a benign tumor commonly found in women of reproductive age and may lead to various complications, including preoperative anxiety, intraoperative bleeding risk, and postoperative infection. Comprehensive nursing management is required to improve the patient’s quality of life. This case study. Objective: To describe the application of Benson relaxation therapy in reducing anxiety and providing perioperative nursing care for a patient with uterine myoma after undergoing myomectomy. Method : This study employed a case study design using the nursing process approach, including assessment, nursing diagnoses, planning, implementation, and evaluation. The main intervention was Benson relaxation therapy in the preoperative phase, accompanied by close intraoperative monitoring and infection as well as respiratory complication prevention in the postoperative phase. Result : The study showed that Benson relaxation therapy helped reduce preoperative anxiety, although it was not completely resolved. Intraoperative monitoring and blood transfusion collaboration successfully controlled the risk of bleeding, while infection prevention and family education in the postoperative phase maintained the patient’s stability. Conclusion : Perioperative nursing care with Benson relaxation therapy is effective in reducing anxiety, preventing complications, and maintaining the patient’s physiological functions. These findings emphasize the importance of applying evidence-based nonpharmacological interventions in nursing practice. Keywords: Uterine myoma, Myomectomy, Benson relaxation, Nursing care, Anxiety