cover
Contact Name
RIZKI JUM'AIDIL MUSTHOFA
Contact Email
rizkijumaidilmusthofa@gmail.com
Phone
+6283854003553
Journal Mail Official
rizkijumaidilmusthofa@gmail.com
Editorial Address
Jln William Iskandar V, Pancing, MEDAN
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
HUKUM EKONOMI ISLAM
ISSN : 25494872     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Pasar modal syariah merupakan salah satu sektor keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam, yang menghindari unsur riba, gharar, dan maysir. Pasar ini menyediakan instrumen investasi seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah yang telah diseleksi dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) agar sesuai dengan fatwa syariah. Dengan prinsip keadilan, transparansi, dan kepatuhan terhadap hukum Islam, pasar modal syariah menawarkan solusi investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga halal dan etis. Selain berperan sebagai sumber pendanaan bagi perusahaan, pasar modal syariah juga mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pasar modal syariah menjadi alternatif investasi yang relevan dan penting bagi umat Islam di era modern.
Articles 122 Documents
KAPITALISME Dl ERA PASAR BEBAS DAN REALITAS KONDISI EKONOMI KEKIKNIAN Kartini Muslimin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1, No 1 (2017): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (JUNI 2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v1i1.1634

Abstract

Kapitalisme berarti penggunaan kekayaan untuk menciptakan kekayaan yang lebih besar. Konsep kapitalisme melebar ke dalam berbagai varian, dari kapitalisme murni pasar bebas hingga kapitalisme yang di dalamnya melibatkan campur tangan negara. Secara umum, dalam sebuah sistem ekonomi kapitalis akan menuntun manusia pada sistem hukum rimba: karena kapitalisme sangat menekankan kekuatan rmdal dan alat produksi dalam upayanya survive. Realitas tersebut akan membuat masyarakat proletar akan "survive' pula dengan status sosialnya yang tidak akan pernah naik kelas, karena untuk selamanya akan berperan sebagai "babu" ataupun pelaku ekonomi kelas kacangan.Dampaknya di era pasar bebas akan semakin memberikan peran yang cukup besar kepada kelompok kapitalis dengan ekspansi pasarnya pada semua level masyarakat, bahkan kehadiran Alfa mart, Alfa Midi dan Indomaret sudah "merampok pangsa pasar atau lahan masyarakat bavah dengan segala fasilitas yang diberikan oleh kekuatan kapitalis, dan hampir semua produk home industri di Indonesia sudah tergeser oleh mainan yang murah dengan ragam mtif yang semakin memperkokoh eksistensinya.Kata Kunci: Kapitalisme, pasar bebas dan ekonomi
Pengaruh Digitalisasi, Literasi Keuangan Syariah, dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Menabung Nasabah Generasi Z di Kota Mataram Yul Safirah; Muslihun Muslihun; Pongky Arie Wijaya
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 8, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v8i1.14473

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara Generasi Z di Kota Mataram mengatur keuangan mereka, cenderung menggunakan layanan online dan aplikasi keuangan. Namun pemahaman mereka tentang konsep keuangan dasar masih perlu ditingkatkan. Gaya hidup yang dipengaruhi tren dan media sosial juga mendorong perilaku konsumtif, menghambat kebiasaan menabung dan perencanaan keuangan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak digitalisasi, literasi keuangan, dan gaya hidup terhadap perilaku menabung nasabah generasi Z di Kota Mataram. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang menerapkan metode analisis pengaruh dengan mengukur indikator menggunakan teknik survei terhadap responden. Kuisioner disebarkan untuk mengumpulkan data dari nasabah generasi Z yang tinggal di Kota Mataram, yang dianggap sebagai populasi tak terbatas, dengan penerapan teori Lemeshow untuk menentukan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku menabung, literasi keuangan syariah (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku menabung, dan gaya hidup (X3) tidak memiliki pengaruh signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah di kalangan generasi Z dalam konteks menabung. Kesimpulan ini memberikan arahan bagi lembaga keuangan dan pendidikan untuk fokus pada upaya meningkatkan pemahaman keuangan nasabah generasi Z sebagai strategi efektif dalam mendorong kebiasaan menabung. Dengan demikian, literasi keuangan dapat dianggap sebagai kunci utama dalam membentuk perilaku keuangan yang positif pada generasi Z
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Shopeepay Later Ah Khairul Wafa
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 01 (2020): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (JUNI 2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v4i01.3588

Abstract

Qardh adalah transaksi yang berkekuatan hukum mengikat dari pihak pemberi hutang setelah penghutang menerima hutang darinya. Perkembangan di bidang teknologi informasi sekarang telah mengalami kemajuan secara pesat dengan adanya e-commerce yaitu transaksi jual beli atau perdagangan secara online, yang mana sering dilalukan di markerplace atau tempat jual beli online dimana penjual baru menerima uangnya jika barang sudah sampai ke pembeli. Jual beli melalui marketplace dan e-commerce ini diperkenankan dengan syarat produk harus diketahui dengan jelas spesifikasinya dan bisa di serahterimakan sesuai kesepakatan. Shopee merupakan salah satu marketplace yang sangat sukses dan digemari oleh para penggunanya di Indonesia, akad qard pun diterapkan dalam salah satu metode pembayaran transaksinya, yaitu metode ShopeePay Later yang mana metode ini menyajikan pinjaman instan yang diberikan oleh pengguna Shopee yang sudah mempunyai toko online di Shopee. Dengan metode ShopeePay Later pengguna shopee bisa menikmati cicilan dengan bunga 0%. Penyelesaian sengketa ShopeePay later diselesaikan melalui  al-shulh dan apabila tidak mufakat maka diselesaikan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dampak Pembiayaan Bank Kalbar Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Barat Firman F
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 6, No 01 (2022): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (JUNI 2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v6i01.6814

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of Bank Kalbar Syariah Financing on economic growth in West Kalimantan. The data used in this study is time series data in the form of Economic Growth (%) sourced from the Central Statistics Agency, Financing (million rupiah), ROA (%), total assets (million rupiah) and FDR (%) from 2010-2020 sourced from the Annual Report of Bank Kalbar and Monthly Publications of Bank Kalbar Syariah. Analysis of the data used in this study using Path Analysis or Path Analysis with the help of statistics program E-Views.09. The results of this study can be said that ROA has a negative and insignificant effect on the financing of Bank Kalbar Syariah. FDR and total assets have a positive and significant impact on the financing of Bank Kalbar Syariah. Financing has a negative and insignificant effect on West Kalimantan's economic growth, while ROA, FDR and Total Assets have a positive and insignificant effect on West Kalimantan's economic growth.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pembiayaan Bank Kalbar Syariah terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series berupa Pertumbuhan Ekonomi (%) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Pembiayaan (juta rupiah), ROA (%), total asset (juta rupiah) dan FDR (%) dari tahun 2010-2020 yang bersumber dari Laporan Tahunan Bank Kalbar dan Publikasi Perbulan Bank Kalbar Syariah. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Uji Jalur atau Path Analysis dengan bantuan program Statistic E-Views.09. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ROA berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pembiayaan Bank Kalbar Syariah. FDR dan total asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan Bank Kalbar Syariah. Pembiayaan berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat, Sedangkan ROA, FDR dan Total Asset berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat.
Analisis Penerapa Shariah Compliance dalam Produk Bank Syariah Masni H.
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2019): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v3i2.2451

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana bentuk pelaksaan kepatuhan prinsip syariah (sharia compliance) dalam produk Bank Syariah Mandiri di Polewali Mandar dan Implikasi pengawasan kepatuhan prinsip syariah (sharia sompliance) dalam produk Bank Syariah Mandiri di Polewali Mandar. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian dalam artikel ini menunjukkan bahwa: 1). Bentuk Pelaksanaan kepatuhan prinsip syariah dalam produk Bank Syariah Mandiri KCP Polewali dilaksanakan sesuai aturan perbankan syariah yang terhindar dari kemungkinan adanya unsur Riba, Gharar, Maisir dan Produk yang haram.  2). Implikasi Pengawasan kepatuhan prinsip syariah yang diterapkan dalam produk Bank Syariah Mandiri yaitu dengan adanya pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) sangat berdampak positif terhadap pelaksanaan kepatuhan syariah, sebab dengan adanya pengawasan yang dilakukan produk-produk yang ditawarkan mempunyai aturan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh DSN-MUI sehingga bisa di pastikan ke syariahanya.Kata Kunci: Sharia Compliance, Produk Bank Syariah
Penanganan Pembiyaan Bermasalah Pada Bank Syariah St. Salehah Madjid
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 2, No 2 (2018): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v2i2.1618

Abstract

Tujuan daripada penulisan ini untuk memahami pembiyaan bermasalah pada perbankkan syariah, beserta bagaimana cara menanganinya. Metode penulisannya yaitu kualitatif literatur, dengan mengumpulkan referensi dari literatur serta undang –undang  dan peraturan pemerintah mengenai perbankkan. Dari penelusuran yang diadakan ditemukan kesimpulan. Adanya pembiayaan bermasalah pada bank syariah akan berakibat pada berkurang atau menurunnya pendapatan bank. Dari  sisi nasional dapat mengurangi kontribusi bank dalam melakukan fungsi intermediarinya sehingganya tidak dapat memberikan kontribusi pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.Penanggulangan pembiayaan bermasalah dapat dilakukan melalui penyelesaian oleh bank sendiri secara bertahap dengan pendekatan persuasif. Bila tahap pertama tersebut telah dilakukan, maka dapat digunakan langkah dan tahapan berikutnya antara lain penyelesaian melalui debt collector, penyelesaian melalui Kantor Lelang, penyelesaian melalui badan peradilan (al-qadha), penyelesaian melalui badan arbitrase (tahkim) dan Penyelesaian melalui Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara (DJPLN) untuk bank-bank BUMN.Kata Kunci: Pembiayaan Bermasalahah, Bank Syariah
Analisis Komparatif Terkait Nilai-Nilai Etika Bisnis dalam Berbagai Perspektif Lintas Agama di Indonesia Imroatul Latifa Alawiyah
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 7, No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v7i02.10935

Abstract

Etika bisnis dalam berbagai perspektif lintas agama melibatkan pengakuan bahwa agama memainkan peran penting dalam membentuk pandangan tentang etika dan moralitas dalam konteks bisnis. Setiap agama memiliki ajaran, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip berbeda yang membimbing perilaku dan keputusan bisnis umatnya. Tujuan penulisan ini adalah untuk memaparkan tentang etika bisnis dalam berbagai perspektif lintas agama. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research). Studi kepustakaan ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari sumber-sumber kepustakaan seperti jurnal, artikel, dan sejenisnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dalam perspektif Islam etika bisnis didasarkan pada dua sumber utama yaitu Al-Qur’an dan Hadits yang mana dalam Al-Qur’an, bisnis disebut sebagai suatu aktivitas manusia yang bersifat material dan immaterial. Etika bisnis dalam perspektif Kristen sebagaimana yang dikatakan oleh Alexander Hill bahwa etika bisnis Kristen tidak menerima pemisahan antara pekerjaan dan kehidupan. Etika bisnis dalam perspektif Hindu kegiatan usahanya didasarkan pada konsep kemuliaan manusia sebagai ciptaan Ilahi, maksudnya adalah seorang pengusaha dianggap sebagai mitra Tuhan yang turut menciptakan nilai dan kesejahteraan dalam masyarakat. Etika bisnis dalam perspektif Buddha adalah panduan moral dan prinsip yang mengatur perilaku dan praktik bisnis berdasarkan ajaran Buddha, dan analisis komparatif etika bisnis dalam berbagai perspektif lintas agama, sebagaimana di dalam etika bisnis Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha terdapat persamaan yang mana sama-sama menekankan keadilan, kejujuran, tanggung jawab sosial, keseimbangan, dan hak asasi manusia
Analisis Penerapan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 26/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn Emas Dina Khairunnisa
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 5, No 02 (2021): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v5i02.4886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fatwa akad pembiayaan gadai emas syariah di salah satu bank syariah di Pontianak, dan menjelaskan kesesuaian teori dan praktek yang terjadi di lapangan setelah terbitnya fatwa MUI DSN Nomor 26 / DSN -MUI / III / 2002 tentang Rahn Emas yang disampaikan bank dalam peresmian perjanjian halal Gadai Emas BSI. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik kualitatif yang menjelaskan gambaran secara menyeluruh dan sistematis, dan untuk memahami fenomena pembiayaan gadai emas di bank syariah seperti kontrak, praktik, motivasi, tindakan dll secara holistik dan melalui detesis berupa kata-kata dan bahasa, dalam konteks alami dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Penelitian ini menunjukkan bahwa gadai emas di bank syariah ini menggunakan akad qardh, rahn dan ijarah. Dalam pelaksanaan pembiayaan gadai emas ini belum sepenuhnya sesuai dengan syariah, karena diindikasikan riba’ dalam pemberian ujrah diambil sesuai dengan besarnya jumlah yang diterima nasabah. Hal ini mendokumentasikan konteks analisis isi yang berbeda dengan fatwa MUI DSN Nomor 26 / DSN-MUI / III / 2002 Tentang Rahn Emas, karena dalam akad qardh tidak boleh ada penambahan laba atas laba. Dalam akad ijarah, ujrah harus dihitung dari nilai taksirannya, sehingga terjadi ketidaksesuaian teori dan praktek yang terjadi di lapangan.Kata Kunci: Rahn Emas, Bank Syariah Indonesia, Fatwa MUI DSNAnalysis Implementation Of Fatwa National Sharia Council Of Indonesia Assembly Of Ulama Number 26/DSN-MUI/III/2002 Concerning Gold RahnAbstractThis study aims to analyze the application of fatwas to the Islamic gold pawn financing agreement in one of the Islamic banks in Pontianak, and explain the suitability of the theory and practice that occurred in the field after the issuance of MUI DSN fatwa Number 26 / DSN-MUI / III / 2002 concerning Rahn Emas submitted by the bank in the inauguration of the halal agreement of the BSI Gold Pawn. The research uses a qualitative descriptive-analytic which explains the picture thoroughly and systematically and to understand the phenomenon of gold pawn financing in Islamic banks such as contracts, practices, motivations, actions, etc. holistically and by means of detesis in the form of words and language, in a natural context by utilizing various scientific methods. This study shows that gold pawning in this Islamic bank uses qardh, rahn and ijarah contracts. In the implementation of gold pawn financing, this is not fully in accordance with sharia, because it is indicated that usury in giving ujrah is taken according to the large amount received by the customer.  It documents different contexts of content analysis that MUI DSN fatwa Number 26 / DSN-MUI / III / 2002 Concerning Rahn Emas because in the qardh contract there must be no additions to the return on profit. In the ijarah contract, the ujrah should be calculated from the estimated value, so that there is a mismatch of theories and practices that occur in the field. Keywords: Rahn Emas, Bank Syariah Indonesia, MUI DSN Fatwa
BUNGA BANK DI SULAWESI SELATAN (MUHAMMADIYAH DAN NU) Fakhruddin Mansyur
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1, No 2 (2017): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v1i2.2293

Abstract

Tujuan peneitian ini adalah untuk menggambarkan atau menjelaskan bagaimana pandangan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah tentang penerapan hukum bunga bank di sulawesi selatan. metode penelitian  yang dimalai dari 1) Rancangan Penelitian, 2) Data Dan Sumber Data, 3) Teknik Pengumpulan Data, 4) Teknis Analisis Data hasil penelitian bahwa NU sulawesi selatan menggunkan bank syariah itu belum sepenuhnya dan belum ada intruksi khusus dari pusat untuk menggunakan bank syariah, hal ini berbeda dari hasil muktamar NU yang sudah jelas-jelas mengharamkan bunga bank itu artinya ini merupakan intruksi khusus kepada kader NU untuk menggunkan bank syariah. sedangkan Muhammadiyah wilayah sulawesi selatan maka disimpulkan bahwa Muhammadiyah sangat memegan teguh putusan yang telah ditetapkan dan setiap amal usaha dan orton harus mengikuti keputusan pimpinan Pusat Muhammadiyah.Kata Kunci: Bunga Bank­, NU, Muhammadiyah
Analisis Pengaruh Nilai Penerbitan Obligasi Syariah (Sukuk), Rating Penerbitan Obligasi Syariah (Sukuk) dan Risiko Obligasi Syariah (Sukuk) terhadap Reaksi Pasar Modal (Studi Kasus pada Perusahaan Non-Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2015-2018) Musalim Ridlo; Dakhori Dakhori; Nuruddin Nuruddin
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 4, No 02 (2020): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (DESEMBER 2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v4i02.3385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Nilai Penerbitan Obligasi Syariah (sukuk), Rating Penerbitan Obligasi Syariah (sukuk) dan Risiko Obligasi Syariah (sukuk) terhadap Reaksi Pasar Modal (Studi Kasus Pada Perusahaan Non Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2015- 2018). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan jenis data sekunder dengan model data panel. yaitu data bulanan dari masing-masing variabel. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengakses laporan yang dipublikasikan oleh Website Bursa Efek Indonesia, Yahoo Finance dan Investing.com. Selanjutnya, data di uji menggunakan model regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi EVIEWS versi 19. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai penerbitan obligasi syariah (sukuk) berpengaruh positif dan signifikan terhadap reaksi pasar modal. Variabel rating penerbitan obligasi syariah (sukuk) berpengaruh positif dan signifikan, dan variabel resiko obligasi syariah (sukuk) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap reaksi pasar modal.Kata kunci: Nilai Penerbitan Obligasi Syariah (sukuk), Rating Penerbitan Obligasi Syariah (sukuk), Risiko Obligasi Syariah (sukuk), Reaksi Pasar Modal

Page 7 of 13 | Total Record : 122