cover
Contact Name
Dewi Wachyuni
Contact Email
jurnalkemenhub@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkemenhub@gmail.com
Editorial Address
Jl. Medan Merdeka Tim. No.5 2, RT.2/RW.1
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Penelitian Perhubungan
ISSN : 08521824     EISSN : 25801082     DOI : https://doi.org/10.25104/warlit.v35i2
Core Subject : Engineering,
Warta Penelitian Perhubungan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi Kontributor Warta Penelitian Perhubungan berasal dari kalangan Peneliti dan Akademisi di bidang transportasi. Warta Penelitian Perhubungan memuat hasil penelitian, ide, dan gagasan dengan cakupan nasional dan global dengan lingkup: Transportasi Antarmoda, Transportasi Jalan dan Perkeretaapian, Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, serta Transportasi Udara yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 517 Documents
Rendahnya Manajemen Keselamatan Pelayaran Pada Perairan Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki) II Dan III Malisan, Johny
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i2.868

Abstract

Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) adalah alur laut yang ditetapkan berdasarkan konvensi hukum laut internasional sebagai alur yang terbuka bagi perlintasan perdagangan internasional dan kapal asing. ALKI II dan III menjadi rute yang ramai dilalui kapal sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan lalu lintas kapal di KTI. Akan tetapi belum dibarengi dengan sistem keselamatan yang optimal terutama karena ketidaksiapan dari operator maupun regulator dengan bebagai alasan yang semestinya dapat diatasi. Penelitian menggunakan metode analisis kuantitatif bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen keselamatan melalui opini responden. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengaturan keselamatan pelayaran masih memerlukan upaya peningkatan antara lain melalui penguatan kemampuan awak kapal dalam menangani tindakan di laut, pemahaman manajemen keselamatan bagi pemilik, operator dan pengawasan aparat yang lebih intensif. Walaupun demikian, pemerintah telah berupaya untuk mensinergiskan ketentuan dan peraturan peundang-undangan nasional terkait dengan keselamatan pelayaran dalam rangka peningkatan manajemen keselamatan di ALKI 2 dan 3. Kata Kunci: manajemen keselamata pelayaran, alur laut kepulauan
Kesiapan Jakarta Autometed Air Traffic System (Jaats) Dalam Mendukung Program New Cns/Atm (Studi Kasus :Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang) Agustini, Endang Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i2.869

Abstract

Navigasi penerbangan merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan keamanan dan keselamatan penerbangan. Indonesia saat ini telah mempunyai penyelenggara tunggal pelayanan navigasi penerbangan yaitu Air Nav Indonesia, yang mengelola 2Flight Information Region/FIR Indonesia Bagian Barat yang dikendalikan oleh JAATS dan FIR Indonesia Bagian Timur dikendalikan oleh Makassar Advance Air Traffic Services / MAATS. Penelitian ini dilakukan pada Air Navigasi cabang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang untukmengetahui bagaimana gambaran kesiapan JAATS dalam implementasi New Communication Navigation System/CNS dan Air Traffic Management/ATM ditinjau dari infrastruktur dan SDM professionalnya.Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret tahun 2014di LPPNPI/Air Navigation Indonesia Jakarta dan CabangAir Navigation Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II-Palembang. Dari hasil pembahasan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pergerakan pesawat sampai dengan tahun 2030 melalui regresi linear diperlukan peningkatan infrastruktur dengan melakukan up grade peralatan dan sistem Aeronautica Information Services (AIS) dan meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkompetensi.Kata kunci: Navigasi,Air Nav Indonesia, Flight Information Region
Hubungan Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara Dan Kinerja Pelayanan Terhadap Kepuasan Penumpang Angkutan Udara Di Bandara Sm.Badaruddin II Palembang Yarlina, Lita
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i2.870

Abstract

Salah satu jenis pelayanan yang diberikan oleh bandar udara adalah pelayanan jasa penumpang pesawat udara Bandar Udara, kajian ini ingin melihat Hubungan Tarif dan Kinerja Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara Terhadap Kepuasan Penumpang Angkutan Udara di Bandar Udara SM.Badaruddin II Palembang. Metodologi digunakan analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, dan analisis regresi (persamaan regresi linier), baik untuk hubungan yang melibatkan hanya dua variabel maupun hubungan yang melibatkan lebih dari dua variabel. Hasil kajian menunjukan bahwa hubungan tarif terhadap kepuasan penumpang 1%, hubungan kinerja terhadap kepuasan penumpang 1% .dan hubungan tarif dan kinerja terhadap kepuasan penumpang adalah 2,2%. Kata kunci : tarif, kinerja, kepuasan penumpang
Kebutuhan Kapasitas Angkutan Lanjutan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Sinaga, Rosita
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i2.871

Abstract

Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, merupakan pelabuhan terbesar kedua setelah Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya pelabuhan ini melayani terminal penumpang dan barang dan untuk memperoleh hasil yang optimal dan efisien diperlukan fasilitas penunjang. Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, terhadap 120 responden dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis diperoleh bahwa jumlah penumpang angkutan laut di pelabuhan Tanjung Perak rata-rata 120.000/hari, sedangkan jumlah angkutan lanjutan yang masuk/lintas di pelabuhan pada saat ini sebanyak 81 bus dengan kapasitas tempat duduk rata-rata 50 seat dan 8 rit/hari (terangkut bus 32.400 orang), dan angkutan kota 81 unit rata-rata 11 seat dan 11 rit/hari (terangkut angkot 9.801 orang), jadi total yang terangkut angkutan lanjutan 42.201 orang. Berdasarkan hasil survei terhadap responden diketahui bahwa 41% dari jumlah penumpang angkutan laut menggunakan angkutan lanjutan (bus dan angkutan kota) sebanyak 49.200 penumpang. Sementara jumlah penumpang yang tidak terangkut angkutan lanjutan 6.999 orang, dan untuk saat ini kekurangan angkutan lanjutan adalah 17 bus.Kata Kunci: Kapasitas, angkutan lanjutan.
Kecenderungan Pertimbangan Penumpang Dalam Memilih Maskapai Penerbangan Pakan, Welly
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i2.872

Abstract

Pergerakan penumpang pesawat mengalami peningkatan setiap tahun . Hal ini merupakan salah satu bukti keberhasilan persaingan bisnis penerbangan domestik. Berbagai promosi dilakukan oleh maskapaimaskapai penerbangan, diantaranya peningkatan kualitas pelayanan, tiket murah, serta frekuensi penerbangan yang banyak. Penumpang merupakan penentu keberhasilan bisnis penerbangan komersial. Penawaran tiket penerbangan dengan harga murah merupakan incaran utama calon pengguna jasa transportasi penerbangan meskipun maskapai penerbangan tersebut memberikan tipe pelayananno frill kepada penumpang. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin meningkatnya kekuatan salah satu armada penerbangan swasta di Indonesia yang mampu merajai penerbangan domestik. Masalahnya adalah apabila melihat hanya dari segi harga tiket yang murah akan menyebabkan pelayanan dan keamanan penerbangan tidak terjamin dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan mengambillokasi survey di bandara Haluoleo Kendari pada tanggal 11 sd 14 maret 2014. Penelitian menunjukan bahwa pemilihan maskapai penerbangan oleh penumpang melihat dari Umur pesawat, tipe pesawat dan Harga yang terjangkau. Kata Kunci : Pertimbangan , Memilih, Maskapai
Analisis Kualitas Pelayanan Terminal Penumpang Di Bandar Udara Rendani Manokwari Subekti, Sitti
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i2.873

Abstract

Kualitas pelayanan terminal penumpang perlu diteliti untuk mendapatkan gambaran tentang variabel pelayanan terminal yang memerlukan perbaikan pelayanan.Penelitian ini dilakukan untuk menilai kualitas pelayanan terminal penumpang di Bandar Udara Rendani Manokwari berdasarkan persepsi penumpang. Penelitian ini menggunakan model servqual yang terdiri dari dimensi reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik, meliputi 15 variabel jasa. Terdapat 41 sampel penumpang yang secara acak terpilih menjadi sampel penelitian.Importance Performance Analysis dan Customer Satisfaction Index digunakan untuk menganalisis variabel jasa dan untuk menilai tingkat kepuasan penumpang.Berdasarkan hasil analisis diketahui terdapat 4 (empat) variabel jasa yang memerlukan perbaikan pelayanan yaitu kejelasan informasi yang diberikan (website bandara), kemudahan penumpang dalam memperoleh informasi, keandalan fasilitas dan peralatan bandar udara serta kualitas informasi yang diberikan (suara sound system).Indek kepuasan konsumen pada pelayanan terminal penumpang Bandar Udara Rendani Manokwari sebesar 68.97% yang berarti kurang baik (poor).Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan adalah dengan membuat situs bandar udara yang mudah diakses, menambah papan pengumuman (monitor display informasi), meningkatkan kualitas dan kuantitas peralatan dan pemutakhiran peralatan sound system. Kata kunci :kualitas, pelayanan, Bandar Udara
Pengembangan Varian Model Vehicle Route Problem (VRP) Untuk Penentuan Rute Angkutan Laut Penumpang Studi Kasus Pt. Pelni (Persero) Danandjojo, Imbang; Kombaitan, B; Santoso, Idwan; Syabri, Ibnu
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i3.874

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan varian modelVRP untuk menyusun rute angkutan umum penumpang. Sebagai bahan pertimbangan adalah karakteristik rutenya tertutup yang berawal dan berakhir pada terminal atau pangkalan yang sama, karakteristik pelanggannya deterministik dengan volume permintaan layanan tetap dan dalam kurun waktu saturound trip tertentu, serta karakteristik kendaraan yang dioperasikan memiliki variasi kapasitas dan biaya operasi. Rute disusun untuk memperoleh efisiensi biaya operasional yang optimal, setiap jalur yang ada dalam jaringan pelayanan dilewati tepat satu kali dengan alasan pemberian frekuensi layanan yang sama untuk setiaplink pergerakan penumpang. Penyusunan rute dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap inisialisasi dengan pendekatan metoda Nearest Addition atau Nearest Neighborhood Heuristic dan tahap perbaikan dengan pendekatan metoda Genetic Algorithm. Model ini belum mempertimbangkan adanya pola rute dengan naik-turun penumpang yang dinamis, serta kecepatan dan waktu tempuh kendaraan yang bersifat stokastik, permintaan pergerakan penumpang setiap jalur yang bersifat stokastik, ataupun jumlah pelabuhan dalam jaringan pelayanan yang bersifat stokastik. Sehingga membuka peluang penelitian lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penyusunan ulang rute pelayanan kapal-kapal milik PELNI, total biaya operasional seluruh kapal dapat ditekan jauh lebih efisien hingga mencapai 64,38% dari total biaya aktual. Sedangkan dari sisi total jarak tempuh, dapat ditekan lebih efektif hingga mencapai 59,64% dari total jarak tempuh aktual. Kata kunci: VRP, angkutan laut penumpang, efisiensi biaya, efektivitas jaringan
Karakteristik Dan Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Di Indonesia Tahun 2012 Herawati, Herawati
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i3.875

Abstract

Penyebab kematian ketiga tertinggi di Indonesia disebabkan karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Perlu langkah prefentif yang cepat karena jumlah korban yang cukup besar akan memberikan dampak ekonomi (kerugian material) dan sosial yang tidak sedikit. Upaya-upaya pengurangan kecelakaan tersebut dapat dilakukan apabila diketahui karakteristik dan penyebabnya. Untuk itu, kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik kecelakaan dan penyebabnya. Data kecelakaan yang akan digunakan dalam analisis ini merupakan data kecelakaan di Indonesia pada tahun 2012. Analisis yang digunakan merupakan analisis kuantitatif deskriptif dengan menggunakan 5W dan 1H.Hasil analisis data kecelakaan di Indonesia pada tahun 2012 dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok “what” adalah tipe kendaraan yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan adalah sepeda motor (65%). Kelompok “who” adalah karakteristik pelaku dan korban kecelakaan yang didominasi oleh usia produktif (71%), berjenis kelamin laki-laki(lebih besar 53%), berprofesi sebagai karyawan swasta (lebih besar 54%) dan tingkat pendidikan yang masih SLTA (lebih besar 51%). Kategori “why” adalah faktor penyebab kecelakaan terdiri dari faktor manusia (kurang tertib), faktor kendaraan (rem blong sebanyak 27%), jalan (kurangnya fasilitas keselamatan dijalan sebanyak 50%) dan lingkungan (hujan 51%). Kategori “when” adalah waktu kejadian kecelakaan yang paling banyak terjadi 06.00-18.00 sebanyak 62%. Kategori “where” yaitu lokasi rawan kecelakaan terjadi pada daerah yang memiliki kecepatan ijin yang tinggi dan hambatan samping yang besar seperti jalan arteri 38%, jalan kabupaten (38%) dan kawasan permukiman (77%). Terakhir adalah kategori how. Tipe pergerakan kendaraan yang paling banyak menyebabkan kecelakaan yaitu tabrakan depan-depan (24%) dan depan-samping (22%). Kata kunci : karakteristik kecelakaan, penyebab, kendaraan bermotor
Pengaruh Keputusan Peningkatan Kapasitas Terhadap Biaya Dan Kinerja di Bandara Soekarno-Hatta Anwar, Fadrinsyah; Tamin, Ofyar Z
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i3.876

Abstract

Peningkatan trafik angkutan udara yang melebihi kapasitas bandara menyebabkan terjadinya kongesti. Peningkatan kapasitas eksisting bandara guna menangani masalah kongesti melibatkan adanya suatu proses pengambilan keputusan. Keputusan peningkatan kapasitas diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasi bandara, namundisisi lain akan membawa konsekuensi berupa timbulnya biaya yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan bandara. Terjadinya trade-off dalam setiap keputusan kapasitas membutuhkan adanya penilaian terhadap setiap pilihan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami bagaimana hubungan antara keputusan peningkatan kapasitas dalam mitigasi masalah kongesti di bandara dengan biaya dan kinerja bandara. Untuk menganalisis hubungan ini digunakan metode jaringan probabilistik. Data yang digunakan berasal dari persepsi manajer di bandara SoekarnoHatta, yang dikumpulkan melalui instrumen kuesioner. Hasil analisis hubungan kausalitas probabilistikmenunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara keputusan peningkatan kapasitas dengan biaya dan kinerja bandara.Adapun keputusan peningkatan kapasitascurbsidememiliki pengaruh tertinggi terhadapnilai probabilitas peningkatanbiaya maupun kinerja bandara. Kata kunci : kapasitas bandara, kausalitas, jaringan probabilistik.
Persepsi Penilaian Pada Ketersediaan Fasilitas Angkutan Umum Dari Rumah Ke Pelabuhan Tanjung Perak Dilihat Dari Perspektif Gender Akustia, Win
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i3.877

Abstract

Keamanan dan keselamatan pengguna ruang publik termasuk penumpang angkutan umum masih dianggap sebagai tanggung jawab pribadi (Maam Lumanglas 2008 ; Komnas Perempuan 2011). Gender wanita yang belum mendapat aspek keamanan secara relatif sempurna ini, ingin diketahui persepsi penilaiannya terhadap ketersediaan fasilitas angkutan umum menuju Terminal Penumpang Tanjung Perak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gender atau jenis kelamin pengguna jasa angkutan laut penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak terhadap persepsi penilaian ketersediaan fasilitas angkutan umum dari rumah ke lokasi Terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak. Metoda yang digunakan adalahChy Square test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata responden menilai mudah dan cenderung sangat mudah, hasil uji hipotesis untuk tingkat kesalahan (a) antara 1–10% menunjukkan tidak terdapat perbedaan persepsi antar jenis kelamin pengguna jasa angkutan laut penumpang terhadap ketersediaan fasilitas angkutan umum menuju Terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak. Kata Kunci: gender, alih moda, angkutan umum, chy square test.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 1 (2024): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 2 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 34 No. 1 (2022): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 1 (2021): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 2 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 32 No. 1 (2020): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 2 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 31 No. 1 (2019): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 2 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 30 No. 1 (2018): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 2 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 6 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 5 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 4 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 3 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 2 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 28 No. 1 (2016): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 6 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 4 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 3 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 2 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 1 (2015): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 12 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 11 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 10 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 8 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 7 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 6 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 5 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 4 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 3 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 2 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 1 (2014): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 7 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 6 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 5 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 4 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 3 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 2 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 25 No. 1 (2013): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 6 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 5 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 4 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 3 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 2 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 5 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 4 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 3 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 2 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 23 No. 1 (2011): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 12 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 11 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 10 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 9 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 8 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 7 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 6 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 5 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 4 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 3 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan More Issue