cover
Contact Name
Julina BR Sembiring
Contact Email
azkatepu@gmail.com
Phone
+6282162165553
Journal Mail Official
rekammedic@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapt Sumarsono 107, Helvetia, Medan, Sumatera Utara - 20124, Indonesia.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Rekam Medic
ISSN : -     EISSN : 26146398     DOI : 10.33085
Jurnal Rekam Medic dikelola oleh Program Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal mencakup tema yang fokus pada bidang administrasi dan layanan kesehatan di rumah sakit di Indonesia. Terbitan ini berisi artikel bidang berkaitan dengan Kebijakan Pelayanan, Admnistrasi dan Rekam Medik. Jurnal Rekam Medic diterbitkan berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Rekam Medic mencakup ranah penelitian, penerapan, atau konseptual. JRM tersedia online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JRM.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Faktor yang Memengaruhi Ketersediaan Obat terhadap Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Datu Beru Takengon Diko, Edo Sara; Putra, Chairul Syah
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i2.6262

Abstract

Pendahuluan: Penyediaan obat merupakan layanan integral yang disediakan oleh apoteker sebagai bagian dari siklus manajemen obat. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam persediaan obat di rumah sakit adalah pengontrolan jumlah stok obat untuk memenuhi kebutuhan. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan, masih ada beberapa obat yang belum sesuai dengan standar formularium farmasi rumah sakit sebesar 80%, sedangkan kesesuaian obat dengan formularium di Rumah Sakit Datu Beru sebesar 75%. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi ketersediaan obat terhadap pasien rawat jalan di Rumah Sakit Datu Beru Takengon  . Metode: Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh petugas farmasi berjumlah 52 orang dan sampel yang diambil menggunakan tehnik total sampling sebanyak 52 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji chi-square. Hasil: Variabel pemilihan diperoleh p-value = 0,015, perencanaan p-value = 0,000, pengadaan p-value = 0,011 dan administrasi p-value = 0,003 terhadap ketersediaan obat terhadap pasien rawat jalan di rumah sakit Datu Beru Takengon. Kesimpulan: ada pengaruh pemilihan, perencanaan, pengadaan dan administrasi terhadap ketersediaan obat terhadap pasien rawat jalan di rumah sakit Datu Beru Takengon. Disarankan pihak rumah sakit meningkatkan kemampuan petugas kefarmasian menjadi lebih baik seperti membekali diri dengan ilmu pengetahuan tentang kegiatan-kegiatan kefarmasian, perundang-undangan farmasi, sinonim dari obat-obatan juga membekali diri tentang pelayanan kefarmasian serta manajemen apotek terutama dalam melakukan pemilihan, perencanaan, pengadaan dan administrasi obat.
Analisis Pelaksanaan Pelayanan Farmasi Bagian Instalasi Kefarmasian RSUD Simeulue Ardianti, Ardianti
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i1.4871

Abstract

Pendahuluan; Standar pelayanan farmasi di rumah sakit menentukan kualitas pelayanan dan menjaga keselamatan pasien. Pelayanan farmasi di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue belum sesuai standar dan belum terlaksana dengan baik. Tujuan; Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pelayanan farmasi bagian instalasi bagian kefarmasian RSUD Simeulue tahun 2018. Metode; Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif. Informan kuncidalam penelitian ini adalah Direktur Rumah Sakit Umum daerah Simeulue dan kepala bagian kefarmasian berjumlah 2 orang, informan utama adalah apoteker dan asisten apoteker berjumlah 2 orang dan informan triangulasi/tambahan yaitu pasien sebanyak 2 orang. Hasil; penelitian bahwa pelaksanaan pengkajian dan pelayanan resep sudah baik, penelusuran riwayat penggunaan obat tidak berjalan dengan baik, rekonsiliasi obat tidak berjalan dengan baik, informasi obat sudah berjalan dengan baik, pelayanan konseling cenderung kurang baik, pemantauan terapi obat cenderung tidak baik, monitoring efek samping obat cenderung tidak baik dan pemantauan kadar obat dalam darah cenderung tidak baik. Kesimpulan; dalam penelitian ini bahwa pelaksanaan pelayanan farmasi di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue yang sudah baik adalah pelaksanaan pengkajian pelayanan resep dan informasi obat, sedangkan pelayanan farmasi tidak baik adalah penelusuran riwayat penggunaan obat, rekonsiliasi obat, pelayanan konseling, pemantauan terapi obat, monitoring efek samping obat dan pemantauan kadar obat dalam darah.
Pengaruh Penggunaan Bahasa Daerah terhadap Kualitas Pelayanan Pasien IGD di UPTD RSUD Datu Beru Aceh Tengah Fitri, Mizza Wan; Ilham, Muhammad Adiul
Jurnal Rekam Medic Vol 7, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v7i1.6237

Abstract

Pendahuluan: Komunikasi dalam pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan untuk membangun suatu hubungan anatara tenaga kesehatan dan pasien. Salah satu komunikasi yang digunakan dalam pelayanan kesehatan adalah komunikasi menggunakan bahasa daerah. Penggunaan bahasa daerah sering menjadi komunikasi yang efektif anatara tenaga kesehatan dan pasien. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahasa daerah terhadap kualitas pelayanan pasien IGD di UPTD RSUD Datu Beru Aceh Tengah tahun 2022. Metode: Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru Aceh tengah penelitian ini dilakukan mulai survei awal dari bulan januari  2022 sampai dengan selesai. Populasi penelitian sebanyak 1.620 pasien di ruang IGD. Teknik pengambilan sampel secara accidental sampling menggunakan rumus slovin sebanyak 94 responden. Analisis data menggunakan univariat, bivariate, dan multivariate. Hasil: Model summary memiliki kegunaan untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel atau lebih du dalam persamaan regresi. Disini yang di lihat adalah nilai R-Square. Regresu secara keseluruhan menunjukkan R Sebesar 0.893 yang berarti bahwa kualitas Pelayanan mempunyai pengaruh yang kuat sebesar 89.3% dikatakan kuat karen angka tersebut diaras 0.5. Kesimpulan: Ada pengaruh antara variabel Kualitas Pelayanan terhadap variabel penggunaan bahasa daerah di RSUD Datu Beru Aceh Tengah.
Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kebaikan Pasien Rawat Jalan Jantung di Rumah Sakit Advent Medan Tarigan, Andini Mentari; Zein, Umar; Syamsul, Darwin
Jurnal Rekam Medic Vol 1, No 2 (2018): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v1i2.3973

Abstract

Kebaikan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Survei awal yang dilakukan di Rumah Sakit Advent Medan pada poli jantung pasien mengatakan merasa menunggu lama terhadap jam pelayanan yang tidak sesuai, kurang jelasnya informasi yang diberikan oleh petugas kesehatan serta mengatakan minimnya waktu pasien untuk berkonsultasi kepada dokter. Tujuan; untuk menganalisis Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kebaikan Pasien Rawat Jalan Jantung di Rumah Sakit Advent Medan. Metode; Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini pasien yang berobat di poli jantung dengan jumlah sampel 80 responden dengan cara pengambilan sampel penelitian yaitu menggunakan teknik accidental sampling. Hasil; Diperoleh hasil, variabel yang memiliki pengaruh yaitu reliability mempunyai nilai p (Sig) 0.000 0.05, tangible p (Sig) 0.001 0.05, empathy p (Sig) 0.007 0.05 sedangkan variabel yang tidak memiliki pengaruh yaitu assurance p (Sig) 0.843 0.05 dan responsiveness p (Sig) 0.064 0.05. variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kebaikan pasien adalah variabel reliability dengan nilai sig 0.000 dan Exp (B) 15.979 yang artinya reliability yang baik memiliki 16 kali bepengaruh terhadap kebaikan pasien. Kesimpulan; Dari hasil penelitian, diharapkan rumah sakit memberikan informasi yang jelas terkait mengurus berkas pasien kunjungan ulang, ruang poli yang tidak berpindah-pindah dan waktu pelayanan yang sesuai sehingga memudahkan pasien dan meningkatnya kebaikan pasien.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Penyebab Keterlambatan Pemulangan Berkas Rekam Medis Rawat Inap dari Ruangan Rawat Inap ke Instalasi Rekam Medis di RSUD Dr Pirngadi Kota Medan Marbun, Leonardo Antonius
Jurnal Rekam Medic Vol 4, No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v4i1.4957

Abstract

Latar belakang:Rumah sakit sebagai salah satu bagian sistem pelayanan kesehatan secara garis besar memberikan pelayanan untuk masyarakat berupa pelayanan kesehatan. Salah satu bukti tertulis yaitu rekam medis. Dan semua proses itu mempengaruhi kualitas kinerja unit rekam medis.Berdasarkan survey awal ditemukan keterlambatan berkas rekam medis sebanyak 20 berkas oleh perawat dan masih berada di Ruangan Flamboyan selama berhari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penyebab keterlambatan pemulangan berkas rekam medis rawat inap di Ruangan Flamboyan ke Instalasi Rekam Medis di RSUD Dr Pirngadi Medan Tahun 2020.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian dilakukan di RSUD Dr Pirngadi Kota Medan pada bulan Januari  hingga September2020.Populasi dalam penelitian ini seluruh petugas perawat di Ruangan Flamboyan dan Dahlia sebanyak 40 orang dengan sampel sebanyak 40 orang. Analisa data menggunakan, univariat, bivariat dan multivariat.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa variabel motivasi dengan p-value 0,006, pengetahuan dengan p-value 0,001 dan beban kerja denganp-value 0,007. Berdasarkan hasil Uji-T didapat nilai R 0,521 dan nilai sig 0,001 yang artinya ada pengaruh dan memiliki hubungan yang sedang variabel X terhadap variabel Y.Hasil penelitian ini ada pengaruh dari variabel motivasi, pengetahuan dan beban kerja perawat.Kesimpulan dalam penelitian ada hubungan antara motivasi, pengetahuan dan beban kerja dengan keterlambatan pemulangan berkas rekam medis rawat inap ke instalasi rekam medis.Saran yang diberikan sebaiknya manajemen RSUD Dr. Pirngadi Medan memberikan motivasi, serta pelatihan untuk menambah pengetahuan serta meringankan beban kerja perawat supaya menjaga konsistensi dalam meningkatkan komitmennya terhadap rumah sakit
Analisa Faktor Penyebab Keterlambatan Pendistribusian Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Abiansemal I Asridewi, Ni Putu Vina; Faidah, Nurul; Meryadi, Ni Nyoman
Jurnal Rekam Medic Vol 6, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v6i1.5869

Abstract

Pendahuluan: Waktu tunggu pasien merupakan salah satu tolak ukur dalam aspek mutu pelayanan Kesehatan. Rekam medis harus sampai di poliklinik rawat jalan dengan tepat waktu, maka pelayanan akan tepat waktu pula sehingga meminimalisir waktu tunggu pasien. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan pendistribusian rekam medis berdasarkan unsur 5M (Man, Materials, Methode, Machines, Money). Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode wawancara terstuktur, teknik pengambilan partisipan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling sebanyak 6 orang petugas rekam medis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor man yaitu kurangnya pelatihan petugas tentang rekam medis, kurangnya jumlah petugas diruang filling, dan sering terjadi human error. Faktor money yaitu petugas belum pernah mendapatkan dukungan dana untuk reward dalam pekerjaan. Faktor materials yaitu tidak tersedianya trolly dalam kegiatan pendistribusian rekam medis. Faktor machines tidak tersedianya komputer pada ruang filling. Faktor method yaitu tidak pernah melakukan rapat evaluasi terkait waktu pendistribusian. Kesimpulan: Diharapkan penambahan SDM dengan lulusan rekam medis dan petugas bukan rekam medis diikuti pelatihan tentang rekam medis, perlu adanya reward dan punishment untuk menilai staff, adanya penambahan material seperti trolly yang dapat mempermudah pekerjaan, penambahan komputer pada ruang filling sangat penting agar tidak terjadi kesalahan penulisan poliklinik, perlunya rapat evaluasi terkait waktu pendistribusian rekam medis.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pengembalian Berkas Rekam Medis di Ruang Rawat Inap Terpadu (RINDU) A di RSUP H. Adam Malik Ginting, Agustina
Jurnal Rekam Medic Vol 3, No 2 (2020): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v3i2.4915

Abstract

Pendahuluan; Ketepatan pengembalian berkas rekam medis yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, yakni 1x24 jam, merupakan salah satu faktor dari beberapa faktor peningkatan mutu informasi yang berkualitas di rumah sakit. Pengembalian berkas rekam medis yang tepat sangat diperlukan guna menghindari terganggunya sistem pelayanan dan berkurangnya kualitas rumah sakit. Tujuan; Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan ketepatan pengembalian berkas rekam medis di ruang rawat inap terpadu (Rindu) A RSUP H. Adam Malik. Metode; Metode dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif crossesctional, yaitu salah satu desain penelitian atau bisa pula dilihat sebagai salah satu metodologi penelitian sosial dengan melibatkan lebih dari satu kasus dalam sekali olah dan juga melibatkan beberapa variabel untuk melihat pola hubungannya. Hasil; Uji Chi square antara variabel pendidikan dengan variabel ketepatan pengembalian berkas rekam medis hasilnya  ada hubungan. Diketahui bahwa Ha diterima karena nilai p= .023 (nilai p 0,05). Uji Chi square antara variabel penempatan kerja dengan variabel ketepatan pengembalian berkas rekam medis hasilnya tidak ada hubungan. Diketahui bahwa Ho diterima nilai karena nilai p= .798 (nilai p 0,05). Uji Chi square antara variabel lama kerja dengan variabel ketepatan pengembalian berkas rekam medis hasilnya tidak ada hubungan. Diketahui bahwa nilai Ho diterima karena nilai p= .190 (nilai p 0,05). Uji Chi square antara variabel lingkungan kerja dengan variabel ketepatan pengembalian berkas rekam medis hasilnya tidak ada hubungan. Diketahui bahwa Ho diterima karena nilai p= .798 (nilai p 0,05). Kesimpulan; Berkas rekam medis yang kembali dari ruang rawat inap terpadu (Rindu) A sudah kembali tepat waktu. Dimana jika dilihat dari kriteria penilaian pengembalian rekam medis atau yang biasa disingkat dengan PRM, rekam medis yang kembali sudah mencapai 80% dari target 100%.
Tinjauan Kebutuhan Tenaga Bagian Penyimpanan Rekam Medis Berdasarkan Beban Kerja dengan Metode Full Time Equivalent di RS Bhakti Kartini Bekasi Ramadhan, Rizal; Siswati, Siswati; Rumana, Nanda Aula; Indawati, Laela
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 1 (2022): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i1.5172

Abstract

Pendahuluan: Dengan bertambahnya jumlah pasien dari tahun ke tahun maka beban kerja disetiap kegiatan semakin meningkat. Sehingga perlu adanya penyesuaian anatara jumlah tenaga kerja dengan beban kerja khususnya di bagian penyimpanan rekam medis di RS Bhakti Kartini. Tujuan: untuk mengetahui prediksi beban kerja 5 tahun kedepan berdasarkan beban kerja di bagian penyimpanan RS Bhakti Kartini Tahun 2016-2020. Metode: Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi dan wawancara kepada Kepala RM dan petugas penyimpanan rekam medis. Hasil: penelitian RS Bhakti Kartini sudah mempunyai prosedur tetap tentang penyimpanan rekam medis. Berdasarkan hasil prediksi jumlah kunjungan pasien poli jantung tahun 2021 adalah  11.100 pasien. Berdasarkan perhitungan dengan metode FTE tahun 2021 di RS Bhakti Kartini membutuhkan 1,5 dibulatkan menjadi 2 petugas penyimpanan rekam medis. Sebaiknya perlu menambahkan petugas agar tidak terjadi penumpukan rekam medis dan pelayanan tidak terhambat. Kesimpulan: SPO Penyimpanan di RS Bhakti Kartini sudah ditetapkan dan petugas mengerjakan kegiatan penyimpanan sesuai dengan prosedur,  
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Aplikasi JKN Mobile dengan Metode Servqual di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Bandar Klippad Infection (Hais) di Ruang Perawatan Bedah dan Interna Sembiring, Rima Melinda; Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi; Sapriadi, Sapriadi; Waruwu, Agnes Trisna Lestari; Salsabila, Aisyah
Jurnal Rekam Medic Vol 8, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v8i1.6373

Abstract

Suatu pelayanan akan dinilai memuaskan apabila pelayanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan dalam memenuhi harapan pelanggan, pelanggan yang merasa puas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap aplikasi JKN Mobile dengan metode servqual di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Bandar Klippa Tahun 2023. Jenis penelitian ini kuantitatif berbentuk survey yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode servqual (Service Quality). Digunakan untuk mengetahui harapan dan persepsi pengguna aplikasi JKN Mobile terhadap kepuasan pasien serta gap. Populasi dalam penelitian ini pasien rawat jalan yang sudah pernah menggunakan atau mendaftar aplikasi JKN Mobile sebanyak 561 orang dengan sampel sebanyak 85 orang yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Analisa data menggunakan analisa deskriptif dan metode servqual. Ada 25 aspek kuesioner, yang terdiri 5 dimensi servqual yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Hasil penelitian menggunakan metode servqual per atribut didapat bahwa ada 20 aspek yang memiliki negatif  yaitu nomor 1 sampai dengan 20 aspek yang perlu diperbaiki. Jika dari segi dimensi terdapat 5 dimensi yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelayanan aplikasi.  Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kepuasan pasien terhadap aplikasi JKN Mobile ini termasuk ke dalam kategori baik dengan nilai Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) sebesar 77,6%. Disarankan kepada Rumah Sakit agar meningkatkan kualitas pelayanan emphaty petugas pada aplikasi JKN Mobile kepada pasien  
Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pasien Rawat Inap Ruang Penyakit Dalam di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue Rosmawiya, Rosmawiya
Jurnal Rekam Medic Vol 2, No 2 (2019): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v2i2.4883

Abstract

Pendahuluan :kesehatan adalah pelayanan publik yang bersifat mutlak dan erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat.Untuk semua pelayanan yang bersifat mutlak, negara dan aparaturnya berkewajiban untuk menyediakan layanan yang bermutu dan mudah didapatkan setiap saat. Kepuasan pasien merupakan tingkat perasaan pasien yang dirasakan dan timbul sebagai akibat dari kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh petugas dan diperoleh pasien, kemudian pasien dapat membandingkan dengan apa yang diharapkannya.Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Simeulue. Metode : jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan  cross sectional, yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue pada bulan januari sampai Agustus 2018.Teknik pengumpulan data menggunakan data primer, sekunder dan tersier, dengan menggunakan analisa data univariat, bivariat dan multivariat.Hasil : penelitian menunjukkan ada hubungan bukti fisik dengan p value 0,000, kehandalan dengan nilai p value = 0,000, daya tanggap dengan p value = 0,000, jaminan  dengan p value = 0,003 dan empati dengan p value = 0,000 terhadap kepuasan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit umum Simeulue, dan faktor yang lebih dominan memengaruhi kepuasan adalah bukti fisik dengan nilai p value 0,000.Kesimpulan :dari penelitian ini bahwa Pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan masih kurang baik dan belum dapat membuat pasien merasa puas.     

Page 6 of 10 | Total Record : 95