cover
Contact Name
IPUNG DWIANSYAH
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
j-proteksion@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Jember - Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Proteksion : Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin
ISSN : 25286382     EISSN : 25413562     DOI : https://doi.org/10.32528/jp
Core Subject : Engineering,
J-Proteksion provides writings that are published periodically, and have a purpose as a place to accommodate ideas, studies, as well as an information channel, for the development of knowledge in mechanical engineering field that include energy conversion, energy management, manufacture, failure analysis, control system, corrosion analysis, renewable energy, and material science.
Articles 86 Documents
Evaluasi Kinerja dan Efisiensi Generator Sebelum dan Sesudah Overhaul pada PLTP Unit 1 PT. XYZ Putty Yunesti; Muhammad Ari Fathullah; Setiadi Wira Buana; Wulan Kusuma Wardani; Ririn Andriyani; Muhammad Rizky Zen; Guna Bangun Persada; Farisan Robbani; Isra Nuur Darmawan
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.3780

Abstract

Kinerja generator pada PLTP Unit 1 PT. XYZ mengalami beberapa kendala operasional seperti derating, penghentian unit, dan keterlambatan perawatan yang dapat menurunkan efisiensi pembangkitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi generator sebelum dan sesudah overhaul serta menganalisis perubahan kinerja generator berdasarkan parameter operasional dan termodinamika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data operasional generator dan sistem uap yang dikumpulkan selama 14 hari sebelum dan sesudah overhaul. Parameter yang dianalisis meliputi daya generator, faktor daya, tekanan uap, laju aliran massa uap, entalpi, dan entropi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum overhaul daya rata-rata generator sebesar 46,36 MW dengan efisiensi rata-rata 89%, sedangkan setelah overhaul meningkat menjadi 50,38 MW dengan efisiensi rata-rata 96%. Peningkatan efisiensi menunjukkan bahwa proses overhaul berkontribusi terhadap perbaikan kinerja generator dan sistem pembangkitan secara keseluruhan.
Pengaruh Fraksi Berat Partikel Serat Mesokarp Kelapa Sawit terhadap Kekuatan Tarik dan Lentur Komposit LDPE Dimas Eka Firmansyah; Rahmat Doni Widodo; Muhammad Irfan Nuryanta
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5012

Abstract

Serat mesokarp kelapa sawit merupakan residu industri yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pengisi komposit termoplastik. Penelitian ini menganalisis pengaruh fraksi berat partikel serat mesokarp terhadap kekuatan tarik dan lentur komposit low-density polyethylene (LDPE). Partikel yang lolos ayakan 200 mesh ditambahkan sebesar 0, 5, 10, dan 15 wt%. Campuran dipanaskan pada 150 °C selama 20 menit, diaduk manual setiap 5 menit, kemudian dipres selama 5 menit hingga mendingin. Tiga spesimen dari satu lempeng untuk setiap komposisi diuji tarik dan lentur. Nilai tarik tertinggi pada rentang pengujian diperoleh pada 5 wt%, yaitu 16,16 ± 1,14 MPa, sedangkan nilai lentur tertinggi diperoleh pada 15 wt%, yaitu 55,72 ± 5,50 MPa. Perbedaan respons kedua pengujian menunjukkan bahwa fraksi pengisi dan mutu pembentukan lempeng memengaruhi setiap mode pembebanan secara berbeda. Hasil ini memberikan data awal untuk pengembangan komponen LDPE non struktural dan peningkatan nilai guna residu kelapa sawit.
Pengaruh Variasi Pola Honeycomb terhadap Kekuatan Impak Spesimen 3D Printing Berbahan Botol Plastik Daur Ulang Muhammad Latif Usman; Rahmat Doni Widodo; Muhammad Irfan Nuryanta
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5013

Abstract

Semarang a)Corresponding author: latifusman386@students.unnes.ac.id   Abstrak Limbah botol plastik Polyethylene Terephthalate (PET) pasca konsumsi merupakan permasalahan lingkungan yang memerlukan solusi berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi pola honeycomb terhadap kekuatan impak spesimen 3D printing berbahan filamen Recycled Polyethylene Terephthalate (rPET) dari botol plastik daur ulang. Filamen rPET dibuat melalui proses daur ulang mekanik dan dicetak menggunakan metode Fused Deposition Modeling (FDM) dengan parameter pencetakan yang dikontrol konstan, sedangkan variasi pola honeycomb digunakan sebagai variabel bebas. Pengujian impak dilakukan menggunakan metode Izod sesuai standar ASTM D256 serta dilengkapi dengan pengamatan struktur makro permukaan patahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi pola honeycomb berpengaruh terhadap kekuatan impak spesimen rPET. Pola honeycomb 1 menghasilkan nilai kekuatan impak cenderung lebih tinggi sebesar 0,00382 J/mm², diikuti pola 4 sebesar 0,00375 J/mm². Pola dengan distribusi sel yang lebih seragam menunjukkan kemampuan serap energi yang lebih baik dan mekanisme patahan yang cenderung ulet.
Analisis Numerik Distribusi Tekanan dan Karakteristik Aliran Fluida C₄H₁₀ Pada Swivel Joint Style 40 dengan Sudut Gerak Engsel 45° I Putu Redy Irawan; Atus Buku; Yusuf Siahaya
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5149

Abstract

Swivel joint merupakan komponen penting pada sistem perpipaan industri yang berfungsi mengakomodasi gerakan rotasi sekaligus menjaga kontinuitas aliran fluida. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi tekanan dan karakteristik aliran gas C₄H₁₀ pada Swivel Joint Style 40 dengan sudut gerak engsel 45° menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi tiga dimensi kondisi tunak dilakukan menggunakan ANSYS Fluent 19.0 dengan model turbulensi k– ω SST. Hasil simulasi menunjukkan distribusi tekanan relatif (gauge pressure) maksimum sebesar 4,4 × 10⁻² Pa pada daerah inlet, dengan pressure drop sebesar 0,0738 Pa menuju outlet. Kecepatan aliran meningkat hingga 0,24 m/s pada daerah belokan tanpa menunjukkan separasi aliran yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geometri Swivel Joint Style 40 mampu mempertahankan distribusi tekanan dan karakteristik aliran yang stabil. Temuan ini dapat menjadi referensi dalam evaluasi desain dan optimasi sistem perpipaan industri untuk meningkatkan efisiensi aliran dan keandalan operasi.
Analisis Performa Oven Berbasis Refrigerasi untuk Pengeringan Kayu Yudha Ariq Maulana; Samsudin Anis
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5243

Abstract

Proses pengeringan kayu merupakan tahap penting dalam industri furnitur dan konstruksi karena berpengaruh terhadap kestabilan dimensi dan kualitas produk akhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa oven pengering kayu berbasis sistem refrigerasi dalam menurunkan kadar air kayu mahoni pada berbagai kondisi operasi. Metode yang digunakan adalah eksperimen langsung melalui tiga pengujian dengan kondisi operasi yang berbeda, yaitu pengujian pertama menggunakan mode dry dengan vacuum blower pada putaran maksimum, pengujian kedua menggunakan mode cool pada suhu target 21 °C dengan vacuum blower sekitar 40 V, dan pengujian ketiga menggunakan kondisi yang sama dengan penambahan kipas distributor untuk meningkatkan sirkulasi udara. Setiap pengujian menggunakan sepuluh sampel kayu mahoni dan berlangsung selama 24 jam. Parameter yang diamati meliputi perubahan kadar air, massa kayu, suhu, dan kelembapan relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mode dry kadar air kayu menurun dari 29,2-35,8% menjadi 12,9-18,8%, sedangkan pada mode cool kadar air menurun dari 21,17-23,53% menjadi 10,83-12,03%. Pengujian dengan penambahan kipas distributor menghasilkan penurunan kadar air dari 21,35-22,75% menjadi 11,60-13,45% dengan distribusi pengeringan yang lebih seragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mode cool menghasilkan proses pengeringan yang lebih stabil dibandingkan mode dry, sedangkan penambahan kipas distributor meningkatkan pemerataan sirkulasi udara di dalam ruang oven. Sistem pengering berbasis refrigerasi berpotensi menjadi alternatif pengeringan kayu dengan pengendalian suhu dan kelembapan yang lebih baik.
Analisis Termodinamika Siklus Kompresi Uap pada Lemari Es Vaksin Medis dengan Variasi Phase Change Material Menggunakan Refrigeran R600a Ksatria Danuaji; Boni Sena; Aa Santosa; Fadhel Rahman; Muhammad Ikbal; Edlyn Farid Simanjuntak
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5364

Abstract

Kegagalan rantai dingin vaksin akibat suhu ekstrem dan ketidakstabilan pasokan listrik merupakan tantangan kritis bagi program imunisasi di negara tropis, termasuk Indonesia. Penelitian ini menganalisis secara komparatif pengaruh empat variasi Phase Change Material (PCM) terhadap beban pendinginan dan performa termodinamika lemari es vaksin berbasis refrigeran R600a, dengan fokus pada pembuktian bahwa integrasi PCM tidak mendegradasi efisiensi energi sistem selama operasi normal, sebuah aspek yang belum dikaji secara eksplisit pada konfigurasi dinding komposit bertingkat untuk konteks iklim tropis. Pemodelan kondisi tunak dilakukan pada suhu ambiens 43 °C sesuai standar WHO PQS. Hasil menunjukkan bahwa CrodaTherm  5 menghasilkan beban pendinginan total terendah dan nilai Coefficient of Performance (COP) terbukti konstan pada 5,51 di seluruh variasi PCM. Temuan ini membuktikan bahwa PCM memberikan keuntungan ganda: resistansi termal sekunder pada operasi normal sekaligus kapasitas holdover time saat pemadaman listrik. Secara praktis, penelitian ini memberikan landasan teknis yang ter verifikasi bagi implementasi PCM pada lemari es vaksin di fasilitas kesehatan primer wilayah tropis, khususnya dalam mendukung keandalan rantai dingin pada kondisi infrastruktur listrik yang tidak stabil.
Rancang Bangun Alat Pemotong Adonan Rambak UMKM Rambak Monika Mojosongo Christopher Bryan Knight; Jalu Sunu Jati; yohanes christian; Andhy Rinanto; Yudha Samodra; Chrisyanto Eko Nugroho
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5396

Abstract

Proses pemotongan produk rambak di UMKM Rambak Monika masih menggunakan alat sederhana yaitu menggunakan senar gitar yang dirangkai pada kayu yang dilubangi. Satu loyang adonan membutuhkan 10-12 proses sehingga semua terpotong menjadi 400 bagian siap jemur. Proyek ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pemotong adonan rambak dengan mekanisme tuas untuk meningkatkan efisiensi produksi UMKM Rambak Monika. Alat pemotong dirancang dengan dimensi 638 x 465 x 700 mm (panjang x lebar x tinggi) dengan tambahan tuas untuk mengatasi keterbatasan kapasitas alat lama yang tidak mampu memotong adonan rambak dalam jumlah banyak dalam sekali potong. Alat baru ini dirancang untuk dapat memotong hingga 400 potong rambak sekaligus, sesuai dengan kebutuhan UMKM. Setelah proses perancangan dan pembuatan, dilakukan uji potong sebanyak 10 kali dan berhasil memotong 400 potong rambak dalam sekali proses, dengan waktu sekali proses pemotongan 30 detik. Dengan adanya alat potong baru ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam meningkatkan efisiensi waktu produksi rambak, sehingga dapat berkontribusi terhadap pengembangan industri kecil dan menengah
Peran Waktu Reaksi dalam Mengendalikan Trade-Off antara Efisiensi Konversi dan Karakteristik Fisikokimia Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas: The Role of Reaction Time in Controlling the Trade-Off between Conversion Efficiency and Physicochemical Characteristics of Biodiesel from Used Cooking Oil Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Andi Sanata; Danang Yudistiro; Alief Muhammad; Mas Ahmad Baihaqi; Hartawan Abdillah
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5480

Abstract

Pemanfaatan minyak goreng bekas sebagai bahan baku biodiesel merepresentasikan pendekatan strategis. Hal ini dikarenakan dapat pengelolaan limbah dengan optimal menjadi penyediaan energi berkelanjutan. Akan tetapi, peran durasi reaksi dalam mengendalikan keterkaitan antara efisiensi konversi dan mutu bahan bakar masih belum dipahami secara komprehensif. Oleh karena itu, kajian ini menguantifikasi pengaruh waktu reaksi yang mendasari fenomena trade-off antara yield  dan karakteristik fisikokimia biodiesel. Eksperimen dilakukan pada variasi waktu reaksi 45–90 menit dengan evaluasi parameter yield , densitas, viskositas kinematikaa, dan flash point. Hasil menunjukkan bahwa yield  maksimum sebesar 85,64% dicapai pada 45 menit, kemudian menurun hingga 74,34% pada 90 menit. Sebaliknya, densitas dan viskositas meningkat secara bertahap, sementara flash point mengalami penurunan. Tren ini mengindikasikan adanya pergeseran komposisi produk yang dipicu oleh dominasi reaksi samping, termasuk reaksi reversibel dan akumulasi senyawa antara. Temuan tersebut menegaskan bahwa waktu reaksi berperan sebagai variabel pengendali distribusi komponen dalam sistem, yang secara simultan memengaruhi efisiensi konversi dan kualitas bahan bakar. Berdasarkan evaluasi terhadap parameter yield , densitas, viskositas kinematika, dan flash point, rentang waktu reaksi 45–60 menit menunjukkan keseimbangan terbaik antara efisiensi konversi dan karakteristik fisikokimia biodiesel sesuai SNI 7182:2024. Secara konseptual, studi ini memperkuat pemahaman mengenai mekanisme trade-off dalam proses transesterifikasi serta menawarkan pendekatan optimasi berbasis keseimbangan antara kuantitas dan kualitas produk
Pengaruh Variasi Material Abrasif Sandblasting terhadap Kekuatan Adhesi dan Laju Korosi Lapisan Thermal Spray Aluminium pada Baja ASTM A36 Agris Setiawan; Louis Simatupang
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5629

Abstract

Struktur lepas pantai dari baja karbon sangat rentan terhadap korosi di lingkungan laut. Thermal spray aluminium (TSA) merupakan metode pelapisan yang memberikan perlindungan korosi melalui mekanisme barrier dan perlindungan katodik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi material abrasif sandblasting terhadap kekuatan adhesi dan laju korosi lapisan TSA pada baja ASTM A36. Material abrasif yang digunakan adalah pasir garnet (30 mesh dan 60 mesh), steel grit (40 mesh), dan aluminium oxide (16 mesh). Sandblasting dilakukan hingga tingkat kebersihan Sa 2½, kemudian diaplikasikan lapisan TSA dengan ketebalan 200–400 μm. Pengujian meliputi kekuatan adhesi, laju korosi, uji tekuk, dan pengamatan struktur mikro. Hasil menunjukkan steel grit menghasilkan kekasaran tertinggi (79,5 μm), sementara pasir garnet menghasilkan kekuatan adhesi tertinggi (17,92 MPa) namun menunjukkan laju korosi tertinggi (3,9429 mm/tahun) yang diindikasikan berkorelasi dengan tingginya nilai konduktivitas akibat residu garam terlarut pada permukaan. Laju korosi terendah diperoleh pada spesimen steel grit (0,9394 mm/tahun).
Rancang Bangun Mesin Ribbon Mixing Horizontal untuk Pembuatan Baglog Jamur Tiram Dudi Suparyogi; Nurmand Bernard; Hadi Pauziyana
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5788

Abstract

Pembuatan baglog jamur tiram masih menghadapi kendala pada proses pencampuran bahan yang dilakukan secara manual, terutama dari aspek waktu dan kerataan campuran. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji mesin Ribbon Mixing Horizontal untuk pencampuran bahan baglog jamur tiram. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan kapasitas pencampuran 50 kg dan kecepatan 70 rpm. Pengujian dilakukan sebanyak dua kali dengan variasi waktu pencampuran 1, 2, 3, dan 5 menit. Kerataan campuran dievaluasi secara visual pada setiap variasi waktu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa campuran belum merata pada waktu 1, 2, dan 3 menit, sedangkan pada waktu 5 menit campuran telah menunjukkan kondisi merata pada kedua pengujian. Mesin mampu mencampur 50 kg bahan dalam waktu 5 menit, sedangkan metode manual membutuhkan waktu 60 menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan mesin Ribbon Mixing Horizontal dapat mempercepat proses pencampuran bahan baglog dengan hasil campuran yang secara visual lebih merata. Penelitian ini terbatas pada pengujian proses pencampuran dan belum mencakup pengujian kualitas pertumbuhan jamur maupun kelayakan penerapan mesin pada skala UMKM