cover
Contact Name
Zulqoidi R. Habibie
Contact Email
master.literaindo@gmail.com
Phone
+6281378894435
Journal Mail Official
master.literaindo@gmail.com
Editorial Address
Jl. Darma Bakti, Lrg. Herman Zein, RT.016 RW.004, Pasir Putih, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Master of Pedagogy and Elementary School Learning
ISSN : -     EISSN : 31095577     DOI : https://doi.org/10.63461/mapels
Core Subject : Education,
Master of Pedagogy and Elementary School Learning (MAPELS) adalah Jurnal yang berfokus pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam bidang pedagogi dan pembelajaran khusus di tingkat sekolah dasar. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan untuk berbagi temuan, gagasan, dan pengalaman terkait metode pengajaran, strategi pembelajaran, serta isu-isu terkini dalam pendidikan dasar. Jurnal ini menerima artikel yang mencakup penelitian empiris, studi literatur, kajian teoritis, dan praktik terbaik dalam konteks pedagogi dan pembelajaran di sekolah dasar.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2025): November" : 15 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Role Playing dalam Mengembangkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VI pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Pambudi, Ifnu Diky; Subhanadri, Subhanadri; Habibie, Zulqoidi R.
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.60

Abstract

The topic of insufficient self-confidence among students in IPAS subjects served as the impetus for this thorough investigation. This study seeks to elucidate the role-playing learning paradigm's impact on sixth-grade students' self-confidence in IPAS topics at SDN 109/II Manggis. This study employed a quantitative research method and a quasi-experimental nonequivalent control group design, ensuring a comprehensive approach to the research. The research employed an experimental group, utilizing a sample from class VA. To evaluate the hypothesis in this study, the researcher employed non-parametric statistical tests, specifically the Wilcoxon test and the Mann-Whitney U test, utilizing SPSS version 26. The Wilcoxon and Mann-Whitney U test outcomes for the self-confidence variable indicated a significance of 0.000, less than 0.05, validating Ha. Similarly, the significance of the learning desire variable was also 0.000, confirming the acceptance of Ha. The hypothesis test results indicate that the self-confidence of grade VI students in IPAS topics utilizing the role-playing learning model significantly influences their self-confidence compared to those employing the conventional learning model
Peningkatan Kolaborasi Peserta Didik dengan Pembelajaran Berdiferensiasi Proses Berbasis Model Problem Based Learning Mata Pelajaran IPAS di Kelas 3 SD Negeri 128/ll Pasir Putih Sapitri, Regina; Subhanadri, Subhanadri; Nofrianni, Elvima
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.92

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang pada peningkatan kolaborasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas kelas 3 SD Negeri 128/II Pasir Putih masih rendah, dengan hasil observasi kemampuan kolaborasi belajar peserta didik sebesar 30,37%. Peserta didik merasa bosan saat pembelajaran berlangsung serta model pembelajaran yang diterapkan oleh guru kurang efektif berdampak pada materi yang dipelajari tidak tersampaikan dengan baik pada peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas pada peserta didik kelas 3 SD Negeri 128/II Pasir Putih ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kolaborasi belajar peserta didik melalui model pembelajaran Berdiferensiasi Proses berbasis Problem Based Learning pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini PTK terdiri dari dua siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data hasil observasi melalui lembar observasi pengamatan kemampuan kolaborasi belajar peserta didik dan observasi guru dalam implementasi model pembelajaran Berdiferensiasi Proses berbasis Problem Based Learning, serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan kolaborasi belajar peserta didik terlihat dari hasil observasi pada siklus I kemampuan kolaborasi belajar peserta didik 50,77%. Meningkat pada siklus II menjadi 83,16%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan peningkatan kolaborasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas kelas 3 SD Negeri 128/II Pasir Putih dapat meningkat setelah diterapkannya model pembelajaran Berdiferensiasi Proses berbasis Problem Based Learning. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi proses berbasis Problem Based Learning dapat meningkatkan antusias peserta didik dalam belajar serta dapat memberikan lingkungan pembelajaran yang lebih interatif dan inklusif.
Implementasi Model Snowball  Throwing Untuk Meningkatan Proses dan Hasil Belajar IPAS di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 101/II Muara Bungo Turini, Turini; Sundahry, Sundahry; Abdulah, Abdulah
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.104

Abstract

Latar belakang penelitian ini menunjukkan bahwa capaian akademik mata pelajaran IPAS pada peserta didik kelas IV SDN 101/II Muara Bungo masih memerlukan perbaikan, dimana kriteria ketuntasan hanya diraih oleh 61,57% dari total 28 siswa yang terdiri atas 13 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan. Rendahnya partisipasi aktif siswa untuk mengonstruksi konsep utama pembelajaran, hambatan dalam memahami substansi materi, interaksi edukatif yang belum mencapai tingkat optimal, serta ketiadaan variasi model pembelajaran merupakan faktor-faktor penyebab permasalahan tersebut. Melalui implementasi model pembelajaran Snowball Throwing, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengoptimalkan proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Metodologi penelitian yang diterapkan merupakan PTK yang diimplementasikan melalui dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dan mencakup fase perencanaan, implementasi, pengamatan, serta refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa aktivitas mengajar pendidik mengalami peningkatan yang bermakna dari persentase 76% (kategori cukup) pada siklus pertama meningkat menjadi 96% (kategori sangat baik) pada siklus kedua, sementara proses belajar siswa juga menunjukkan perbaikan dari 61% (kategori cukup) menjadi 92% (kategori sangat baik). Pencapaian hasil belajar siswa turut mengalami peningkatan dari 65% pada siklus pertama menjadi 83% pada siklus kedua, yang telah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat dinyatakan bahwa implementasi model snowball throwing terbukti efektif untuk meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SDN 101/II Muara Bungo.  
Kolaborasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Peran Model Numbered Heads Together Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Kelas IV Sefrian, Noer; Guswita, Reni; Hamzah, Iri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.107

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada peserta didik kelas IV SDN 029/II Sungai Mancur dengan latar belakang rendahnya prestasi belajar peserta didik, terlihat dari nilai rata-rata ujian semester ganjil di mana hanya 5 siswa yang mencapai ketuntasan. Kondisi ini mengindikasikan perlunya inovasi dalam model pembelajaran. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran kooperatif dengan metode Numbered Heads Together diusulkan sebagai solusi dalam rangka mengoptimalkan proses serta hasil belajar dalam bidang studi Bahasa Indonesia. Sasaran utama penelitian ini guna menggambarkan implementasi model NHT serta menganalisis peningkatannya terkait prestasi belajar peserta didik pada tiap-tiap siklus. Penelitian ini menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 13 peserta didik kelas IV SDN 029/II Sungai Mancur sebagai subjek. Pengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif serta kuantitatif. Lembar observasi aktivitas pendidik dan peserta didik menjadi sumber perolehan data kualitatif, sementara itu, persentase keterlaksanaan model NHT serta capaian tes belajar peserta didik menjadi sumber perolehan data kuantitatif. Capaian penelitian menandakan terjadinya perkembangan yang nyata. Hasil observasi pendidik meningkat dari 65% pada siklus pertama menjadi 88% pada siklus kedua, dengan kategori "sangat baik". Demikian pula, rata-rata pencapaian belajar peserta didik mengalami kenaikan dari 62 pada siklus pertama bertambah hingga 85 pada siklus kedua, melampaui Kriteria Ketuntasan Tindakan Penelitian (KKTP) sebesar 70. Dari temuan ini, bisa disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together terbukti efektif dalam mengoptimalkan proses dan capaian belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia
Peningkatan Proses Belajar Keterampilan Membaca Pemahaman Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composittion di Kelas IV SDN 050/II Lubuk Landai Putri, Irma Yunita; Aprizan, Aprizan; Subhanadri, Subhanadri
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.108

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman yang rendah pada siswa kelas empat menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan proses belajar siswa kelas IV SDN 050/II Lubuk Landai. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus pembelajaran, masing-masing siklus terdiri dari dua siklus yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sebanyak 21 siswa kelas IV menjadi subjek penelitian ini. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi soal tes, observasi, dan dokumentasi. soal tes yang digunakan untuk mengukur peningkatan siswa, lembar observasi guru, berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam mengamati proses pembelajaran dan lembar observasi siswa, berfungsi sebagai panduan dalam mengamati proses pembelajaran. Berdasarkan temuan penelitian, keterampilan membaca pemahaman dapat dipelajari secara lebih efektif dengan menggunakan paradigma pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis. Peningkatan observasi guru dari 65% pada siklus I dengan kategori Cukup menjadi 85% pada siklus II dengan kategori sangat baik menjadi bukti. Selain itu, pada siklus I, 60% lembar observasi siswa masuk ke dalam kategori cukup, sedangkan pada siklus II, 80% masuk ke dalam kategori baik. Menurut hasil soal tes siswa mengalami peningkatan pada siklus I, dengan 47,62% di antaranya masuk ke dalam kategori kurang. Namun pada siklus II, presentase siswa yang masuk ke dalam kategori baik meningkat menjadi 80,95%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas IV SDN 050/II Lubuk Landai dapat menguasai keterampilan membaca pemahaman secara lebih efektif dengan menggunakan pendekatan pembelajaran membaca dan menulis terpadu secara kooperatif
Penggunaan Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intelectual Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPAS Di Kelas V SDN 296/VI Rantau Panjang Sumiyanti, Sumiyanti; Subhanadri, Subhanadri; Aprizan, Aprizan
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.109

Abstract

Penelitian ini berawal dari masalah rendahnya motivasi belajar siswa. Hal ini juga mengakibatkan rendahnya proses dan hasil belajar sisa pada IPAS kelas V Sekolah Dasar Negeri 296/VI Rantau Panjang. Tujuan penelitian untuk meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik serta motivasi belajar peserta didik menggunakan model somatic, auditory, visual, intelectual. penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.  Hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa peningkatan proses pembelajaran guru, Siklus I yaitu 77,77% dengan kategori baik selanjutnya siklus II meningkat menjadi 91,38% dengan kategori sangat baik. Pada lembar observasi siswa selama proses belajar siklus I yaitu 56,25% dan selanjutnya siklus II meningkat menjadi 80,5% dengan kategori baik dan dinyatakan berhasil. Hasil penelitian motivasi belajar peserta didik siklus I 43,75% dan pada siklus II meningkat menjadi 82% dengan kategori sangat termotivasi dan dinyatakan berhasil. Hasil penelitian tes hasil belajar peserta didik siklus I 25% dan pada siklus II meningkat 81% sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa model somatic, auditory, visual, intelectual dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan data tersebut penggunaan model pembelajaran somatic, auditory, visual, intelectual terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas V dan memberikan dampak positif pada hasil belajar mereka.
Peran Self-Directed Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS di Tingkat Sekolah Dasar Wulandari, Tri; Subhanadri, Subhanadri; Guswita, Reni
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.112

Abstract

Dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Inisiatif (SDL), penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas IV IPAS di SD Negeri 29/II Sungai Mancur. Hal ini didasari oleh “hasil ujian semester ganjil tahun ajaran 2024 yang masih di bawah Kriteria Kelulusan Minimum (KKM), serta rendahnya tingkat partisipasi dan hasil belajar siswa”. Dalam penelitian ini, digunakan “dua siklus pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTC). Setiap siklus terdiri dari empat fase: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi”. Sebanyak 13 siswa kelas IV, terdiri dari 6 laki-laki dan 7 perempuan, dari SD Negeri 29/II Sungai Mancur menjadi subjek penelitian. Metode pengumpulan data meliputi tes untuk mengukur hasil belajar, dokumentasi, dan lembar pengamatan untuk mengukur proses pembelajaran guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan “peningkatan yang signifikan. Aktivitas pengajaran guru mencapai 75% dengan kategori sangat baik pada akhir Siklus I, dan meningkat menjadi 97,37% dengan kategori sangat baik pada Siklus II”. Proses belajar siswa juga meningkat dari 30,77% pada pertemuan pertama Siklus I menjadi 46,15% pada pertemuan kedua, dan diklasifikasikan sebagai terlibat secara moderat. Pada Siklus II, peningkatan terus berlanjut, naik dari 76,92% menjadi 92,31%, yang dianggap sangat aktif. Hasil belajar siswa secara langsung terkait dengan peningkatan proses belajar tersebut. Pada akhir Siklus II, rata-rata nilai ujian akhir meningkat dari 53,84% (di bawah rata-rata) pada Siklus I menjadi 84,62% (luar biasa). Dengan indikator keberhasilan yang terpenuhi ≥75% siswa mencapai standar kompetensi minimal (KKM) 70 peningkatan ini menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Mandiri bermanfaat dalam meningkatkan proses dan hasil belajar siswa.
Peningkatan Proses Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning pada Kelas V SD Negeri 107/II Danau Buluh Salsabila, Salsabila; Sundahry, Sundahry; Aprizan, Aprizan
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.136

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 107/II Danau Buluh. Ditemukan bahwa peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran, jarang bertanya, dan tidak menunjukkan antusiasme terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, proses pembelajaran yang berlangsung masih bersifat konvensional dan belum menerapkan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 10 orang, terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan hasil tes kognitif siswa yang menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, model Project Based Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas V SDN 107/II Danau Buluh
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning Di Kelas IV SD Negeri 088/II Sungai Mengkuang Ruviah, Saniatun; Megawati, Megawati; Pitra, Dedek Helida
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.139

Abstract

Based on preliminary observations, the inadequate quality of the learning process and learning results in the Science, Environment, and Social Studies (IPAS) topic inspired the fourth-grade students at SD Negeri 088/II Sungai Mengkuang to participate in this classroom action research project.  This study's goal was to use the Problem Based Learning (PBL) methodology to enhance IPAS learning outcomes.  “Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles, was the research methodology employed.  The phases of planning, action implementation, observation, and reflection made up each cycle.  32 fourth-graders served as the study's subjects.  Test instruments, instructor observation sheets, and student observation sheets were among the methods used to collect data”.  Both quantitative and qualitative methods of data analysis were used. The findings demonstrated that the PBL model's implementation enhanced IPAS's learning outcomes and process.  An average score of 90.5% in Cycle II compared to 71.5% in Cycle I demonstrated the teacher's progress in their teaching methodology.  The average percentage of learning activities completed by students rose with each cycle, from 37.5% in Cycle I to 68.5% in Cycle II.  Furthermore, in Cycle II, the IPAS learning outcomes rose from 53% in Cycle I to 78%.  Thus, it can be said that fourth-grade students at SD Negeri 088/II Sungai Mengkuang benefit from the application of the Problem Based Learning approach in terms of their IPAS learning outcomes
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Model Problem Based Learning  Kelas V SDN 08/II Rantau Duku Ullia, Raudatul; Aprizan, Aprizan; Hidayat, Puput Wahyu
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 1 No. 3 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v13.140

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Problem-Based Learning model in improving learning motivation, learning process, and learning outcomes of 20 fifth-grade students at SDN 08/II Rantau Duku. This type of research is Classroom Action Research (PTK) conducted in two cycles. The research instruments included questionnaires, teacher and student observation sheets, and learning outcome tests. Data analysis used a descriptive approach with qualitative and quantitative methods. The research success indicators were determined as follows: (1) at least 8% of students achieving a "good" level of learning motivation; (2) at least 75% of students actively participating in the learning process; and (3) measurable improvement in learning outcomes. These indicators referred to the Minimum Mastery Criteria (KKTP) of 70, which must be achieved by at least 80% of students. The results showed that: (1) learning motivation increased from 5 students (23,81%) who were highly motivated in the pre-cycle, to 11 students (52,38%) in cycle I, and 19 students (90,47%) in cycle II; (2) the learning process also improved, with 4 students (19,04%) actively participating in cycle I and 16 students (76%) in cycle II in the “good” category; (3) learning outcomes showed significant improvement, from 12 students (60%) achieving mastery in cycle I to 18 students (86%) in cycle II. It can be concluded that the implementation of the PBL model was effective in improving the motivation, engagement, and academic achievement of fifth-grade students at SDN 08/II Rantau Duku as a whole.

Page 1 of 2 | Total Record : 15