cover
Contact Name
Indro Prakoso
Contact Email
prakosoindro@unsoed.ac.id
Phone
+6287705517849
Journal Mail Official
jimien.ft@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 2, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Industrial and Mechanical Engineering
ISSN : 30327857     EISSN : 30327717     DOI : https://doi.org/10.20884/1.jimien
Core Subject : Engineering,
Journal of Industrial and Mechanical Engineering (JIMIEN) is a peer-reviewed scientific journal that publishes theoretical and practice-oriented papers covering the whole spectrum of Industrial and Mechanical Engineering: - Sustainable manufacturing - Quality Engineering - Ergonomics, Safety, & Human Factor - Engineering or Operations Management - Lean and Six Sigma - Decision-Making - Manufacturing System - Production Planning and Control - Facilities Engineering - Reliability and Maintenance Engineering - Supply Chain Management - Scheduling Theory, Algorithm, and Application - Corrosion and Failure Analysis - Optimization and analysis in materials or structures Design. - Energy and Resource Efficiency. - Biomedical Engineering. The above list is not exhaustive; papers on other topics associated with industrial engineering or mechanical engineering are welcome. The significant and valuable advance of the current state of knowledge is an essential factor, and papers must be presented in a manner that academics and practicing engineers will appreciate.
Articles 48 Documents
USULAN RANCANGAN ALAT PENCETAK CENIL NANAS YANG MEMENUHI ASPEK ERGONOMIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIONAL NIGEL CROSS Fatma Archadia Hapsari; Rani Aulia Imran; Heri Irawan
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.19315

Abstract

UMKM Almeidah di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga merupakan usaha pengolahan nanas yang memproduksi cenil nanas secara manual. Proses pencetakan cenil yang dilakukan tanpa alat bantu menyebabkan bentuk dan ukuran produk tidak seragam serta menimbulkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko gangguan muskuloskeletal pada proses pencetakan cenil nanas serta merancang alat pencetak yang ergonomis sesuai kebutuhan pekerja dan konsumen. Metode yang digunakan meliputi penilaian postur kerja menggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA), pengukuran keluhan pekerja dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM), serta perancangan alat menggunakan pendekatan rasional Nigel Cross yang didukung Ergonomic Function Deployment (EFD), Morphological Chart, dan data antropometri pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja memiliki tingkat risiko muskuloskeletal sedang hingga tinggi, dengan skor RULA sebesar 4 pada aktivitas pencetakan. Rancangan alat usulan berupa sistem pencetak cenil terintegrasi dengan meja, kursi, alat penipis, dan wadah penampung yang ergonomis. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa rancangan alat pencetak cenil nanas mampu meningkatkan keseragaman produk, memperbaiki postur kerja, serta berpotensi mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal dan meningkatkan produktivitas.
Pemilihan Lokasi Terbaik Pemasangan Billboard Promosi Program Studi Teknik Industri UNSOED Menggunakan Metode Multi Attributive Ideal-Real Comparative Analysis (MAIRCA) Sang Narendra Wyatt; Katon Muhammad; Tri Wisudawati
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.19334

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi menyebabkan persaingan antar perguruan tinggi semakin ketat, sehingga menuntut setiap program studi menerapkan strategi yang efektif dan efisien dalam menarik calon mahasiswa baru. Salah satu media promosi yang dapat digunakan adalah billboard, namun efektivitasnya sangat bergantung pada ketepatan pemilihan lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria serta menentukan lokasi terbaik pemasangan billboard promosi di Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan adalah Multi Attributive Ideal-Real Analysis (MAIRCA). Penilaian dilakukan berdasarkan berberapa kriteria, yaitu biaya dan ukuran billboard, rata rata kepadatan lalu lintas, durasi traffic light serta jarak kepada pusat keramaian.hasil terbaik menunjukan bahwa lokasi Jl. MT Haryono Hadap Barat Merupakan alternatif terbaik dengan nilai terendah yaitu 0.0121, didukung oleh jarak dekat dengan pusat keramaian (750 meter) dan kepadatan lalu lintas rata rata 816 kendaraan. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi lokasi billboard terbaik sebagai media promosi program studi
Analisis User Experience dan Perbaikan Desain Interface pada Aplikasi Jogja Istimewa Menggunakan Model User Experience Questionnaire (UEQ) Hapsoro Agung Jatmiko; Fatma Hermining Astuti; Sahrul Illahi
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.19411

Abstract

Informasi pada era saat ini menjadi hal yang penting, kemudahan akses serta kejelasan informasi, menjadi salah satu nilai plus pada sebuah aplikasi. Jogja Istimewa, adalah aplikasi yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah provinsi Yogyakarta yang berisi tentang seluruh obyek wisata yang berada di Yogyakarta, namun, secara umum penerimaan masyarakat terkait aplikasi ini sangat buruk, hal ini dibuktikan dari rendahnya rating yang didapat aplikasi ini pada Google Playstore sebesar 3.1 dan terdapat lebih dari 776 keluhan dari pengguna. Pengalaman pengguna yang buruk, tentu berpengaruh terhadap kesediaan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut, dan salah satu cara dalam melakukan analisis dan perbaikan yang diperlukan adalah menggunakan metode UEQ. Penelitian ini melakukan proses pengumpulan data melalui kuesioner UEQ kepada 26 pengguna aplikasi Jogja Istimewa minimal 2 kali agar pengguna memahami aplikasi Jogja Istimewa. Terdapat 6 parameter yang ditanyakan pada proses evaluasi UEQ yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation dan novelty. Berdasarkan hasil kuesioner yang didapat, diketahui bahwa 5 dimensi mendapat skor positif atau > 0,8 dan hanya aspek novelty yang mendapat skor 0,58. Meskipun demikian, hasil analisis UEQ menunjukkan bahwa keseluruhan parameter benchmark berada pada kategori below average yang berarti membutuhkan perbaikan agar aplikasi Jogja Istimewa menjadi lebih baik bagi pengguna
Analisis Dampak Penambahan Filler Abu Sekam Padi Pada Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Rami Terhadap Ketangguhan Impak Michael Yossia Gultom; Sri Hastuti , S.T., M.T. IPP.; Faiz Listyanda; Xander Salahudin; Eko Saputra; Wahyu Isti Nugroho; Farika Tono Putri; Ragil Tri Indrawati
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.19799

Abstract

Plastik telah berkembang menjadi material utama pengganti kayu, logam, dan bahan konvensional lainnya, termasuk pada industri otomotif, karena memiliki kekuatan yang cukup baik, organisme, ketahanan terhadap korosi dan bahan kimia, serta biaya produksi yang relatif ekonomis. Namun, peningkatan penggunaan berkontribusi terhadap akumulasi limbah plastik yang membahayakan lingkungan. Salah satu solusi yang dikaji adalah pengembangan komposit berbasis serat alam dengan penambahan filler abu sekam padi (ASP). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi abu sekam padi (ASP) terhadap sifat mekanik komposit serat rami bermatriks polipropilena (PP) yang diproduksi menggunakan metode hot press . Pengujian dan analisis sifat mekanik dilakukan melalui uji impak ASTM D5942 dan analisis foto makro permukaan patahan. Hasil menunjukkan komposisi optimum pada 5% ASP, 85% PP, dan 10% serat rami dengan energi serap 0,79 J dan ketangguhan 0,024 J/mm². Pengamatan makro menampilkan mekanisme dominasi fiber pull-out dan adanya beberapa void , yang menunjukkan penyerapan energi melalui pelepasan serat dan menginfeksi antarmuka sehingga retakan tidak berkembang secara signifikan.
Pengukuran Kualitas Website Program Studi Teknik Industri Universitas Jenderal Soedirman Menggunakan Metode WebQual 4.0 dan Importance Performance Analysis (IPA) Salma Zulfana Azzahra; Katon Muhammad
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.20246

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengukuran kualitas website Program Studi Teknik Industri Universitas Jenderal Soedirman dengan menggunakan metode WebQual 4.0 dan Importance Performance Analysis (IPA). Pengukuran dilakukan untuk mengetahui tingkat kualitas website dalam memenuhi harapan pengguna dan mengidentifikasi indikator-indikator yang masih perlu ditingkatkan. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode WebQual 4.0 digunakan untuk mengukur kualitas website Program Studi Teknik Industri Universitas Jenderal Soedirman berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu usability, information quality, dan service interaction quality. Kemudian digunakan metode IPA untuk menentukan prioritas perbaikan dengan memetakan setiap indikator ke dalam empat kuadran berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja. Hasil pengukuran menggunakan WebQual 4.0 menunjukkan bahwa kualitas website belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna, yang ditunjukkan oleh nilai kinerja yang lebih rendah dari nilai kepentingan serta terdapat gap negatif pada sebagian besar indikator. Berdasarkan hasil pemetaan IPA, terdapat beberapa indikator yang menjadi prioritas utama untuk dilakukan perbaikan, indikator tersebut yaitu indikator yang berkaitan dengan kelengkapan informasi, kebaruan informasi, dan kesesuaian informasi dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan yang difokuskan pada pembaruan konten dan informasi secara berkala, penyesuaian informasi dengan kebutuhan pengguna, menambahkan penjelasan yang lebih rinci untuk informasi yang ada pada website, dan melakukan evaluasi terhadap kesesuaian informasi dengan kebutuhan pengguna.
Minimasi Waste Kritis Pada Proses Pergudangan Raw Material di Industri Komponen Otomotif Menggunakan Metode Lean Warehousing Hesa Khoyrunnisa; Amanda Sofiana
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.20457

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan manufaktur yang menghasilkan produk komponen (machined products) bernilai presisi tinggi berupa komponen otomotif. Pada perusahaan ini memiliki nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness) pada salah satu lini produksi yang masih belum memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh JIPM. Salah satu faktor yang menyebabkan dari rendahnya nilai OEE tersebut ialah keterlambatan proses supply dari gudang material ke lini produksi. Dalam aktivitas pergudangan yang efektif dan efisien maka harus dilakukan perbaikan karena terdapat pemborosan (waste) sebagai faktor keterlambatan proses supply. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis waste yang terjadi pada gudang bahan baku dan merencanakan perbaikan proses agar dapat mengeliminasi pemborosan yang terjadi. Metode yang digunakan yaitu lean warehousing dengan tools Value Stream Mapping (VSM) sebagai konsep dalam mengidentifikasi serta menghilangkan waste atau aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Pada proses pergudangan bahan baku diperoleh 3 waste kritis yaitu waiting, extra-processing, dan transportation. Hasil Process Activity Mapping dalam VSM diperoleh non- Value Added Activity (NVA) mengalami penurunan waktu aktivitas dengan persentase dari 31% menjadi 0% dan Necessary non-Value Added Activity (NNVA) dari angka 22% menjadi 4%. Perbaikan tersebut dapat mungkin terjadi bila dilakukan rencana perbaikan berupa pembentukan dan pelaksanaan SOP untuk pihak consignor dan area painting, pembentukan sistem penjadwalan, digitalisasi, pengetatan sistem FIFO, dan perbaikan flow penempatan.
IDENTIFYING NON VALUE ADDED ACTIVITIES USING VALUE STREAM MAPPING TO REDUCE WASTE IN THE PVC CEILING INDUSTRY Rita Aprilia; Grita Supriyanto Dewi; Ibnu Abdul Rosid
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.20908

Abstract

Production processes in the manufacturing industry still include activities that do not add value and could reduce productivity. This situation was observed in the PVC ceiling production process at PT XYZ, where production targets have not been fully met due to waste in the process flow. This study aims to identify non value added (NVA) activities and formulate process improvement proposals using the Lean Manufacturing approach with the Value Stream Mapping (VSM) method. The research was conducted through direct observation in the production area, interviews with relevant parties, and the collection of company data covering process flow, cycle time, waiting time, and transportation activities. The initial phase of the study began with creating a SIPOC diagram to provide an overview of the business process, followed by current-state mapping to categorize activities into VA, NVA, and NNVA. The mapping results revealed that the production process is still dominated by NNVA activities, particularly waiting time, repetitive transportation, and inconsistent application of work procedures. Based on these findings, improvement proposals were developed, focusing on waste reduction, material handling optimization, and SOP development. The results of this study are expected to assist the company in gradually and sustainably improving production process efficiency.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Perajin Bambu dengan Pendekatan Hazard and Operability Study (HAZOP) Nuzila Putri Al-Bana; Faaza Ihda Fairuza; Bantar Tyas Suksmawati Rukmana
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.20940

Abstract

Industri kerajinan bambu tradisional masih didominasi aktivitas manual, sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan akibat kerja. Berbagai potensi bahaya seperti penggunaan alat tajam, paparan serat bambu, dan postur kerja yang tidak ergonomis ditemukan pada proses produksi di unit usaha kerajinan bambu di Cebongan, Sleman. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja dan merumuskan rekomendasi mitigasi pada unit usaha kerajinan bambu tradisional di Cebongan, Sleman. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif studi kasus, penilaian risiko dilakukan secara sistematis melalui metode Hazard and Operability Study (HAZOP) di sepanjang tujuh tahapan proses produksi. Hasil penelitian menunjukan adanya 15 risiko kecelakaan kerja di lingkungan kerja. Berdasarkan temuan tersebut, terdapat 1 risiko berkategori ekstrem, yaitu gangguan pernapasan akibat paparan debu respirabel lignoselulosa pada proses pemotongan. Selain itu, teridentifikasi 6 risiko tinggi yang didominasi oleh ancaman luka sayat alat tajam, pekerja tergelincir akibat akumulasi limbah, serta paparan uap bensin dan potensi kebakaran pada proses pewarnaan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan prinsip hierarki pengendalian risiko yang mencakup engineering control, administrative control, dan penggunaan APD.